Home » dr. Brandon Ageless Retinol Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

dr. Brandon Ageless Retinol Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

dr. Brandon Ageless Retinol Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Skincapedia.com – Memahami kandungan bahan dalam produk perawatan kulit adalah kunci untuk memilih yang tepat. Kali ini, Skincapedia.com akan mengulas secara mendalam Dr. Brandon Ageless Retinol Serum, sebuah produk yang diklaim mampu mengatasi jerawat dan tanda-tanda penuaan dini.

Dr. Brandon Ageless Retinol Serum

Dr. Brandon Ageless Retinol Serum. Sumber: shopee

Produk ini dideskripsikan sebagai serum yang mengandung retinol dari bahan alami, dirancang untuk merawat jerawat dan masalah penuaan dini. Keunggulannya diklaim cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak, serta mampu menstimulasi produksi kolagen dan memperbaiki tekstur kulit.

Adapun klaim utama dari serum ini meliputi:

  • Membantu perawatan jerawat.
  • Merangsang produksi kolagen.
  • Mencerahkan kulit.
  • Mengobati dan mencegah timbulnya milia.
  • Merangsang regenerasi sel kulit baru.

Dengan harga sekitar Rp49.000 untuk kemasan 20ml, serum ini menawarkan potensi manfaat yang cukup menarik.

Penjelasan Ingredients Dr. Brandon Ageless Retinol Serum

Ingredients:

Aqua DM, carboxyethyl Acrylate crosspolymer, peg-40 hydrogenated Castor oil, butylene Glycol, retinol, vitamin A, tocopherol acetate, bakuchiol, DMDM Hydantoyn.

Bahan Aktif

retinol

Retinol, yang merupakan bentuk murni dari Vitamin A, dikenal sebagai ‘ratu-nya’ anti-aging. Namun, retinol sendiri belum aktif secara langsung pada kulit. Ia memerlukan proses konversi di dalam kulit menjadi retinaldehyde, kemudian menjadi retinoic acid agar dapat bekerja optimal. Proses konversi ini memicu sintesis kolagen, menghaluskan tekstur kulit, dan meratakan warna kulit. Meski efektif, retinol terkadang dapat menimbulkan efek samping seperti kulit kering, perih, mengelupas, dan peningkatan sensitivitas terhadap cahaya matahari (fotosensitif).

Dalam hal potensi, retinol memiliki kekuatan 20 kali lebih poten dibandingkan retynyl palmitate, namun 10-20 kali kurang poten dibandingkan Retinoic acid. Konsentrasi retinol dalam produk perawatan kulit umumnya berkisar antara 0,01% hingga 1%.

vitamin A.

Penulisan “Vitamin A” saja dalam daftar bahan (ingredients list) kurang spesifik dan tidak sesuai standar INCI (International Nomenclature Cosmetic Ingredients). Golongan Vitamin A mencakup berbagai turunan seperti retynyl palmitate, retynyl proprionate, Retynyl acetate, retinol, dan Retinoic acid. Tanpa spesifikasi lebih lanjut, sulit untuk menguraikan peran pastinya dalam formulasi ini. Secara umum, Vitamin A dikenal berperan dalam regenerasi sel, perataan warna kulit, dan pencegahan penuaan dini.

tocopheryl acetate.

Ini adalah bentuk Vitamin E. Sebagai antioksidan, Tocopheryl Acetate berfungsi melembapkan kulit dan melindunginya dari efek buruk paparan sinar UV.

bakuchiol.

Bakuchiol adalah senyawa alami yang diekstrak dari tanaman babchi. Meskipun secara kimiawi berbeda dari retinol, bakuchiol memberikan efek yang menyerupai retinol. Oleh karena itu, senyawa ini sering disebut sebagai alternatif retinol yang lebih aman dan alami, terutama bagi individu yang sensitif terhadap retinol.

Bahan Pelengkap

  • Aqua DM: Air demineralisasi sebagai pelarut utama.
  • Carboxyethyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang berfungsi untuk menambah kekentalan formula serum.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Berfungsi sebagai pengemulsi, membantu mencampurkan bahan-bahan yang tidak larut dalam air.
  • Butylene Glycol: Bahan multifungsi yang berperan sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit, dan juga sebagai humektan yang menarik kelembapan.
  • DMDM Hydantoin: Pengawet yang bekerja dengan melepaskan sedikit formaldehida untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.

Kesimpulan

✔️Dr. Brandon Ageless Retinol Serum hadir dengan kombinasi dua bahan aktif utama yang potensial: retinol dan bakuchiol. Namun, menariknya, produk ini tidak mencantumkan peptida dalam daftar bahan aktifnya, meskipun informasi pada kemasan mungkin mengindikasikan sebaliknya. Hal ini senada dengan pola yang terkadang ditemukan pada produk Dr. Brandon lainnya, di mana terdapat ketidaksesuaian antara klaim pada kemasan dan daftar bahan yang tertera.

Produk ini bebas dari alkohol, pewangi (fragrance), dan paraben, yang merupakan poin positif bagi sebagian pengguna.

❗Namun, formulasi serum ini tergolong sangat sederhana untuk sebuah produk berbasis retinol. Keberhasilan produk retinol tidak hanya bergantung pada bahan aktifnya, tetapi juga pada formulasi yang tepat. Idealnya, serum retinol memerlukan tambahan bahan seperti emollient, humektan, dan agen penenang (soothing agents) untuk meminimalkan efek samping kulit kering dan iritasi yang seringkali ditimbulkan oleh retinol. Selain itu, bahan tambahan lain diperlukan untuk menjaga kestabilan retinol itu sendiri.

❗Konsentrasi retinol dalam serum ini tidak dijelaskan secara rinci, sehingga menyulitkan pengguna untuk mengantisipasi potensi efek yang mungkin timbul.

❗Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.

❗Adanya ketidaksesuaian informasi antara kemasan kardus, botol, dan daftar bahan menjadi catatan penting yang perlu diwaspadai pengguna.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, nomor BPOM hanya tercantum pada produk serum niacinamide, sedangkan untuk serum retinol belum terdaftar (berdasarkan konfirmasi dari layanan pelanggan, beberapa produk Dr. Brandon masih dalam proses pendaftaran BPOM). Pengguna disarankan untuk melakukan patch test sebelum penggunaan rutin dan memulai penggunaan secara bertahap.

Meskipun demikian, serum ini diklaim ramah untuk kulit sensitif dan dapat digunakan mulai usia 15 tahun, dengan kemungkinan persentase retinol yang rendah. Penggunaannya sangat disarankan untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. Skincapedia.com selalu menganjurkan pembelian produk asli dari toko resmi untuk menjamin kualitas dan keaslian produk.

Artikel menarik Lainnya