Skincapedia.com – True to Skin menghadirkan inovasi terbaru dalam perawatan kulit dengan meluncurkan Antioxidant Facial Oil yang diklaim sebagai produk pertama di Indonesia yang menggunakan Broccoli Seed Oil lokal. Produk ini dirancang untuk memberikan manfaat multifungsi, mulai dari melembapkan, menutrisi, hingga menenangkan kulit, dengan tekstur yang ringan dan formula non-komedogenik yang cocok untuk semua jenis kulit.
Lebih dari sekadar perawatan wajah, Antioxidant Facial Oil dari True to Skin ini juga dapat diaplikasikan sebagai nutrisi tambahan untuk kesehatan rambut. Dengan harga Rp119.000 untuk kemasan 20ml, produk ini menawarkan solusi perawatan kulit dan rambut yang praktis dan efektif.
|
|
| True to Skin Antioksidan Facial oil. Sumber: shopee |
Mengenal Lebih Dekat Komposisi Unggulan True to Skin Antioxidant Facial Oil
Daftar Bahan:
Jojoba oil, broccoli seed oil, tocopherol.
Simmonsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil
Minyak jojoba memiliki keunikan karena secara teknis bukan minyak murni, melainkan wax ester. Strukturnya sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, menjadikannya skin-identical ingredient. Sifatnya yang ringan dan mudah meresap membantu menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa berat atau lengket. Wax ester ini membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit, melindungi dari stresor lingkungan.
FYI: Wax ester adalah gabungan asam lemak dan alkohol lemak dalam rantai panjang yang membentuk protective barrier. Sekitar 25-30% sebum manusia terdiri dari wax ester, sehingga minyak jojoba diterima dengan baik oleh kulit.
Selain itu, minyak jojoba memiliki kemampuan “skin balancing” yang efektif untuk kulit berminyak. Ia bekerja dengan “menipu” kulit agar mengurangi produksi sebum berlebih. Keunggulan lain dari minyak jojoba adalah stabilitasnya terhadap suhu dan cahaya, yang mencegahnya mudah teroksidasi atau tengik.
Brassica Oleracea Italica (Broccoli) Seed Oil
Minyak biji brokoli ini diekstrak melalui metode cold-pressed, yang berarti tanpa melibatkan proses kimia atau suhu tinggi, sehingga menjaga kualitas nutrisinya. Minyak ini memiliki warna kuning kehijauan dan aroma khas brokoli.
Brokoli seed oil kaya akan komponen bermanfaat, antara lain:
- Asam Lemak Esensial, meliputi:
- Asam Erucat (49%): Memiliki aktivitas antioksidan kuat dan efek silicone-like yang membentuk lapisan pelindung non-oklusif, membuat kulit terasa halus tanpa rasa lengket. Mencegah Transepidermal Water Loss (TEWL) dan melindungi kulit dari polusi, radikal bebas, serta radiasi UV. Stabilitas antioksidannya juga memperpanjang umur simpan minyak ini hingga dua tahun di suhu ruang.
- Asam Oleat (Omega-9, 13.5%): Baik untuk kulit kering, memiliki sifat anti-inflamasi, dan mendukung kesehatan skin barrier.
- Asam Linoleat (Omega-6/Vit F, 11%): Bermanfaat untuk kulit berminyak, rentan berjerawat, bersifat anti-inflamasi, dan baik untuk skin barrier.
- Asam Alfa Linolenat (Omega-3, 9%): Memiliki manfaat anti-inflamasi dan mendukung kesehatan skin barrier.
- Asam Eicosenoat (6%): Berfungsi sebagai emolien.
- Asam Palmitat (3%): Berfungsi sebagai emolien.
- Sulforaphane: Senyawa sulfur organik yang membantu mengatur enzim pelindung kulit dari efek buruk radiasi UV, bekerja di tingkat seluler untuk mengurangi kemerahan dan inflamasi.
- Vitamin: Termasuk Vitamin A, K, dan C yang tidak hanya berfungsi sebagai antioksidan, tetapi juga membantu memicu regenerasi sel dan sintesis kolagen.
Secara ringkas, brokoli seed oil menawarkan tiga kekuatan utama:
- Excellent Oxidative Stability (Stabilitas Oksidatif yang Sangat Baik)
- Non-greasy Moisturizing Properties (Sifat Melembapkan Tanpa Lengket)
- Powerful Antioxidant Content (Kandungan Antioksidan yang Kuat)
|
|
| Penampakan broccoli seed oil. |
Tocopherol
Dikenal juga sebagai Vitamin E murni, tocopherol adalah antioksidan larut minyak yang memiliki kemampuan melindungi kulit dari radikal bebas yang dapat merusak kolagen. Senyawa ini juga memberikan perlindungan signifikan terhadap radiasi UVB.
Kombinasi Vitamin E dan Vitamin C memberikan double photoprotection yang efektif melawan efek buruk sinar UVA dan UVB. Selain itu, tocopherol juga memiliki sifat emolien dan melembapkan kulit.
Kesimpulan Mengenai True to Skin Antioxidant Facial Oil
- True to Skin Antioxidant Facial Oil hanya menggunakan tiga bahan utama, yang semuanya berbasis minyak.
- Sebagian besar kandungannya memiliki properti antioksidan yang kuat untuk melindungi kulit dari sinar UV, polusi, dan radikal bebas penyebab penuaan dini, menjadikannya investasi jangka panjang untuk menjaga keremajaan kulit.
- Produk ini bersifat anti-inflamasi dan baik untuk menjaga kesehatan skin barrier.
- Formulasi yang sederhana dan 100% natural, bebas dari bahan kimia tambahan.
- Memiliki tekstur lightweight yang ringan dan mudah meresap ke dalam kulit.
- Diklaim cocok untuk semua jenis kulit.
- Peringkat komedogenik bahan-bahannya adalah:
- Broccoli seed oil: (1)
- Jojoba oil: (1)
- Tocopherol: (0-3)
- Dapat digunakan pada langkah perawatan terakhir untuk mengunci kelembapan dan mencegah pilling (pengelupasan produk).
- Tidak aman untuk fungal acne.
- Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.


