Home » Scarlett Brightly Ever After Night Cream: Ingredients Rahasia Wajah Cerah

Scarlett Brightly Ever After Night Cream: Ingredients Rahasia Wajah Cerah

Scarlett Brightly Ever After Night Cream: Ingredients Rahasia Wajah Cerah

Skincapedia.com – Scarlett Brightly Ever After Night Cream hadir dengan formulasi kaya bahan aktif yang dirancang untuk merawat kulit wajah Anda sepanjang malam. Produk ini diklaim mampu memberikan berbagai manfaat, mulai dari meningkatkan kelembapan, mencerahkan, hingga mengatasi masalah penuaan dini dan bekas jerawat.

Keunggulan utama dari Scarlett Brightly Ever After Night Cream terletak pada kombinasi bahan-bahan aktifnya. Produk ini diperkaya dengan Glutathione, Niacinamide, Natural Vit-C, Hexapeptide-8, Poreaway, Green Caviar, dan Aqua Peptide Glow. Masing-masing bahan ini memiliki peran spesifik yang saling melengkapi untuk kesehatan dan penampilan kulit.

Secara rinci, manfaat yang ditawarkan oleh krim malam ini meliputi:

  • Peningkatan kelembapan dan elastisitas kulit wajah.
  • Membantu mencerahkan kulit secara merata.
  • Memudarkan bekas jerawat yang mengganggu.
  • Mengecilkan tampilan pori-pori kulit.
  • Mengurangi munculnya garis halus dan mengencangkan kulit.
  • Meningkatkan hidrasi, menutrisi kulit, dan memberikan efek glowing.
  • Berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, termasuk paparan sinar UV.

Produk ini hadir dengan kemasan 20 gram dan dibanderol dengan harga sekitar Rp 75.000.

Scarlett Brightly Ever After Night Cream. Sumber: shopee

Penjelasan Mendalam Ingredients Scarlett Brightly Ever After Night Cream

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aqua, niacinamide, c13-15 alkane, squalane, cetearyl alcohol, dimethicone, glyserine, cetyl alcohol, glyseryl stearate, Rosa canina seed extract, isopetydiol, annona cherimola fruit extract, ceteareth 33, 2-phenoxyethanol, peg-23 Stearate, polyacrylate Crosspolymer-6, dmdm hydantoin, butylene Glycol, steareth-20, boswellia serrata oil, caesalpina spinosa Gum, ascorbyl glucoside, ethylhexylglycerin, ethanol, ceteth-20, glutathione, titanium dioxide, 1,2 hexanediol, caulerpa lentilifera extract, pelargonium graveolens oil, Citrus Limon Peel oil, sodium lactate, sodium PCA, aminomethyl propanol, phaseolus radiatus seed extract, canavalia gladiata seed extract, glycine soja (Soy Bean) seed extract, lens esculata (lentil) seed extract, ceratonia siliqua (carob) seed extract, pueraria lobata root extract, lactobacillus ferment lysate, sodium citrate, T-Butyl alcohol, sodium benzoate, mastic gum, lecithin, kappaphycus alvarezii extract, oleth-10, polysorbate 60, ceratona siliqua carob seed extract, citric acid, phenyl propanol, sodium dehydroacetate, aluminum hydroxide, Triethoxycaprylylsilane, methyl Methacrylate crosspolymer, glycyrrhiza uralensis (Licorice) root extract, lactic acid, simethicone, acetyl hexapeptide-8, glycine, fructose, 2-aminobutanol, urea, inositol

Analisis Bahan Aktif Utama:

Niacinamide: Dikenal luas karena kemampuannya dalam skin brightening (mencerahkan kulit) dan sifat anti-inflamasinya yang efektif meredakan kemerahan serta iritasi pada kulit.

Squalane: Merupakan emolien yang sangat baik, meniru sebum alami kulit, sehingga efektif dalam melembapkan kulit tanpa meninggalkan rasa lengket. Sifatnya yang skin identical membuatnya mudah diterima oleh kulit.

Rosa Canina Seed Extract: Ekstrak biji mawar ini kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan menenangkan kulit.

Annona Cherimola Fruit Extract: Ekstrak buah cherimoya ini berkontribusi sebagai sumber antioksidan dan Vitamin C, membantu mencerahkan serta melindungi kulit.

Boswellia Serrata Oil: Minyak esensial dari kemenyan ini memiliki manfaat anti-inflamasi, antibakteri, dan anti-aging yang kuat, menjadikannya bahan yang berharga untuk perawatan kulit.

Ascorbyl Glucoside: Merupakan turunan Vitamin C yang stabil, berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk melindungi kulit dari efek buruk lingkungan dan mencerahkan kulit.

Glutathione: Dikenal sebagai agen pencerah kulit (skin whitening) yang efektif berkat kemampuannya sebagai antioksidan kuat.

Caulerpa Lentilifera Extract (Green Caviar): Dikenal sebagai “caviar hijau”, ekstrak rumput laut ini kaya akan antioksidan, melembapkan kulit, memiliki sifat anti-inflamasi, dan membantu melawan tanda-tanda penuaan.

Pelargonium Graveolens Oil (Geranium Essential Oil): Minyak esensial geranium memiliki sifat antibakteri, antijamur, anti-inflamasi, dan juga berfungsi sebagai pewangi alami.

Citrus Limon Peel Oil (Lemon Essential Oil): Minyak esensial lemon memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. Selain itu, ia juga memberikan aroma segar alami.

Phaseolus Radiatus Seed Extract (Mung Bean Extract): Ekstrak kacang hijau kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan seperti tannin, sterol, dan flavonoid. Bahan ini sangat baik untuk menutrisi kulit, melindungi dari radikal bebas, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, dan menenangkan kulit (skin soothing).

Canavalia Gladiata Seed Extract (Sword Bean Extract): Berdasarkan penelitian dari Chonnam National University, ekstrak kacang polong ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat, mampu mencerahkan kulit dengan menghambat enzim tirosinase, dan memiliki sifat antibakteri.

Glycine Soja (Soy Bean) Seed Extract: Ekstrak kedelai memiliki berbagai manfaat kecantikan, termasuk anti-inflamasi, stimulasi produksi kolagen, sebagai antioksidan potensial untuk menetralisir radikal bebas, serta skin lightening yang membantu mencegah pigmentasi akibat paparan UV.

Lens Esculata (Lentil) Seed Extract (p-Refinyl®): Ekstrak lentil ini merupakan bahan aktif alami yang kaya akan oligosakarida. Sangat efektif dalam mengatasi masalah pori-pori besar, sekaligus melembutkan, melembapkan, dan bertindak sebagai antioksidan.

Ceratonia Siliqua (Carob) Seed Extract: Bahan ini berkontribusi dalam memberikan manfaat anti-aging pada kulit.

Pueraria Lobata Root Extract (Kudzu Root): Akar kudzu dikenal karena khasiat penyembuhan dan antimikrobanya. Ia juga memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, menenangkan kulit (skin soothing), dan melembapkan. Kandungan isoflavonoid, quercetin, genistein, dan puerarin yang tinggi sangat efektif melawan tanda-tanda penuaan dini.

Lactobacillus Ferment Lysate: Probiotik yang diperoleh dari fermentasi bakteri Lactobacillus ini membantu memperbaiki jaringan kulit dengan menstimulasi regenerasi sel dan pembentukan kolagen. Manfaat lainnya termasuk anti-inflamasi, skin soothing, dan hidrasi kulit.

Mastic Gum (PoreAway®): Bahan ini berfungsi sebagai astringent yang efektif mengecilkan pori-pori dan mengontrol produksi minyak berlebih pada kulit.

Kappaphycus Alvarezii Extract (Telosmyl®): Diekstrak dari alga merah, bahan ini mengandung polisakarida galaktan yang memiliki sifat melembapkan, menghambat produksi melanin, anti-inflamasi, dan membantu menyamarkan garis halus.

Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract: Ekstrak akar licorice dikenal efektif untuk mencerahkan kulit (skin brightening) dan memiliki sifat anti-inflamasi.

Acetyl Hexapeptide-8: Merupakan peptida yang memiliki kemampuan untuk mengurangi tampilan garis halus dan kerutan, sehingga memberikan efek anti-aging.

Catatan: Sebagian besar bahan aktif dalam krim malam ini memiliki kesamaan dengan krim siangnya, sehingga beberapa penjelasan dibuat lebih ringkas untuk menghindari pengulangan.

Bahan Pelengkap (Base Ingredients):

Bahan-bahan pelengkap dalam formulasi Scarlett Brightly Ever After Night Cream berperan penting dalam menciptakan tekstur yang nyaman, memastikan stabilitas produk, dan mendukung penyerapan bahan aktif. Beberapa di antaranya adalah:

  • Aqua (Air)
  • C13-15 Alkane: Pelarut dan emolien ringan.
  • Cetearyl Alcohol & Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Dimethicone: Silikon yang memberikan rasa halus pada kulit dan membentuk lapisan pelindung.
  • Glycerin: Humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • Glyceryl Stearate: Emulsifier dan emolien.
  • Isopentyldiol: Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan emolien yang membantu meningkatkan hidrasi kulit.
  • Ceteareth-33, PEG-23 Stearate, Steareth-20, Oleth-10, Polysorbate 60: Berbagai jenis emulsifier dan surfaktan yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formulasi.
  • 2-Phenoxyethanol, DMDM Hydantoin, Sodium Dehydroacetate: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroba.
  • Polyacrylate Crosspolymer-6: Pengental.
  • Butylene Glycol: Humektan dan pelarut.
  • Caesalpinia Spinosa Gum: Pengental dan penstabil emulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Pengawet dan peningkat kelembapan.
  • Ethanol: Pelarut dan pengering.
  • Ceteth-20: Emulsifier.
  • 1,2 Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat kinerja pengawet (preservative booster), dan humektan.
  • Sodium Lactate: Garam dari asam laktat, merupakan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF) kulit, berfungsi sebagai humektan dan membantu menjaga lapisan asam kulit (acid mantle).
  • Sodium PCA: Komponen NMF kulit, bertindak sebagai humektan yang sangat efektif mengikat kelembapan.
  • Aminomethyl Propanol: Pengatur pH.
  • Sodium Citrate: Pengatur pH dan pengkelat.
  • T-Butyl Alcohol: Pelarut.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Lecithin: Emulsifier dan agen penenang kulit.
  • Citric Acid: Pengatur pH dan antioksidan.
  • Phenyl Propanol: Pengawet dan pewangi.
  • Aluminum Hydroxide, Triethoxycaprylylsilane: Bahan yang terkait dengan Titanium Dioxide untuk dispersi dan stabilitas warna.
  • Methyl Methacrylate Crosspolymer: Bahan pengisi dan pengental.
  • Lactic Acid: Termasuk dalam golongan AHA, memiliki kemampuan eksfoliasi pada konsentrasi tertentu. Juga berfungsi sebagai humektan, antioksidan, menjaga acid mantle, dan pengatur pH.
  • Simethicone: Agen anti-busa.
  • Glycine: Asam amino yang merupakan bagian dari protein kulit, berfungsi sebagai skin identical dan agen hidrasi.
  • Fructose: Gula sederhana yang berfungsi sebagai humektan untuk menghidrasi kulit.
  • 2-Aminobutanol: Pengatur pH.
  • Urea: Komponen NMF kulit, bertindak sebagai humektan yang sangat baik dan membantu melembutkan kulit.
  • Inositol: Molekul gula yang memiliki sifat menghidrasi kulit.

Catatan: Bahan pelengkap yang tidak dijelaskan secara rinci di sini umumnya memiliki fungsi yang sama dengan yang terdapat pada krim siang Scarlett, dan dapat diperiksa pada ulasan produk sebelumnya. Penjelasan difokuskan pada bahan yang baru atau memiliki fungsi spesifik yang patut disorot.

Kesimpulan Ulasan Bahan Scarlett Brightly Ever After Night Cream

Secara keseluruhan, Scarlett Brightly Ever After Night Cream menampilkan formulasi yang kaya dan multifungsi.

  • Krim malam ini mengandung total 21 bahan aktif, di mana 13 di antaranya identik dengan yang terdapat pada krim siangnya, menunjukkan konsistensi dalam filosofi perawatan kulit merek ini.
  • Terdapat 9 kombinasi bahan yang bekerja sinergis untuk skin brightening, yaitu Niacinamide, Rosa Canina Seed Extract, Annona Cherimola Fruit Extract, Vitamin C (Ascorbyl Glucoside), Glutathione, Canavalia Gladiata Seed Extract, Glycine Soja Seed Extract, Kappaphycus Alvarezii Extract, dan Licorice Root Extract.
  • Formulasi ini juga mencakup beberapa bahan aktif yang efektif untuk menangkal tanda-tanda penuaan (anti-aging).
  • Kehadiran banyak bahan dengan efek anti-inflamasi, skin soothing, dan skin hydrating menjadikan krim ini pilihan yang baik untuk menenangkan dan merawat kulit.
  • Produk ini diformulasikan tanpa pewangi tambahan (no fragrance) dan paraben (no paraben).
  • Perhatian: Produk ini mengandung alkohol (tertera di urutan ke-24 dalam daftar bahan). Pengguna yang sensitif terhadap alkohol mungkin perlu mempertimbangkan hal ini.
  • Formulasi ini diklaim oil-free.
  • Potensi komedogenik produk ini dikategorikan rendah hingga sedang, dengan beberapa bahan yang perlu diperhatikan oleh pemilik kulit rentan berjerawat:
    • Cetearyl Alcohol (skor 2)
    • Cetyl Alcohol (skor 3)
    • Dimethicone (skor 1)
    • Butylene Glycol (skor 1)
    • Steareth-20 (skor 2)

    Peringkat komedogenik ini sama dengan krim siang Scarlett.

  • Peringatan Fungal Acne: Produk ini tidak aman untuk fungal acne (jerawat jamur) karena mengandung bahan seperti Glyceryl Stearate, PEG-23 Stearate, Polysorbate 20.
  • Produk ini mengandung tiga jenis minyak esensial (kemenyan, geranium, dan lemon). Individu yang memiliki alergi terhadap minyak esensial disarankan untuk melakukan uji tempel (patch test) terlebih dahulu.

Untuk memastikan keaslian produk, disarankan untuk melakukan pembelian melalui Official Store Scarlett.

Artikel menarik Lainnya