Skincapedia.com – Skincare kini semakin inovatif dengan kehadiran berbagai merek baru yang menawarkan solusi perawatan kulit berbasis riset ilmiah. Salah satunya adalah Skintific, sebuah brand yang diformulasikan di Kanada dengan teknologi paten Triangle Trilogy Effect (TTE). Teknologi ini diklaim bekerja cepat namun tetap aman bagi kesehatan skin barrier.
Salah satu produk unggulan Skintific yang menarik perhatian adalah 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner. Produk ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah kulit kering secara efektif, sekaligus menjaga integritas skin barrier.
|
|
| Skintific 4D Hyaluronic acid Barrier Essence. Sumber: shopee |
SKINTIFIC 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner merupakan essence toner yang memadukan tiga kandungan aktif utama: Hyaluronic Acid, Ceramide, dan Centella Asiatica. Kombinasi ini bertujuan untuk menghidrasi kulit secara cepat tanpa mengorbankan kesehatan skin barrier. Keunggulan utama produk ini terletak pada Teknologi Hymagic™-4D, sebuah inovasi yang menggabungkan empat jenis Hyaluronic Acid berbeda. Keempat jenis Hyaluronic Acid ini bekerja secara sinergis untuk menghidrasi setiap lapisan kulit, mulai dari permukaan hingga lapisan terdalam. Hasilnya, kulit menjadi lebih terhidrasi, lembap, segar, serta diperkuat.
Produk ini memiliki beberapa klaim utama:
- Memberikan hidrasi secara instan.
- Mengatasi masalah kulit dehidrasi dalam 10 detik.
- Memberikan hidrasi dan kelembapan secara intensif.
- Memberikan kelembapan yang tahan lama selama 18 jam.
- Menenangkan kulit.
- Memperkuat skin barrier.
Penjelasan Ingredients Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence
Ingredients:
Aqua, dipropylene Glycol, peg/ppg-17/6 Copolymer, peg/PPG/polybutylene Glycol -8/5/3 glyserine, sodium hyaluronate, sodium acetylated hyaluronate hydrolized sodium hyaluronate, hyaluronate crosspolymer, Centella Asiatica extract, ceramide EOP, ceramide ns/ng, ceramide Ap, hydrogenated Lecithin ceramide as, ceramide NP, panthenol, allantoin, Chlorphenesin, pullulan, ethylhexylglycerin, hydroxyethyl cellulose, glyserine, trehalose, sophora flavescent root extract,opuntia focus indica stem extract, ophiopogon japonicus root extract, pentylene Glycol, 1,2-hexanediol, disodium edta, butylene Glycol, sodium acetate, cellulose, gentiana scabra extract.
Bahan Aktif
Sodium Hyaluronate
Ini adalah bahan yang identik dengan kulit dan memiliki kemampuan luar biasa dalam mengikat air. Untuk setiap 6 gram Hyaluronic Acid, ia mampu mengikat hingga 6 liter air, menjadikannya humektan yang sangat efektif.
Sodium Acetylated Hyaluronate
Merupakan tipe Hyaluronic Acid yang molekulnya telah dimodifikasi. Bahan ini menawarkan daya kelembapan yang lebih baik, meningkatkan elastisitas kulit, menghaluskan tekstur kulit, dan berkontribusi dalam memperbaiki skin barrier. Dosis rekomendasinya berkisar antara 0,01-0,1%.
Hydrolyzed Sodium Hyaluronate
Tipe sodium hyaluronate ini memiliki ukuran partikel nano, memungkinkannya menembus lapisan kulit lebih dalam untuk hidrasi yang lebih efektif.
Sodium Hyaluronate Crosspolymer
Memiliki kemampuan mengikat air 3-5 kali lebih kuat dibandingkan Hyaluronic Acid biasa. Hal ini menghasilkan kelembapan yang lebih baik dan tahan lama.
Centella Asiatica Extract
Dikenal luas sebagai ekstrak cica, bahan ini memiliki sifat menenangkan (soothing) dan anti-inflamasi yang sangat baik. Ia juga dapat menstimulasi produksi Natural Moisturizing Factor (NMF) dalam kulit dan memiliki properti penyembuhan luka. Sangat cocok untuk merawat kulit yang iritasi, kemerahan, sensitif, dan berjerawat.
Mengandung 5 jenis Ceramide:
- Ceramide EOP.
- Ceramide NS/NG.
- Ceramide AP.
- Ceramide AS.
- Ceramide NP.
Kelima jenis ceramide ini merupakan bagian dari 9 jenis ceramide yang membentuk sekitar 30-50% lipid skin barrier. Bekerja secara sinergis, mereka membantu melindungi dan memperbaiki fungsi skin barrier.
Panthenol
Dikenal juga sebagai Pro-Vitamin B5, Panthenol berfungsi sebagai pelembap (moisturizer) dan humektan. Ia membantu kulit dalam memproduksi lipidnya sendiri, serta memiliki sifat menenangkan dan anti-inflamasi.
Allantoin
Merupakan senyawa alami yang memiliki sifat menenangkan kulit, anti-inflamasi, dan membantu dalam proses pemulihan luka.
Sophora Flavescent Root Extract
Mengandung senyawa oxymatrine yang memiliki spektrum antibakteri luas, sifat anti-inflamasi, dan anti-acne.
Opuntia Ficus Indica Stem Extract
Ekstrak dari kaktus ini memiliki properti menghidrasi dan menenangkan kulit.
Ophiopogon Japonicus Root Extract
Ekstrak akar tanaman ini kaya akan saccharide yang baik untuk menghidrasi kulit dan melindunginya dari kekeringan, serta memiliki properti moisture-boost.
Gentiana Scabra Extract
Mengandung antioksidan dan senyawa antibakteri, serta bersifat anti-inflamasi. Sangat baik untuk menenangkan kulit yang iritasi dan kemerahan. Bahan ini juga memiliki kemampuan menghambat enzim tyrosinase yang memproduksi melanin, sehingga cocok untuk perawatan anti-acne dan pencegahan Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH).
Bahan Pelengkap
- Aqua
- Dipropylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- PEG/PPG-17/6 Copolymer: Berfungsi sebagai pelarut dan emollient.
- PEG/PPG/Polybutylene Glycol -8/5/3 Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, pengemulsi, dan humektan.
- Hydrogenated Lecithin: Berfungsi sebagai emollient, pengemulsi, dan membantu menstabilkan bahan lain dalam formula.
- Chlorphenesin: Berfungsi sebagai pengawet.
- Pullulan: Polimer polisakarida yang larut dalam air, berasal dari fermentasi jamur. Berfungsi menciptakan lapisan tipis yang elastis, menyerap kelembapan, memberikan efek instant tightening, dan berfungsi sebagai pengental alami dengan efek seperti silikon.
- Ethylhexylglycerin: Berfungsi sebagai penguat pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- Hydroxyethyl Cellulose: Berfungsi sebagai pengental alami.
- Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan.
- Trehalose: Berfungsi sebagai humektan/pelembap.
- Pentylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut dan penguat pengawet.
- 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, penguat pengawet, dan humektan.
- Disodium EDTA: Berfungsi sebagai chelating agent untuk menetralkan ion logam agar tidak bereaksi dengan formula.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Sodium Acetate: Garam dari asam asetat yang berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster).
- Cellulose: Pengental alami yang juga memiliki properti penyerap minyak (oil absorbent).
Kesimpulan
✔️Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence mengandung 16 bahan aktif, dengan fokus pada 4 jenis Hyaluronic Acid dan 5 jenis Ceramide yang secara spesifik menargetkan perbaikan skin barrier, hidrasi kulit, dan efek menenangkan.
✔️Produk ini sangat direkomendasikan untuk kulit kering, dehidrasi, yang memiliki masalah skin barrier, atau kulit yang terasa kencang setelah mencuci muka.
✔️Dapat dilayer dengan produk skincare lain yang mengandung bahan aktif (actives) apa pun.
✔️Cocok untuk rutinitas pagi (AM) dan malam (PM).
✔️Bebas alkohol, bebas pewangi (fragrance), bebas paraben, dan bebas Essential Oil.
✔️Formulasi oil-free dan non-comedogenic.
✔️Fungal acne safe.
✔️Diklaim cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
✔️Secara umum, tidak mengandung bahan-bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.
✔️Produk ini dibuat di China dan sudah terdaftar di BPOM.
✔️Harga produk ini dibanderol sekitar Rp 99.000 untuk kemasan 100ml.
Review Pengguna
Berikut adalah beberapa ulasan produk Skintific 4D Hyaluronic Acid Barrier Essence Toner dari pengguna di Female Daily:

