Skincapedia.com – Whitelab Brightening Day Cream telah mendapatkan banyak ulasan positif, memicu rasa penasaran untuk membahasnya lebih dalam. Artikel ini akan memberikan gambaran mengenai performa produk ini, mengupas tuntas kandungan bahan-bahannya.
Semoga ulasan dari SKINCAPEDIA bisa sedikit memberi gambaran mengenai performa dari produk ini.
|
|
| Whitelab Brightening Day Cream. Foto by Angelina Handojo Review.Soco |
Deskripsi Produk:
Day cream ini diformulasikan dengan dua bahan utama, yaitu niacinamide dan collagen. Kombinasi ini diklaim mampu mencerahkan kulit, memudarkan noda hitam, serta menjaga elastisitas kulit. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan SPF 20 dan PA++ untuk memberikan perlindungan optimal terhadap paparan radiasi sinar UV.
Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini meraih rating 4,3 bintang dari 189 pengguna, dengan 75% pengguna merekomendasikan produk ini.
Harga produk ini dibanderol sekitar Rp 59.000 untuk kemasan 20 gram.
Penjelasan Ingredients Whitelab Brightening Day Cream
Ingredients:
Aqua, cyclopentasiloxane, octyl salicylate, cetearyl alcohol, stearic acid, glyceryl stearate, c12-15 alkyl benzoate, titanium dioxide, niacinamide, phenyl benzimidazole sulfonic acid, peg-100 stearate, dimethicone, propylene glycol dibenzoate, octylmethoxycinnamate, dimethiconol, glyserine, carbomer, polyacrylamide, triethanolamime, c13-14 isoparafin, c9-11 pareth-6, zinc oxide, allantoin, DMDM hydantoin, parfum, collagen, Aluminum starch, octenyl succinatez butylene glycol, tetrasodium edta.
Bahan Aktif
Niacinamide.
Vitamin B3 ini merupakan bahan pencerah multifungsi. Selain mencerahkan, niacinamide juga berkhasiat menyehatkan dan memperkuat skin barrier. Kandungan ini juga memiliki sifat anti-inflamasi, mengontrol produksi minyak berlebih, serta membantu mengatasi jerawat tanpa menyebabkan kulit menjadi kering. Niacinamide berperan sebagai cell-communicator ingredient.
Allantoin.
Senyawa ini memiliki manfaat sebagai skin-soothing dan anti-inflamasi, efektif menenangkan kulit yang mengalami iritasi dan sensitif.
Collagen.
Collagen berfungsi sebagai great moisturizer dan humektan. Kemampuannya dalam mengikat air sangat kuat, sehingga dapat menghidrasi kulit dengan membentuk lapisan kaya air di permukaan kulit dan mencegah TEWL (transepidermal water loss), yaitu proses penguapan air dari kulit. Hal ini membuat kulit tampak lebih kenyal dan elastis.
5 Agen Sunscreen
Octyl Salicylate.
Agen sunscreen ini tidak cukup kuat dalam menyerap UVB jika digunakan sendiri. Fungsinya lebih sebagai SPF booster dan membantu melarutkan agen sunscreen lainnya dalam formula.
Titanium Dioxide.
Merupakan agen sunscreen fisik dengan spektrum luas (broad spectrum) dan stabil terhadap cahaya (foto stabil). Keamanannya terjamin, namun dapat meninggalkan whitecast atau efek putih pada wajah. Selain sebagai pelindung UV, titanium dioxide juga berfungsi sebagai oil-absorbent atau agen mattifier.
Phenyl Benzimidazole Sulfonic Acid.
Dikenal juga sebagai Ensulizole. Agen sunscreen kimiawi ini larut dalam air, sehingga berkontribusi pada formula yang ringan. Ensulizole merupakan pelindung UVB yang kuat dan cukup foto-stabil. Konsentrasi maksimum yang diizinkan penggunaannya adalah 4-8%.
Octyl Methoxycinnamate.
Dikenal juga sebagai Octinoxate atau Ethylhexyl Methoxycinnamate. Ini adalah agen sunscreen kimiawi yang sangat populer di seluruh dunia. Larut dalam minyak dan memiliki hasil akhir cosmetically elegant. Octinoxate berperan sebagai penyerap UVB, namun mudah terdegradasi saat terpapar sinar matahari langsung, dengan penurunan SPF sekitar 10% dalam waktu 35 menit di bawah sinar matahari.
Zinc Oxide.
Sunscreen fisik ini memiliki spektrum luas dan sangat stabil. Bekerja optimal ketika dikombinasikan dengan titanium dioxide. Zinc oxide aman dan tidak terserap ke dalam kulit atau aliran darah. Namun, seperti titanium dioxide, ia dapat meninggalkan whitecast. Manfaat lainnya termasuk sebagai anti-iritan, skin-protectant, astringent, serta oil absorbent atau agen mattifier.
Bahan Pelengkap
Aqua, sebagai pelarut utama.- Cyclopentasiloxane. Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan pelarut. Mempermudah formula diratakan karena sifatnya yang mudah menguap.
- Cetearyl Alcohol. Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient. Menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
- Stearic Acid. Emollient yang menambah kekentalan produk, menstabilkan emulsi, dan membantu menciptakan tekstur krim.
- Glyceryl Stearate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- C12-15 Alkyl Benzoate. Emollient ringan dan halus (silky). Sangat lembut untuk kulit dan mata, serta mudah dibaurkan. Mampu melarutkan agen sunscreen.
- PEG-100 Stearate. Pengemulsi.
- Dimethicone. Silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif. Mengunci kelembapan dan membentuk perisai pelindung tanpa menghalangi kulit bernapas.
- Propylene Glycol Dibenzoate. Pengemulsi.
- Dimethiconol. Silikon yang berfungsi sebagai emollient, memberikan tekstur yang halus dan tidak lengket (non-greasy).
- Glycerin. Pelarut, bahan identik kulit (skin-identical ingredient), dan humektan.
- Carbomer. Gelling agent yang menambah kekentalan produk dan membantu menciptakan tekstur gel.
- Polyacrylamide. Gelling agent yang menambah kekentalan produk.
- Triethanolamine. Penyesuai pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- C13-14 Isoparaffin. Emollient yang menambah kekentalan produk.
- C9-11 Pareth-6. Pengemulsi.
- DMDM Hydantoin. Pengawet yang melepaskan sedikit formalin. Konsentrasi maksimum penggunaan adalah 1%, dan jumlah formalin yang dilepaskan sangat sedikit, setara dengan formalin alami yang terdapat pada satu buah apel atau pir.
- Parfum. Memberikan aroma pada produk.
- Aluminum Starch Octenyl Succinate. Menambah kekentalan formula, berfungsi sebagai absorbent/agen mattifier. Mudah diratakan dan tidak menggumpal, memberikan kesan sentuhan beludru pada tekstur formula.
- Butylene Glycol. Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- Tetrasodium EDTA. Menetralisir ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
Kesimpulan
✔️ Mengandung satu agen pencerah yang efektif.
✔️ Dilengkapi dengan lima agen sunscreen, termasuk dua sunscreen fisik berspektrum luas dan foto-stabil.
✔️ Terdapat tiga agen mattifier/oil absorbent (titanium dioxide, zinc oxide, aluminum starch) yang memberikan efek matte-finish dan mencerahkan instan.
✔️ Bebas dari kandungan alkohol.
Produk ini mengandung bahan-bahan dengan potensi komedogenik tingkat rendah, antara lain:
- Cetearyl Alcohol (level 2)
- Stearic Acid (level 2)
- PEG-100 Stearate (level 1)
- Dimethicone (level 1)
- Triethanolamine (level 2)
- Zinc Oxide (level 2)
- Butylene Glycol (level 1)
Level 1 menunjukkan adanya kesempatan kecil untuk menyumbat pori, sementara Level 2 menunjukkan kemungkinan menyumbat pori.
Tingkat potensi komedogenik yang rendah ini dapat diabaikan oleh pemilik kulit yang tidak rentan berjerawat atau berkomedo, terutama jika rutin melakukan eksfoliasi. 👍
✔️ Formulasi produk ini dapat dikatakan ringan dan ideal untuk semua jenis kulit, sebagaimana dikonfirmasi oleh berbagai ulasan pengguna di Female Daily dan review.soco.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne (jerawat jamur) karena mengandung Glyceryl Stearate dan PEG-100 Stearate.
Sumber referensi: Incidekoder, Paula’s Choice Cosmetic Dictionary, Holistichealthherbalist, dan mesin pencari Google.

