Home » Skintific 2% Salicylic Acid Serum: Cek Ingredients Wajib Tahu

Skintific 2% Salicylic Acid Serum: Cek Ingredients Wajib Tahu

Skintific 2% Salicylic Acid Serum: Cek Ingredients Wajib Tahu

Skincapedia.com – Skintific 2% Salicylic Acid Anti Acne Serum hadir sebagai solusi komprehensif bagi permasalahan jerawat sekaligus menjaga kesehatan skin barrier. Serum ini diformulasikan secara inovatif dengan teknologi generasi terbaru ACSD Salicylic Acid yang mampu melepaskan bahan aktif secara perlahan. Hal ini bertujuan untuk memastikan efektivitas yang tahan lama sekaligus meminimalkan potensi iritasi pada kulit.

Lebih dari sekadar mengatasi jerawat, serum ini juga diperkaya dengan beragam zat aktif unggulan lainnya. Kandungan seperti 4% Niacinamide, Pionin, Centella, Ceramide, Peptide, dan Hyaluronic Acid bekerja sinergis untuk tidak hanya memberantas jerawat tetapi juga memperkuat skin barrier dan menjaga kelembapan kulit secara optimal.

Skintific 2% Salicylic acid Anti acne serum. Sumber: shopee

Produk ini mengklaim mampu mengatasi berbagai jenis jerawat, mengecilkan pori-pori, menenangkan kulit yang meradang, mengangkat sel kulit mati, memudarkan bekas jerawat, serta memperbaiki dan melembapkan kulit secara efektif. Dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp116.000 untuk kemasan 20ml, serum ini menawarkan nilai yang sangat baik.

Analisis Mendalam Komposisi Skintific 2% Salicylic Acid Anti Acne Serum

Daftar Lengkap Ingredients:

Water, Butylene Glycol, Niacinamide, Glycerine, PPG-10 Methyl Glucose Ether, Pentylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Salicylic Acid, Acacia Senegal Gum, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Triethanolamine, Methylpropanediol, Ectoin, Dipotassium Glycyrrhizate, Pionin, Ceramide AP, Ceramide NP, Ceramide NS/NG, Centella Asiatica Extract, Disodium EDTA, Tartaric Acid, Malic Acid, Peumus Boldus Leaf Extract, PPG-26-Buteth-26, Allantoin, o-Cymen-5-ol, Ethylhexylglycerin, Glyceryl Caprylate, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Menthol, Caprylyl Glycol, Xanthan Gum, Hydrolyzed Royal Jelly Protein, Oligopeptide-1, Sodium Hyaluronate, Glycolipids, Glycosphingolipids, Propanediol, Sodium Lactate, Glycolic Acid, Sucrose, Urea, Sodium Citrate, Phenoxyethanol.

Bahan Aktif Unggulan dan Manfaatnya:

Niacinamide 4%

Niacinamide, atau Vitamin B3, tidak hanya berperan sebagai pencerah kulit (skin brightening) tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dan mampu mengatur produksi sebum. Studi menunjukkan bahwa penggunaan 4% niacinamide selama delapan minggu efektif memperbaiki kondisi jerawat pada 82% partisipan, bahkan sedikit melampaui efektivitas 1% clindamycin gel.

2% Salicylic Acid

Sebagai Beta Hydroxy Acid (BHA), salicylic acid adalah agen eksfoliasi yang mampu menembus lapisan epidermis untuk membuka sumbatan pori-pori dan membersihkannya. Sifat anti-inflamasi dan kemampuannya dalam mengontrol minyak menjadikannya solusi efektif untuk jerawat, komedo, blackhead, serta membantu meratakan warna kulit.

Ectoin

Ectoin adalah asam amino alami yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang hidup di lingkungan ekstrem. Bahan ini memiliki manfaat anti-aging, anti-polusi, dan perlindungan terhadap stres lingkungan. Ectoin bekerja dengan mencegah kerusakan sel kulit, menstabilkan struktur protein dan sel, serta membantu memperbaiki kondisi kulit seperti iritasi, skin barrier yang bermasalah, kulit kering, kasar, dan tekstur tidak rata. Ectoin juga meningkatkan kemampuan pertahanan alami kulit.

Dipotassium Glycyrrhizate

Senyawa turunan dari tanaman licorice ini dikenal luas karena sifat anti-inflamasi dan menenangkannya pada kulit (skin soothing).

Pionin

Juga dikenal sebagai Polyquaternium-73, Pionin adalah agen antibakteri kuat yang efektif mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat. Bahan ini aman, non-iritan, dan bahkan dapat berfungsi sebagai pengawet yang lebih efektif daripada paraben.

Tiga Jenis Ceramide (Ceramide AP, Ceramide NP, Ceramide NS/NG)

Kombinasi ketiga ceramide ini sangat penting untuk melindungi, memperbaiki, dan memperkuat fungsi skin barrier kulit.

Centella Asiatica Extract

Ekstrak daun pegagan ini kaya akan komponen yang menstimulasi produksi Natural Moisturizing Factor (NMF) alami kulit, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Selain itu, ia juga memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan, dan antioksidan.

Tartaric Acid

Merupakan salah satu jenis Alpha Hydroxy Acid (AHA). Dalam konsentrasi tinggi, ia berfungsi sebagai eksfolian. Namun, pada konsentrasi rendah, ia membantu menjaga acid mantle kulit, serta bertindak sebagai antioksidan dan humektan.

Malic Acid

Juga merupakan jenis AHA yang ditemukan secara alami pada buah apel. Sifat dan fungsinya serupa dengan AHA pada umumnya, dengan perbedaan utama pada ukuran molekulnya.

Peumus Boldus Leaf Extract

Ekstrak daun boldo ini kaya akan antioksidan seperti boldine dan catechin. Memiliki kemampuan mengatur sebum, meminimalkan tampilan pori, serta menyeimbangkan flora kulit dengan mengaktifkan sintesis β-defensin.

Allantoin

Senyawa alami yang memiliki efek menenangkan kulit, mengurangi inflamasi, dan mendukung proses penyembuhan luka.

o-Cymen-5-ol

Dikenal juga sebagai isopropyl methylphenol, ini adalah agen antimikroba yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri, termasuk P. acnes, bahkan pada konsentrasi rendah.

Hydrolyzed Royal Jelly Protein

Protein royal jelly yang telah dipecah menjadi molekul lebih kecil agar mudah diserap kulit. Memberikan kelembapan, nutrisi, perlindungan, serta memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri.

Oligopeptide-1

Sebagai ingredient “cell-communicator”, peptide berukuran kecil ini mudah menembus kulit. Memiliki manfaat anti-aging dengan memicu produksi kolagen, membantu regenerasi kulit, meningkatkan hidrasi, dan bersifat anti-inflamasi.

Sodium Hyaluronate

Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid yang identik dengan kulit (skin identical). Memiliki kemampuan mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya, menjaga kelembapan, elastisitas, dan fungsi skin barrier.

Glycolipids

Komponen lipid yang merupakan bagian dari ceramide. Bersifat skin identical, membantu menjaga elastisitas dan fungsi skin barrier.

Glycosphingolipids

Juga merupakan lipid yang skin identical. Berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem kulit, sehingga kesehatan dan kekuatannya terjaga.

Glycolic Acid

Merupakan AHA yang paling kuat. Dalam produk ini, posisinya yang berada di urutan akhir menunjukkan perannya lebih sebagai pH adjuster, penjaga acid mantle, antioksidan, dan humektan.

Bahan Pelengkap dan Fungsinya:

  • Water: Basis utama formulasi.
  • Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Glycerine: Pelarut, skin identical, dan humektan.
  • PPG-10 Methyl Glucose Ether: Pengemulsi.
  • Pentylene Glycol: Pelarut dan peningkat kinerja pengawet.
  • 1,2-Hexanediol: Pelarut, peningkat kinerja pengawet, dan humektan.
  • Acacia Senegal Gum: Pengental alami.
  • Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis.
  • Triethanolamine: Pengatur pH (bersifat basa).
  • Methylpropanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • PPG-26-Buteth-26: Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
  • Glyceryl Caprylate: Pengemulsi dan emolien.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi.
  • Menthol: Memberikan sensasi dingin, memiliki sifat pereda nyeri, anti-gatal, menenangkan, antibakteri, antifungi, dan peningkat penyerapan formula. Namun, dapat meningkatkan sensitivitas kulit pada sebagian orang.
  • Caprylyl Glycol: Peningkat kinerja pengawet dan emolien.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan (terbuat dari gula jagung).
  • Sodium Lactate: Garam dari lactic acid, skin identical, humektan, membantu menjaga mikrobioma kulit, dan pengatur pH.
  • Sucrose: Molekul gula, berfungsi sebagai humektan, pelembap, dan pengental.
  • Urea: Skin identical, humektan.
  • Sodium Citrate: Garam dari citric acid, pengatur pH.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.

Kesimpulan Ulasan Skintific 2% Salicylic Acid Anti Acne Serum

Skintific 2% Salicylic Acid Anti Acne Serum hadir dengan formulasi yang sangat kaya, menggabungkan sekitar 20 bahan aktif utama yang berfokus pada penanganan jerawat dan perbaikan skin barrier. Kombinasi 4% Niacinamide dan 2% Salicylic Acid saja sudah merupakan duo ampuh untuk kulit berjerawat.

Teknologi enkapsulasi pada Salicylic Acid memastikan pelepasannya bertahap, memaksimalkan efektivitas sekaligus meminimalkan iritasi. Berbeda dengan produk dari Korea yang cenderung kaya ekstrak tumbuhan, formulasi Skintific ini lebih mengandalkan ceramide dan bahan skin identical, sejalan dengan fokus utamanya pada penguatan skin barrier.

Produk ini bebas alkohol, pewangi, dan paraben, serta memiliki formula oil-free dan non-comedogenic. Memberikan efek cooling sensation, serum ini diklaim ideal untuk semua jenis kulit, terutama yang berminyak dan rentan berjerawat, bahkan kulit sensitif.

Namun, perlu dicatat bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena kandungan PEG-40 Hydrogenated Castor Oil. Kandungan menthol juga berpotensi memicu sensitivitas pada beberapa individu.

Secara umum, serum ini aman untuk ibu hamil dan menyusui, mengingat konsentrasi salicylic acid 2% masih dianggap aman untuk penggunaan topikal pada wajah. Produk ini diproduksi di China dan telah terdaftar di BPOM.

Dengan harga Rp116.000 untuk kemasan 20ml, serum ini dapat dibeli melalui Official Store.

Artikel menarik Lainnya