Home » Ms Glow: Cek Ingredients, Aman & Ampuh?

Ms Glow: Cek Ingredients, Aman & Ampuh?

Ms Glow: Cek Ingredients, Aman & Ampuh?

Skincapedia.com – Penasaran dengan kandungan produk perawatan kulit terbaru dari Ms Glow? Salah satunya adalah Ms Glow Cactus & Grape Seed Antioxidant Juice, sebuah pelembap yang diklaim kaya akan antioksidan dan mampu menghidrasi kulit.

Produk ini diformulasikan dengan ekstrak buah anggur hijau dan tanaman kaktus. Kombinasi ini diklaim memiliki kadar antioksidan tinggi, serta kemampuan tanaman kaktus dalam menjaga hidrasi kulit dan berfungsi sebagai agen anti-penuaan. Lebih lanjut, produk ini diharapkan dapat menutrisi, melembapkan, meremajakan kulit, mengurangi iritasi, membantu memudarkan noda hitam atau flek, serta mencegah kemunculannya kembali. Kandungan glutathione juga disebut-sebut berperan dalam mencerahkan kulit.

Ms Glow Cactus & Grapeseed Antioxidant Juice Moisturizer. Sumber: shopee

Dengan harga sekitar Rp150.000 untuk kemasan 30 gram, mari kita bedah lebih dalam komposisi dari Ms Glow Cactus & Grape Seed Antioxidant Juice Moisturizer ini.

Penelusuran Mendalam Ingredients Ms Glow Cactus & Grapeseed Moisturizer

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aqua, glyserine, spondias dulcis extract (Jun plum), ethanol, propylene Glycol, Aloe barbadensis leaf extract, allantoin, DMDM hydantoin, carbomer, titanium dioxide, triethanolamine, maltodextrin, peg-40 hydrogenated Castor oil, disodium edta, arbutin, lecithin, sodium ascorbyl phosphate, tocopheryl acetate, linolenic acid, glutathione, linoleic acid, alpha tocopherol, vitis vinifera dry matter, fragrance

Analisis Bahan Aktif Unggulan

Spondias dulcis extract (Jun plum).

Awalnya, banyak yang mengira ekstrak ini berasal dari kaktus, mengingat nama produknya. Namun, setelah ditelusuri, Spondias dulcis ternyata adalah nama ilmiah untuk buah kedondong. Buah kedondong kaya akan antioksidan, flavonoid, saponin, tanin, mineral, dan vitamin. Manfaatnya bagi kulit meliputi nutrisi, aktivitas antimikroba dan antijamur, serta membantu perbaikan jaringan dan proses pemulihan luka.

Aloe barbadensis leaf extract.

Dikenal luas sebagai pelembap hebat, ekstrak lidah buaya mengandung antioksidan, mineral, dan enzim yang bermanfaat untuk melembapkan, menenangkan, menyejukkan, serta mendukung regenerasi sel kulit.

Allantoin.

Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Arbutin.

Diperoleh dari tanaman seperti bearberry dan cranberry, arbutin adalah agen pencerah kulit yang bekerja dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase. Senyawa ini populer sebagai alternatif yang lebih aman dan alami dibandingkan hydroquinone untuk mengatasi hiperpigmentasi.

Sodium Ascorbyl Phosphate (SAP).

Merupakan turunan vitamin C (Ascorbic Acid) dalam bentuk garam sodium. SAP lebih stabil dibandingkan vitamin C murni dan efektif pada rentang pH yang lebih tinggi, meskipun penetrasinya tidak sebaik vitamin C murni. SAP memiliki kemampuan antioksidan, merangsang sintesis kolagen, dan membantu memudarkan noda hitam. Studi menunjukkan bahwa SAP dalam konsentrasi 1% memiliki aktivitas antimikroba yang baik untuk kulit berjerawat, bahkan 5% SAP dapat mengurangi inflamasi jerawat hingga 20-48%.

Tocopheryl Acetate.

Merupakan bentuk vitamin E yang berfungsi sebagai pelembap kulit dan antioksidan. Senyawa ini juga membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV B.

Linolenic Acid.

Termasuk dalam keluarga asam lemak Omega-3 dan merupakan bentuk dari vitamin F. Sebagai skin-identical ingredients dan skin-restorative ingredients, asam lemak ini bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun kulit, bersifat anti-inflamasi, dan melembapkan.

Glutathione.

Peptida yang tersusun dari tiga asam amino (cysteine, glutamic acid, dan glycine). Ketika diaplikasikan secara topikal, glutathione berfungsi sebagai skin-restoring dan skin brightening. Senyawa ini juga merupakan antioksidan potensial untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini.

Linoleic Acid.

Termasuk asam lemak Omega-6 dan juga bentuk vitamin F. Sebagai skin identical Ingredients, asam lemak ini tidak hanya baik untuk kulit kering, tetapi juga vital dalam mengembalikan fungsi skin barrier dan bermanfaat bagi kulit yang rentan berjerawat. Penelitian menunjukkan bahwa kulit dengan masalah jerawat cenderung memiliki kadar linoleic acid yang rendah. Penggunaan vitamin F dapat membantu menyeimbangkan komposisi kulit, membuatnya lebih kuat, dan mengurangi kerentanan terhadap jerawat. Selain itu, Omega-6 juga membantu mencegah hiperpigmentasi akibat paparan UVB.

Alpha Tocopherol.

Merupakan vitamin E murni. Dibandingkan tocopheryl acetate, alpha tocopherol memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik ke dalam kulit. Senyawa ini adalah antioksidan kuat, melembapkan, membantu menetralisir radikal bebas, dan melindungi kulit dari dampak negatif sinar UVB.

Vitis Vinifera Dry Matter.

Istilah dry matter merujuk pada bahan kering yang bisa berasal dari ekstrak biji, daun, atau buah anggur. Ekstrak anggur kaya akan antioksidan dan vitamin yang menutrisi serta membantu melindungi kulit.

Komposisi Bahan Pelengkap

  • Aqua: Air sebagai pelarut utama.
  • Glycerine: Pelarut, skin identical, dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • Ethanol: Pelarut yang baik, membantu meringankan formula, meningkatkan penyerapan bahan aktif, serta memiliki efek mengontrol minyak dan astringen, serta antimikroba.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, dan peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.
  • DMDM Hydantoin: Pengawet yang dapat melepaskan formaldehida dalam jumlah kecil.
  • Carbomer: Pengental sintetis untuk memberikan tekstur pada produk.
  • Titanium Dioxide: Dikenal sebagai sunscreen fisik, juga berfungsi sebagai agen penyerap minyak (mattifier).
  • Triethanolamine: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
  • Maltodextrin: Pengental alami.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam, menjaga stabilitas formula.
  • Lecithin: Lesitin kedelai yang berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien, serta memiliki kemampuan mengikat air.
  • Fragrance: Pewangi.

Kesimpulan Analisis Kandungan

Ms Glow Cactus & Grape Seed Antioxidant Juice Moisturizer memang menyajikan kombinasi 11 bahan aktif yang menjanjikan. Namun, menariknya, tidak ditemukan ekstrak kaktus maupun biji anggur secara eksplisit dalam daftar bahan. Komposisi utamanya adalah ekstrak kedondong (Jun Plum) dan Vitis Vinifera Dry Matter yang merujuk pada bahan kering dari anggur, tanpa spesifikasi apakah dari biji, daun, atau buahnya.

Terlepas dari penamaan yang mungkin sedikit membingungkan (“prank” kosmetik?), manfaat utama dari bahan aktif seperti kedondong, yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur, tetap signifikan, terutama bagi kulit berjerawat. Ditambah lagi dengan keberadaan kombinasi tiga vitamin esensial: E, C (dalam bentuk SAP), dan F (Omega-3 dan Omega-6).

Produk ini juga mengklaim bebas paraben, bebas silikon, dan bebas minyak. Potensi komedogeniknya tergolong rendah, dengan Triethanolamine sebagai salah satu bahan yang perlu diperhatikan (skala 2). Namun, perlu diingat bahwa produk ini masih mengandung alkohol. Oleh karena itu, pemilik kulit sensitif disarankan untuk melakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu sebelum penggunaan rutin.

Perlu dicatat juga bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Lecithin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Linoleic Acid, dan Linolenic Acid.

Meskipun ada sedikit kebingungan mengenai asal-usul ekstrak “kaktus” dan “biji anggur”, bahan-bahan aktif yang terkandung dalam Ms Glow Cactus & Grape Seed Antioxidant Juice Moisturizer menawarkan manfaat yang beragam untuk kesehatan dan penampilan kulit.

Artikel menarik Lainnya