Skincapedia.com – Memasuki usia 30 tahun seringkali menjadi penanda munculnya berbagai tanda penuaan pada kulit, seperti kulit yang mulai tampak kusam, munculnya garis halus atau kerutan, hingga pipi yang terlihat mengendur. Kerutan di sudut mata saat tertawa, atau yang dikenal sebagai crow’s feet, juga mulai terlihat jelas.
Menjawab kebutuhan ini, Trueve hadir dengan produk inovatifnya, Trueve Galactomyces & Peptides Anti Aging Serum. Serum ini diklaim mampu mengatasi berbagai tanda penuaan, melindungi kulit dari kerusakan, mencerahkan, serta melembapkan. Keampuhannya didukung oleh kandungan utama seperti galactomyces, CyWhite, copper peptide, dan Matrixyl 3000.
|
|
| Galactomyces & Peptide Anti Aging Serum. Source: Shopee |
Produk ini telah mendapatkan ulasan positif di Female Daily dengan rating bintang 5, dan 100% dari 205 pengguna merekomendasikannya. Dengan harga sekitar Rp 205.000 untuk kemasan 30ml, serum ini menawarkan solusi anti-aging yang terjangkau.
Penjelasan Ingredients Trueve Galactomyces & Peptides Serum
Ingredients:
galactomyces Ferment Filtrate, aqua, 1,2 propanediol usp, butylene glycol, sodium PCA, cystoseira tamariscifolia extract, phenoxyethanol, glyserine, ethylhexyl glyserine, pantenol, sodium hyaluronate, collagen, allantoin, parfum, copper tripeptide-1, betaglucan, palmitoyl tripeptide-1,palmitoyl tetrapeptide-7.
Bahan Aktif
Galactomyces Ferment Filtrate.
Bahan ini berasal dari hasil fermentasi ragi dari genus galactomyces, yang juga dikenal sebagai Pitera. Kandungan ini populer berkat brand skincare Jepang, SKII, dan dijuluki sebagai anti-aging, skin-nourishing magic liquid.
Kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam organik, galactomyces membantu melindungi kulit dari kerusakan. Lebih lanjut, bahan ini dapat meningkatkan produksi hyaluronic acid di dalam kulit, menjadikannya lembap, elastis, dan sehat. Pitera juga berperan dalam memicu produksi NMF (Natural Moisturizing Factor) yang krusial untuk kesehatan skin-barrier.
Cystoseira Tamariscifolia Extract.
Bahan ini dikenal sebagai CyWhite, sebuah agen pencerah terbaru yang merupakan ekstrak dari Rainbow algae. Diluncurkan oleh perusahaan Prancis pada tahun 2019, CyWhite bekerja dengan menargetkan melanosom dalam proses melanogenesis, sehingga dapat mengurangi pembentukan pigmen hingga 90%. Bahan ini bahkan dijuluki sebagai “melano-breaker” karena kemampuannya memecah sel-sel pigmen.
Uji in-vivo menunjukkan bahwa penggunaan 1% CyWhite efektif meratakan warna kulit dan mengurangi brown spot, sementara 1,5% mampu mengurangi pigmentasi kulit secara keseluruhan. Hal ini dikonfirmasi oleh 87% partisipan dalam uji tersebut.
Panthenol.
Merupakan pro-vitamin B5 yang memiliki fungsi melembapkan, melindungi kulit, dan menenangkan kulit yang iritasi serta sensitif. Panthenol juga efektif meminimalkan efek samping dari bahan iritan lain dalam formula produk.
Sodium Hyaluronate.
Sebagai skin identical, bahan ini mampu meningkatkan kadar kelembapan kulit dan melindunginya dari dehidrasi. Kulit kita secara alami memproduksi asam hialuronat, namun produksinya cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
Collagen.
Kolagen berfungsi sebagai jaringan ikat yang menjaga kekencangan sel-sel kulit. Produksi kolagen alami dalam kulit dapat berkurang atau rusak akibat berbagai faktor. Perlu dicatat, kolagen dalam produk skincare tidak akan menambah atau bergabung dengan kolagen kulit. Fungsinya lebih sebagai amazing humektan dan moisturizer karena kemampuannya menahan air di lapisan kulit dan menjaga kelembapan, membuat kulit terasa plump dan elastis.
Allantoin.
Senyawa yang umumnya berasal dari tanaman comfrey ini memiliki sifat anti-inflamasi dan skin-soothing. Allantoin berkhasiat menenangkan kulit yang iritasi dan sensitif, serta membantu proses pemulihan luka.
Copper Tripeptide-1
Dikenal juga sebagai copper peptide, bahan ini memiliki beberapa fakta menarik:
- Dapat ditemukan secara alami dalam cairan tubuh seperti plasma, saliva, dan urine.
- Memiliki kemampuan wound-healing yang unik dengan menstimulasi kolagen yang rusak pada bekas luka atau jaringan parut hingga membaik, kemudian merangsang produksi kolagen yang lebih sehat.
- Merangsang produksi komponen skin-identical seperti kolagen, elastin, dan glycosaminoglycans.
- Memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi yang signifikan.
Betaglucan.
Ditemukan pada dinding sel ragi, jamur, seaweeds, dan sereal seperti oatmeal. Betaglucan berfungsi sebagai great skin-soothing, moisturizer, antioksidan, dan anti-aging. Sangat cocok untuk kulit sensitif.
Matrixyl 3000
Merupakan trade name untuk kombinasi palmitoyl tripeptide-1, palmitoyl tetrapeptide-7, dan beberapa bahan aditif.
Terdiri dari beberapa asam amino seperti glycine-histidine-lysine-glycine-glutamine-proline-arginine, yang bekerja secara sinergis untuk memicu sintesis kolagen dan mengurangi kerutan, sehingga kulit tampak lebih muda. Uji in-vivo menunjukkan bahwa aplikasi 3% Matrixyl 3000 dua kali sehari selama dua bulan menghasilkan:
- 39,4% pengurangan ketebalan permukaan kulit, yang berdampak pada berkurangnya kedalaman kerutan (deep wrinkle).
- 32,9% pengurangan kerapatan kerutan (main wrinkle density).
- 19,9% pengurangan kedalaman rata-rata kerutan (main wrinkle average depth).
- 16% pengurangan kulit kasar.
- 16,2% peningkatan kekencangan kulit.
- 5,5% peningkatan elastisitas.
- 15,5% peningkatan skin-tone.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- 1,2 Propanediol USP: Juga dikenal sebagai propilen glikol, berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan. Tingkat kelembutannya lebih baik dibandingkan propilen glikol.
- Sodium PCA: Merupakan skin identical dan humektan. Termasuk dalam natural moisturizing factor (NMF) yang diproduksi alami oleh kulit, namun produksinya berkurang seiring usia.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, skin identical, dan humektan.
- Ethylhexyl Glycerine: Berfungsi sebagai preservative booster dan humektan.
- Parfum
Kesimpulan
- Bahan pelengkap dalam serum ini sangat minimalis, sehingga dapat dikatakan serum ini kaya akan bahan aktif.
- Sangat ideal untuk kulit mature, menua, kusam, dan kering, terutama bagi yang produksi kolagen dan NMF-nya berkurang. Serum ini juga cocok untuk kulit yang membutuhkan suplai kelembapan ekstra dan bahkan aman untuk kulit sensitif.
- Produk ini bebas alkohol.
- Bebas minyak (oil-free) dan non-comedogenic.
- Aman untuk fungal acne.
- Direkomendasikan untuk usia 30 tahun ke atas, namun dapat digunakan lebih awal karena formulanya aman dan teksturnya tidak memberatkan kulit.
- Serum ini aman untuk semua tipe kulit.
- Untuk remaja, penggunaan serum ini mungkin belum diperlukan karena proses regenerasi sel kulit mereka masih optimal.
Sumber referensi: Incidecoder, Wikipedia, Female Daily, dan Google.

