Home » Benton Aloe Hyaluron Cream: Cek Ingredients Rahasia Kulit Lembap

Benton Aloe Hyaluron Cream: Cek Ingredients Rahasia Kulit Lembap

Benton Aloe Hyaluron Cream: Cek Ingredients Rahasia Kulit Lembap

Skincapedia.com – Benton Aloe Hyaluron Cream hadir sebagai solusi perawatan kulit yang intensif dengan fokus pada hidrasi mendalam dan penyejukan. Produk ini mengunggulkan kandungan lebih dari 80% Aloe Vera Leaf Water yang kaya akan polisakarida, berfungsi untuk menutrisi, menenangkan, serta melindungi kulit. Tak hanya itu, kehadiran 7-Hyaluronic Acid Complex dalam formulasi krim ini menciptakan lapisan moisture barrier yang efektif menjaga kelembapan kulit tanpa meninggalkan rasa lengket.

Ilustrasi Benton Aloe Hyaluron Cream. Sumber: Shopee

Krim ini dirancang untuk dapat digunakan oleh semua jenis kulit, termasuk kulit yang mengalami kemerahan akibat paparan sinar matahari. Cara aplikasinya pun sederhana, cukup ambil secukupnya pada wajah dan tepuk lembut hingga produk terserap sempurna. Dengan harga sekitar Rp130.000 untuk kemasan 50 gram, Benton Aloe Hyaluron Cream menawarkan kombinasi bahan aktif yang menarik untuk kesehatan kulit.

Mendalami Komposisi Benton Aloe Hyaluron Cream

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aloe barbadensis leaf water, Aqua, butylene Glycol, cetearyl alcohol, cetyl ethylhexanoate, glyserine, polyglyseryl methylglucose distearate, pentylene Glycol, caprylic/capric triglyceride, cetearyl olivate, sorbitan olivate, Aloe barbadensis leaf extract, althaea rosea root extract, sodium hyaluronate, sodium hyaluronate crosspolymer, hydrolized sodium hyaluronate, hydrolyzed hyaluronic acid, hyaluronic acid, betaine, Aloe barbadensis leaf Juice powder, arginine, carbomer, panthenol, 1,2 hexanediol, zanthoxylum piperitum fruit extract, usnea Barbara (lichen) extract, pulsatilla Koreana extract, xanthan gum.

Bahan Aktif Unggulan

Tiga Bentuk Keunggulan Lidah Buaya:

  • Aloe barbadensis leaf water: Diklaim menjadi komponen utama dengan konsentrasi lebih dari 80%, memberikan efek menenangkan dan menghidrasi.
  • Aloe barbadensis leaf extract: Ekstrak lidah buaya yang kaya akan manfaat.
  • Aloe barbadensis leaf Juice powder: Bentuk bubuk dari jus lidah buaya yang menjaga potensi khasiatnya.

Lidah buaya (Aloe Vera) telah lama dikenal luas akan khasiatnya untuk kulit. Kandungan seperti salicylates, polysaccharides, magnesium lactate, dan C-glucosyl chromone, ditambah komponen antibakteri, menjadikannya bahan alami yang efektif. Manfaat ekstrak lidah buaya meliputi perlindungan dan nutrisi berkat antioksidan, vitamin, dan mineralnya.

  • Sifat anti-inflamasinya sangat membantu meredakan kulit yang kemerahan, terbakar sinar matahari, atau berjerawat.
  • Kandungan alaminya juga efektif dalam melembapkan kulit serta mendukung proses pemulihan luka.

Althaea Rosea Root Extract: Ketenangan dari Akar Hollyhock

Ekstrak dari tanaman hollyhock ini dikenal memiliki sifat skin soothing yang sangat baik, membantu meringankan gejala kulit kering dan iritasi. Aktivitas anti-inflamasinya juga berkontribusi dalam menenangkan kulit. Lebih lanjut, senyawa mucilage di dalamnya memiliki kemampuan water-binding yang kuat, efektif mengikat dan menahan kelembapan, menjadikannya pilar penting dalam hidrasi kulit kering.

Kompleksitas 7 Jenis Hyaluronic Acid:

  • Sodium hyaluronate
  • Sodium hyaluronate crosspolymer
  • Hydrolyzed sodium hyaluronate
  • Hydrolyzed hyaluronic acid
  • Hyaluronic acid

Keberagaman ukuran molekul dari kelima tipe hyaluronic acid ini—mulai dari high, low, hingga extra low molecular weight—sangat krusial. Perbedaan ukuran molekul ini menentukan seberapa dalam bahan tersebut dapat meresap dan memberikan efek kelembapan. Molekul yang lebih kecil akan lebih mudah menembus lapisan kulit, sementara molekul yang lebih besar akan bertahan di permukaan, membentuk lapisan pelindung yang mencegah Trans-epidermal Water Loss (TEWL), sehingga kelembapan internal kulit terjaga lebih lama.

Kombinasi berbagai ukuran molekul Hyaluronic Acid (HA) ini dirancang untuk memberikan efek hidrasi 3D yang optimal. Berikut ilustrasi bagaimana ukuran molekul HA bekerja:

Semakin kecil ukuran molekul, semakin dalam penetrasinya dan semakin tahan lama efeknya. Sebaliknya, molekul berukuran besar cenderung menetap di permukaan kulit, menciptakan lapisan pengunci yang mencegah penguapan air dari dalam kulit.

Penjelasan manfaat Hyaluronic Acid berdasarkan ukuran molekulnya.

Betaine: Pengatur Keseimbangan Air Alami

Berasal dari bit, betaine adalah senyawa gula yang memiliki kemampuan melindungi dan melembapkan kulit. Keunikannya terletak pada perannya sebagai osmoprotectant, yaitu mampu mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit, menjaga hidrasi dari dalam.

Arginine: Asam Amino Multifungsi

Sebagai asam amino semi-esensial dan bahan yang identik dengan kulit, arginine secara alami ditemukan dalam berbagai sumber seperti biji labu dan daging. Manfaat utamanya mencakup perannya sebagai antioksidan kuat, humektan yang menarik kelembapan, dan pendorong produksi kolagen.

Panthenol (Pro-Vitamin B5): Pelembap dan Penenang

Panthenol berfungsi sebagai humektan yang sangat baik, membantu menjaga kelembapan kulit. Ia juga berperan dalam produksi lipid yang penting untuk melindungi kulit. Sifat anti-inflamasinya menjadikannya bahan yang efektif untuk menenangkan kulit, seringkali digunakan untuk menetralkan potensi iritasi dari bahan lain dalam formulasi skincare.

Ekstrak Tumbuhan Alami sebagai Pelindung:

  • Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract: Ekstrak dari lada Jepang ini kaya akan antioksidan seperti hyperoside dan quercitin, yang ampuh menangkal radikal bebas dan efek buruk sinar UV. Sifat anti-inflamasinya baik untuk mengatasi masalah kulit, sementara kemampuan antimikrobanya berfungsi sebagai pengawet alami.
  • Usnea Barbara (Lichen) Extract: Mengandung usnic acid, komponen bioaktif dengan sifat antibakteri, antioksidan, dan anti-inflamasi yang kuat. Ekstrak ini juga membantu proses penyembuhan luka dan efektif mengurangi bau badan, masalah kulit, serta ketombe.
  • Pulsatilla Koreana Extract: Ekstrak bunga Korean Pasque ini memiliki properti antimikroba. Selain itu, tanaman herbal ini dikenal memiliki efek analgesik, anti-inflamasi, dan astringen.

Bahan Pelengkap untuk Kinerja Optimal

  • Aqua: Pelarut utama.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang bertindak sebagai emolien dan pengental formula, sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Cetyl Ethylhexanoate: Ester emolien yang memberikan efek lembut dan halus pada kulit, mudah diratakan, dan tidak berminyak.
  • Glycerine: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
  • Polyglyceryl Methylglucose Distearate: Pengemulsi.
  • Pentylene Glycol: Pelarut, pengencer, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien yang berasal dari gliserin dan minyak kelapa, sangat baik untuk melembapkan kulit kering.
  • Cetearyl Olivate: Emolien dan pengemulsi alami yang berasal dari minyak zaitun. Bersifat hipoalergenik, lembut, dan aman untuk kulit sensitif.
  • Sorbitan Olivate: Pengemulsi yang terbuat dari sorbitol dan minyak zaitun. Biodegradable, tidak beracun, dan tidak menyebabkan iritasi.
  • Carbomer: Pengental sintetis.
  • 1,2 Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.

Kesimpulan Mengenai Benton Aloe Hyaluron Cream

Benton Aloe Hyaluron Cream secara keseluruhan menawarkan formulasi yang kaya akan bahan aktif, dengan fokus utama pada hidrasi, menenangkan, dan penguatan skin barrier. Kehadiran 15 bahan aktif utama, termasuk berbagai jenis lidah buaya dan hyaluronic acid, menjadikannya pilihan menarik untuk perawatan kulit.

Produk ini juga diperkaya dengan Olivem 1000 (kombinasi cetearyl olivate dan sorbitan olivate) yang dikenal memiliki kemampuan sebagai moist-booster. Klaim tekstur ringan tanpa rasa lengket sejalan dengan banyaknya emolien yang digunakan, memberikan pengalaman penggunaan yang nyaman.

Ilustrasi tekstur Benton Aloe Hyaluron Cream. Foto oleh Putri Hasna (so.co review)

Krim ini cocok untuk rutinitas pagi dan malam, serta bebas dari alkohol, pewangi, paraben, dan silikon. Dengan Periode Setelah Pembukaan (PAO) selama 6 bulan, produk ini menggunakan pengawet alami dari kombinasi ekstrak tumbuhan.

Meskipun diformulasikan tanpa minyak (oil-free), potensi komedogenik terdapat pada butylene glycol (skor 1) dan cetearyl alcohol (skor 2). Penting untuk dicatat bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung polyglyceryl methylglucose distearate, cetearyl olivate, dan sorbitan olivate.

Bagi yang tertarik, produk ini dapat dibeli melalui Official store.

Artikel menarik Lainnya