Skincapedia.com – Memahami kandungan produk perawatan kulit adalah langkah krusial bagi konsumen cerdas. Kali ini, Skincapedia.com akan mengupas tuntas formula dari Skin Aqua Tone Up Essence Mint Green SPF 50+ PA++++, sebuah produk yang semakin populer di kalangan pecinta sunscreen.
Informasi mengenai bahan-bahan dalam Skin Aqua Tone Up Essence Mint Green SPF 50+ PA++++ versi Indonesia akhirnya terungkap, menjawab rasa penasaran banyak pengguna yang sebelumnya hanya mengandalkan daftar bahan dari situs luar negeri. Perbedaan formulasi antara versi internasional dan lokal terkadang memang terjadi, dan kali ini kita akan mendalami apa saja yang terkandung dalam produk yang beredar di Indonesia.
|
|
| Skin Aqua Tone Up Mint Green Spf 50 PA++++. Foto by debbieserafina15 FD member. |
Mari kita selami lebih dalam komposisi lengkap dari sunscreen inovatif ini.
Penjelasan Ingredients Skin Aqua Tone Up Essence Mint Green Spf 50+ PA++++
Ingredients:
Aqua (water), ethylhexyl methoxycinnamate, triethylhexanoin, butylene glycol, methylene bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol, titanium dioxide, diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate, polymethylsilsesquioxane, bis-PEG-18 methyl ether dymethyl silane, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Decyl Glucoside, synthetic fluorphlogopite, phenoxyetanol, polysorbate 60, triethanolamine, ammonium acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Hydrolyzed Jojoba Esters, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Acrylates Crosspolymer, Silica, PEG-12 Dimethicone, hexylglycerin, xanthan gum, disodium EDTA, Alumina, propylene glycol, diisostearyl malate, BHT, Tin Oxide, Sodium Hyaluronate, Magnesium Ascorbyl Phosphate, Triethoxycaprylylsilane, CI 42090, CI 19140.
Key Ingredients
Sodium Hyaluronate.
Merupakan komponen yang identik dengan kulit (skin identical). Berfungsi sebagai humektan yang mampu menarik dan menahan kelembapan. Dengan berat molekul tinggi, Sodium Hyaluronate membentuk lapisan pelindung non-oklusif pada permukaan kulit, efektif mencegah hilangnya kelembapan transepidermal (TEWL) dan menjaga fungsi barrier kulit tetap optimal.
Magnesium Ascorbyl Phosphate.
Dikenal juga sebagai MAP, bahan ini adalah salah satu turunan Vitamin C yang stabil bahkan pada pH netral. Seperti turunan Vitamin C lainnya, MAP perlu diubah terlebih dahulu di dalam kulit agar dapat memberikan tiga manfaat utamanya: sebagai antioksidan kuat, mencerahkan kulit, dan merangsang produksi kolagen.
Agen Sunscreen
Ethylhexyl Methoxycinnamate.
Bahan ini berperan sebagai penyerap sinar UVB (UVB absorber) dan termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi. Keunggulannya adalah teksturnya yang ringan dan mudah diaplikasikan dalam formulasi. Namun, perlu dicatat bahwa senyawa ini kurang fotostabil, di mana nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari langsung selama 35 menit.
Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol.
Dikenal dengan nama dagang Tinosorb M, ini adalah agen sunscreen generasi baru. Termasuk dalam kategori hybrid sunscreen, yang berarti ia mampu memantulkan sekaligus menyerap sinar UV. Tinosorb M menawarkan perlindungan spektrum luas (broad spectrum) terhadap UVB dan UVA, serta sangat fotostabil. Kelemahannya adalah potensinya menimbulkan efek white cast.
Titanium Dioxide.
Merupakan sunscreen fisik atau mineral. Titanium Dioxide memiliki spektrum perlindungan yang luas, efektif menangkal sinar UVB, UVA I, dan UVA II. Kelebihannya adalah sangat fotostabil dan memiliki fungsi tambahan sebagai penyerap minyak (oil absorbent) serta agen pembuat tampilan kulit menjadi lebih matte (mattifier).
Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate.
Dikenal sebagai Uvinul A Plus, bahan ini adalah sunscreen kimiawi generasi baru yang unggul dalam memberikan perlindungan tinggi terhadap sinar UVA. Sangat fotostabil, sehingga efektivitas perlindungannya tidak mudah menurun akibat paparan sinar matahari langsung.
Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine.
Alias Tinosorb S, ini adalah sunscreen kimiawi generasi baru lainnya. Tinosorb S efektif menyerap sinar UVB dan UVA (broad spectrum) serta sangat fotostabil. Selain itu, bahan ini juga mampu menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil dalam formulasi, serta memberikan perlindungan SPF yang optimal.
Bahan Pelengkap
- Aqua (water): Basis utama formulasi.
- Triethylhexanoin: Emolien yang berfungsi sebagai pelumas dan membantu formula mudah diratakan, memberikan efek kulit halus dan tidak lengket.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Polymethylsilsesquioxane: Bertindak sebagai texture enhancer, menambah kekentalan formula, dan memberikan efek pengisi kerutan sementara (temporary wrinkle filler) seperti silikon.
- Bis-PEG-18 Methyl Ether Dimethyl Silane: Merupakan jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien dan pengemulsi.
- Decyl Glucoside: Agen pengemulsi.
- Synthetic Fluorphlogopite: Mika sintetis yang memberikan efek kilau (shimmer), berkilauan (glittering finish), atau efek mutiara (pearly) pada tekstur produk.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Polysorbate 60: Agen pengemulsi.
- Triethanolamine: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer: Pengental sintetis yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Hydrolyzed Jojoba Esters: Emolien yang melembapkan kulit.
- Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis.
- Acrylates Crosspolymer: Pengental sintetis.
- Silica: Pengental mineral yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent) dan memberikan efek matte.
- PEG-12 Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai pengemulsi.
- Hexylglycerin: Meningkatkan efektivitas pengawet (preservatives booster).
- Xanthan Gum: Pengental alami yang berasal dari fermentasi gula.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
- Alumina (Aluminum Oxide): Berfungsi sebagai pembawa pigmen (pigment carrier), termasuk pigmen sunscreen mineral seperti titanium dioxide, agar tercampur merata dan mudah diratakan. Alumina juga memiliki sifat penyerap minyak dan agen mattifier, serta menambah kekentalan dan sifat penutup warna (opacifying agent).
- Propylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Diisostearyl Malate: Agen pengemulsi.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk menetralkan ion logam.
- Tin Oxide: Pigmen.
- Triethoxycaprylylsilane: Sejenis silikon yang melapisi pigmen atau agen mineral sunscreen. Pelapisan ini membantu menstabilkan pigmen agar mudah dibaurkan, diratakan, dan tidak menggumpal saat diaplikasikan.
- CI 42090: Pewarna sintetis biru.
- CI 19140: Pewarna sintetis kuning tartrazine.
Kesimpulan
✔️ Skin Aqua Tone Up Essence Mint Green adalah hybrid sunscreen yang menggabungkan lima agen sunscreen yang fotostabil, memberikan perlindungan optimal.
✔️ Produk ini menawarkan perlindungan SPF 50, yang mampu menahan hingga 98% sinar UVB, dan PA++++, yang memberikan perlindungan UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa perlindungan.
✔️ Diformulasikan dengan dua bahan kunci yang tidak hanya membantu menjaga kelembapan kulit tetapi juga meratakan warna kulit, memberikan tampilan yang lebih cerah.
✔️ Terdapat efek tone up yang dapat menyamarkan ketidaksempurnaan warna kulit secara instan.
✔️ Bebas alkohol, pewangi, dan paraben.
✔️ Formula oil-free yang cocok untuk berbagai jenis kulit.
Produk ini memiliki potensi komedogenik yang rendah, dengan bahan seperti Butylene Glycol (1) dan Triethanolamine (2) yang perlu diperhatikan oleh individu yang rentan terhadap komedo.
❗Namun, perlu dicatat bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Polysorbate 60.
Perbedaan ini cukup signifikan dibandingkan dengan versi luar yang mungkin memiliki formulasi berbeda. Bagi pengguna yang memiliki kekhawatiran terhadap fungal acne, perlu mempertimbangkan informasi ini dengan seksama.

