Home » Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum: Cek Ingredients Ampuh!

Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum: Cek Ingredients Ampuh!

Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum: Cek Ingredients Ampuh!

Skincapedia.com – Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum hadir sebagai solusi perawatan kulit berminyak dan berjerawat dengan formula yang kaya akan bahan aktif. Serum ini menjanjikan nutrisi mendalam, keseimbangan minyak, penanganan jerawat, hingga pemudaran bekas jerawat, serta pengencangan pori untuk kulit yang lebih cerah dan mulus.

Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum

Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum. Foto by Triana 46 FD Member

Produk ini dirancang khusus untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti minyak berlebih, kecenderungan berjerawat, dan bekas jerawat. Keunggulannya terletak pada kombinasi bahan-bahan seperti ekstrak Centella, Bija, Tea Tree, Niacinamide (Vitamin B3), dan Witch Hazel. Keseluruhan formulasi ini bertujuan untuk menutrisi kulit secara efektif, menyeimbangkan produksi minyak, merawat kulit yang sedang berjerawat, memudarkan noda bekas jerawat, serta mengencangkan pori-pori.

Menelisik Kandungan Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Water, glyserine, butylene Glycol, dimethicone, cetyl ethylhexanoate, niacinamide, pentylene Glycol, hammamelis Virginiana witch hazel extract, 1-2 hexanediol, polysorbate 60, ammonium acryloyldimethyl taurate beheneth-25 methacrylate crosspolymer, Tromethamine, cyclopentasiloxane, phenoxyethanol, glyseryl stearate, salicylic acid, sorbitan sesquioleate, peg-100 stearate, cyclohexasiloxane, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, caprylyl Glycol, polyacrylamide, chondrus crispus extract, c13-14 isoparaffin, fragrance, saccharum officinarum (sugarcane) extract, toreyya nucifera seed oil, glyseryl acrylate/acrylic acid Copolymer, zea maysb(corn) starch, mycrocrystalline cellulose, mannitol, laureth-7, disodium edta, malaleuca alternifolia (Tea tree) leaf oil, Cl 77288, sucrose, Centella Asiatica extract, ethylhexylglycerin, tocopheryl acetate, salix Nigra (willow) bark extract, citric acid, ascorbic acid, Camellia sinensis leaf extract, Aloe barbadensis leaf water.

Bahan Aktif Unggulan

Niacinamide (Vitamin B3)

Sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki peran multifungsi. Ia dikenal efektif untuk mencerahkan kulit, mendukung sintesis ceramide yang krusial untuk kesehatan skin barrier, serta bersifat anti-inflamasi. Lebih lanjut, kemampuannya dalam mengatur sebum menjadikannya bahan ampuh untuk mengatasi masalah jerawat.

Witch Hazel (Hammamelis Virginiana Extract)

Ekstrak witch hazel dikenal dengan sifat astringent dan kemampuannya mengontrol minyak. Bahan ini efektif dalam meringkas dan mengencangkan pori-pori wajah, sekaligus membantu mengendalikan produksi minyak berlebih dan meredakan peradangan.

Salicylic Acid (BHA)

Dikenal sebagai Beta Hydroxy Acid (BHA), salicylic acid memiliki kemampuan eksfoliasi yang membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk. Ia juga efektif membersihkan pori-pori dari kotoran dan sebum, serta memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang sangat bermanfaat untuk kulit berjerawat.

Ekstrak Tebu (Saccharum Officinarum Extract)

Ekstrak tebu berfungsi sebagai humektan alami, yang berarti ia mampu menarik dan mengunci kelembapan di dalam kulit. Hal ini membantu menjaga hidrasi kulit agar tetap optimal.

Minyak Biji Bija (Torreya Nucifera Seed Oil)

Minyak bija merupakan bahan yang tergolong langka, konon bijinya baru dapat dimanfaatkan setelah pohonnya berusia minimal 20 tahun. Dipercaya dapat memperkuat kemampuan pertahanan alami kulit (natural self-defense).

Minyak Daun Tea Tree (Melaleuca Alternifolia Leaf Oil)

Minyak esensial tea tree adalah bahan populer untuk perawatan anti-jerawat, menawarkan alternatif yang lebih lembut dibandingkan benzoyl peroxide. Kandungan antimikroba, antijamur, dan anti-inflamasinya efektif mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan.

Ekstrak Centella Asiatica

Dikenal sebagai ekstrak cica, bahan ini menstimulasi produksi kelembapan alami kulit. Centella Asiatica juga dikenal ampuh dalam mempercepat penyembuhan luka, termasuk luka bakar, melalui peningkatan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Sifat anti-inflamasinya sangat baik untuk menenangkan kulit iritasi, sensitif, dan berjerawat.

Tocopheryl Acetate (Vitamin E)

Sebagai antioksidan, Vitamin E melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan sinar UVB. Ia juga berperan sebagai pelembap kulit.

Ekstrak Kulit Willow (Salix Nigra Bark Extract)

Mengandung salisilat dan tanin, ekstrak ini memiliki khasiat astringent, mengontrol minyak, dan anti-inflamasi yang bermanfaat untuk kulit.

Ascorbic Acid (Vitamin C Murni)

Vitamin C murni memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, pencerah kulit, dan pendorong sintesis kolagen. Efektivitasnya optimal pada konsentrasi 5-10%.

Ekstrak Daun Camellia Sinensis (Green Tea)

Ekstrak teh hijau kaya akan antioksidan, memiliki efek menenangkan (soothing), anti-inflamasi, astringent, dan antibakteri.

Air Daun Aloe Barbadensis

Memberikan efek menenangkan, melembapkan, dan membantu proses pemulihan luka pada kulit.

Bahan Pendukung Formula

  • Water: Pelarut utama dalam formulasi kosmetik.
  • Glyserine: Pelarut yang identik dengan kulit (skin identical) dan berfungsi sebagai humektan untuk menarik kelembapan.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penambah penetrasi bahan aktif (penetration enhancer), dan humektan.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif, memberikan efek halus dan licin pada kulit, serta membantu mengunci kelembapan.
  • Cetyl Ethylhexanoate: Emolien ester yang memberikan sensasi lembut dan halus di kulit tanpa rasa berminyak, mudah diratakan.
  • Pentylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
  • 1-2 Hexanediol: Pelarut, humektan, dan juga berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet.
  • Polysorbate 60: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
  • Ammonium Acryloyldimethyl Taurate Beheneth-25 Methacrylate Crosspolymer: Pengemulsi ganda yang juga berfungsi sebagai pengental dan penstabil emulsi.
  • Tromethamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang cepat menguap, berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin (slip agent).
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga produk dari kontaminasi mikroorganisme.
  • Glyseryl Stearate: Pengemulsi dan emolien yang membantu menghaluskan kulit.
  • Sorbitan Sesquioleate: Pengemulsi yang membantu menstabilkan formula.
  • PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emolien yang memberikan tekstur lembut.
  • Cyclohexasiloxane: Silikon volatil yang cepat menguap, berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin, membantu penyebaran formula yang lebih baik.
  • Acrylates C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang meningkatkan viskositas formula.
  • Caprylyl Glycol: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • Polyacrylamide: Pengental sintetis untuk menambah kekentalan produk.
  • Chondrus Crispus Extract (Ekstrak Carrageenan): Ekstrak rumput laut yang berfungsi sebagai pengental, pembentuk lapisan film (film-forming), penghalus kulit, dan pelembap. Sifat biomimetiknya menyerupai protein kulit.
  • C13-14 Isoparaffin: Emolien, pelarut, dan peningkat kekentalan produk.
  • Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
  • Glyseryl Acrylate/Acrylic Acid Copolymer: Agen pembentuk gel (gelling agent) sekaligus humektan/pelembap.
  • Zea Mays (Corn) Starch: Tepung jagung berfungsi sebagai pengental, penstabil emulsi, dan penyerap minyak (oil absorbent/mattifier), seringkali menjadi alternatif alami bedak.
  • Microcrystalline Cellulose: Pengental alami yang menstabilkan emulsi, menyerap minyak, dan memberikan efek sangat halus serta lembut di kulit, mengurangi rasa lengket.
  • Mannitol: Molekul gula yang memiliki kemampuan mengikat air (water-binding), berfungsi sebagai hidrator kulit dan mencegah penguapan kelembapan.
  • Laureth-7: Pengemulsi yang membantu menstabilkan formula.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam dalam formula.
  • Cl 77288: Pewarna hijau.
  • Sucrose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan/pelembap.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.

Kesimpulan Ulasan

Rojukiss Teatree Bija Pro-Acne Serum hadir dengan formulasi yang padat, mengandung total 13 bahan aktif yang dirancang untuk mengatasi masalah jerawat dan kulit berminyak. Kombinasi bahan-bahan ini mencakup spektrum manfaat mulai dari anti-jerawat, kontrol minyak, sifat astringent, anti-inflamasi, hingga penenang kulit.

Mengenai minyak biji bija, informasi spesifik mengenai apakah ini termasuk golongan minyak esensial masih terbatas. Namun, jika diasumsikan sebagai minyak esensial, ia berpotensi mengandung komponen seperti limonene, carene, dan pinene yang memiliki aktivitas antimikroba kuat terhadap bakteri P. acnes dan Malassezia furfur. Perlu diingat bahwa minyak esensial terkadang dapat menimbulkan sensitivitas pada sebagian individu karena kandungan komponen yang berpotensi mengiritasi.

Kabar baiknya, serum ini tidak mengandung alkohol dan paraben. Teksturnya cenderung kental karena banyaknya agen pengental, namun diklaim cepat meresap. Formula ini juga dilengkapi dengan berbagai emolien dan humektan yang membantu menjaga kelembapan kulit.

Namun, perlu diwaspadai adanya potensi komedogenik dari beberapa bahan seperti Butylene Glycol, Dimethicone, Sorbitan Sesquioleate, PEG-100 Stearate, dan terutama Chondrus Crispus Extract (Carrageenan) yang memiliki potensi komedogenik tinggi. Di sisi lain, produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Glyseryl Stearate, Sorbitan Sesquioleate, dan PEG-100 Stearate.

Carrageenan memiliki potensi komedogenik yang signifikan.

Keunggulan lain dari serum ini adalah ketersediaannya dalam kemasan sachet dengan harga yang terjangkau, menjadikannya pilihan ekonomis untuk mencoba produk ini. Namun, sangat disarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu sebelum penggunaan penuh.

Berikut adalah beberapa ulasan dari pengguna:

“Ngga cocok di aku, sedih untung beli yang sachet. Pake ini di malam hari, pas pagi nya muncul jerawat gede dan sakit. Baunya kaya balsem yah ini, dan cepet nyerap kok. Mungkin kulit aku terlalu sensitif makanya gak cocok.” — Reviewed by whisky lemonade fd member.

“Baru dipakai sekali, direkomendasikan sama mbak-mbak Sociolla. Lumayan sih, hari kedua habis facial jadi muka merah-merah, terus pakai ini lumayan menenangkan ngilu-ngilu di merah-merah bekas dipencet waktu facial. Untuk jerawat belum terlihat hasilnya, tapi semoga bagus deh, soalnya lihat ingredientsnya bagus-bagus sih.” — Reviewed by Winda Purnamaaa fd member.

Artikel menarik Lainnya