Skincapedia.com – Whitelab acne soap merupakan sabun batang yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat. Kandungan utamanya adalah BHA (Salicylic Acid) dan Tea Tree Oil (TTO) yang diklaim efektif membersihkan pori-pori dari minyak berlebih dan kotoran. Selain itu, TTO juga dikenal mampu menenangkan kulit yang kemerahan akibat jerawat dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
Produk ini telah mendapatkan ulasan positif di Female Daily dengan rating 4,6 bintang, dan 93% dari 13 pengguna merekomendasikannya.
|
|
| Whitelab Acne Soap. Foto by ditajuwita FD Member |
Penjelasan Ingredients Whitelab Acne Soap
Ingredients:
Coconut Oil, Aqua, Sodium Hydroxide, Propylene Glycol, Salicylic Acid, Niacinamide, Tea Tree Oil, Fragrance, Tocopheryl Acetate, Ascrobic Acid, Titanium Dioxide, Citric Acid, Cl 42053.
Bahan Aktif
Salicylic Acid.
Merupakan jenis BHA yang mampu menembus lapisan kulit untuk membuka sumbatan pori-pori. Bahan ini efektif membersihkan kotoran dan minyak berlebih, serta memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi.
Niacinamide.
Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide adalah skin communicator ingredient yang berfungsi mencerahkan kulit, memperkuat skin barrier, mengatasi jerawat, dan mengatur produksi sebum.
Tea Tree Oil (TTO)
Memiliki kandungan senyawa antibakteri, antiviral, dan antifungal. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 5% TTO memiliki efektivitas yang setara dengan 5% benzoyl peroxide dalam mengatasi jerawat, namun dengan proses yang lebih lambat dan efek samping yang lebih ringan.
Tocopheryl Acetate.
Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan kulit, dan memberikan perlindungan dari sinar UV.
Ascorbic Acid.
Vitamin C murni ini bersifat asam dan memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan, pencerah kulit, dan pendorong produksi kolagen.
Surfaktan yang dipakai
Kombinasi Coconut Oil dan Sodium Hydroxide melalui proses saponifikasi menghasilkan sabun batang dengan pH sekitar 9-10, yang bersifat basa.
Bahan Pelengkap
- Aqua. Berfungsi sebagai pelarut utama.
- Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Fragrance. Memberikan aroma pada produk.
- Titanium Dioxide. Agen opacifying yang membuat sabun tidak transparan.
- Citric Acid. Berfungsi sebagai pH adjuster karena sifatnya yang asam.
- Cl 42053. Merupakan colorant yang memberikan warna hijau pada sabun.
Kesimpulan
Whitelab acne soap menawarkan formulasi yang sederhana dengan bahan-bahan populer untuk mengatasi masalah kulit berminyak dan berjerawat, seperti salicylic acid dan TTO.
Produk ini hanya menggunakan satu jenis surfaktan, yaitu sabun yang dihasilkan dari proses saponifikasi minyak dengan sodium hydroxide. Berbeda dengan detergen seperti SLS/SLES, sabun dan detergen sama-sama bersifat basa, menghasilkan busa yang melimpah, dan memiliki daya bersih yang kuat.
Kabar baiknya, sabun ini memiliki pH balance berkat tambahan citric acid dan ascorbic acid yang bersifat asam, sehingga dapat membantu menurunkan pH sabun yang cenderung tinggi.
Karena berbentuk batang, sabun ini juga praktis digunakan pada bagian tubuh lain yang rentan berjerawat, seperti punggung.
Namun, produk ini kurang direkomendasikan untuk kulit wajah yang kering dan dehidrasi karena kandungan agen oil-control-nya yang kuat dan minimnya humektan.
Harga produk ini berkisar Rp 27.000 untuk kemasan 80gr.

