Skincapedia.com – Wardah Seaweed Toner adalah salah satu hydrating toner yang diklaim mampu mempertahankan kondisi kulit agar tetap normal. Produk ini diperkaya dengan Balancing Seaweed Extract, Hydraboost Formula, dan Hyaluronic Acid. Kombinasi bahan-bahan ini menjadikan kulit lebih siap untuk menerima manfaat dari bahan aktif esensial lainnya.
Produk yang dimaksud adalah Wardah Seaweed Toner. Pertanyaan yang muncul adalah, sudahkah Anda mencobanya, dan bagaimana kesan Anda? Artikel ini akan mengupas tuntas daftar bahan (ingredients) yang terkandung di dalamnya.
|
|
| Wardah Seaweed toner hydrating booster. Foto by chacamzyyn FD member |
Mari kita telaah lebih dalam mengenai komposisi dari Wardah Seaweed Hydrating Booster.
Penjelasan Ingredients Wardah Seaweed Hydrating Booster
Ingredients:
Aqua, Dipropylene Glycol, Glycereth-26, Methyl Gluceth-20, Glycerin, Sodium PCA, Phenoxyethanol, Propylene Glycol, Butylene Glycol, Ulva Lactuca Extract, Xanthan Gum, Allantoin, Disodium EDTA, Ethylexyglycerin, Sodium Hyaluronate, Lecithin, Adenosine, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Fragrance, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Polysorbate 20.
Bahan Aktif
Ulva Lactuca Extract.
Ini adalah ekstrak dari rumput laut atau sea lettuce. Kandungannya kaya akan antioksidan, polisakarida, asam amino, dan protein. Manfaat utamanya adalah melembapkan kulit, menjaga elastisitasnya, menenangkan kulit yang iritasi dan sensitif, serta melindungi kulit dari kerusakan DNA yang disebabkan oleh faktor eksternal.
Allantoin.
Bahan ini memiliki sifat menyejukkan dan menenangkan kulit yang sensitif serta iritasi. Selain itu, allantoin juga bersifat melembapkan dan membantu dalam proses pemulihan luka pada kulit.
Sodium Hyaluronate.
Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid dengan molekul yang lebih kecil, sehingga lebih mudah terserap oleh kulit. Cara kerjanya adalah dengan menarik kelembapan dari udara dan mengikatnya di kulit, mampu menahan beban hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri. Bahan ini termasuk dalam kategori skin-identical ingredients, yang berarti strukturnya mirip dengan sel kulit kita dan diproduksi secara alami oleh tubuh. Produksi alami ini cenderung berkurang seiring bertambahnya usia.
Adenosine.
Adenosine adalah sebuah nukleotida, senyawa organik yang ada dalam tubuh manusia dan berperan dalam proses pemindahan energi. Dalam produk skincare, adenosine umumnya diekstrak dari ragi. Perannya dalam perawatan kulit meliputi:
- Membantu proses pemulihan luka.
- Bertindak sebagai agen anti-inflamasi yang efektif.
- Mengirimkan sinyal ke sel kulit untuk memproduksi kolagen dan menjaga elastisitas kulit (skin-energizing).
- Membantu memperbaiki dan melindungi skin-barrier (skin-restoring).
- Secara singkat, adenosine berfungsi sebagai cell-communicator ingredients.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Merupakan pelarut utama dalam formulasi.
- Dipropylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan humektan. Sifat dan asal-usulnya mirip dengan propylene glycol, namun dengan perbedaan teknis yang hanya dipahami oleh kalangan kimiawan.
- Glycereth-26: Bertindak sebagai humektan sekaligus emollient yang berasal dari gliserin.
- Methyl Gluceth-20: Senyawa yang larut dalam air dan berasal dari gula jagung. Memberikan kelembapan tanpa rasa lengket, ringan, dan lembut, sehingga populer dalam formula untuk kulit sensitif.
- Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan.
- Sodium PCA: Juga merupakan skin-identical ingredient, berfungsi sebagai pelembap alami yang membantu menjaga hidrasi kulit.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan. Berasal dari turunan minyak bumi.
- Butylene Glycol: Mirip dengan propylene glycol namun dianggap lebih lembut.
- Xanthan Gum: Dibuat dari bahan alami, berfungsi untuk mengentalkan produk.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang berfungsi menetralkan ion logam untuk mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur formula.
- Ethylexyglycerin: Berfungsi sebagai penguat pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Lecithin: Selain sebagai pengemulsi, juga bersifat emollient dengan kemampuan mengikat air. Terbuat dari bahan alami.
- Potassium Sorbate: Pengawet yang efektif melawan jamur.
- Sodium Benzoate: Pengawet yang juga berfungsi melawan jamur.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi yang umum digunakan untuk melarutkan pewangi dalam formula berbasis air.
- Trideceth-9: Pengemulsi.
- Polysorbate 20: Pengemulsi.
Kesimpulan
Wardah Seaweed Toner telah berusaha memenuhi klaimnya sebagai Hydrating Booster dengan baik. Keunggulan produk ini antara lain:
- Selain empat bahan aktif utamanya yang bersifat melembapkan, produk ini juga dilengkapi bahan pendukung yang melembapkan seperti Glysereth-26, Methyl gluceth-20, Glycerin, Sodium PCA, dan Lecithin.
- Mengandung 4 skin-identical ingredients.
- Mengandung 1 cell-communicator ingredients.
- Mengandung 1 antioksidan.
- Bebas alkohol.
- Bebas alergen.
Namun, perlu diperhatikan beberapa poin:
- Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Lecithin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, dan Polysorbate-20.
- Tidak diketahui apakah pH produk ini seimbang atau tidak, karena tidak mengandung pH adjuster seperti citric acid atau TEA.
Secara keseluruhan, rating produk ini di forum FD cukup memuaskan, yaitu 4,1 bintang dari 5. Sebanyak 83% dari 1115 pengguna merekomendasikan produk ini. Dengan harga sekitar Rp33.000 untuk kemasan 100ml, Wardah Seaweed Toner menawarkan nilai yang baik.

