Home » Lulus Sekolah Hukum, Perempuan Ini Justru Sukses Raup Miliaran dari Jualan Stiker! Ini Kisahnya

Lulus Sekolah Hukum, Perempuan Ini Justru Sukses Raup Miliaran dari Jualan Stiker! Ini Kisahnya

Tak Terduga – Elyse Burns, seorang lulusan sekolah hukum dari Universitas Duke, tidak pernah membayangkan bahwa kariernya akan berujung pada kesuksesan gemilang di dunia bisnis stiker. Melalui industri kreatif ini, ia tidak hanya berhasil melunasi seluruh biaya pendidikannya, tetapi juga menutupi biaya hidupnya.

Perjalanan ini dimulai pada tahun 2015 ketika Burns mulai menjual lukisan kanvas buatannya di platform Etsy. Karyanya ternyata mendapat sambutan hangat dari pasar. Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2020, ia mendirikan bisnis kreatif bernama Elyse Breanne Design. Bisnis ini sukses meraup keuntungan sekitar 360 ribu USD, setara dengan Rp5,2 miliar pada kurs 2020. Elyse Breanne Design menawarkan beragam produk, mulai dari stiker, buku mewarnai, alat tulis, hingga perlengkapan rumah tangga.

Burns menyadari bahwa profesi pengacara memang menjanjikan penghasilan yang tinggi. Namun, ia juga memahami stereotip yang melekat pada profesi seniman, yaitu jalan yang terjal dan penuh ketidakpastian finansial.

“Saya merasa semua orang tahu bahwa Anda bisa mendapatkan penghasilan yang baik sebagai pengacara, dan Anda tidak bisa sebagai seniman, dan itu semacam stereotip dan pemikiran yang ada,” ungkap perempuan berusia 28 tahun ini kepada CNBC Make It.

Namun, Elyse Burns membuktikan bahwa stereotip tersebut dapat dipatahkan. Mari kita simak kisah inspiratifnya dalam membangun kerajaan bisnis stikernya.

Memilih Fokus di Bidang Seni

Alih-alih jadi pengacara, perempuan ini lebih memilih terjun di dunia kreatif dengan berjualan stiker dan berhasil meraup cuan hingga puluhan miliar.

Pada tahun 2019, Elyse Burns mendaftar di sekolah hukum Universitas Duke. Ia mengambil pinjaman mahasiswa federal senilai 63 ribu USD untuk membiayai kuliah dan biaya hidupnya. Seluruh pinjaman ini berhasil dilunasinya pada tahun 2023 berkat kesuksesan bisnis kreatifnya.

Meskipun akhirnya tidak menempuh karier di bidang hukum, Burns tidak menyesal telah menyelesaikan pendidikan hukumnya dan meraih gelar sarjana. Baginya, pengalaman kuliah di sekolah hukum merupakan bagian penting dari perjalanannya menuju kesuksesan, baik pribadi maupun bisnis.

“Saya sangat beruntung, dan bagaimana saya sampai di sini juga termasuk kuliah di sekolah hukum,” ujarnya. “Berbagi pengalaman kuliah di sekolah hukum dan menjalankan bisnis di TikTok adalah bagian dari apa yang membuat bisnis saya melejit sejak awal.”

Selama masa kuliah, bisnis kreatif Burns dijalani sebagai pekerjaan sampingan atau side hustle. Ia juga bekerja paruh waktu di sebuah lembaga bantuan hukum, Duke’s First Amendment Clinic, selama musim panas. Namun, dorongan kuat untuk fokus pada bidang seni selalu ada dalam dirinya. Ia bahkan tak sabar menyelesaikan pekerjaan hukumnya agar bisa segera pulang dan melukis.

Pada tahun 2020, Burns mulai mempromosikan karyanya melalui platform TikTok. Ia juga mulai menjual desainnya secara grosir melalui Faire, sebuah platform yang menghubungkan merek dengan para pengecer.

Momen inilah yang menjadi titik balik bagi bisnisnya. Karya Burns mulai mendapat perhatian luas, dan bisnisnya berkembang pesat. Ia juga membagikan kisahnya tentang belajar hukum sambil menjalankan bisnis seni, yang ternyata menarik minat banyak pengguna TikTok.

Ketika bisnisnya mulai menghasilkan keuntungan yang signifikan, Burns mulai mempertimbangkan kembali pilihan kariernya di bidang hukum. Awalnya, ia beranggapan bahwa karier di bidang hukum akan membantunya melunasi pinjaman kuliah. Namun, setelah fokus pada bisnis kreatifnya, ia mulai meragukan pilihan tersebut.

Akhirnya, Burns menyampaikan keinginannya untuk mundur dari jalur karier hukum kepada calon suaminya. Ia merasa bahwa menekuni bidang yang tidak lagi menarik minatnya akan menguras energi mentalnya. Suaminya memberikan dukungan penuh atas keputusan Burns dan mendorongnya untuk mengejar apa yang benar-benar disukainya. Meskipun demikian, Burns tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pendidikan hukumnya.

“Meskipun saya tahu ini tidak akan diperlukan—gelar itu tidak akan banyak membantu saya—saya pikir itu adalah sesuatu yang sangat saya yakini perlu saya lakukan,” ungkap Burns.

Seluruh pinjaman yang diambil Burns adalah pinjaman federal. Ini berarti pembayaran pinjaman tersebut ditangguhkan tanpa bunga selama masa pandemi ketika ia lulus pada tahun 2022. Situasi ini semakin memotivasinya untuk segera melunasi pinjaman tersebut sebelum bunga mulai dikenakan.

Pendapatan Capai Rp73,6 Miliar

Alih-alih jadi pengacara, perempuan ini lebih memilih terjun di dunia kreatif dengan berjualan stiker dan berhasil meraup cuan hingga puluhan miliar.

Bisnis Elyse Breanne Design mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Pada tahun 2025, perusahaan ini berhasil mencatatkan penjualan sekitar 4,6 juta USD, atau setara dengan Rp73,6 miliar. Angka ini diperoleh dari berbagai kanal penjualan daring serta dari Mill and Meadow, toko alat tulis yang ia buka di Durham, North Carolina, pada tahun 2022.

Elyse Burns adalah pemilik tunggal Elyse Brianne Design. Ia secara konsisten menginvestasikan kembali keuntungan perusahaan dengan tujuan untuk terus mengembangkan bisnisnya. Saat ini, perusahaan tersebut mempekerjakan 18 karyawan tetap.

Sebagai pemilik usaha kecil, Burns telah menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mempelajari cara mengelola perusahaan seiring dengan pertumbuhannya. Bisnis yang berkembang membutuhkan adaptasi dan perluasan kebutuhan yang berkelanjutan. “Ini merupakan masalah yang bagus untuk dihadapi,” katanya.

Langkah selanjutnya yang ingin dilakukan Burns adalah memperluas jangkauan produknya ke lebih banyak toko besar. Terdapat kalanya ia merasa lelah dan kewalahan, bahkan sempat terbersit keinginan agar perusahaan lain mengakuisisi bisnisnya.

“Tetapi jika kesempatan untuk menjual bisnis muncul, saya rasa sebenarnya bukan hal itu yang saya inginkan. Kalau tidak melakukan bisnis ini, saya tidak tahu harus melakukan hal apa,” tuturnya.

Artikel menarik Lainnya