Home » Whitelab Mugwort: Cek Kandungan Bahan Masker Pori

Whitelab Mugwort: Cek Kandungan Bahan Masker Pori

Whitelab Mugwort: Cek Kandungan Bahan Masker Pori

Skincapedia.com – Whitelab Mugwort Pore Clarifying Mask hadir sebagai alternatif lokal yang menarik, menawarkan manfaat serupa dengan produk populer seperti Axis Y Mugwort. Produk ini diperkaya dengan ekstrak mugwort dan berbagai ekstrak tumbuhan lainnya yang kaya antioksidan dan bersifat menenangkan, menjadikannya cocok untuk berbagai jenis kulit.

Produk ini diklaim sebagai “Axis Y-nya Indonesia”, menawarkan formulasi yang kaya akan ekstrak mugwort dan berbagai ekstrak tumbuhan lain yang kaya akan antioksidan serta memiliki sifat calming. Hal ini menjadikannya pilihan yang cocok untuk semua jenis kulit.

Whitelab Mugwort Clarifying Pore Mask. Foto by riapspth FD Member

Perbandingan harga yang ditawarkan cukup menarik, di mana dengan harga sekitar Rp 75.000 untuk kemasan 50 gram, produk ini memberikan nilai yang sangat baik, bahkan disebut-sebut “masih kembalian” dibandingkan dengan produk sejenis lainnya.

Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating tinggi sebesar 4,9 bintang, dengan 98% dari 284 pengguna merekomendasikan produk ini.

Penjelasan Ingredients Whitelab Mugwort Mask

Ingredients:

Aqua, Kaolin, Glycerin, Bentonite, Propylene Glycol, Magnesium Aluminum Silicate, Niacinamide, Artemisia Vulgaris Extract, Acrylates Copolymer, Salicylic Acid, Sodium Carboxymethylcellulose, Camellia Sinensis Leaf Powder, Allantoin, Parfum, DMDM Hydantoin, Butylene Glycol, Sodium Hyaluronate, Avena Sativa Kernel Oil, Saccharomyces/ oryza sativa ferment, Centella asiatica extract, Betaglucan, Scutellaria baicalensis root extract, Polygonum cuspidatum root extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Glycyrrhiza Uralensis Root Extract, Rosmarinus officinalis extract, Hexanediol, Ethylhexylglycerin.

Bahan Aktif

Kaolin.

Merupakan salah satu bahan utama dalam clay mask. Kaolin memiliki kemampuan purifikasi dan detoksifikasi yang baik, serta merupakan penyerap minyak (oil absorbent) yang lembut. Jenis clay ini ideal untuk kulit kering dan sensitif.

Bentonite.

Bentonite sering dipasangkan dengan kaolin dalam produk clay mask. Clay ini memiliki kemampuan penyerap minyak yang sangat kuat, menjadikannya ideal untuk kulit berminyak.

Niacinamide.

Dikenal juga sebagai Vitamin B3, niacinamide efektif dalam mencerahkan kulit, melembapkan, meningkatkan sintesis ceramide, memperkuat skin barrier, mengatur sebum, dan memiliki sifat anti-jerawat. Konsentrasi 5% dapat memberikan manfaat anti-aging.

Salicylic Acid.

Merupakan BHA (Beta Hydroxy Acid) yang bekerja dengan menembus lapisan kulit untuk membuka sumbatan pori-pori, membersihkan kotoran, dan mengangkat minyak berlebih. Salicylic acid juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri.

Allantoin.

Senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing), sehingga sangat baik untuk merawat kulit yang iritasi dan sensitif.

Sodium Hyaluronate.

Merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin identical ingredient). Sodium hyaluronate memiliki kapasitas pengikatan air yang sangat baik, sangat efektif untuk merawat kulit kering dan dehidrasi.

Avena Sativa Kernel Oil.

Minyak biji oat ini mengandung asam lemak omega 3 dan 6 yang berfungsi memperbaiki dan melindungi skin barrier. Kandungan beta glucan, antioksidan, dan anti-inflamasi membuatnya ideal untuk kulit yang rentan eksim, kulit kering, iritasi, dan sensitif.

Saccharomyces/ oryza sativa ferment.

Dikenal juga sebagai ekstrak ragi, bahan ini mengandung kombinasi antioksidan flavonoid, beta glucan, vitamin, dan asam amino. Sifatnya yang calming, soothing, moisturizing, dan hydrating menjadikannya ideal untuk semua jenis kulit karena strukturnya mirip dengan komposisi skin-barrier.

Beta glucan.

Merupakan polisakarida yang diekstrak dari oat, fermentasi ragi, dan sumber lainnya. Beta glucan memiliki sifat menenangkan kulit (skin-soothing), anti-inflamasi, dan menghidrasi.

7 Plants Extract

Artemisia Vulgaris Extract.
Ekstrak mugwort menargetkan kulit kering, iritasi, sensitif, dan eczema-prone. Membantu menenangkan kulit yang gatal dan kemerahan, sekaligus mengurangi jerawat dan breakout. Mengandung vitamin A untuk regenerasi sel dan vitamin C untuk mencerahkan serta melindungi kulit.

Centella asiatica extract.
Ekstrak cica ini mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat memicu produksi NMF (Natural Moisturizing Factor) atau kelembapan alami kulit, serta bersifat anti-jerawat.

Scutellaria baicalensis root extract.
Ekstrak akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok, mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang merupakan antioksidan dan anti-inflamasi potensial.

Polygonum cuspidatum root extract,
Dikenal juga sebagai Japanese Knotweed, tanaman herbal pengobatan Tiongkok ini adalah salah satu sumber resveratrol, antioksidan kuat yang mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi.

Camellia Sinensis Leaf Extract
Komponen utama teh hijau adalah polyphenol, terutama catechin, yang memiliki kemampuan antioksidan, pelindung UV, dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu menghambat kerusakan DNA, mengaktivasi enzim perbaikan DNA, dan memiliki sifat antibakteri.

Glycyrrhiza Uralensis Root Extract,
Ekstrak akar manis ini populer sebagai bahan pencerah yang aman. Komponen utamanya adalah glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).

Rosmarinus officinalis extract,
Mengandung rosmarinic acid, flavonoids, phenolic acid, dan diterpenes. Berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi potensial, serta memiliki sifat antibakteri, astringent, dan toning.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Glycerin. Pelarut dan skin-identical ingredient.
  • Propylene Glycol. Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Magnesium Aluminum Silica. Sejenis clay yang berfungsi mengentalkan produk, menstabilkan formula, dan memiliki kemampuan menyerap minyak.
  • Acrylates Copolymer. Menambah kekentalan produk.
  • Sodium Carboxymethylcellulose. Menambah kekentalan produk.
  • Camellia Sinensis Leaf Powder. Bubuk teh hijau yang mungkin berfungsi sebagai scrub lembut.
  • Parfum
  • DMDM Hydantoin. Pengawet yang melepaskan formaldehida.
  • Butylene Glycol. Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Hexanediol. Pelarut dan preservatives booster.
  • Ethylhexylglycerin. Preservatives booster dan humektan.

Kesimpulan

✔️ Memiliki banyak bahan aktif dengan bahan aditif yang sederhana.
✔️ Kombinasi bahan aktifnya sebagian besar memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing), sehingga cocok untuk semua tipe kulit, terutama kulit sensitif.
✔️ Mengandung banyak antioksidan dari ekstrak tumbuhan yang merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan kulit.
✔️ Mengandung antibakteri dari salicylic acid dan ekstrak teh hijau.

✔️ Bebas alkohol.
✔️ Mampu mengontrol minyak tanpa membuat kulit kering.
✔️ Ideal untuk menenangkan kulit yang iritasi, sensitif, dan breakout.
✔️ Mengandung bubuk daun teh hijau yang dapat berfungsi sebagai scrub lembut saat membilas, membantu mengangkat sel kulit mati dan komedo.
✔️ Secara keseluruhan, Whitelab Mugwort dapat menjadi alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan Axis Y Mugwort.

Apakah bisa dipakai setiap hari?

Untuk kulit yang sangat berminyak dan berjerawat parah, penggunaan setiap hari mungkin bisa dilakukan hingga kondisi minyak dan jerawat berkurang.

 

Artikel menarik Lainnya