Home » Bahan Hanasui Acne Treatment Day Cream: Cek Lengkap

Bahan Hanasui Acne Treatment Day Cream: Cek Lengkap

Bahan Hanasui Acne Treatment Day Cream: Cek Lengkap

Skincapedia.com – Menemukan daftar bahan lengkap untuk produk baru seperti Hanasui Acne Treatment Day Cream memang bisa menjadi tantangan. Seringkali informasi ini belum banyak dibagikan secara online, dan cara tercepat untuk mengetahuinya adalah dengan membeli produknya langsung.

Namun, berkat kebaikan salah satu pengguna di platform e-commerce, foto daftar bahan Hanasui Acne Treatment Day Cream berhasil dibagikan. Meskipun tulisannya kecil dan sedikit sulit dibaca, informasi penting tetap dapat digali.

Hanasui Acne Treatment Day Cream. Sumber: shopee.

Mari kita telusuri lebih dalam kandungan Hanasui Acne Treatment Day Cream di Skincapedia. Meskipun pernah mengalami insiden pencurian konten, Skincapedia tetap bersemangat untuk menyajikan informasi mendalam bagi pembaca.


Penjelasan Ingredients Hanasui Acne Treatment Day Cream

Ingredients:

Aqua, butylene Glycol, dimethicone, niacinamide, ethyl macademiate, ethylhexyl olivate, glyserine, acrylates/beheneth-25 methacrylate Copolymer, helianthus annus (sunflower) seed oil, titanium dioxide, propanediol, glycine soja oil, cetearyl olivate, phenoxyethanol, salicylic acid, sorbitan olivate, cetearyl alcohol, cetyl palmitate, aminomethyl propanol, butyl methoxy dibenzoyl methane, ethylhexyl methoxycinnamate, fragrance, polyglyceryl-3 distearate, sorbitan palmitate, carbomer, disodium Edta, Octocrylene, Oryza sativa extract, Oriza sativa Germ Extracts, dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer, sorbitan oleate, platycarya strobilacea Extracts, psoralea corylifolia fruit Extracts, shopora flavescens Extracts, triethylene Glycol, BHT, xanthan gum, hydrogen dimethicone, lechitin, silica, isoceteth-10, 2-aminobutanol, tochoperol,

Njelimet kan? Coba cek satu-satu bener nggak itu yang saya tulis. HEHEHE 🤭


Bahan Aktif

Niacinamide

Merupakan Vitamin B3 yang memiliki banyak manfaat. Ia bekerja sebagai pencerah kulit (skin brightening), membantu produksi ceramide untuk memperkuat lapisan kulit, serta mengatur produksi sebum. Sifat anti-inflamasi dan anti-jerawatnya juga sangat membantu. Selain itu, niacinamide dapat melindungi kulit dari paparan blue light dengan memperkuat pertahanan alami kulit.

Helianthus Annus (Sunflower) Seed Oil

Dikenal sebagai minyak biji bunga matahari, kaya akan vitamin E dan asam linoleat (sekitar 60%). Asam linoleat berfungsi untuk meregenerasi kulit, memperkuat, dan menenangkan. Minyak ini juga mengandung asam oleat, palmitat, stearat, dan linolenat. Sunflower oil sangat baik untuk kulit kering dan dehidrasi karena asam linoleatnya membantu sintesis lipid, termasuk ceramide, yang penting untuk memperbaiki dan memperkuat skin barrier. Efek menenangkannya juga efektif mengurangi tanda stres pada kulit dan meredakan iritasi.

Salicylic Acid

Sebagai agen eksfoliasi jenis BHA (Beta Hydroxy Acid), salicylic acid mampu mengikis sel kulit mati. Ia bekerja menembus lapisan epidermis untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat, membantu menghilangkan komedo, serta mengangkat kotoran dan minyak berlebih. Sifat anti-inflamasi dan antibakterinya juga menjadikannya bahan yang direkomendasikan untuk perawatan blackhead dan jerawat.

Oryza Sativa Extract

Ekstrak beras ini kaya akan 100 komponen antioksidan, termasuk vitamin E, ferulic acid, dan oryzanol. Kandungan polisakaridanya berfungsi sebagai pelembap, sementara asam lemak omega 3-nya memiliki sifat anti-inflamasi.

Oriza Sativa Germ Extracts

Ekstrak dari bibit padi ini berperan sebagai agen anti-polutan. Kaya akan antioksidan, ia mampu menetralkan radikal bebas dan melindungi kulit dari bahaya polusi.

Platycarya Strobilacea Extracts

Mengandung ellagic acid yang memiliki sifat anti-inflamasi dan melindungi kolagen dari kerusakan. Ekstrak ini juga memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri.

Psoralea Corylifolia Fruit Extracts

Dikenal sebagai babchi, tanaman herbal Ayurveda ini memiliki efek penyembuhan kulit. Manfaat lainnya adalah membantu mengurangi pigmentasi. Kandungan bakuchiol di dalamnya sering disebut sebagai alternatif retinol yang aman dan minim efek samping.

Shopora Flavescens Extracts

Mengandung oxymatrine, senyawa yang memiliki spektrum antibakteri luas dan sifat anti-inflamasi.

Agen Sunscreen

Titanium Dioxide

Ini adalah agen sunscreen fisik yang photo-stable dan broad-spectrum, artinya aman dan melindungi dari berbagai sinar UV. Selain sebagai pelindung matahari, titanium dioxide juga berfungsi menyerap minyak (oil-absorbent) dan memberikan efek mattifying. Namun, penggunaannya terkadang dapat meninggalkan white-cast.

Butyl Methoxy Dibenzoyl Methane

Dikenal juga sebagai Avobenzone, ini adalah agen sunscreen generasi lama yang umum digunakan. Fungsinya menyerap sinar UVA I dan UVA II. Namun, Avobenzone tidak photo-stable, artinya efektivitasnya dapat berkurang signifikan setelah terpapar sinar matahari langsung.

Ethylhexyl Methoxycinnamate

Merupakan sunscreen kimiawi generasi lama yang efektif menyerap sinar UVB. Senyawa ini juga tidak photo-stable dan efektivitas SPF-nya dapat menurun setelah terpapar sinar matahari. Meskipun memberikan hasil yang cosmetically elegant, ada tuduhan bahwa bahan ini dapat memengaruhi aktivitas hormon.

Octocrylene

Bahan ini memberikan perlindungan terhadap sinar UVB dan UVA II. Octocrylene tergolong photo-stable, dengan penurunan efektivitas yang minimal setelah terpapar sinar matahari. Keunggulannya adalah kemampuannya menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil seperti Avobenzone, serta meningkatkan efek water-resistant agar perlindungan tidak mudah luntur oleh keringat.

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Air, pelarut utama.
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif. Memberikan efek kulit halus dan sedikit kilau, serta membentuk lapisan pelindung yang mengunci kelembapan tanpa menyumbat pori-pori.
  • Ethyl Macademiate: Berasal dari minyak macadamia, berfungsi sebagai emollient dan agen pengkondisi kulit.
  • Ethylhexyl Olivate: Ester alami dari asam lemak minyak zaitun. Bekerja sebagai emollient semi-oklusif yang melembapkan dan mengunci kelembapan kulit.
  • Glycerine: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
  • Acrylates/Beheneth-25 Methacrylate Copolymer: Pengental sintetis untuk meningkatkan kekentalan formula.
  • Propanediol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan. Merupakan alternatif yang lebih ringan dari propylene glycol.
  • Glycine Soja Oil: Minyak kedelai yang berfungsi sebagai emollient dan pelembap. Kaya akan asam linoleat (48-59%) yang baik untuk memperbaiki skin barrier, serta asam linolenat yang bersifat anti-inflamasi.
  • Cetearyl Olivate: Terbuat dari cetearyl alcohol dan asam lemak minyak zaitun. Berfungsi sebagai emollient dan pengemulsi, merupakan bagian dari Olivem 1000.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Sorbitan Olivate: Terbuat dari sorbitol dan asam lemak minyak zaitun. Berfungsi sebagai emollient dan pengemulsi, juga merupakan bagian dari Olivem 1000.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, penambah kekentalan formula, dan penstabil emulsi.
  • Cetyl Palmitate: Emollient bertekstur seperti lilin yang terbuat dari minyak kelapa.
  • Aminomethyl Propanol: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Fragrance: Pewangi.
  • Polyglyceryl-3 Distearate: Agen pengemulsi.
  • Sorbitan Palmitate: Agen pengemulsi.
  • Carbomer: Pengental sintetis untuk meningkatkan kekentalan formula.
  • Disodium EDTA: Agen yang menetralkan ion logam, mencegah gangguan pada stabilitas formula.
  • Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Bubuk silikon yang menambah kekentalan, memberikan tekstur halus dan powdery, serta membantu menciptakan hasil akhir matte.
  • Sorbitan Oleate: Agen pengemulsi yang membantu dispersi titanium dioxide agar mudah diratakan dan tidak menggumpal.
  • Triethylene Glycol: Pelarut dan pengencer yang tidak menyebabkan iritasi atau sensitisasi.
  • BHT: Antioksidan sintetis yang mencegah formula teroksidasi.
  • Xanthan Gum: Pengental alami untuk meningkatkan kekentalan formula.
  • Hydrogen Dimethicone: Sejenis silikon yang berfungsi sebagai agen pengikat pigmen. Membantu agen sunscreen fisik seperti titanium dioxide untuk memaksimalkan proteksi UV dan meminimalkan white-cast, serta menjaga stabilitas tekstur di kulit.
  • Lecithin: Emollient, penambah kekentalan formula, dan humektan yang mampu mengikat air.
  • Silica: Pengental mineral yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil-absorbent) dan agen mattifier.
  • Isoceteth-10: Agen pengemulsi.
  • 2-Aminobutanol: Agen pengemulsi.
  • Tocopherol: Vitamin E, antioksidan yang membantu mencegah oksidasi formula.


Kesimpulan

✔️ Mengandung 8 bahan aktif yang memiliki fungsi mencerahkan kulit, anti-inflamasi, antioksidan, antibakteri, melembapkan, serta melindungi skin barrier dan dari blue light. Juga terdapat perlindungan terhadap polusi.

✔️ Mengandung Olivem 1000 (kombinasi cetearyl olivate dan sorbitan olivate) sebagai pengemulsi alami. Olivem 1000 juga berperan sebagai active booster, yang dapat meningkatkan efektivitas bahan aktif pelembap, perbaikan skin barrier, dan penenang kulit hingga dua kali lipat.

✔️ Dilengkapi dengan 4 agen sunscreen, di mana 2 di antaranya tergolong photo-stable dan broad-spectrum. Sayangnya, informasi SPF dan PA tidak tertera pada kemasan.

✔️ Bebas alkohol dan paraben.

✔️ Cocok untuk kulit kering karena mengandung moisture lock.

✔️ Mengandung 2 bahan penyerap minyak (titanium dioxide dan silica) yang membantu mengontrol kilap.

❗ Potensi komedogenik level rendah-sedang terdapat pada beberapa bahan:

  • Butylene Glycol (level 1)
  • Dimethicone (level 1)
  • Glycine Soja Oil (level 3)
  • Cetearyl Alcohol (level 3)
  • Sorbitan Oleate (level 3)

❗ Produk ini tidak oil-free karena mengandung minyak biji bunga matahari dan glycine soja oil.

❗ Tidak fungal acne safe, karena mengandung 9 bahan yang berpotensi memicu fungal acne:

  • Ethyl Macademiate
  • Ethylhexyl Olivate
  • Cetearyl Olivate
  • Sorbitan Olivate
  • Cetyl Palmitate
  • Glycine Soja Oil
  • Sorbitan Oleate
  • Polyglyceryl-3 Distearate
  • Lecithin
Banyaknya bahan pemicu fungal acne ini disebabkan oleh kandungan asam lemak pada bahan-bahan tersebut.

✔️ Produk ini dapat dibeli di Official store.

Artikel menarik Lainnya