Skincapedia.com – True To Skin menghadirkan inovasi terbaru dalam perawatan kulit melalui produk Mugwort Cica Essence Toner. Diformulasikan dengan keseimbangan pH yang optimal dan diperkaya oleh bahan-bahan alami, toner ini hadir dalam tekstur essence yang ringan namun efektif. Keunggulannya terletak pada kemampuannya untuk melembapkan kulit, mengatasi masalah jerawat, serta menenangkan kulit yang mengalami inflamasi, menjadikan kulit terasa lebih halus dan terhidrasi.
|
|
| True To Skin Mugwort Cica Essence Toner. Sumber: Shopee. |
Produk unggulan ini mengandalkan tiga bahan utama yang telah teruji khasiatnya: Mugwort, Cica, dan Cactus Extract. Dengan harga yang ditawarkan sekitar Rp84.000 untuk kemasan 100ml, toner ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari solusi perawatan kulit efektif.
Penjelasan Mendalam Mengenai Komposisi True To Skin Mugwort Cica Essence Toner
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, methylpropanediol, butylene Glycol, Propylene Glycol, panthenol, Aloe barbadensis leaf extract, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, Camellia sinensis leaf extract, glycyrrhiza glabra root extract, chamomila recutita (matricaria) flower extract, artemisia capillaris extract, rosmarinus officinalis Rosemary leaf extract, glyserine, 1,2 hexanediol, opuntia focus indica extract, sodium hyaluronate, tetrapeptide-44, pentylene Glycol, caprylyl Glycol, ethylhexylglycerin, phenoxyethanol, hydroxyethyl cellulose, dipotassium glycyrrhizate, disodium edta, sodium nitrate, glyoxal
Mengupas Tuntas Bahan Aktif Unggulan:
Panthenol (Pro-Vitamin B5):
Sebagai humektan, Panthenol memiliki kemampuan luar biasa dalam melembapkan kulit. Ia juga berperan penting dalam produksi lipid yang esensial untuk menjaga integritas skin barrier. Sifat anti-inflamasinya yang kuat efektif menenangkan kulit dan dapat menetralkan potensi iritasi dari bahan aktif lain, menjadikannya komponen yang sangat berharga dalam formulasi skincare.
Aloe barbadensis leaf extract (Ekstrak Aloe Vera):
Dikenal sebagai pelembap alami yang superior, ekstrak Aloe Vera juga kaya akan antioksidan, vitamin A, C, dan E. Enzim-enzim di dalamnya tidak hanya menutrisi kulit, tetapi juga memberikan efek menenangkan, menyegarkan, serta mempercepat proses penyembuhan luka.
Polygonum cuspidatum root extract (Japanese Knotweed Root Extract):
Tanaman herbal tradisional Tiongkok ini merupakan sumber resveratrol, antioksidan kuat dari golongan polifenolik. Khasiatnya meliputi perlindungan terhadap kerusakan DNA akibat radikal bebas dan pengurangan tanda-tanda iritasi pada kulit.
Scutellaria baicalensis root extract (Skullcap Root Extract):
Ekstrak akar Skullcap kaya akan flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi yang signifikan.
Camellia sinensis leaf extract (Ekstrak Green Tea):
Komponen utamanya, polifenol khususnya katekin, memberikan kemampuan antioksidan, perlindungan terhadap sinar UV, efek antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Ekstrak ini juga terbukti mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.
Glycyrrhiza glabra root extract (Ekstrak Akar Manis/Licorice):
Bahan ini merupakan bintang dalam mencerahkan kulit, bahkan diklaim lebih efektif dan aman dibandingkan hidrokuinon, terutama pada konsentrasi tinggi.
Chamomila recutita (matricaria) flower extract (Ekstrak Bunga Chamomile Jerman):
Mengandung bisabolol dan terpenoid chamazulene yang memiliki sifat anti-inflamasi. Selain itu, senyawa antioksidan seperti matricine, apigenin, dan luteolin juga hadir dalam ekstrak ini.
Artemisia capillaris extract:
Sangat ideal untuk kulit kering, iritasi, sensitif, dan rentan eksim. Ekstrak ini melembapkan, menutrisi, dan melindungi kulit, serta efektif menenangkan rasa gatal dan kemerahan, sekaligus membantu mengatasi jerawat dan breakout. Kandungan Vitamin A mendukung regenerasi sel, sementara Vitamin C mencerahkan dan melindungi kulit.
Rosmarinus officinalis (Rosemary) leaf extract:
Dengan komponen bioaktif seperti asam rosmarinic, flavonoid, asam fenolik, dan terpenoid, ekstrak rosemary menawarkan khasiat antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, serta sifat astringent dan toning.
Opuntia ficus indica extract (Ekstrak Prickly Pear):
Ekstrak dari buah kaktus ini memiliki properti menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, melembapkan, menutrisi, dan memberikan efek anti-aging.
Sodium Hyaluronate:
Sebagai bahan yang identik dengan kulit, Sodium Hyaluronate memiliki kemampuan luar biasa mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya. Senyawa ini menarik kelembapan dari udara dan menahannya di kulit, menjaga hidrasi, elastisitas, serta fungsi skin barrier.
Tetrapeptide-44:
Peptida alami ini memiliki sifat anti-inflamasi, efektif mengurangi iritasi, dan menghambat sensitivitas kulit.
Dipotassium Glycyrrhizate:
Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman licorice ini sangat baik untuk menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, iritasi, dan sensitivitas.
Bahan Pelengkap yang Mendukung Formulasi:
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Methylpropanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Propylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, penguat pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Pentylene Glycol: Pelarut dan penguat pengawet.
- Caprylyl Glycol: Emolien dan penguat pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Penguat pengawet dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Hydroxyethyl Cellulose: Pengental alami.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menstabilkan formula dengan menetralkan ion logam.
- Sodium Nitrate: Pengawet.
- Glyoxal: Agen antimikroba, merupakan pengawet jenis formaldehyde releaser.
Kesimpulan dan Pertimbangan Penting
✔️ True To Skin Mugwort Cica Essence Toner diperkaya dengan 13 bahan aktif yang fokus pada efek menenangkan kulit (skin soothing), menghidrasi (hydrating), dan perlindungan antioksidan.
✔️ Diklaim mampu mendukung kesehatan skin barrier.
✔️ Formulanya bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic), sehingga aman untuk kulit berminyak dan berjerawat.
✔️ Memiliki pH seimbang sekitar 5-6, yang mendekati pH alami kulit.
✔️ Bebas alkohol, bebas pewangi (fragrance-free), dan bebas paraben.
✔️ Aman untuk penderita fungal acne (fungal acne safe).
❗Perhatian terhadap Glyoxal: Produk ini mengandung glyoxal, yang berpotensi menjadi alergen dan toksik. Berdasarkan skor EWG (Environmental Working Group), glyoxal memiliki skor 9, setara dengan propyl paraben. Namun, data penelitian mengenai keamanan glyoxal dalam produk kosmetik masih terbatas, sehingga panel ahli CIR (Cosmetic Ingredient Review) belum dapat menyimpulkan keamanannya secara definitif pada produk kosmetik.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa glyoxal tergolong jarang digunakan dibandingkan pengawet jenis formaldehyde releaser lainnya seperti DMDM hydantoin atau imidazolidinyl Urea. Berdasarkan jurnal dari Researchgate (tahun 2000), panel ahli menyatakan glyoxal aman digunakan pada cat kuku dengan konsentrasi maksimum 1,25%. Jurnal tersebut berasal dari tahun 1995, yang tergolong cukup lama.

Untungnya, glyoxal ditempatkan pada urutan terakhir dalam daftar komposisi, mengindikasikan konsentrasinya yang sangat rendah dalam produk.

Faktor penting lainnya adalah produk True To Skin telah terdaftar di BPOM, teruji secara dermatologis, serta memiliki sertifikasi vegan, ramah untuk ibu hamil dan menyusui, serta halal. Hal ini menambah kepercayaan konsumen terhadap keamanan dan kualitas produk.

