Home » Whitelab Hydrating Face Essence: Cek Kandungan Lengkapnya

Whitelab Hydrating Face Essence: Cek Kandungan Lengkapnya

Whitelab Hydrating Face Essence: Cek Kandungan Lengkapnya

Skincapedia.com – Whitelab kembali menjadi sorotan. Berdasarkan ulasan di Female Daily, Whitelab Hydrating Face Essence mendapatkan respons positif 100% dari 49 pengguna, dengan rating tinggi 4,8 bintang. Meskipun jumlah penggunanya belum banyak, ini menunjukkan potensi produk baru ini.

Produk ini memiliki harga yang cukup terjangkau, dengan kemasan 100ml dibanderol sekitar 67 ribuan rupiah.

Whitelab Hydrating Face Essence. Foto by alfiyyah FD Member

Whitelab Hydrating Essence diformulasikan dengan kandungan utama galactomyces, niacinamide, dan hyaluronate. Kombinasi ini diklaim mampu memberikan kelembapan ekstra, meningkatkan elastisitas kulit, serta mencerahkan wajah.

Teksturnya ringan dan mudah meresap. Aromanya sangat lembut, tanpa bau fermentasi yang mengganggu. Sangat direkomendasikan bagi pemilik kulit kusam yang mencari face essence terjangkau. Produk ini membuat kulit lebih lembap, dan setelah pemakaian sebulan, kulit tampak lebih cerah berkat kandungan Galactomyces dan Niacinamide. – Reviewed by Poppy_septia FD

Mari kita telaah lebih dalam daftar bahan selengkapnya.

Penjelasan Ingredients Whitelab Hydrating Essence

Ingredients:

Aqua, Galactomyses Ferment Filtrate, Propylene Glycol, Niacinamide, DMDM Hydantoin, Allantoin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Tetrasodium EDTA, Parfum, Sodium Hyaluronate, Fomes Officinalis Extract, Hexamidine Diisethionate

Bahan Aktif

Galactomyses Ferment Filtrate.

Bahan ini berasal dari hasil fermentasi ragi dari genus galactomyces, yang juga dikenal sebagai Pitera. Pitera pernah sangat populer berkat brand skincare Jepang, SKII, dan sering disebut sebagai anti-aging, skin-nourishing magic liquid.

Kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam organik, galactomyces efektif melindungi kulit dari kerusakan. Bahan ini juga dapat meningkatkan produksi hyaluronic acid alami kulit, menjaga kelembapan, elastisitas, dan kesehatan kulit.

Lebih lanjut, Pitera mampu menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) yang krusial untuk kesehatan skin barrier. Skin barrier yang kuat berfungsi sebagai pelindung kulit, mencegah iritasi dan sensitivitas.

Niacinamide.

Meskipun konsentrasinya tidak disebutkan, Niacinamide dalam kadar 2% saja sudah sangat efektif. Bahan ini berfungsi sebagai cell-communicator, meratakan warna kulit, mendorong sintesis ceramide, memperkuat skin barrier, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne.

Allantoin.

Allantoin merupakan bahan yang umum digunakan karena manfaatnya yang baik untuk kulit. Ia sangat efektif menenangkan kulit sensitif dan iritasi, meminimalkan efek samping dari bahan aktif lain, serta membantu proses penyembuhan luka.

Sodium Hyaluronate.

Sebagai skin identical ingredient, Sodium Hyaluronate berperan penting dalam menghidrasi kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung lebih tenang dan tidak mudah rewel.

Fomes Officinalis Extract.

Ekstrak jamur ini mengandung senyawa astringen dan pengontrol minyak, menjadikannya cocok untuk merawat kulit berminyak dan pori-pori besar. Keunggulannya, ekstrak ini tidak menyebabkan kulit kering karena juga berfungsi sebagai pelembap dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit.

Hexamidine Diisethionate

Bahan ini memiliki spektrum antimikroba yang luas, mampu menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi. Sangat bermanfaat bagi kulit berjerawat karena dapat mengatasi bakteri penyebab jerawat. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai pengawet dalam formulasi.

Bahan Pelengkap

  • Aqua.
  • Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, membantu penyerapan formula, dan humektan. Meskipun turunan minyak bumi, bahan ini sering dikaitkan sebagai iritan.
  • DMDM Hydantoin. Pengawet yang melepaskan sedikit formalin, dengan konsentrasi maksimum 1% dan formalin yang dilepaskan di bawah 0,2%.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Tetrasodium EDTA. Berfungsi menetralisir ion logam dari air yang dapat mengganggu kestabilan formula.
  • Parfum.

Kesimpulan

Kelebihan:

  • Ingredients yang simpel dan efektif.
  • Kombinasi pitera, niacinamide (ceramide booster), allantoin, dan sodium hyaluronate sangat baik untuk memulihkan skin barrier, menenangkan kulit iritasi dan sensitif.
  • Mengandung satu bahan pencerah.
  • Formula oil-free dan non-comedogenic.
  • Tekstur sangat cair, tanpa agen pengental.
  • Cocok untuk semua tipe kulit, termasuk kulit berminyak berkat kandungan pengontrol minyaknya.
  • Memiliki manfaat antibakteri untuk kulit berjerawat.
  • Bebas alkohol.

Kekurangan:

  • Tidak fungal acne safe karena mengandung Peg-40 hydrogenated castor oil.

Sumber referensi: Incidekoder, Paula’s Choice, Skindex, Wikipedia.

Artikel menarik Lainnya