Home » Wardah White Secret Day Cream: Intip Kandungan Utamanya

Wardah White Secret Day Cream: Intip Kandungan Utamanya

Wardah White Secret Day Cream: Intip Kandungan Utamanya

Skincapedia.com – Wardah White Secret Day Cream SPF 35 PA +++ merupakan produk perawatan wajah yang diklaim mampu mencerahkan kulit, memudarkan noda, dan memberikan perlindungan dari sinar UVA dan UVB. Rangkaian Wardah White Secret sendiri sebelumnya telah dikenal melalui produk facial wash-nya yang juga mendapat ulasan positif.

Produk Day Cream ini diformulasikan dengan teknologi Crystal White Active yang bertujuan untuk mencerahkan kulit sekaligus mempertahankan efek cerah tersebut. Selain itu, diperkaya dengan Advanced White Specific System TM yang bekerja pada setiap tahapan proses pencerahan kulit. Klaim lainnya adalah penggunaan Derma Peptide Technology yang membuat krim ini mudah meresap, sehingga menghasilkan kulit yang halus dan bercahaya. Wardah menyarankan produk ini lebih cocok untuk usia 25 tahun ke atas.

Wardah White Secret Day Cream. Foto by roffiatul_ FD member

Untuk memahami lebih dalam efektivitas produk ini, mari kita bedah kandungan bahan-bahannya.

Penjelasan Ingredients Wardah White Secret Day Cream

Ingredients:

Aqua. Ethylhexyl Methoxycinnamate. Propylene Glycol. 4-Methylbenzylidene Camphor. Undecylenoyl Phenylalanine. Cetyl Alcohol. Glyceryl Stearate. Polyacrylamide. Biosaccharide Gum-1. Butyl Methoxydibenzoylmethane. Dimethicone. Niacinamide. Polymethylsilsequioxane. Stearic Acid. Cyclopentasiloxane. Phenoxyethanol. PEG-100 Stearate. C13-14 Isoparaffin. Aloe Vera. Butylene Glycol. Glycerin. Hydrolyzed Wheat Protein/ PHP Cross Polymer. Fragrance. Laureth-7. Dimethicone Cross Polymer. Resveratrol. Tocopheryl Acetate. Disodium EDTA. Ethylhexylglycerin. Caprylic/ Capric Triglyceride. Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer. Ubiquinone. Potassium Sorbate. EDTA. Hydrogenated Lecithin. Cholesterol. Dimethiconol. Dextran. Palmitoyl Tripeptide-8. Aluminum Hydroxide. Triethoxycaprilylsilane. CI 77891.


Bahan Aktif

Undecylenoyl Phenylalanine

Bahan ini merupakan agen pencerah kulit (skin-brightening) yang molekulnya berasal dari asam amino Phenylalanine. Cara kerjanya adalah dengan mengganggu kinerja hormon melanocyte stimulating hormone (MSH), yaitu hormon yang bertanggung jawab atas produksi pigmen gelap pada kulit. Dengan mengganggu kinerja MSH, diharapkan pembentukan pigmen gelap dapat dicegah, sehingga kulit menjadi lebih cerah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Undecylenoyl Phenylalanine lebih efektif dibandingkan arbutin, kojic acid, dan Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) atau turunan Vitamin C. Riset juga menunjukkan bahwa konsentrasi 2% bahan ini efektif untuk mengatasi age spot (flek hitam akibat paparan UV dan usia) serta melasma (flek akibat gangguan hormon).

Meskipun menjanjikan, efektivitasnya tentu saja bergantung pada konsentrasi, formulasi, dan tingkat keparahan flek pada kulit.

Biosaccharide Gum-1

Terbuat dari gula melalui fermentasi bakteri, bahan ini memiliki fungsi melembapkan, menenangkan kulit yang iritasi, dan memperbaiki tekstur kulit.

Niacinamide

Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide adalah skin-communicator ingredient dengan manfaat multifungsi. Ia berperan sebagai agen pencerah, pelembap, anti-aging, merangsang sintesis ceramide, mengontrol sebum, dan mengecilkan pori-pori. Hasilnya, kulit menjadi lebih sehat, kuat, dan terhidrasi dengan baik. Bahan ini juga cocok untuk kulit berjerawat. Konsentrasi 5% dianggap paling optimal tanpa menimbulkan efek samping.

Aloe Vera gel

Mengandung vitamin A, C, dan E serta antioksidan, aloe vera menutrisi kulit. Bahan ini bersifat melembapkan, menenangkan, dan menyejukkan kulit.

Resveratrol

Antioksidan yang ditemukan dalam anggur merah dan buah beri ini memiliki potensi antioksidan, antiinflamasi, dan antikarsinogenik. Sangat baik untuk melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV yang menyebabkan stres oksidatif.

Tocopheryl Acetate

Merupakan Vitamin E yang berfungsi sebagai pelembap kulit (skin moisturizer) dan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.

Ubiquinone

Dikenal juga sebagai Coenzyme Q10, bahan ini adalah antioksidan alami yang ditemukan dalam sel manusia (skin-identical ingredient). Berperan penting dalam pembentukan energi sel. Ketika diaplikasikan pada kulit, Ubiquinone dapat mengurangi kerutan wajah dan mencegah pembentukan kerutan baru, membuat kulit tampak segar, kencang, dan berstamina.

Palmitoyl Tripeptide-8

Dikenal juga sebagai neutrazen, peptida ini dikombinasikan dengan palmitic acid. Berfungsi sebagai skin-restore untuk mengembalikan vitalitas kulit, serta membantu mengurangi iritasi dan menenangkan kulit sensitif. Peptida juga termasuk dalam kategori cell-communicator.

Agen Sunscreen

  1. Ethylhexyl Methoxycinnamate: Agen sunscreen kimiawi larut minyak yang cosmetically-elegant. Hanya menyerap sinar UVB dan tidak cukup photo-stable, nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% dalam waktu 35 menit.
  2. 4-Methylbenzylidene Camphor: Filter UVB yang juga tidak cukup stabil. Proteksinya berkurang 10% dalam waktu 65 menit dan 50% dalam 345 menit. Namun, bahan ini dapat membantu menstabilkan Avobenzone.
  3. Butyl Methoxydibenzoylmethane: Dikenal sebagai Avobenzone, agen ini menyerap sinar UVA I dan II. Merupakan agen sunscreen yang paling umum digunakan di dunia. Namun, Avobenzone tidak photo-stable, efikasinya bisa berkurang hingga 36% selama satu jam pemakaian. Keberadaan 4-Methylbenzylidene Camphor dalam formulasi membantu mengatasi ketidakstabilan ini.

Bahan Pelengkap

  • Propylene Glycol: Turunan minyak bumi yang aman digunakan dalam kosmetik. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan (menarik dan menahan kelembapan pada kulit).
  • Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang tidak mengiritasi. Bersifat emolien, berfungsi sebagai pengemulsi (menyatukan bahan larut minyak dan air), serta menambah kekentalan formula.
  • Glyceryl Stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Polyacrylamide: Agen pengental.
  • Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien. Memberikan kesan halus dan licin pada kulit, memiliki efek filler, sebagai slip agent (memudahkan perataan formula), dan bersifat semi-oclusive (mengunci kelembapan).
  • Polymethylsilsequioxane: Berfungsi sebagai texture enhancer yang menambah kekentalan formula dan memberikan efek temporary wrinkle filler seperti silikon.
  • Stearic Acid: Emolien yang juga menambah kekentalan formula.
  • Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang fungsinya mirip dimethicone, namun lebih cepat menguap dari kulit.
  • Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum yang diperbolehkan 2%.
  • PEG-100 Stearate: Pengemulsi.
  • C13-14 Isoparaffin: Berasal dari minyak petrolium. Bersama dengan Polyacrylamide dan Laureth-7, membentuk trio pengental yang menciptakan formula anti lengket.
  • Butylene Glycol: Versi yang lebih lembut dari propylene glycol.
  • Glycerin: Pelarut yang bersifat humektan dan termasuk skin-identical ingredient, baik untuk kulit kering.
  • Hydrolyzed Wheat Protein/ PHP Cross Polymer: Berfungsi sebagai SPF booster yang dapat meningkatkan efikasi SPF hingga 70%.
  • Fragrance: Komponen pewangi yang terkadang dapat menyebabkan sensitivitas pada kulit karena bisa terdiri dari lebih dari 20 senyawa yang sensitizing.
  • Laureth-7: Agen pengental.
  • Dimethicone Cross Polymer: Sejenis silikon yang memberikan silky smooth feel pada formula dan menambah kekentalan.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam dalam air untuk menjaga kestabilan formula. Konsentrasinya biasanya 0,2%.
  • Ethylhexylglycerin: Preservative booster yang sering dikombinasikan dengan phenoxyethanol.
  • Caprylic/ Capric Triglyceride: Emolien ringan yang berasal dari glycerine dan minyak kelapa, tidak greasy dan dapat ditoleransi oleh semua tipe kulit.
  • Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Menambah kekentalan formula.
  • Potassium Sorbate: Pengawet.
  • EDTA: Agen pengkelat.
  • Hydrogenated Lecithin: Emolien.
  • Cholesterol: Skin-identical ingredient yang merupakan salah satu komposisi kulit. Berfungsi membentuk mantel kulit, menjaga kelembapan, kesehatan kulit, sebagai emolien, dan penstabil emulsi.
  • Dimethiconol: Jenis silikon lainnya.
  • Dextran: Menambah kekentalan formula.
  • Aluminum Hydroxide: Agen opacifying yang membuat tekstur produk berwarna putih dan tidak transparan, serta agen mattifier yang memberikan hasil akhir matte.
  • Triethoxycaprilylsilane: Sejenis silikon yang berfungsi sebagai slip agent.
  • CI 77891: Pewarna (colorant).

Kesimpulan

  • Mengandung 2 bahan pencerah unggulan.
  • Mengandung 4 antioksidan.
  • Mengandung 3 skin-identical ingredients.
  • Mengandung 2 skin-communicator ingredients.
  • Mengandung 4 bahan skin-soothing.
  • Mengandung bahan anti-aging (ubiquinone, niacinamide, resveratrol, peptide).
  • Sudah dilengkapi agen pelindung sinar matahari.

Bahan yang Berpotensi Komedogenik

  • Cetyl Alcohol,
  • Glyceryl Stearate,
  • Dimethicone,
  • Stearic Acid,
  • PEG-100 Stearate,
  • Butylene Glycol.

Bahan-bahan ini memiliki tingkat potensi komedogenik rendah hingga medium (level 1-3). Potensi komedogenik juga dipengaruhi oleh faktor produksi sebum dan ukuran pori-pori kulit individu, sehingga efeknya bisa bervariasi.

Bahan yang Tidak Fungal Acne Safe

Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate

Akhir Kata…

Selain bahan aktif yang menarik, Wardah White Secret Day Cream juga memiliki cukup banyak bahan aditif. Keberadaan bahan-bahan ini diperlukan untuk menciptakan tekstur yang diinginkan oleh produsen, seperti tekstur ringan, mudah dibaurkan, tidak lengket, dan memberikan efek instant-brightening demi kepuasan konsumen.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua produk cocok untuk setiap individu. Perbedaan kondisi kulit, usia, dan jenis kelamin dapat memengaruhi respons terhadap suatu produk. Berdasarkan ulasan dari Female Daily, produk ini mendapatkan rating rata-rata 3,5 bintang, dengan 62% dari 801 pengguna menyatakan produk ini bagus.

Sumber informasi: incidekoder, Paula’s Choice, Wikipedia, dan mesin pencari.

Artikel menarik Lainnya