Skincapedia.com – Whitelab kini menghadirkan produk terbarunya, Whitelab Intensive Care Serum, yang diformulasikan khusus sebagai serum anti-aging.
|
|
| Tekstur Whitelab Intensive Care Serum cenderung kental dan berwarna agak putih susu. Foto by ayuma Twitter@sukaskincarean |
Kandungan Utama:
Serum ini mengandalkan Granactive Retinoid 1% yang efektif dalam menyamarkan bekas jerawat serta tanda-tanda penuaan. Selain itu, kandungan Peptide berperan penting dalam meningkatkan elastisitas kulit dan merangsang produksi kolagen. Sementara itu, beta glucan diformulasikan untuk menjaga kehalusan dan kelembutan kulit.
Klaim Produk:
- Membantu memperbaiki tekstur kulit.
- Membantu menyamarkan bekas jerawat.
- Membantu menyamarkan tanda penuaan kulit, serta merawat kehalusan, kelembapan, dan kekencangan kulit wajah.
Cara Penggunaan:
Aplikasikan 2-4 tetes Whitelab Intensive Care Serum pada kulit wajah yang sudah bersih secara merata. Pada tahap awal penggunaan, disarankan untuk menggunakannya 2-3 kali dalam seminggu. Selanjutnya, dapat ditingkatkan penggunaannya setiap hari pada malam hari.
Produk ini mendapatkan rating 5 bintang dari 100% pengguna yang merekomendasikannya berdasarkan ulasan di Female Daily.
Dengan harga sekitar 95 ribu rupiah untuk kemasan 15ml, serum ini menawarkan nilai yang menarik.
Penjelasan Ingredients Whitelab Intensive Care Serum
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Aqua, isohexadecane, caprylic/capric triglyceride, propanediol, niacinamide, polyacrylamide, aluminum starch octenylsuccinate, hydroxypinacolone retinoate, glyserine, trimethyl pentabediol/adipic acid copolymer, peg-6 caprylic/capric glycerides, c13-14 isoparaffin, c9-11 pareth-6, sodium PCA, DMDM hydantoyn, dimethyl isosorbide, allantoin, dipotassium glycyrrhizate, palmitoyl tripeptide-1, palmitoyl tetrapeptide-7, beta glucan, sodium hyaluronate, xanthan gum, parfum
Bahan Aktif Unggulan
Niacinamide.
Kombinasi niacinamide dengan retinol dapat membantu mengurangi potensi iritasi dan kekeringan yang seringkali disebabkan oleh penggunaan retinol. Dengan perpaduan ini, manfaat dari kedua bahan aktif dapat dinikmati dengan efek samping retinol yang lebih minimal.
HydroxyPinacolone Retinoate.
Dikenal juga dengan nama dagang Granactive Retinoid. Jika pada kemasan tertera 1% Granactive Retinoid, ini berarti komposisinya terdiri dari 0,1% HPR dan 0,9% dimethyl isosorbide yang berfungsi sebagai pelarut sekaligus peningkat efektivitas bahan aktif.
Fakta menarik mengenai HPR (HydroxyPinacolone Retinoate):
- Merupakan bentuk terbaru dari Vitamin A.
- Merupakan turunan ester dari retinoic acid.
- Dapat bekerja langsung pada kulit seperti retinoic acid tanpa perlu diubah terlebih dahulu.
- Meskipun efektif, HPR cenderung lebih lembut dan tidak mudah mengiritasi kulit.
- Karena kemampuannya yang mirip retinoid acid dan tidak memerlukan konversi, HPR dapat dianggap lebih efektif dibandingkan retinol meskipun dalam konsentrasi yang lebih rendah.
- HPR memiliki stabilitas yang baik, mudah diformulasikan, dan tetap efektif bekerja di kulit hingga 15 jam.
Allantoin.
Senyawa ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin-soothing) dan anti-inflamasi. Allantoin juga mendukung proses penyembuhan luka dan dapat membantu meredakan efek samping dari bahan-bahan yang berpotensi mengiritasi seperti retinol, alkohol, pewangi, atau AHA.
Dipotassium Glycyrrhizate.
Merupakan bentuk garam natrium dari senyawa glycyrrhizin yang diekstrak dari tanaman licorice. Bahan ini berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan penenang kulit (skin-soothing). Sering digunakan dalam perawatan kulit yang rentan terhadap eksim dan rosacea.
Palmitoyl Tripeptide-1,
Palmitoyl Tetrapeptide-7.
Kedua bahan ini adalah peptida yang dikenal dengan nama dagang Matrixyl 3000. Tersusun dari beberapa asam amino, seperti glycine-histidine-lysine-glycine-glutamine-proline-arginine. Keduanya bekerja secara sinergis untuk merangsang sintesis kolagen, mengurangi kerutan, dan membuat kulit tampak lebih muda.
Beta Glucan.
Dapat ditemukan pada dinding sel ragi, jamur, seaweeds, dan sereal, termasuk oatmeal. Beta glucan memiliki peran sebagai agen penenang kulit (skin-soothing), pelembap, antioksidan, dan anti-aging. Sangat cocok untuk kulit sensitif.
Sodium Hyaluronate.
Merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin-identical) dan termasuk dalam NMF (natural moisturizing factor). Kemampuannya mengikat air sangat baik dalam menghidrasi kulit, membentuk lapisan pelindung (skin-protectant), membantu proses perbaikan diri kulit, serta meningkatkan pertahanan alami kulit (self-defence). Kulit yang terhidrasi dengan baik dapat berfungsi secara optimal.
Bahan Pelengkap (Pendukung Formulasi)
- Aqua (Air)
- Isohexadecane. Berfungsi sebagai pelarut dan emolien.
- Caprylic/Capric Triglyceride. Emolien bertekstur ringan dan tidak lengket, cocok untuk semua jenis kulit.
- Propanediol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan. Merupakan alternatif alami dari propylene glycol yang terbuat dari gula jagung.
- Polyacrylamide. Berfungsi untuk menambah kekentalan formula.
- Aluminum Starch Octenylsuccinate. Berbentuk bubuk putih, berfungsi sebagai agen anti-gumpal, penyerap, dan penambah kekentalan formula.
- Glycerine. Pelarut, bahan identik kulit, dan humektan.
- Trimethyl Pentabediol/Adipic Acid Copolymer. Berfungsi sebagai texture enhancer atau penambah kekentalan formula.
- PEG-6 Caprylic/Capric Glycerides. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- C13-14 Isoparaffin. Emolien, pelarut, dan penambah kekentalan produk.
- C9-11 Pareth-6. Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Sodium PCA. Bahan identik kulit, humektan, dan termasuk dalam NMF (natural moisturizing factor).
- DMDM Hydantoin. Pengawet yang melepaskan formaldehida, digunakan dalam konsentrasi hingga 1%.
- Dimethyl Isosorbide. Merupakan pasangan HPR dalam Granactive Retinoid, berfungsi sebagai actives-booster. Mampu menembus jauh ke dalam kulit untuk membantu penyerapan HPR.
- Xanthan Gum. Berfungsi untuk menambah kekentalan formula.
- Parfum (Pewangi)
Kesimpulan
✔️ Mengandung dua agen pencerah kulit.
✔️ Jika HPR bekerja seperti Retinoic Acid, serum ini berpotensi memberikan manfaat:
- Mencerahkan warna kulit,
- Merangsang sintesis kolagen,
- Anti-aging,
- Memicu pergantian sel kulit (cell-turnover),
- Mengurangi tampilan kerutan,
- Mengontrol sebum,
- Menyamarkan ukuran pori-pori,
- Anti-jerawat,
- Antioksidan, dan lain sebagainya.
- Vitamin A memang memiliki banyak sekali manfaat sehingga sering dijuluki sebagai “Ratu” bahan perawatan kulit.
✔️ Dapat berfungsi sebagai serum anti-aging, didukung oleh setidaknya dua bahan peningkat kolagen, yaitu granactive retinoid dan matrixyl 3000.
✔️ Berdasarkan kombinasi bahan-bahannya, serum retinol ini tergolong lembut, cenderung tidak mengiritasi, dan ideal untuk semua jenis kulit.
✔️ Disarankan untuk tetap menggunakannya pada malam hari karena potensi fotosensitivitas yang mungkin disebabkan oleh retinoid.
✔️ Bebas alkohol (No alcohol).
✔️ Bebas minyak (Oil-free).
✔️ Formula tidak menyumbat pori (Non-comedogenic).
✔️ Aman untuk fungal acne (Fungal acne safe).
✔️ Gunakan sesuai petunjuk pemakaian yang disarankan.
Tekstur yang sedikit keputihan kemungkinan disebabkan oleh kandungan aluminum starch octenylsuccinate, yang fungsinya telah dijelaskan sebelumnya.☝️😊
Perlu diingat, kulit kering atau mengalami purging masih bisa muncul, karena ini adalah reaksi alami ketika sel kulit “dipaksa” untuk berganti.
❗ Serum ini kurang sesuai untuk ibu hamil karena dikhawatirkan kandungan retinoidnya dapat memengaruhi perkembangan janin.
✔️ Dapatkan penawaran harga terbaik di Official store.
Sumber referensi: Incidekoder, skiningredients.com, Paula’s Choice, Female Daily, Wikipedia, dan mesin pencari Google.

