Home » Somethinc Resurrect Multibiome Serum: Cek Ingredients Rahasianya!

Somethinc Resurrect Multibiome Serum: Cek Ingredients Rahasianya!

Somethinc Resurrect Multibiome Serum: Cek Ingredients Rahasianya!

Skincapedia.com – Somethinc Resurrect Multibiome Serum hadir sebagai solusi inovatif untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit, terutama yang berkaitan dengan ketidakseimbangan mikrobiota kulit. Serum ini diformulasikan secara khusus untuk menetralkan dan menyeimbangkan kembali kondisi kulit, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang mengalami breakout. Gangguan keseimbangan mikrobiota kulit dapat dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup, termasuk penggunaan produk perawatan kulit yang kurang tepat, gesekan akibat penggunaan masker atau pakaian, bahkan proses shaving. Ketika ekosistem mikroba pada kulit terganggu, kulit menjadi lebih rentan, sensitif, dan tampak kusam.

Serum ini diperkaya dengan kombinasi pre-, pro-, dan post-biotic yang bekerja sinergis untuk memelihara keseimbangan mikrobiota kulit. Dengan demikian, kulit akan mendapatkan nutrisi yang optimal, terlihat lebih sehat, dan bercahaya.

Somethinc Resurrect Multibiome Serum. Sumber: Somethinc website

Produk ini hadir dalam dua pilihan ukuran, yaitu 20ml dengan harga Rp 89.000 dan ukuran 5ml dengan harga Rp 29.000.

#SKINSOLVER

Penjelasan Ingredients Somethinc Resurrect Multibiome Serum

Ingredients:


Water, Glycerin, Methylpropanediol, Lactococcus Ferment Lysate, Alpha-Glucan Oligosaccharide, Pentylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Polymnia Sonchifolia Root Juice, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Maltodextrin, Betaine, Adenosine, Xanthan Gum, Ethylhexylglycerin, Lactobacillus, Sodium Chloride, Phenylpropanol, Tromethamine, Levulinic Acid, Sodium Levulinate, Allantoin, Caffeine, Tocopherol.


Bahan Aktif

Lactococcus Ferment Lysate.

Bahan ini merupakan postbiotic yang diekstraksi dari hasil fermentasi bakteri Lactococcus lactis. Berdasarkan berbagai penelitian, Lactococcus Ferment Lysate (LFL) terbukti memberikan dampak positif terhadap regenerasi sel kulit dan memperkuat fungsi skin barrier. Selain itu, LFL juga berperan dalam merangsang produksi peptida yang memiliki sifat antimikroba, sehingga secara efektif meningkatkan kemampuan pertahanan alami kulit.

Alpha-Glucan Oligosaccharide.

Sebagai sebuah prebiotic, Alpha-Glucan Oligosaccharide berfungsi sebagai bahan pelindung kulit. Bahan ini diperoleh melalui sintesis enzimatik dari gula alami seperti sukrosa dan maltosa. Properti utamanya adalah sebagai skin hydrator yang mampu menstimulasi sel kulit untuk memproduksi peptida antimikroba, sekaligus mendukung pertumbuhan mikrobioma kulit yang sehat.

Polymnia Sonchifolia Root Juice.

Dikenal juga sebagai Jus Yacon, ekstrak akar tanaman ini kaya akan fructo-oligosaccharides (FOS), yang merupakan jenis prebiotic. Jus Yacon memiliki manfaat sebagai pelembap kulit (skin moisturizing) dan peningkat energi seluler (skin energizing) dengan cara menstimulasi metabolisme sel. Tak hanya itu, bahan ini juga berkontribusi dalam memperkuat mikrobioma kulit.

Betaine.

Betaine adalah turunan gula yang berasal dari bit. Bahan ini memiliki kemampuan proteksi dan melembapkan kulit. Keunikannya terletak pada fungsinya sebagai osmoprotektan, yang bertugas menjaga keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.

Adenosine.

Adenosine merupakan salah satu cell-communicating ingredient. Senyawa organik ini secara alami ditemukan dalam tubuh manusia dan berperan penting dalam memfasilitasi komunikasi antar sel. Manfaatnya bagi kulit meliputi percepatan penyembuhan luka, sifat antiinflamasi yang kuat, perlindungan kulit, serta membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dini.

Lactobacillus.

Sebagai salah satu jenis probiotic, Lactobacillus termasuk dalam kategori bakteri baik (gram positif). Bakteri ini memiliki peran vital dalam tubuh manusia, mulai dari membantu proses pencernaan di usus hingga menjaga keseimbangan flora di area kewanitaan. Dalam konteks skin microbiome, Lactobacillus berperan penting dalam menjaga ekosistem kulit, memperkuat skin barrier, dan meregulasi tingkat pH kulit, yang pada akhirnya meningkatkan imunitas kulit. Kehadiran bakteri baik ini sangat krusial untuk kesehatan kulit.

Allantoin.

Allantoin adalah senyawa alami yang memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing), antiinflamasi, dan membantu proses pemulihan luka pada kulit.

Caffeine.

Kafein dikenal sebagai stimulan alami. Ketika diaplikasikan pada kulit, kafein membantu melancarkan mikrosirkulasi, sehingga kulit tampak lebih segar dan bercahaya. Selain itu, kafein juga memiliki sifat menenangkan kulit.

Tocopherol.

Tocopherol, yang merupakan bentuk dari Vitamin E, berfungsi sebagai antioksidan. Bahan ini juga memiliki sifat melembapkan kulit dan memberikan perlindungan terhadap efek buruk sinar UV B. Selain itu, Tocopherol juga membantu melindungi formula produk agar tidak mudah teroksidasi.

Bahan pelengkap

  • Water
  • Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, skin identical, dan humektan.
  • Methylpropanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
  • Pentylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
  • 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
  • Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer: Pengental sintetis.
  • Maltodextrin: Pengental alami.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Sodium Chloride: Pengental ionik yang berfungsi menambah kekentalan formula.
  • Phenylpropanol: Senyawa alami yang berfungsi sebagai agen penyamar bau (masking), pelarut, dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster). Bahan ini membantu dalam menciptakan formula yang bebas pengawet.
  • Tromethamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Levulinic Acid: Pengawet alami yang berasal dari jagung. Merupakan pengawet food-grade yang aman bagi kesehatan, diklaim tidak menyebabkan alergi dan tidak mengganggu kinerja hormon.
  • Sodium Levulinate: Bentuk garam dari Levulinic Acid.

Kesimpulan

✔️Somethinc Resurrect Multibiome Serum memiliki keunggulan dengan kandungan pro-, pre-, dan post-biotic secara bersamaan.

Perbedaan Ketiganya:

🖍️Probiotic: Bakteri baik yang masih hidup, contohnya Lactobacillus.

🖍️Prebiotic: Nutrisi atau makanan yang dibutuhkan oleh probiotik untuk pertumbuhannya, contohnya Alpha-Glucan Oligosaccharide dan Polymnia Sonchifolia Root Juice.

🖍️Postbiotic: Komponen hasil metabolisme dari aktivitas probiotik, seperti enzim, asam organik, peptida, dan asam amino, yang bermanfaat untuk menjaga skin barrier dan imunitas kulit. Contohnya Lactococcus Ferment Lysate.

Ketiga komponen ini bekerja sama untuk menjaga keseimbangan ekosistem mikrobioma pada kulit. Hasilnya adalah peningkatan imunitas kulit, seperti skin barrier yang lebih kuat, kulit yang tidak mudah sensitif atau terinfeksi, serta kondisi kulit yang secara keseluruhan lebih sehat.

Pertanyaan menarik muncul mengenai kelangsungan hidup probiotik dalam produk skincare, terutama yang mengandung pengawet. Menemukan jawaban yang pasti mengenai hal ini memang tidak mudah.

Menjaga probiotik tetap hidup dalam formulasi produk perawatan kulit bukanlah perkara yang sederhana. Tanpa penggunaan pengawet, produk menjadi rentan terhadap kontaminasi. Sebaliknya, jika pengawet digunakan, bakteri baik pun berisiko ikut mati.

Menariknya, Somethinc memilih menggunakan pengawet berbahan dasar alami, yaitu Levulinic Acid dan Sodium Levulinate. Keunikan lain dari pengawet ini adalah kemampuannya membunuh bakteri aerob tanpa memengaruhi tingkat pH formula. Perlu diketahui, Lactobacillus termasuk dalam kategori bakteri anaerob.

Menurut kutipan dari Chemical Book:👇

🖍️What makes levulinic acid and sodium levulinate so popular among cosmetic manufacturers is the fact that it’s a potent antimicrobial agent that can kill off just about any aerobic microorganisms in your beauty products. At the same time, it WON’T affect the pH levels or the color of your beauty products. That makes it a highly valuable ingredient, one that works in the background to keep your beauty products from spoiling without altering the integrity of the products drastically.

Berdasarkan informasi ini, dapat disimpulkan bahwa kemungkinan besar pengawet yang digunakan tidak membunuh Lactobacillus. Semoga saja demikian.

Kembali ke topik..

✔️Sangat ideal untuk kondisi skin barrier rusak, kulit bermasalah, dan kulit bertekstur.

✔️Bebas alkohol
✔️Bebas Paraben
✔️Bebas pewangi (fragrance-free)
✔️Bebas minyak (oil-free)
✔️Aman untuk fungal acne.
✔️Aman untuk kulit sensitif

✔️Cocok untuk rutinitas pagi dan malam (Am/Pm routine)
✔️Dapat digunakan mulai usia 11 tahun.

❗Mengandung Sodium Chloride, yang berpotensi komedogenik. Namun, jika posisinya berada di urutan bahan yang lebih akhir, efek komedogeniknya dapat diabaikan.

✔️Dapat dibeli di Official Store

Artikel menarik Lainnya