Home » Ini 4 Perbedaan Contour dan Bronzer yang Sering Dikira Sama

Ini 4 Perbedaan Contour dan Bronzer yang Sering Dikira Sama

Skincapedia.comContour dan bronzer seringkali terlihat mirip di dalam kemasan, namun keduanya memiliki fungsi yang sangat berbeda. Banyak orang yang menggunakannya secara bergantian, dan justru mendapatkan hasil riasan yang kurang maksimal, seperti wajah yang tampak terlalu gelap, datar, atau bahkan terlihat aneh.

Agar tidak salah dalam penggunaannya, Anda perlu memahami perbedaan mendasar antara contour dan bronzer agar hasil riasan menjadi lebih sempurna. Mari kita simak keempat perbedaan utamanya di sini.

1. Fungsi dan Tujuan Penggunaan

Mengutip dari IPSY, makeup artist Beth Follert menjelaskan bahwa contour dan bronzer memiliki perbedaan signifikan pada hasil akhirnya.

Contour berfungsi untuk melakukan sculpting atau memahat struktur tulang wajah. Cara kerjanya adalah dengan menciptakan ilusi bayangan alami yang membuat wajah terlihat lebih berdimensi dan tirus. Sementara itu, bronzer memiliki fungsi untuk memberikan kehangatan pada kulit. Tujuannya adalah untuk meniru efek alami kulit yang tampak eksotis dan segar, seolah-olah baru saja berjemur di bawah sinar matahari.

2. Warna dan Undertone

Mengenal perbedaan contour dan bronzer

Mengutip dari Rose Inc, perbedaan utama lainnya juga terletak pada undertone. Karena tujuannya berbeda, undertone kedua produk ini juga dirancang secara berbeda.

Jika contour memiliki undertone yang dingin (cool tone) atau netral keabu-abuan, yang dirancang untuk meniru warna bayangan alami pada wajah. Sementara itu, bronzer memiliki undertone yang hangat (warm tone), seperti kecokelatan, keemasan, atau sedikit oranye, yang bertujuan untuk menciptakan kesan kulit yang sehat dan hangat.

3. Tekstur dan Formula

Selanjutnya, kedua produk ini memang hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari powder, krim, hingga cair. Namun, hasil akhir yang diberikan oleh keduanya sangat kontras.

Contour wajib memiliki formula matte tanpa kilau sedikit pun, karena efek shimmer atau glitter justru akan menggagalkan penciptaan ilusi bayangan yang realistis. Sebaliknya, bronzer lebih bervariasi. Produk ini bisa hadir dalam formula matte, satin, hingga shimmer/glow untuk memberikan efek kilau yang segar pada wajah.

4. Area Aplikasi pada Wajah

Mengenal perbedaan contour dan bronzer

Contour diaplikasikan pada area cekungan wajah yang ingin Anda pertegas, seperti di bawah tulang pipi, sisi kanan-kiri tulang hidung, garis rahang, dan sepanjang garis rambut di dahi. Sementara itu, bronzer diaplikasikan pada area-area yang menonjol dan biasanya paling mudah terpapar sinar matahari, seperti bagian atas tulang pipi, dahi, dan jembatan hidung.

Sebagai tips, gunakan contour terlebih dahulu setelah base makeup selesai untuk memahat wajah, lalu sapukan bronzer untuk menghidupkan kembali warna kulit agar tidak terlihat pucat. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan bronzer sebagai pengganti contour karena fungsi keduanya sangat bertolak belakang.

Menggunakan bronzer di area yang seharusnya diaplikasikan contour, seperti pada garis rahang atau cekungan pipi, justru akan membuat wajah terlihat kotor atau terlalu oranye karena warnanya yang hangat. Namun, jika Anda memiliki warna kulit yang sangat cerah, bronzer jenis matte terkadang dapat digunakan sebagai alternatif contour tipis untuk menghindari kontras warna yang terlalu tajam.

Demikianlah perbedaan utama antara contour dan bronzer. Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk mempraktikkannya?

Artikel menarik Lainnya