Home » Kojie San Dream White Antiaging: Rahasia Kulit Awet Muda

Kojie San Dream White Antiaging: Rahasia Kulit Awet Muda

Kojie San Dream White Antiaging: Rahasia Kulit Awet Muda

Skincapedia.com – Kojie San Dream White Anti Aging Overnight Cream hadir sebagai solusi perawatan kulit intensif yang bekerja saat Anda terlelap. Pelembap terkonsentrasi ini dirancang untuk merevitalisasi dan menyehatkan kulit, menjanjikan tampilan yang lebih muda dan bercahaya di pagi hari.

Kombinasi unik dari Milk Peptide Complex (MPC) dan agen kondisioner kulit dalam krim ini bekerja secara sinergis untuk memberikan hidrasi mendalam serta meningkatkan kekencangan pada area wajah dan leher. Hasilnya adalah kulit yang terasa lebih halus, lembut, dan tampak bercahaya. Lebih dari sekadar melembapkan, Kojie San Dream White Anti Aging Overnight Cream juga diformulasikan untuk membantu mengurangi penampakan garis-garis halus dan kerutan, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang peduli dengan tanda-tanda penuaan.

Kojiesan dream white anti aging Overnight Cream. Sumber: shopee

Di pasaran, produk ini umumnya dibanderol dengan harga berkisar antara Rp 45.000 hingga Rp 75.000 untuk kemasan 30 gram. Perlu diingat bahwa harga dapat bervariasi tergantung pada penjual dan promosi yang berlaku.

Mengenal Lebih Dekat Komposisi Kojie San Dream White Anti Aging Overnight Cream

Rincian Bahan (Ingredients):

Water, glyseryl stearate, ceteareth-20, ceteareth-12, cetearyl alcohol, cetyl palmitate, c12-15 Alkyl benzoate, propylhyeptyl caprylate, dimethicone, polysilicone-11, butylene Glycol, decyl glucoside, hydroxyethyl acrylates/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, Squalene, polysorbate 60, c14-22 alcohols, c12-20 Alkyl glucose, honey extract, soluble collagen, hydrolyzed elastin, sodium PCA, Serine, Glycogen, Cocoglyserides, phenoxyethanol, ethylhexylglycerin, tocopheryl acetate, kojic acid, glyserine, beta-glucan, Whey protein, sodium hyaluronate, xanthan gum, fragrance, dipotassium glycyrrhizate, EDTA, lactic acid, sodium Hydroxide.

Bahan Aktif Unggulan

Squalene

Seringkali tertukar dengan squalane, squalene memiliki asal yang sama dan fungsi dasar yang serupa, yaitu sebagai agen yang identik dengan kulit (skin-identical), mampu melembapkan, menjaga elastisitas, dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Namun, dalam hal efikasi dan stabilitas, squalane cenderung lebih unggul. Squalene lebih rentan teroksidasi ketika terpapar udara dan panas, yang dapat mengurangi efektivitasnya seiring waktu. Selain itu, squalane diketahui aman untuk kulit yang rentan berjerawat dan tidak memicu fungal acne, sementara squalene mungkin kurang ideal untuk kondisi tersebut.

Sumber: babeandbeauty. com

Honey Extract (Ekstrak Madu)

Berkat komposisi kimianya yang kompleks dan unik, madu telah lama diakui manfaatnya, baik sebagai suplemen maupun bahan aktif dalam produk perawatan kulit. Untuk kulit, madu menawarkan sifat melembapkan, anti-inflamasi, dan antioksidan yang kuat. Sifat antibakteri dan anti-jamurnya juga menjadikannya pilihan yang baik untuk mengatasi kulit kering, jerawat meradang, dan kondisi fungal acne.

Soluble Collagen (Kolagen Larut)

Merupakan bentuk kolagen alami yang diekstrak dari sumber hewani seperti kulit sapi (bovine) atau ikan. Kolagen larut memiliki molekul yang relatif besar namun sangat efektif dalam mengikat air. Fungsinya sebagai humektan yang luar biasa mampu menarik dan menahan kelembapan di lapisan kulit, sehingga kulit tampak lebih kenyal, lembap, dan elastis.

Hydrolyzed Elastin (Elastin Terhidrolisis)

Bahan ini dapat bersumber dari ikan, sapi, atau bahkan jaringan hewan lain seperti tendon babi. Bagi individu dengan keyakinan agama tertentu, seperti umat Muslim, penting untuk menelusuri lebih lanjut sumber asal elastin terhidrolisis dalam produk. Jika sumbernya tidak diketahui, memastikan produk memiliki sertifikasi halal menjadi langkah bijak. Secara fungsional, elastin terhidrolisis berperan sebagai humektan, menjaga elastisitas kulit, dan mendukung proses regenerasi sel kulit.

Sodium PCA

Merupakan komponen alami yang juga ditemukan di dalam kulit manusia (skin-identical). Sodium PCA memiliki kemampuan melembapkan yang sangat baik dan berperan penting dalam membantu kulit mempertahankan kadar airnya.

Serine

Sebagai asam amino yang identik dengan kulit, serine merupakan bagian integral dari kompleks pelembap dalam formulasi. Kemampuannya mengikat air sangat penting dalam menjaga kelembapan, elastisitas, dan fungsi pelindung kulit.

Glycogen

Polisakarida ini diklaim memiliki kemampuan menghidrasi kulit yang bahkan melampaui hyaluronic acid, menjadikannya bahan yang menarik untuk menjaga hidrasi kulit.

Tocopheryl Acetate (Vitamin E)

Dikenal sebagai antioksidan kuat, vitamin E juga berfungsi sebagai pelembap kulit dan memberikan perlindungan terhadap efek merusak dari paparan sinar UVB.

Kojic Acid

Bahan ini efektif sebagai antioksidan dan pencerah kulit. Kojic acid bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase yang bertanggung jawab dalam produksi melanin. Namun, perlu diperhatikan bahwa kojic acid dapat bersifat tidak stabil dan terkadang menimbulkan efek samping seperti kulit kering, perih, atau peningkatan sensitivitas terhadap cahaya. Kulit mungkin memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan bahan ini.

Beta-Glucan

Senyawa yang berasal dari biji-bijian seperti padi dan oatmeal ini kaya akan antioksidan. Beta-glucan sering digunakan dalam produk anti-aging, terutama untuk kulit sensitif, karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan, mengencangkan, dan memberikan efek plumping. Selain itu, ia juga mempercepat penyembuhan luka, serta memiliki sifat anti-iritasi dan anti-inflamasi.

Whey Protein (Milk Peptide Complex)

Dikenal juga sebagai Milk Peptide Complex, bahan ini termasuk dalam kategori ‘cell communicator’. Terdiri dari peptide dan growth factor yang berasal dari susu, whey protein diklaim mampu meningkatkan produksi komponen matriks ekstraseluler seperti hyaluronic acid, kolagen tipe I, dan fibronectin. Uji in-vivo menunjukkan bahwa penggunaan 0,5% whey protein dapat mengurangi kerutan halus dan meningkatkan kekencangan kulit dalam dua minggu.

Sodium Hyaluronate

Sebagai bahan yang identik dengan kulit, sodium hyaluronate memiliki kapasitas luar biasa dalam mengikat air, mencapai 1000 kali berat molekulnya sendiri. Ini sangat penting untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit, serta mendukung kesehatan skin barrier.

Dipotassium Glycyrrhizate

Senyawa alami yang diekstrak dari tanaman licorice ini memiliki sifat menenangkan kulit, anti-inflamasi, dan antioksidan.

Lactic Acid

Bahan yang identik dengan kulit ini memiliki properti humektan, antioksidan, dan berperan dalam mengatur formulasi produk. Lactic acid juga membantu menjaga keseimbangan pH alami kulit (acid mantle).

Bahan Pendukung Formulasi

  • Water
  • Glyseryl Stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
  • Ceteareth-20: Agen pengemulsi.
  • Ceteareth-12: Agen pengemulsi.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang bertindak sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Cetyl Palmitate: Emolien berbasis lilin yang terbuat dari minyak kelapa.
  • C12-15 Alkyl Benzoate: Emolien ringan yang membantu melarutkan agen tabir surya dan meningkatkan efektivitas pengawet.
  • Propylheptyl Caprylate: Emolien berbentuk minyak yang memudahkan aplikasi produk dan memberikan sensasi akhir yang lembut seperti sutra.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif, mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas. Memberikan efek kulit yang halus dan licin, serta memberikan ilusi sementara untuk menyamarkan kerutan.
  • Polysilicone-11: Silikon lain yang membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit (film former), menghasilkan tekstur yang lembut dan halus. Memiliki kemampuan menyerap sebum, berkontribusi pada hasil akhir yang matte dengan sensasi seperti bedak.
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Decyl Glucoside: Agen pengemulsi.
  • Hydroxyethyl Acrylates/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis.
  • Polysorbate 60: Agen pengemulsi.
  • C14-22 Alcohols: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
  • C12-20 Alkyl Glucose: Pengemulsi yang berasal dari sumber alami (100% nabati). Jika dikombinasikan dengan C14-22 Alcohols, dapat menciptakan tekstur formula yang sangat lembut dan ringan.
  • Cocoglyserides: Agen pengemulsi.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Glycerine: Pelarut, bahan identik kulit, dan humektan.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • Fragrance: Pewangi.
  • EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam.
  • Sodium Hydroxide: Pengatur pH, bersifat basa.

Kesimpulan Ulasan

Kojie San Dream White Anti Aging Overnight Cream menawarkan formula yang kaya dengan setidaknya 14 bahan aktif yang difokuskan untuk meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit. Kehadiran kojic acid menjanjikan efek pencerah kulit yang efektif, sementara Milk Peptide Complex bertindak sebagai agen anti-aging dengan merangsang produksi kolagen.

Produk ini bebas alkohol, paraben, dan minyak (oil-free), menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit normal, kering, kusam, dan matang. Namun, perlu diperhatikan potensi komedogenik dari beberapa bahan seperti Ceteareth-20, Cetearyl Alcohol, Dimethicone, Butylene Glycol, dan Squalene. Selain itu, formulasi ini tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne karena mengandung bahan seperti Glyseryl Stearate, Cetyl Palmitate, Propylheptyl Caprylate, dan Squalene.

Untuk memastikan keaslian produk, disarankan untuk membelinya langsung dari toko resmi (Official store).

Artikel menarik Lainnya