Home » Trueve Barrier Complex: Punya Rahasia Kulit Sehat? Cek Ingredients-nya!

Trueve Barrier Complex: Punya Rahasia Kulit Sehat? Cek Ingredients-nya!

Trueve Barrier Complex: Punya Rahasia Kulit Sehat? Cek Ingredients-nya!

Skincapedia.com – Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel hadir sebagai solusi inovatif untuk memperkuat lapisan pertahanan kulit Anda. Diformulasikan secara cermat, produk ini menggabungkan kekuatan bahan-bahan alami dan ilmiah untuk memberikan hidrasi mendalam, menenangkan, serta mendukung regenerasi kulit.

Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel diperkaya dengan kombinasi bahan unggulan seperti Inca Omega Oil, Natural Moisturizing Factor (NMF), enam jenis Ceramide, dan Hyalu-10. Sinergi dari komponen-komponen ini bekerja efektif untuk memperkuat skin barrier, menjaga kelembapan kulit, dan mencegah hilangnya cairan dari permukaan kulit, menjadikannya pilihan ideal bagi Anda yang memiliki kulit kering, menunjukkan tanda penuaan, atau mengalami kerusakan pada lapisan pelindung kulit.

Produk ini dirancang khusus untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit. Ia sangat cocok bagi kulit yang cenderung kering dan mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan. Selain itu, bagi Anda yang sedang berjuang dengan skin barrier yang rusak atau memiliki jenis kulit acne-prone, Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel menawarkan solusi yang menenangkan dan mendukung pemulihan.

Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel. Sumber: shopee

Keunggulan utama produk ini terletak pada komposisi bahan aktifnya yang premium. Trueve mengklaim sebagai yang pertama di Indonesia menghadirkan formulasi dengan 6 jenis Ceramide yang telah teruji cocok untuk kulit Asia. Inca Omega Oil, yang berasal dari tanaman Sacha Inchi dari hutan hujan Amazon, kaya akan Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA) dan berperan krusial dalam memperkuat skin barrier serta menghidrasi kulit.

Komponen NMF dari Jerman hadir untuk menjaga elastisitas kulit dengan memastikan kecukupan kadar air dalam lapisan terluar. Terakhir, Hyalu-10 merupakan inovasi yang menggabungkan sepuluh jenis Hyaluronic Acid dengan ukuran molekul yang bervariasi, memastikan penyerapan yang optimal ke dalam berbagai lapisan kulit secara bersamaan. Kombinasi ini memberikan manfaat signifikan dalam memperkuat skin barrier, menghidrasi kulit secara mendalam, menjaga kelembapan, serta mengurangi Trans-Epidermal Water Loss (TEWL) yang dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan dehidrasi.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, cara pakai produk ini cukup sederhana. Mulailah dengan membersihkan wajah secara menyeluruh, diikuti dengan penggunaan toner dan serum. Setelah itu, aplikasikan Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel secukupnya ke seluruh wajah, baik pada pagi maupun malam hari. Penggunaan rutin adalah kunci untuk merasakan efektivitas maksimal dari produk ini.

Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 150.000 hingga Rp 180.000 untuk kemasan 30ml, menjadikannya pilihan yang relatif terjangkau untuk kualitas bahan aktif yang ditawarkannya.

Penjelasan Ingredients Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel

Ingredients:

Aqua, cyclopentasiloxane, glyserine, niacinamide, lactobacillus hydrolyzed Collagen ferment Filtrate extract, butylene Glycol, hydrolyzed elastin, Beta glucan, Inca omega seed oil, sodium lactate, glycine, fructose, sodium PCA, inositol, lactic acid, urea, marine collagen, glucosyl ceramide, ceramide NP, ceramide AP, ceramide EOP, ceramide NS, Ceramide As, dipotassium glycyrrhizate, sodium hyaluronate, hyaluronic acid, oligo sodium hyaluronate, hydrolyzed hyaluronic acid, sodium acetylated hyaluronate, hydroxypropyl trimonium hyaluronate, dimethyl silanol hyaluronate, potassium hyaluronate, Cooper Tripeptide 1, palmitoyl Tripeptide 1, palmitoyl tetrapeptide 7, palmitoyl Tripeptide 18, acetyl hexapeptide-8, pentapeptide 18, dipeptide, acetyl Tetrapeptide, phenoxyethanol, carbomer, sodium polyacrylate, dicaprylyl carbonate, polyglyceryl-3 caprate, d-panthenol, polysorbate 20, tocopheryl acetate, triethanolamine, 1,2 hexanediol, sodium benzoate, pentylene Glycol, parfum

Bahan aktif

Niacinamide.

Vitamin B3 ini dikenal luas karena kemampuannya mencerahkan kulit, memicu sintesis ceramide, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat. Niacinamide juga berfungsi sebagai pelindung kulit dari efek buruk radiasi UV dan bluelight dengan memperkuat pertahanan alami kulit.

Lactobacillus hydrolyzed Collagen ferment Filtrate extract.

Merupakan ekstrak kolagen yang telah difermentasi menggunakan lactobacillus. Bahan ini memiliki kemampuan humektan yang baik untuk menjaga kelembapan, mendukung kesehatan mikrobioma kulit, dan sangat bermanfaat bagi integritas skin barrier.

Hydrolyzed elastin.

Memiliki sifat humektan yang membantu menjaga elastisitas kulit dan mendukung proses regenerasi sel kulit.

Beta Glucan.

Senyawa yang banyak ditemukan pada serealia seperti padi dan oatmeal ini kaya akan antioksidan. Beta-glucan sering digunakan dalam produk anti-aging untuk kulit sensitif karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan (soothing), mengencangkan, dan memberikan efek plumping. Selain itu, ia juga mempercepat penyembuhan luka serta memiliki efek anti-iritasi dan anti-inflamasi.

Plukenetia Volubilis (Inca Omega) Seed Oil.

Dikenal juga sebagai Sacha Inchi seed oil, bahan ini berfungsi sebagai antioksidan, emolien, dan pelembap. Kaya akan Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA), asam lemak omega 3 dan 6, serta Vitamin E, minyak ini sangat baik untuk meredakan peradangan dan menjaga kesehatan skin barrier.

Mengandung 7 komponen NMF

  • Sodium Lactate. Garam dari lactic acid yang bersifat skin identical.
  • Glycine. Asam amino.
  • Fructose. Molekul gula.
  • Sodium PCA.
  • Inositol. Gula.
  • Lactic Acid. Termasuk AHA yang dapat bereksfoliasi pada konsentrasi tertentu. Namun, pada kadar rendah, ia berfungsi sebagai komponen NMF.
  • Urea.

Natural Moisturizing Factor (NMF) berperan penting dalam menghidrasi, memperbaiki, dan melindungi lapisan terluar kulit.

Marine Collagen.

Kolagen yang berasal dari ikan ini diklaim memiliki kemampuan penyerapan hingga 1,5 kali lebih baik dibandingkan kolagen biasa, sehingga memberikan efek hidrasi yang lebih superior.

Mengandung 6 Ceramide

  • Glucosyl Ceramide.
  • Ceramide NP.
  • Ceramide AP.
  • Ceramide EOP.
  • Ceramide NS.
  • Ceramide As.

Ceramide merupakan komponen vital dalam skin barrier, membentuk sekitar 30-50% strukturnya. Berfungsi sebagai ‘perekat’ yang menjaga keutuhan lapisan pelindung kulit, ceramide mencegah hilangnya kelembapan (moisture loss) dan menghalangi masuknya zat iritan dari luar.

Dipotassium Glycyrrhizate.

Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman licorice ini memiliki sifat menenangkan kulit (soothing) dan anti-inflamasi, sangat baik untuk merawat kulit yang iritasi, sensitif, dan penderita eksim.

Mengandung 10 Hyaluronic Acid

  • Sodium Hyaluronate (high molecular weight).
  • Hyaluronic Acid (high molecular weight).
  • Oligo Sodium Hyaluronate (low molecular weight).
  • Hydrolyzed Hyaluronic Acid (low molecular weight).
  • Sodium Acetylated Hyaluronate (medium molecular weight).
  • Hydroxypropyl Trimonium Hyaluronate (medium molecular weight).
  • Dimethyl Silanol Hyaluronate (high molecular weight + organic silicon) – memberikan efek soothing instan, anti-aging, dan perbaikan kulit.
  • Potassium Hyaluronate (high molecular weight).

Kombinasi Hyaluronic Acid dengan berbagai ukuran molekul ini mampu memberikan hidrasi 3D yang menembus hingga lapisan terdalam kulit, memastikan kelembapan yang menyeluruh, mendukung perbaikan kulit, dan memberikan hidrasi yang tahan lama.

Mengandung 8 Peptide

  • Copper Tripeptide 1. Ditemukan alami dalam tubuh, bahan ini memiliki kemampuan unik dalam penyembuhan luka dengan merangsang produksi kolagen yang lebih sehat, serta memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi.
  • Palmitoyl Tripeptide 1. Terdiri dari tiga asam amino, bahan ini memicu sintesis kolagen dengan ‘menipu’ kulit agar berpikir ada kolagen yang rusak, sehingga mendorong produksi kolagen baru.
  • Palmitoyl Tetrapeptide 7. Peptida ini bekerja dengan mengirimkan sinyal ke kulit untuk mengurangi produksi interleukin, zat pro-inflamasi, sehingga membantu menghambat inflamasi yang dapat menyebabkan degradasi kolagen.
  • Palmitoyl Tripeptide 38. Dikenal sebagai Matrixyl Synthe’6, peptida ini diklaim dapat meningkatkan produksi enam komponen matriks kulit, termasuk kolagen, hyaluronic acid, dan fibronectin, yang berkontribusi dalam mengurangi kerutan halus.
  • Acetyl Hexapeptide-8. Dikenal sebagai Argireline, peptida ini memiliki efek mirip botox yang membantu meningkatkan kelembapan, mengencangkan kulit, dan mengurangi kerutan.
  • Pentapeptide 18. Disebut juga Leuphasyl, peptida ini bekerja dengan cara yang mirip Argireline untuk mengurangi kerutan dan dapat bekerja secara sinergis dengannya.
  • Dipeptide. Terdiri dari dua asam amino, bahan ini disebut Eyeliss dan berperan dalam mengurangi tampilan kantung mata atau mata sembap.
  • Acetyl Tetrapeptide. Informasi spesifik mengenai Acetyl Tetrapeptide tanpa angka di belakangnya tidak tersedia secara umum, karena fungsinya bervariasi tergantung pada jenis spesifiknya (misalnya, Acetyl Tetrapeptide-2, -3, -5, -9, atau -11).

D-Panthenol

Merupakan Pro-vitamin B5 yang melembapkan kulit dengan membantu produksi lipid penting untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Ia juga berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, mengurangi iritasi, serta membantu proses pemulihan luka.

Tocopheryl Acetate.

Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan, pelembap, dan melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB. Ia juga membantu menjaga stabilitas formula agar tidak mudah teroksidasi.

Bahan pelengkap

  • Aqua.
  • Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan membantu produk mudah diratakan.
  • Glycerin. Pelarut, skin identical, dan humektan.
  • Butylene Glycol. Pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Phenoxyethanol. Pengawet.
  • Carbomer. Agen pengental untuk menciptakan tekstur gel.
  • Sodium Polyacrylate. Pengental sintetis.
  • Dicaprylyl Carbonate. Emolien yang memberikan efek kulit terasa halus dan kering setelah diaplikasikan.
  • Polyglyceryl-3 Caprate. Pengemulsi.
  • Polysorbate 20. Pengemulsi.
  • Triethanolamine. Pengatur pH.
  • 1,2 Hexanediol. Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
  • Sodium Benzoate. Pengawet.
  • Pentylene Glycol. Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
  • Parfum.

Kesimpulan

Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel menawarkan formulasi yang luar biasa dengan kombinasi 7 komponen NMF, 6 Ceramide, 10 Hyalucomplex, dan 8 Peptide. Ditambah dengan bahan-bahan seperti niacinamide, marine collagen, beta glucan, dan sacha inchi oil, produk ini dirancang untuk memberikan hidrasi mendalam, efek anti-inflamasi, penguatan skin barrier, serta manfaat anti-aging.

Produk ini sangat direkomendasikan untuk rutinitas pagi dan malam. Ia ideal untuk semua jenis kulit, terutama bagi mereka yang memiliki kulit kering, menunjukkan tanda penuaan, atau mengalami masalah skin barrier. Kulit acne-prone juga dapat menggunakan produk ini dengan aman.

Keunggulan lainnya adalah formulasi yang bebas alkohol dan paraben. Kandungan silikonnya minimal, hanya cyclopentasiloxane yang bersifat volatil dan mudah menguap. Produk ini tidak oil-free, namun memiliki potensi komedogenik yang rendah, dengan Sacha Inchi Oil, Butylene Glycol, dan Triethanolamine sebagai bahan dengan potensi komedogenik rendah.

Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Sacha Inchi Oil dan Polysorbate 20.

Anda dapat mengombinasikan Trueve Barrier Complex Moisturizing Gel dengan produk perawatan kulit lainnya. Sebagai tips, jika Anda menggunakan serum atau toner eksfoliasi, berikan jeda minimal 15-30 menit sebelum mengaplikasikan pelembap ini. Hal ini bertujuan untuk mencegah kandungan direct acid pada produk eksfoliasi mengurangi efikasi peptida dalam pelembap.

Artikel menarik Lainnya