Home » Pond’s Serum Whip Foam: Cek Ingredients Kunci Keampuhannya

Pond’s Serum Whip Foam: Cek Ingredients Kunci Keampuhannya

Pond's Serum Whip Foam: Cek Ingredients Kunci Keampuhannya

Skincapedia.com – Pond’s kembali menghadirkan inovasi dalam produk pembersih wajah dengan meluncurkan Pond’s Bright Beauty Collagen Whip Foam. Produk ini diklaim menawarkan pengalaman membersihkan wajah yang berbeda dengan busa whip creamy yang lebih banyak dan halus, menyerupai awan lembut. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya mengangkat kotoran, minyak, serta membersihkan pori-pori secara mendalam.

Busa whip creamy ini tidak hanya memberikan sensasi mewah saat digunakan, tetapi juga diklaim mengandung 5x Micro Foam. Hal ini berarti busa yang dihasilkan lebih halus dan mampu menjangkau area yang sulit dibersihkan, memastikan tidak ada sisa kotoran yang tertinggal. Selain itu, Pond’s Bright Beauty Whip Foam juga diperkaya dengan 10x collagen, sebuah terobosan yang dirancang untuk mencegah wajah terasa kering dan kaku setelah proses mencuci muka, sebuah keluhan umum yang sering dialami pengguna produk pembersih wajah.

Pond’s Serum Whip Foam. Foto by Eryka_kusuma24 FD Member

Lebih lanjut, produk ini diformulasikan secara khusus dengan perpaduan French Rose extract dan Vitamin B3+ (Niacinamide). Kombinasi bahan aktif ini diklaim mampu mencerahkan kulit hingga 3X lebih baik, secara efektif membantu menyamarkan noda hitam dan kemerahan pada wajah. Hasil akhir yang dijanjikan adalah kulit wajah yang tampak glowing dengan pori-pori yang tersamarkan, memberikan tampilan kulit yang lebih sehat dan cerah.

Penting untuk dicatat bahwa klaim “5x Micro Foam” dan “10X collagen*” serta “3X lebih baik” merupakan perbandingan dengan produk Pond’s facial foam lainnya.

Penjelasan Ingredients Pond’s Serum Whip Foam

Ingredient:

Myristic acid, glyserine, water, propilen Glycol, potassium hydroxide, stearic acid, lauric acid, Glycol Distearate, decyl glucoside, palmitic acid, hydroxystearoc acid, glyseryl stearate, lauryl hydroxy sultaine, niacinamide, Hydrolized Collagen, Rosa gallica flower extract, Rosa damascena flower oil, perfume, polyquaternium-7, arachidic acid, disodium Edta, phenoxyethanol, floroctone olamine, sodium benzoate, potassium sorbate, sorbic acid

Bahan Aktif

Niacinamide: Merupakan bentuk Vitamin B3 yang dikenal luas dalam industri perawatan kulit. Fungsinya sangat beragam, mulai dari mencerahkan kulit dengan menghambat transfer melanosom, memicu sintesis ceramide untuk memperkuat barrier kulit, hingga mengatur produksi sebum untuk mengurangi kilap berlebih. Selain itu, niacinamide juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi jerawat.

Hydrolyzed Collagen: Kolagen yang telah dipecah menjadi molekul yang lebih kecil, sehingga lebih mudah menembus lapisan kulit. Sebagai water-binding agent atau humektan, hydrolyzed collagen membantu menjaga kelembapan kulit. Dalam produk pembersih, bahan ini sering ditambahkan untuk mengurangi efek harsh dari agen surfaktan, sehingga membersihkan tanpa membuat kulit terasa terlalu kering.

Rosa gallica flower extract: Ekstrak dari bunga mawar ini memiliki berbagai manfaat untuk kulit. Propertinya meliputi aktivitas antioksidan untuk melawan radikal bebas, sifat astringent yang membantu mengencangkan pori-pori, efek anti-inflamasi yang menenangkan kulit, serta kemampuan skin soothing. Ekstrak mawar juga menunjukkan aktivitas antimikroba.

Rosa damascena flower oil: Minyak mawar ini dikenal sebagai Great Moisturizer, yang berarti sangat baik dalam melembapkan kulit. Penggunaannya membantu menjaga kulit tetap terasa lembut dan halus seperti sutra.

Agen surfaktan

  • Myristic acid: Asam lemak yang umum digunakan sebagai salah satu komponen dalam pembentukan sabun.
  • Potassium hydroxide: Dikenal juga sebagai soda api, bahan ini bereaksi dengan asam lemak untuk membentuk sabun (saponifikasi).
  • Stearic acid: Asam lemak lain yang berperan dalam proses saponifikasi.
  • Lauric acid: Asam lemak yang juga berkontribusi pada pembentukan sabun.
  • Decyl glucoside: Agen pembersih yang lembut, terbuat dari minyak kelapa dan glukosa. Sangat ramah di kulit, menghasilkan busa yang melimpah, dan bersifat biodegradable, menjadikannya pilihan yang ramah lingkungan.
  • Palmitic acid: Asam lemak yang turut serta dalam reaksi saponifikasi.
  • Hydroxystearic acid: Secara struktural mirip dengan stearic acid dan berfungsi sebagai agen pembersih yang bereaksi dengan potassium hydroxide.
  • Lauryl hydroxy sultaine: Berperan sebagai foam booster, yaitu bahan yang membantu menciptakan dan mempertahankan busa yang melimpah dalam produk pembersih.

Bahan Pelengkap

  • Glycerine: Merupakan pelarut yang baik, bersifat skin identical (mirip dengan komponen alami kulit), dan berfungsi sebagai humektan yang menarik kelembapan.
  • Water: Air, sebagai pelarut utama.
  • Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer (membantu bahan lain terserap lebih baik), dan juga humektan.
  • Glycol Distearate: Berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, serta penambah kekentalan formula. Bahan ini juga berperan sebagai opacifier dan pearly agent, memberikan tekstur putih dan berkilau pada produk pembersih.
  • Glyceryl stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Perfume: Pewangi untuk memberikan aroma pada produk.
  • Polyquaternium-7: Bertindak sebagai kondisioner kulit. Senyawa ini bersifat hypoallergenic, melembapkan, dan melembutkan kulit.
  • Arachidic acid: Berfungsi sebagai emolien dan penambah kekentalan formula.
  • Disodium Edta: Bahan yang berfungsi menetralisir ion logam dalam formula, sehingga menjaga stabilitas produk.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
  • Piroctone olamine: Bahan aktif dengan sifat anti-fungal, anti-dandruff, dan anti-inflamasi.
  • Sodium benzoate: Pengawet.
  • Potassium sorbate: Pengawet.
  • Sorbic acid: Pengawet yang dianggap ringan dan alami, juga digunakan dalam pengawetan makanan.

Kesimpulan

✔️ Produk ini mengandung bahan aktif seperti niacinamide dan ekstrak mawar yang memiliki potensi untuk mencerahkan, memberikan efek antioksidan, serta menenangkan kulit. Meskipun efektivitasnya dalam jangka pendek mungkin terbatas karena waktu kontak yang singkat dengan kulit, keberadaannya tetap memberikan manfaat.

✔️ Keberadaan hydrolyzed collagen berperan penting dalam mengurangi efek kering dan rasa ketarik setelah mencuci muka, terutama dengan klaim kandungan collagen yang ditingkatkan hingga 10x.

✔️ Kandungan piroctone olamine patut diperhatikan karena sifat anti-fungalnya yang potensial dalam mencegah fungal acne. Bahan ini sering ditemukan dalam sampo anti-dandruff karena kemampuannya melawan jamur, dan kehadirannya dalam pembersih wajah menjadi keuntungan tersendiri.

Keterangan Tambahan: Penggunaan sampo anti-dandruff yang mengandung Piroctone olamine telah terbukti efektif mengatasi fungal acne pada tubuh. Namun, sampo tersebut bisa terlalu keras untuk kulit wajah. Oleh karena itu, sangat menguntungkan bahwa Piroctone olamine hadir dalam produk pembersih wajah yang memang dirancang khusus untuk kulit wajah. (Sumber referensi dapat dicek pada Sumber Referensi)

✔️ Kombinasi potassium hydroxide dengan beberapa asam lemak, ditambah adanya foam booster dan surfaktan ringan, menghasilkan busa yang padat, melimpah, dan daya bersih yang baik. Ini merupakan hasil dari proses saponifikasi yang efisien.

✔️ Dengan penggunaan yang sedikit saja sudah menghasilkan busa yang banyak dan daya bersih yang kuat, produk ini dapat dikategorikan hemat karena tidak cepat habis.

✔️ Produk ini tidak mengandung SLS (Sodium Lauryl Sulfate).

✔️ Tidak mengandung alkohol.

✔️ Tidak mengandung paraben.

✔️ Meskipun mengandung banyak asam lemak, bahan-bahan ini tidak akan menjadi komedogenik atau pemicu fungal acne. Hal ini dikarenakan asam lemak tersebut telah bereaksi dengan potassium hydroxide dan berubah wujud menjadi sabun.

❗ Produk pembersih yang mengandung sabun terkadang dapat meninggalkan rasa kering atau ketarik setelah digunakan, terutama pada kulit kering. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap menggunakan moisturizer atau hydrating toner setelahnya untuk mengembalikan kelembapan alami kulit yang mungkin ikut terangkat bersama busa sabun.

❗ Bagi pemilik kulit sensitif, disarankan untuk lebih berhati-hati dan mungkin lebih sesuai menggunakan produk pembersih dengan formula non-sabun.

❗ Produk ini tidak dilengkapi dengan pH adjuster yang bersifat asam untuk menetralkan sifat basa yang mungkin dimiliki oleh sabun dalam formulasinya.

Artikel menarik Lainnya