Skincapedia.com – Chaiza Sunsation Moisturizer SPF 30 hadir sebagai solusi multifungsi yang menggabungkan perlindungan dari sinar matahari dengan hidrasi mendalam untuk kulit wajah.
Produk ini diformulasikan untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB, sekaligus berfungsi sebagai pelembap yang menjaga kelembapan kulit sepanjang hari. Teksturnya yang ringan diklaim mudah meresap, menjadikannya pilihan yang nyaman untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif dan kulit yang rentan berjerawat.
|
|
| Chaiza Sunsation Moisturizer SPF 30. Sumber: shopee |
Dengan kandungan utama seperti Centella Asiatica, Chamomile, dan Tranexamic Acid, produk ini menawarkan berbagai manfaat signifikan. Manfaat tersebut meliputi perlindungan kulit dari paparan sinar matahari langsung, penyamaran dan penenangan kemerahan akibat jerawat, pengurangan bintik hitam yang disebabkan oleh sinar UV untuk kulit tampak lebih cerah, serta menjaga kelembapan kulit.
Produk ini hadir dalam kemasan 30 gram dengan kisaran harga sekitar 50 ribu rupiah.
Penjelasan Ingredients Chaiza Sunsation Moisturizer SPF 30
Ingredients:
Aqua, ethylhexyl Methoxycinnamate, cyclopentasiloxane, butylene Glycol, polymethyl methacrylate, titanium dioxide, cetyl alcohol, peg100 stearate, glyseryl stearate, mandelic acid, Propylene Glycol, c12-15 Alkyl benzoate, cetearyl alcohol, ceteareth-33, triethanolamine, butyl methoxydibenzoyl methane, octyl Methoxycinnamate, Tranexamic acid, benzophenon-3, dimethicone crosspolymer, dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer dimethiconol, cyclopentasiloxane, octocrylene, butylene Glycol, lecithin, hydroxyethyl Acrylate/sodium acrylolyl dimethyl taurate Copolymer, squalane, polysorbate 60, sorbitan Isostearate, Centella Asiatica extract, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, Camelia sinensis leaf extract, glycyrrhiza glabra root extract, chamomila recutita matricaria flower extract, rosmarinus officinalis Rosemary leaf extract, glyserine, 1,2 hexanediol, phenoxyethanol, ethylhexylglycerin, allantoin, Isohexadecane, disodium edta, panthenol, tocopheryl acetate, BHT.
Bahan aktif
Mandelic Acid
Sebagai salah satu jenis AHA, mandelic acid memiliki molekul yang lebih besar dibandingkan glycolic acid, sehingga cenderung lebih lembut dan minim risiko iritasi. Manfaatnya meliputi percepatan pergantian sel kulit, peningkatan produksi kolagen, serta membantu mengatasi jerawat dan menghaluskan tekstur kulit yang gradakan atau bruntusan.
Tranexamic Acid
Bahan ini dikenal efektif untuk mencerahkan kulit dan mengatasi masalah dark spot seperti melasma, serta bekas luka atau jerawat yang membandel (PIH). Tranexamic acid juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat mengurangi sensitivitas kulit terhadap sinar UV, sehingga aman digunakan bahkan oleh ibu hamil.
Squalane
Baik yang berasal dari hewani maupun nabati, squalane adalah pelembap yang sangat baik. Sifatnya yang skin identical memungkinkannya mengunci kelembapan kulit tanpa terasa lengket. Produk ini juga memiliki tekstur yang ringan, non-greasy, dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Centella Asiatica Extract
Dikenal sebagai ekstrak cica, bahan ini populer karena kemampuannya menenangkan kulit (soothing) dan sifat anti-inflamasinya. Centella Asiatica juga dapat menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dalam kulit dan memiliki properti penyembuhan luka, menjadikannya efektif untuk merawat kulit yang iritasi, kemerahan, sensitif, dan berjerawat.
Polygonum Cuspidatum Root Extract
Dikenal juga sebagai Japanesse Knotweed, tanaman herbal pengobatan Tiongkok ini merupakan salah satu sumber resveratrol, antioksidan kuat. Bahan ini mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.
Scutellaria Baicalensis Root Extract
Ekstrak akar Skullcap ini mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin yang memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi.
Camellia Sinensis Leaf Extract
Ekstrak daun teh hijau ini kaya akan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan membantu memperbaikinya.
Glycyrrhiza Glabra Root Extract
Ekstrak akar manis ini dikenal sebagai agen pencerah kulit yang aman. Kandungan utamanya meliputi glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).
Chamomila Recutita (Matricaria) Flower Extract
Mengandung senyawa aktif bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif, serta memiliki kandungan antioksidan.
Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Extract
Ekstrak daun rosemary mengandung komponen bioaktif seperti rosmarinic acid, flavonoid, asam fenolik, dan diterpenes. Berkhasiat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, serta memiliki sifat antibakteri, astringent, dan toning.
Allantoin
Senyawa natural ini memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (soothing), dan membantu proses pemulihan luka.
Panthenol
Merupakan bentuk Pro Vitamin B5 yang berfungsi sebagai humektan (pelembap). Bahan ini juga memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu proses penyembuhan luka.
Tocopheryl Acetate
Bentuk Vitamin E ini berperan sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Membantu melindungi kulit dari paparan UVB sekaligus mencegah formula produk teroksidasi.
Agen Sunscreen
Ethylhexyl Methoxycinnamate
Merupakan penyerap sinar UVB (UVB absorber) yang termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi. Teksturnya ringan dan mudah diformulasikan, namun kurang stabil terhadap paparan sinar matahari langsung, nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah 35 menit.
Titanium Dioxide
Sunscreen fisik ini memberikan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II) dan sangat stabil terhadap cahaya. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan menyerap minyak (agen mattifier).
Butyl Methoxydibenzoyl Methane
Dikenal juga sebagai Avobenzone, bahan ini adalah penyerap sinar UVA (UVA absorber) kimiawi. Avobenzone tidak stabil terhadap cahaya dan dapat berkurang efektivitasnya hingga 36% setelah terpapar matahari selama satu jam. Namun, bahan ini dianggap cukup aman karena tidak memengaruhi aktivitas estrogen. Di Amerika, konsentrasi maksimum yang diperbolehkan adalah 3-5%.
Octyl Methoxycinnamate
Sama seperti ethylhexyl methoxycinnamate, bahan ini berfungsi sebagai penyerap sinar UVB. Merupakan sunscreen kimiawi yang ringan dan mudah diformulasikan, namun juga tidak stabil terhadap sinar matahari langsung, dengan penurunan nilai SPF sekitar 10% setelah 35 menit.
Benzophenone-3
Bahan ini adalah penyerap sinar UVB yang stabil, namun perlindungannya tergolong lemah dan perlu dikombinasikan dengan agen sunscreen lain untuk efektivitas yang lebih baik.
Octocrylene
Sunscreen kimiawi ini melindungi dari UVB dan UVA II. Cukup stabil terhadap cahaya (penurunan hanya 10% setelah 95 menit pemakaian). Octocrylene juga dapat membantu menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone dan meningkatkan efek tahan air (water-resistant) terhadap keringat.
Bahan pelengkap
- Aqua
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang mudah menguap, berfungsi sebagai emolien dan agen pelicin.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Polymethyl Methacrylate: Pengental sintetik yang memberikan tekstur formula yang halus dan lembut.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emolien.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emolien.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- C12-15 Alkyl Benzoate: Emolien dan agen antimikroba.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Ceteareth-33: Pengemulsi.
- Triethanolamine: Pengatur pH (bersifat basa).
- Dimethicone Crosspolymer: Silikon yang berfungsi sebagai pengental dan penstabil emulsi.
- Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Berupa bubuk silikon yang memberikan efek halus dan powdery, serta menambah kekentalan formula.
- Dimethiconol: Silikon yang berfungsi sebagai emolien, pelembap, dan menciptakan tekstur yang halus serta tidak lengket.
- Lecithin: Lesitin kedelai yang berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien dengan kemampuan mengikat air.
- Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
- Polysorbate 60: Pengemulsi.
- Sorbitan Isostearate: Pengemulsi dan emolien.
- Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, peningkat kinerja pengawet, dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
- Isohexadecane: Pelarut dan emolien.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
Kesimpulan
✔️ Chaiza Sunsation Moisturizer merupakan sunscreen hybrid yang menggabungkan lima agen sunscreen kimiawi dan satu agen fisik. Produk ini menawarkan perlindungan SPF 30 yang melindungi kulit dari 97% radiasi UVB, namun tidak mencantumkan keterangan PA-nya.
✔️ Kombinasi bahan seperti octocrylene, avobenzone, dan benzophenone-3 berpotensi membantu menstabilkan efektivitas avobenzone dan octinoxate.
❗ Di sisi lain, kombinasi avobenzone dan titanium dioxide dianggap kurang ideal karena dikhawatirkan dapat membuat avobenzone semakin tidak stabil. Merujuk pada referensi yang ada, disarankan untuk melakukan aplikasi ulang (reapply) setiap dua jam.
✔️ Produk ini diperkaya dengan 13 bahan aktif, meskipun beberapa di antaranya berada di urutan terakhir dalam daftar komposisi.
✔️ Bebas alkohol, paraben, dan pewangi.
✔️ Bebas minyak (oil-free).
Produk ini mengandung bahan-bahan yang berpotensi komedogenik, antara lain: Butylene Glycol (1), cetyl alcohol (3), peg-100 stearate (1), cetearyl alcohol (2), triethanolamine (2). Disarankan untuk mengimbanginya dengan rutin eksfoliasi (2-3 kali seminggu) untuk mencegah penumpukan komedo.
✔️ Diklaim sesuai untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif dan yang rentan berjerawat.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung peg-100 stearate, glyceryl stearate, lecithin, polysorbate 60, sorbitan Isostearate.
|
|
| Daftar bahan diperoleh dari unggahan pengguna di Shopee. |


