Skincapedia.com – Artikel ini membahas secara mendalam mengenai kandungan dalam Trueve BHA & Cica Acne Serum, sebuah produk perawatan kulit yang menarik perhatian.
Postingan ini sudah diupdate, silakan scroll ke bawah untuk informasi terbaru.
Artikel kali ini akan membahas produk dari Trueve, sebuah brand lokal terbaru. Informasi mengenai tanggal rilis pasti, pendiri, atau perusahaan di baliknya masih sulit ditemukan, namun produk ini telah masuk dalam daftar Editorial Female Daily sejak November 2020.
Terdapat beberapa varian serum dari Trueve, dan fokus artikel ini adalah pada Trueve BHA & Cica Acne Serum.
|
|
| Trueve BHA & Cica Acne Serum. Foto oleh dyaulyah, Anggota FD |
Produk perawatan anti-jerawat selalu diminati di pasaran, mengingat prevalensi jerawat di kalangan remaja yang cukup tinggi akibat fluktuasi hormon. Kemajuan teknologi di era modern ini memberikan banyak pilihan produk skincare dengan inovasi terbaru.
Berdasarkan penelusuran di salah satu toko daring di Shopee, produk Trueve ini telah terjual ribuan unit. Di platform Female Daily, serum ini mendapatkan rating 4,9 bintang dari 256 pengguna, dengan 99% pengguna merekomendasikannya. Harga produk ini adalah Rp155.000 untuk kemasan 30ml.
Penjelasan Ingredients Trueve BHA & Cica Acne Serum
Ingredients:
Aqua, 1,2-propanediol, butylene glycol, niacinamide, centella asiatica extract, fomes officinalis extract, cystoseira tamariscifolia extract, salicylic acid, glyserine, yeast ferment extract, phenoxyethanol, sodium hyaluronate, dipotassium glycyrrhizate, Licorice (glycyrrhiza glabara)extract, ethylhexyl glyserine, hexamidine diisethionate, collagen, lactic acid, parfum.
11 Bahan Aktif
niacinamide.
Merupakan Vitamin B3 yang berfungsi mencerahkan kulit. Sebagai cell-communicator, bahan ini dapat mengirim sinyal ke sel kulit untuk melakukan fungsi tertentu, seperti memicu sintesis ceramide. Niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi, mengatur produksi sebum, dan mengatasi jerawat. Pada konsentrasi di atas 4%, bahan ini juga berpotensi memberikan efek anti-aging.
centella asiatica extract.
Dikenal sebagai ekstrak cica atau Tiger Grass. Tanaman ini dipercaya memiliki khasiat penyembuhan luka. Cica mengandung senyawa yang dapat merangsang produksi glycosaminoglycans dan hyaluronic acid dalam kulit, sehingga membantu menjaga kelembapan. Selain itu, cica memiliki sifat anti-inflamasi, anti-jerawat, antioksidan, dan mendukung proses pemulihan luka.
fomes officinalis extract.
Ekstrak jamur fomes memiliki kemampuan astringent yang kuat, memberikan efek pore-tightening (meringkas dan mengencangkan pori) serta mengontrol produksi sebum. Berdasarkan uji in-vitro, ekstrak ini dalam konsentrasi 3% mampu menyamarkan ukuran pori hingga 54%. Meskipun demikian, ekstrak ini juga memiliki properti moisturizing dan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit, sehingga tidak menyebabkan kekeringan.
cystoseira tamariscifolia extract.
Dikenal sebagai rainbow algae atau CyWhite, bahan ini dijuluki sebagai “melanobreaker” karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin dengan menargetkan melanosom. Konsentrasi 1% sudah cukup efektif untuk meratakan warna kulit dan memudarkan noda.
salicylic acid.
Merupakan BHA (Beta Hydroxy Acid), agen eksfoliasi yang membantu mengangkat sel kulit mati, minyak berlebih, dan membersihkan pori-pori yang tersumbat. BHA bersifat anti-inflamasi dan antibakteri. Berbeda dengan AHA yang bekerja di permukaan kulit, BHA menembus lapisan kulit untuk bekerja dari dalam. Konsentrasi pada produk over-the-counter (OTC) umumnya berkisar antara 0,5-2% dan dianggap aman untuk penggunaan harian.
yeast ferment extract,
Ekstrak fermentasi ragi saccharomyces cerevisiae mengandung kombinasi flavonoids, gula, vitamin, dan asam amino. Bahan ini memiliki kemampuan antioksidan, melembapkan, dan menenangkan kulit (skin-soothing). Aplikasi topikal ekstrak ragi dapat meningkatkan kualitas perlindungan alami kulit.
sodium hyaluronate.
Bahan ini bersifat skin-identical dan memiliki kapasitas menahan air hingga 1000 kali lipat dari berat molekulnya. Kulit manusia juga memproduksi hyaluronic acid, namun jumlahnya dapat bervariasi dipengaruhi oleh faktor usia dan lainnya, sehingga suplai dari luar tetap dibutuhkan.
dipotassium glycyrrhizate.
Senyawa turunan dari tanaman licorice ini memiliki fungsi utama sebagai agen anti-inflamasi yang potensial.
Licorice (glycyrrhiza glabara)extract.
Mengandung dua komponen utama: glabridin sebagai agen pencerah kulit (depigmenting agent) dan glycyrrhizin sebagai agen anti-inflamasi yang kuat (potent anti-inflammatory). Ekstrak ini juga kaya akan senyawa antioksidan.
hexamidine diisethionate.
Merupakan agen antibakteri dan antijamur yang efektif mencegah atau merusak perkembangbiakan mikroba spektrum luas. Bahan ini juga berfungsi sebagai pengawet (preservative).
collagen.
Meskipun collagen-in-a jar mungkin tidak secara langsung mengatasi kerutan, bahan ini sangat efektif dalam melembapkan kulit karena memiliki kapasitas pengikatan air (water-binding) yang baik, mirip dengan hyaluronic acid.
8 Bahan Pelengkap
- Aqua,
- 1,2-propanediol. Dikenal juga sebagai propilen glikol, berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- butylene glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- glyserine. Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin-identical ingredients), dan humektan.
- phenoxyethanol. Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- ethylhexyl glyserine. Berfungsi sebagai preservative booster dan humektan.
- lactic acid. Karena posisinya di akhir daftar bahan, konsentrasinya kemungkinan tidak lebih dari 1%, sehingga fungsinya lebih sebagai pengatur pH (pH adjuster) daripada agen eksfoliasi.
- parfum.
Kesimpulan
✔️ Sesuai dengan klaimnya, serum ini ideal untuk kulit berminyak dan berjerawat.
✔️ Mengandung dua agen antibakteri utama, yaitu salicylic acid dan hexamidine.
✔️ Dilengkapi dengan bahan-bahan anti-inflamasi yang efektif menenangkan kulit berjerawat dan sensitif.
✔️ Memiliki kandungan astringent dan pengontrol minyak (oil-control).
✔️ Kombinasi bahan-bahannya tidak menyebabkan kulit kering, justru memberikan kelembapan.
✔️ Memberikan manfaat pencerahan tambahan dari tiga agen pencerah: niacinamide, CyWhite, dan ekstrak licorice, yang membantu mencegah PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation) dan meratakan warna kulit.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Proporsi bahan aktif lebih banyak dibandingkan bahan pelengkap.
✔️ Teksturnya kental namun cepat meresap, berdasarkan konfirmasi pengguna.
✔️ Aman untuk fungal acne (fungal acne safe).
✔️ Telah direkomendasikan oleh Tasya Farasya.
❗ Perlu dicatat bahwa logo halal belum ditemukan pada kemasan produk ini, namun diharapkan informasi ini akan tersedia menyusul.
Sumber referensi: Incidekoder, cosmetic info, paula’s choice cosmetic dictionary, editorial female daily, dan pencarian di Google.
Pembaruan Formula
Trueve BHA & Cica Acne Serum telah mengalami pembaruan formula dan kini hadir sebagai Trueve Acne Care Treatment Serum. Formula yang diperbarui ini menawarkan kandungan bahan aktif yang lebih baik dan lengkap, termasuk 6x ceramide, 10x Hyalu, dan 6x NMF. Bahan pelengkapnya masih sama, termasuk kandungan parfum.
Untuk detail lengkap mengenai bahan-bahan pada serum yang telah diperbarui, Anda dapat mengunjungi ulasan Trueve Acne Care Treatment Serum dengan mengklik tautan berwarna hijau di atas.

