Home » Acnes UV Tint Natural Green SPF 35: Skincare Rahasia Kulit Mulus

Acnes UV Tint Natural Green SPF 35: Skincare Rahasia Kulit Mulus

Acnes UV Tint Natural Green SPF 35: Skincare Rahasia Kulit Mulus

Skincapedia.com – Melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah langkah krusial dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit, terutama bagi pemilik kulit berjerawat. Acnes UV Tint Natural Green SPF 35 PA+++ hadir sebagai solusi yang menawarkan perlindungan ganda: melindungi dari sinar UV sekaligus membantu menyamarkan kemerahan pada wajah.

Acnes UV Tint Natural Green diformulasikan khusus untuk kulit yang rentan berjerawat. Keunggulannya tidak hanya terletak pada perlindungan sinar ultraviolet dengan SPF 35 dan PA+++, tetapi juga pada kemampuannya menetralisir kemerahan yang seringkali menjadi masalah pada kulit berjerawat berkat sentuhan warna hijau. Produk ini dirancang agar aman digunakan bahkan pada kulit yang sedang berjerawat aktif, karena mengandung agen antibakteri yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Acnes UV Tint Natural Green SPF 35 PA+++. Sumber: shoppee

Dengan kemasan 30ml dan harga sekitar Rp50.000, produk ini menawarkan nilai yang baik untuk perlindungan dan perawatan kulit sehari-hari.

Analisis Mendalam Komposisi Acnes UV Tint Natural Green SPF 35 PA+++

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):


Cyclopentasiloxane, Aqua, dipropylene Glycol, ethylhexyl methoxycinnamate, triethylhexanoin, Zinc oxide, titanium dioxide, polymethyl silsesquioxane, glyserine, polymethyl methacrylate, bis-isobutyl peg/ppg-10/7/ dimethicone Copolymer, ethylhexyl Salicylate, Hydrated silica, bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, silica, polysorbate 60, diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate, hydrogen dimethicone, o-cymen-5-ol, tocopheryl acetate, alumina, magnesium sulfate, fragrance, diisostearyl malate, pyridoxine HCL, triethoxycaprylylsilan, Cl 42090, Cl 77499, Cl 77492, Cl77891

Kandungan Bahan Aktif Utama


Tocopheryl Acetate (Vitamin E):
Berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan efek buruk sinar UVB. Vitamin E juga berperan sebagai pelembap kulit.


Pyridoxine HCl (Vitamin B6):
Selain sebagai antioksidan, Vitamin B6 juga memiliki sifat antibakteri yang bermanfaat untuk kulit berjerawat.


o-Cymen-5-ol (Isopropyl Methylphenol):
Merupakan agen antimikroba yang efektif menghambat perkembangbiakan bakteri, termasuk P. acnes, bakteri penyebab jerawat, bahkan pada konsentrasi rendah.

Agen Pelindung Sinar Matahari (Sunscreen Agents)

Ethylhexyl Methoxycinnamate:

Agen penyerap sinar UVB. Meskipun termasuk sunscreen generasi lama dan kurang stabil terhadap paparan sinar matahari langsung (kemampuannya berkurang signifikan setelah 35 menit), formulasi ini membuatnya tetap populer karena teksturnya yang nyaman di kulit.

Zinc Oxide:

Merupakan sunscreen fisik atau mineral yang bekerja dengan cara memantulkan sinar UV. Memberikan perlindungan spektrum luas (broad spectrum), sangat stabil, dan aman. Meskipun terkadang menimbulkan white cast dan kurang elok secara kosmetik, zinc oxide memiliki manfaat tambahan sebagai agen anti-inflamasi, antibakteri, dan penyerap minyak berlebih.

Titanium Dioxide:

Juga merupakan sunscreen fisik/mineral yang aman dan stabil terhadap cahaya. Seperti zinc oxide, titanium dioxide memberikan perlindungan spektrum luas dan bersifat oil absorbent serta mattifying.

Ethylhexyl Salicylate:

Berfungsi sebagai filter UVB. Kekuatannya tidak signifikan jika digunakan sendiri, namun dapat membantu melarutkan agen sunscreen lainnya dalam formulasi.

Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine (Tinosorb S):

Dianggap sebagai salah satu agen sunscreen kimiawi terbaik saat ini. Memberikan perlindungan spektrum luas (broad spectrum) terhadap UVA dan UVB, serta sangat stabil terhadap paparan sinar matahari (photostable).

Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate (Uvinul A Plus):

Merupakan agen sunscreen kimiawi generasi baru yang sangat efektif menyerap sinar UVA dan memiliki stabilitas foto yang tinggi.

Bahan Pendukung untuk Tekstur dan Kinerja

  • Cyclopentasiloxane: Silicon volatil yang berfungsi sebagai pelarut, emolien, dan agen pelicin untuk memberikan rasa halus pada kulit.
  • Aqua: Air, sebagai basis utama formulasi.
  • Dipropylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan yang membantu menarik kelembapan.
  • Triethylhexanoin: Emolien yang berfungsi sebagai pelumas, memudahkan produk diratakan, serta memberikan efek halus dan tidak lengket pada kulit.
  • Polymethylsilsesquioxane: Sejenis silikon berbentuk bubuk yang meningkatkan kekentalan formula dan memberikan efek soft focus.
  • Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit (skin-identical), dan humektan yang menjaga kelembapan kulit.
  • Polymethyl Methacrylate: Pengental sintetis yang memberikan tekstur formula yang halus dan lembut (velvety).
  • Bis-isobutyl PEG/PPG-10/7 Dimethicone Copolymer: Agen pengemulsi berbasis silikon yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
  • Hydrated Silica: Pengental mineral yang meningkatkan viskositas formula, menstabilkan emulsi, serta berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent) dan agen mattifying.
  • Silica: Pengental mineral yang juga berfungsi sebagai penyerap minyak dan agen mattifying.
  • Polysorbate 60: Agen pengemulsi.
  • Hydrogen Dimethicone: Sejenis silikon yang bertindak sebagai agen pengikat pigmen. Membantu agen sunscreen fisik seperti zinc oxide dan titanium dioxide bekerja lebih optimal dalam melindungi dari UV sambil meminimalkan efek white cast, serta menjaga stabilitas tekstur produk di kulit.
  • Alumina: Pengental mineral yang meningkatkan kekentalan formula dan berfungsi sebagai agen mattifying.
  • Magnesium Sulfate: Pengental mineral yang menambah kekentalan formula.
  • Fragrance: Pewangi.
  • Diisostearyl Malate: Emolien dan pengemulsi.
  • Triethoxycaprylylsilane: Agen pelapis pigmen/mineral yang membantu menstabilkan agen sunscreen mineral agar mudah dibaurkan, diratakan, dan tidak menggumpal di kulit.
  • Cl 42090: Pewarna biru sintetis yang disetujui BPOM.
  • Cl 77499: Iron oxide hitam.
  • Cl 77492: Iron oxide kuning.
  • Cl77891: Pigmen titanium dioxide.


Kesimpulan Evaluasi Produk

✔️ Dibandingkan dengan varian Natural Beige, Acnes UV Tint Natural Green memiliki komposisi yang serupa, hanya berbeda pada urutan beberapa bahan pelengkap dan pigmen warna. Perbedaan utama terletak pada agen sunscreen kimiawi: Natural Green menggunakan Uvinul A Plus (filter UVA), sementara Natural Beige menggunakan Uvinul T 150 (filter UVB).

✔️ Produk ini termasuk dalam kategori hybrid sunscreen, menggabungkan sunscreen fisik dan kimiawi. Formulasi ini diperkaya dengan lima agen sunscreen yang stabil terhadap cahaya (photostable).

  • SPF 35 memberikan perlindungan terhadap sinar UVB hingga 97%.
  • PA+++ menandakan perlindungan tinggi terhadap sinar UVA (high UVA Protection), yang dapat melindungi kulit sekitar 8-16 kali lebih lama dibandingkan tanpa perlindungan.

✔️ Kandungan bahan aktifnya identik dengan varian Natural Beige, yaitu mengandung agen antibakteri yang efektif melawan bakteri penyebab jerawat. Zinc oxide juga berkontribusi sebagai agen antimikroba dan pendukung penyembuhan luka (wound healing), sangat cocok untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

✔️ Sangat ideal untuk kulit berminyak dan berjerawat.

✔️ Bebas alkohol dan paraben.

✔️ Formula bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic). Hanya terdapat satu bahan yang berpotensi komedogenik (Zinc Oxide), namun dalam jumlah yang dapat diabaikan.

Perbedaan formulasi silikon antara Natural Beige dan Natural Green terletak pada penggunaan dimethicone dan dimethicone crosspolymer pada Natural Beige, sedangkan Natural Green menggunakan polymethylsilsesquioxane dan triethoxycaprylylsilane.

❗Produk ini tidak aman untuk penderita fungal acne karena mengandung polysorbate 20.

Memilih antara Varian Beige dan Green? Pilihan tergantung pada warna dan undertone kulit Anda.

Warna Green lebih disarankan untuk pemilik cool undertone (kulit cerah dengan rona merah muda) dan sangat efektif untuk menetralkan kemerahan pada kulit akibat jerawat.

Beige lebih cocok untuk warm undertone (kulit dengan rona kuning seperti kuning langsat atau sawo matang).

Bagi pemilik kulit dengan undertone netral, kedua varian ini dapat digunakan. Namun, untuk rekomendasi yang lebih presisi, saran dari ahli tata rias (makeup artist) akan sangat membantu.

Artikel menarik Lainnya