Home » Kojie San Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Kojie San Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Kojie San Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Skincapedia.com – Terinspirasi oleh ketersediaannya di rak minimarket, Kojie San Cream menarik perhatian untuk ditelaah lebih lanjut, terutama sebagai opsi krim malam. Namun, sebelum memutuskan pembelian, penting untuk memahami komposisi di balik produk ini.

Kojie.san Cream with Hydro moist. Dok. Skincapedia

Kultur untuk menghabiskan produk yang sudah ada sebelum membeli yang baru menjadi prinsip utama, demi menghindari penumpukan barang yang tak terpakai. Oleh karena itu, sebelum menambah koleksi skincare, investigasi mendalam mengenai bahan-bahan Kojie San Cream menjadi langkah yang lebih bijak.

Ulasan Mendalam Komposisi Kojie San Cream

Daftar Lengkap Ingredients:


Water, cetyl alcohol, glyserine, stearic acid, hydrogenated polydecene, glyseryl stearate, dimethicone, lactobacillus ferment, avena sativa kernel extract, sodium benzoate, potassium sorbate, saccharide isomerate, citric acid, sodium citrate, undecylenoyl phenylalanine, polyacrylate crosspolymer 11, pentylene Glycol, niacinamide, phenoxyethanol, ethylhexylglycerin, kojic acid, fragrance, tocopheryl acetate, collagen, Rosa canina (rose hip) oil, dipotassium glycyrrhizate, xanthan gum, edta.

Analisis Bahan Aktif Utama:

Lactobacillus Ferment

Bahan ini kaya akan antioksidan, peptida, dan asam amino yang berperan dalam regenerasi sel kulit. Sifat anti-inflamasi dan kemampuannya menenangkan serta melembapkan kulit menjadikannya agen pelindung yang efektif terhadap faktor eksternal.

Avena Sativa Kernel Extract (Ekstrak Oatmeal)

Mengandung Beta-glukan, lipid, serta asam lemak Omega-3 dan Omega-6, ekstrak ini sangat baik untuk memperbaiki lapisan pelindung kulit (skin barrier). Sifat antioksidan dan anti-inflamasinya, berkat kandungan avenanthramides, membantu menenangkan kulit, melindunginya, dan memperkuat skin barrier.

Saccharide Isomerate

Berbasis bahan alami, struktur molekulnya menyerupai karbohidrat alami pada stratum korneum kulit, menjadikannya agen hidrasi yang sangat efektif. Bahan ini juga krusial dalam menjaga fungsi skin barrier dan diklaim mampu mempertahankan kelembapan kulit hingga 72 jam.

Undecylenoyl Phenylalanine (Sepiwhite MSH)

Dikenal sebagai agen pencerah kulit atau antagonis MSH. Bahan ini bekerja dengan menghambat kerja hormon MSH (Melanocyte-Stimulating Hormone) yang memicu produksi melanin. Studi in-vivo dan in-vitro menunjukkan efektivitasnya yang lebih unggul dibandingkan arbutin, kojic acid, dan Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) dalam mengatasi flek hitam akibat paparan sinar UV dan penuaan, serta bekas jerawat.

Niacinamide (Vitamin B3)

Selain mencerahkan kulit (skin brightening), niacinamide juga merangsang sintesis ceramide dan lipid yang penting untuk kesehatan skin barrier. Sifat anti-inflamasi, pengatur sebum, dan anti-acne juga menjadi nilai tambah dari bahan ini.

Kojic Acid

Merupakan bahan pencerah kulit (skin-brightening) dan antioksidan yang efektif. Kojic acid bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase yang bertanggung jawab atas produksi melanin. Namun, bahan ini cenderung kurang stabil dan terkadang dapat menimbulkan efek samping seperti kekeringan, perih, dan fototoksisitas, sehingga kulit memerlukan waktu untuk beradaptasi.

Tocopheryl Acetate (Vitamin E)

Sebagai antioksidan, Vitamin E berperan penting dalam melembapkan kulit dan melindunginya dari efek buruk radiasi sinar UVB.

Collagen

Memiliki kemampuan luar biasa sebagai humektan, collagen membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

Rosa Canina (Rose Hip) Oil

Kaya akan asam lemak Omega-3, 6, dan 9 (linoleic acid 51%, linolenic acid 19%, dan oleic acid 20%), minyak ini sangat bermanfaat untuk menjaga integritas skin barrier, meredakan inflamasi, melembapkan, bahkan mendukung regenerasi kulit.

Dipotassium Glycyrrhizate

Senyawa yang diekstrak dari tanaman licorice ini berfungsi sebagai agen penenang kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi.

Rincian Bahan Pelengkap:

  • Water: Pelarut utama.
  • Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient dan penambah kekentalan formula, serta penstabil emulsi.
  • Glycerin: Pelarut, bersifat skin-identical, dan humektan.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berperan sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Hydrogenated Polydecene: Emollient yang memberikan efek pelumas, melembutkan kulit, menciptakan kilau tanpa rasa lengket, dan aman untuk kulit sensitif.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emollient.
  • Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif, mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas. Memberikan tekstur halus pada kulit dan efek sementara menyamarkan kerutan.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Potassium Sorbate: Pengawet.
  • Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
  • Sodium Citrate: Garam sitrat yang berfungsi sebagai pengatur pH.
  • Polyacrylate Crosspolymer 11: Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
  • Pentylene Glycol: Pelarut dan bersifat skin-identical.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) untuk menetralkan ion logam.

Kesimpulan Tinjauan Kojie San Cream

Kojie San Cream hadir dengan formulasi yang menarik, menggabungkan sepuluh bahan aktif utama yang menawarkan berbagai manfaat.

  • Untuk mencerahkan kulit, terdapat Sepiwhite MSH, niacinamide, dan kojic acid.
  • Manfaat hidrasi dan pelembapan didukung oleh saccharide isomerate, collagen, rosehip oil, dan Vitamin E.
  • Sementara itu, efek menenangkan kulit (soothing) diberikan oleh lactobacillus ferment, avena sativa kernel extract, rosehip oil, dan dipotassium glycyrrhizate.

Selain fungsi pencerahannya, kojic acid juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat membantu mengatasi masalah kulit berjerawat (acne-prone).

Meskipun konsentrasi kojic acid tidak disebutkan secara spesifik, diketahui bahwa konsentrasi 1% saja sudah efektif. Dengan asumsi 1% dari total 30 gram produk, jumlah kojic acid yang digunakan tergolong minimal. Perlu diingat, konsentrasi kojic acid di atas 1% berpotensi menyebabkan sensitivitas seperti kering dan iritasi, sehingga 1% dianggap sebagai batas aman dalam produk kosmetik.

Dari segi harga, Kojie San Cream cukup terjangkau, berkisar antara Rp 30.000 – Rp 50.000 untuk kemasan 30 gram, terutama jika dibeli melalui platform e-commerce.

Produk ini bebas alkohol dan paraben.

Meskipun tidak diformulasikan bebas minyak (oil-free), potensi komedogeniknya masih dapat ditoleransi oleh sebagian besar jenis kulit. Bahan-bahan seperti cetyl alcohol (tingkat komedogenik 3), stearic acid (tingkat komedogenik 2), dan dimethicone (tingkat komedogenik 1) dapat diimbangi dengan rutinitas eksfoliasi yang teratur.

Penggunaan Kojie San Cream sebaiknya terbatas pada rutinitas malam hari (PM routine) karena kojic acid dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya matahari (fotosensitif).

Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung stearic acid, glyceryl stearate, dan rosehip oil.

Bagi pemilik kulit kering dan sensitif, disarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu karena potensi kojic acid memicu sensitivitas.

Secara umum, Kojie San Cream lebih cocok untuk kulit normal cenderung berminyak, kulit kusam, warna kulit tidak merata, dan kulit yang rentan berjerawat.

Produk ini telah terdaftar di BPOM.

Pengalaman positif menggunakan sabun Kojie San menjadi pemicu rasa penasaran terhadap produk krimnya.

Untuk memastikan keaslian produk, disarankan untuk membeli dari toko resmi.

Artikel menarik Lainnya