Home » Kleveru Centella Spirulina: Cek Ingredients Masker Wajah Ampuh

Kleveru Centella Spirulina: Cek Ingredients Masker Wajah Ampuh

Kleveru Centella Spirulina: Cek Ingredients Masker Wajah Ampuh

Skincapedia.com – Kleveru, sebuah brand lokal yang semakin menunjukkan eksistensinya di industri kecantikan, kembali menghadirkan inovasi produk perawatan kulit melalui Kleveru Centella and Spirulina Green Mask.

Produk ini hadir sebagai solusi bagi permasalahan kulit wajah, terutama yang berkaitan dengan jerawat dan iritasi.

Kleveru Green Mask.

Deskripsi dan Klaim Produk:

Kleveru Centella and Spirulina Green Mask diformulasikan sebagai clay mask yang diperkaya dengan French Green Clay, Centella, Spirulina, Niacinamide, Allantoin, serta berbagai ekstrak tumbuhan organik. Klaim utamanya adalah kemampuannya dalam membersihkan kulit wajah secara mendalam, menyegarkan, merawat kulit berjerawat, menenangkan kulit yang iritasi, mencerahkan kulit kusam, serta menghaluskan dan melembutkan tekstur kulit.

Cara Penggunaan:

Aplikasikan masker pada wajah yang bersih dan kering. Oleskan secara merata, biarkan selama 10-15 menit atau hingga setengah kering, kemudian bilas dengan air bersih.

Harga produk ini dibanderol sekitar Rp120.000 untuk kemasan 120 gram.

Produk ini diklaim sangat efektif untuk mengatasi jerawat. Pengalaman pengguna menunjukkan bahwa masker ini tidak mengeringkan kulit, namun mampu “mematangkan” jerawat yang meradang. Bagi jerawat berbentuk bruntusan, masker ini membantu mengeluarkannya, memberikan efek detoksifikasi agar kulit lebih bersih. Teksturnya menyerupai ice cream dengan sedikit butiran scrub yang memberikan efek eksfoliasi fisik. Wanginya tidak terlalu mengganggu. Setelah pemakaian kedua, tidak menimbulkan breakout. Munculnya bruntusan di pagi hari setelah pemakaian adalah tanda kerja masker dalam melakukan detoksifikasi kulit.

Penjelasan Ingredients Kleveru Green Mask

Daftar Lengkap Ingredients:

Aqua, Kaolin, Illite, Montmorillonite, Silica, Bentonite, Butylene Glycol, Niacinamide, Glycerin, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Spirulina Platensis Powder, Centella Asiatica Extract, PEG100 Stearate, Glyceryl Stearate, Lactic Acid, Fomes Officinalis Extract, Mentha Arvensis Leaf Extract, Caprylyl Methicone, Chlorphenesin, Ethylhexylglycerin, Tocopheryl Acetate, Allantoin, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Pogostemon Cablin Oil, Propanediol, Salicylic Acid, Sodium Hydroxide, Dipotassium Glycyrrhizate, Citrus Junos Seed Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Actinidia Chinensis Seed Extract, Fragaria Chiloensis Fruit Extract, Vitis Vinifera Leaf Extract, Vitis Vinifera Skin Extract

Bahan Aktif Utama:

Niacinamide: Vitamin B3 yang berfungsi mencerahkan kulit, memperkuat skin barrier, memiliki sifat anti-inflamasi, mengatur produksi sebum, menyamarkan pori-pori, dan bersifat anti-jerawat.

Aloe Barbadensis Leaf Extract: Merupakan pelembap yang sangat baik, kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi.

Spirulina Platensis Powder: Mengandung chlorophyll, Vitamin E, selenium, tyrosine, protein, asam amino, dan zat besi. Populer karena khasiat anti-aging, melembapkan, menutrisi, dan menghidrasi kulit.

Centella Asiatica Extract: Memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing) yang sangat baik. Mampu merangsang kulit untuk memproduksi kelembapan sendiri dan memiliki kemampuan penyembuhan luka (wound healing), sehingga baik untuk merawat kulit berjerawat.

Lactic Acid: Termasuk dalam golongan AHA, berfungsi sebagai agen eksfoliasi yang mengangkat sel kulit mati, mencerahkan, dan melembapkan kulit.

Fomes Officinalis Extract: Ekstrak jamur fomes yang memiliki sifat astringen untuk mengontrol minyak berlebih sekaligus melindungi skin barrier.

Mentha Arvensis Leaf Extract: Dikenal sebagai Wild Mint, berfungsi sebagai agen penyegar yang memberikan sensasi dingin dan aroma menyegarkan. Juga memiliki sifat anti-inflamasi dan astringen.

Tocopheryl Acetate: Vitamin E yang berperan sebagai antioksidan, pelembap kulit (skin moisturizer), dan melindungi kulit dari paparan sinar UVB.

Allantoin: Senyawa yang memiliki sifat menenangkan kulit (skin-soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.

Pogostemon Cablin Oil: Dikenal sebagai patchouli Essential Oil, memiliki aroma earthy, woody, dan camphor. Populer dalam industri parfum karena aromanya yang unik. Tidak mengandung komponen alergen dan memiliki kemampuan anti-jamur yang kuat.

Salicylic Acid: Merupakan BHA yang berperan sebagai agen eksfoliasi. Tidak hanya mengangkat sel kulit mati di permukaan, namun juga mampu menembus pori-pori untuk membersihkan sumbatan. Sangat baik untuk mengatasi komedo, serta memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan mengontrol minyak.

Dipotassium Glycyrrhizate: Senyawa turunan tanaman Licorice yang memiliki sifat anti-inflamasi yang baik.

Citrus Junos Seed Extract: Ekstrak biji jeruk Yuzu yang kaya akan antioksidan dan membantu meremajakan kulit.

Citrus Unshiu Peel Extract: Ekstrak kulit jeruk Mandarin yang berfungsi sebagai agen pencerah kulit (skin-brightening/skin whitening agent) dengan menghambat produksi melanin. Mengandung antioksidan.

Actinidia Chinensis Seed Extract: Ekstrak biji kiwi yang mengandung asam lemak omega-3 bermanfaat sebagai anti-alergi dan anti-inflamasi. Juga mengandung antioksidan quercitrin yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan tyrosinase inhibitor.

Fragaria Chiloensis Fruit Extract: Ekstrak buah strawberry yang mengandung Vitamin C, antioksidan anthocyanin, dan natural saccharides. Bermanfaat mencerahkan, melindungi, dan menghidrasi kulit.

Vitis Vinifera Leaf Extract: Ekstrak daun anggur yang kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi.

Vitis Vinifera Skin Extract: Ekstrak kulit anggur yang justru memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dari buahnya, seperti Antocyanins yang memberikan warna ungu.

Jenis Clay yang Digunakan:

Kaolin: Salah satu bahan utama dalam clay mask yang memiliki kemampuan purifikasi dan detoksifikasi. Merupakan penyerap minyak (oil absorbent) yang baik dan merupakan jenis clay yang paling lembut, ideal untuk kulit kering dan sensitif.

Illite (French Green Clay): Memiliki kemampuan yang lebih kuat dalam menenangkan kulit yang iritasi dibandingkan clay lain yang fokus pada penyerapan minyak.

Montmorillonite: Secara teknis merupakan versi murni dari bentonite clay, bahkan sering disebut sebagai sinonimnya. Memiliki kemampuan penyerapan minyak (absorbent properties) yang sangat baik, namun berpotensi menyebabkan kulit kering.

Bentonite: Merupakan pasangan kaolin dalam produk clay mask. Memiliki daya serap minyak (oil-absorbent) yang paling kuat, menjadikannya ideal untuk kulit berminyak.

Bahan Pelengkap:

  • Aqua
  • Silica: Berbentuk bubuk halus berwarna putih, menambah kekentalan formula sekaligus sebagai penyerap minyak (oil absorbent).
  • Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
  • Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
  • PEG100 Stearate: Pengemulsi.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi.
  • Caprylyl Methicone: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien.
  • Chlorphenesin: Pengawet.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Disodium EDTA: Menetralisir ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
  • Xanthan Gum: Menambah kekentalan formula.
  • Propanediol: Pelarut pengencer, merupakan alternatif alami dari propylene glycol.
  • Sodium Hydroxide: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.

Kesimpulan

Membayangkan penggunaan masker ini setelah beraktivitas di luar ruangan, terpapar polusi, panas, dan kondisi wajah yang lelah, kusam, serta berminyak, lalu segera membersihkan wajah dan mengaplikasikan masker ini terasa sangat menyegarkan. Wajah yang lelah seolah mendapatkan energi baru. Masker clay pada umumnya berfungsi untuk membersihkan kotoran, minyak berlebih, dan kekusaman. Kleveru Green Mask ini diperkaya dengan berbagai bahan aktif dan ekstrak tumbuhan yang menawarkan kombinasi antioksidan, pencerah kulit, eksfolian, anti-inflamasi, dan pelembap, menjadikannya produk yang komplit.

Masker ini cocok untuk merawat kulit kusam, berminyak, dan berjerawat. Namun, bagi pemilik kulit kering dan sensitif, disarankan untuk tidak menggunakan terlalu lama dan terlalu sering. Cukup 10-15 menit, 1-2 kali seminggu, dan jangan menunggu hingga masker benar-benar kering.

Produk ini bebas alkohol, SLS, dan pewarna buatan. Warna hijau yang dihasilkan berasal dari French green clay, bentonite, dan spirulina powder. Tidak mengandung pewangi (fragrance-free) dan aman untuk ibu hamil. Period After Opening (PAO) adalah 12 bulan.

Meskipun terdapat beberapa bahan yang tidak disarankan untuk fungal acne, karena produk ini adalah produk bilas (wash-off), hal tersebut dapat diabaikan.

Perlu diperhatikan bahwa masker ini mungkin meninggalkan residu berwarna hijau akibat kandungan klorofil dari spirulina. Selain itu, kandungan ekstrak wild mint memiliki potensi menyebabkan sensitivitas pada beberapa individu. Oleh karena itu, pemilik kulit sensitif disarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu.

Artikel menarik Lainnya