Home » Scarlett Anti Acne Day Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Scarlett Anti Acne Day Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Scarlett Anti Acne Day Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Skincapedia.com – Scarlett Anti Acne Day Cream hadir dengan formulasi yang kaya akan bahan aktif untuk membantu mengatasi masalah jerawat dan menjaga kesehatan kulit wajah.

Scarlett Anti Acne Day Cream diformulasikan dengan kombinasi kandungan Double Action Salicylic Acid, Natural Squalane, Hexapeptide-8, Natural Vit-C, Triceramide, dan Aqua Peptide Glow. Keseluruhan bahan ini bekerja sinergis untuk memberikan berbagai manfaat bagi kulit, di antaranya:

  1. Membantu meredakan peradangan jerawat serta kemerahan pada kulit wajah.
  2. Meningkatkan kelembapan kulit sehingga tampak lebih sehat dan cerah.
  3. Membantu menyamarkan garis halus dan mengencangkan kulit wajah.
  4. Memperbaiki tekstur kulit wajah yang kasar atau tidak merata.
  5. Membantu memudarkan bekas jerawat yang mengganggu.
  6. Memberikan nutrisi penting bagi kesehatan kulit wajah.
  7. Bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, terutama dari paparan sinar UV.

Produk ini hadir dengan ukuran 20 gram dan dibanderol dengan harga sekitar Rp75.000.

Scarlett Anti Acne Day Cream. Foto by janelisabeth26 FD Member

Penjelasan Ingredients Scarlett Anti Acne Day Cream

Ingredients:

Aqua, Ethylhexyl, Methoxycianamate, Pentane-12-diol, Cetearyl Alcohol, C13-15 Alkane, Diglyserine, Squalane, Annona Cherimola Fruit Extract, Cetyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Butylene Glycol. Dimeticone. Calopyllum Inophyllum Seed oil, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Ceteareth 33, Phenaxyethanol, C12-15 Alkyl Benzoate, PED-8, Salicylic Acid PEG-75 Stearate. Polyacrylate Creaspolymer-6, Glycerin, Steareth-20, Acacia Senegal Gum, Dipropylene Glycol Dibenzoate, DMDM Hydantoin, Aminomethyl Propanol, Pelargonium Graveolens OiL, Caesalpinia Spinosa Gum, Titanium Dioxide, Hydrolyzed Wheat Flour, Ascorbyl Glucoside, Ceteth 20. Ethylhexylglycerin, PPG 15 Stearyl Ether Bonzoate, Lavandula Angustilolia Lavender oil, rosmarinus 0fficinalis Leaf oil, Melaleuca Alternifolia Leaf Oil, 12-Hexanediol, Sodium Citrate, Dryopteris Flix-Mas Rool Extract, T-Butyl Alcohol, Oleth-10, Poiysorbale-60, isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate, Sodium Lauroyl Lactylate Aluminum Hydroxide, Ceratonia Siliqua (Carob)Seed Extract, Phenylpropanol, Sodium Dehydroacetate, Sodium Benzoate, Triethoxycaprylylsilane, Methyl Methacrylate Crasspolymer, Citric Acid, 2-Aminobutanol Sodium Hydroxide, Propylene Glycol Ceramide NP, Simethicone, Ceramide AP Phytosphingesine, Cholesterol, xanthan Gum, Carbomer, Olea Europaea (Otive) Fruit Oil Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed OiL Acetyl Hexapeptide 8. Ceramide EOP

Daftar ingredients yang cukup panjang ini memang menjadi ciri khas produk Scarlett. Mari kita bedah satu per satu bahan aktif yang terkandung di dalamnya.

Bahan Aktif

Squalane: Merupakan minyak yang ringan dan identik dengan sebum alami kulit manusia. Squalane mudah menyerap, tidak meninggalkan rasa lengket (greasy), dan sangat baik untuk melindungi skin barrier. Kandungan ini cocok untuk semua jenis kulit.

Annona Cherimola Fruit Extract: Ekstrak dari buah cherimoya ini kaya akan Vitamin C dan antioksidan. Manfaatnya adalah membantu meratakan warna kulit dan melindungi kulit dari radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini.

Calophyllum Inophyllum Seed Oil: Dikenal juga sebagai tamanu oil. Minyak ini kaya akan antioksidan dan asam lemak esensial yang bermanfaat untuk menutrisi, mengurangi peradangan (anti-inflamasi), melembapkan, serta melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas. Tamanu oil juga memiliki sifat antimikroba dan membantu proses pemulihan luka.

Aloe Barbadensis Leaf Extract: Ekstrak lidah buaya ini merupakan pelembap yang sangat baik dan kaya antioksidan. Mengandung vitamin, mineral, dan enzim yang bermanfaat untuk menenangkan kulit, menutrisi, serta membantu penyembuhan luka.

Salicylic Acid: Merupakan BHA (Beta Hydroxy Acid) yang larut dalam minyak. Kemampuannya menembus lapisan kulit dengan baik menjadikannya efektif membersihkan pori-pori dari dalam. Salicylic Acid juga memiliki sifat oil control, anti-inflamasi, dan antibakteri.

Pelargonium Graveolens Oil: Ini adalah Geranium Essential Oil yang memiliki sifat antioksidan, antibakteri, anti-inflamasi, dan astringen.

Ascorbyl Glucoside: Merupakan turunan Vitamin C yang stabil dan mudah diformulasikan. Agar aktif, bahan ini perlu dikonversi di dalam kulit. Manfaatnya antara lain sebagai antioksidan, mencerahkan kulit (skin brightening), dan merangsang produksi kolagen (collagen booster).

Lavandula Angustifolia Lavender Oil: Minyak esensial lavender memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antijamur. Selain itu, berfungsi sebagai pewangi alami.

Rosmarinus Officinalis Leaf Oil: Minyak esensial rosemary memiliki khasiat anti-inflamasi, antibakteri, dan antijamur. Kandungan ini juga baik untuk mengontrol minyak berlebih dan bersifat astringen, sehingga cocok untuk kulit berjerawat.

Melaleuca Alternifolia Leaf Oil: Dikenal sebagai Tea Tree Oil (TTO), bahan ini sangat populer sebagai agen anti-jerawat. TTO memiliki sifat antibakteri, antijamur, astringen, anti-inflamasi, dan oil control.

Dryopteris Filix-Mas Root Extract: Ekstrak akar pakis jantan ini memiliki sifat astringen yang kuat, efektif untuk mengontrol produksi sebum pada kulit berminyak dan berjerawat.

Ceratonia Siliqua (Carob) Seed Extract: Ekstrak biji carob merupakan sumber antioksidan yang baik. Bahan ini memiliki kemampuan memperbaiki kulit (skin repairing), melindungi kulit (skin protector), dan mencerahkan kulit (skin brightening) berkat aktivitas tyrosinase inhibitor-nya.

Ceramide NP, Ceramide AP, Ceramide EOP: Ketiga jenis ceramide ini adalah komponen identik kulit yang berperan penting dalam menjaga kesehatan skin barrier. Ceramide membantu kulit melindungi dirinya sendiri dari faktor eksternal dan menahan kelembapan. Produksi ceramide alami dalam kulit cenderung menurun seiring bertambahnya usia, sehingga suplai dari skincare menjadi penting.

Phytosphingosine: Merupakan salah satu lipid penyusun ceramide, yang mendukung fungsi ceramide agar bekerja optimal. Bahan ini memiliki sifat antimikroba dan merupakan bagian dari sistem pertahanan alami kulit untuk melindungi dari infeksi bakteri.

Olea Europaea (Olive) Fruit Oil: Minyak zaitun kaya akan vitamin A dan E, bersifat antioksidan, anti-inflamasi, dan melembapkan kulit.

Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil: Minyak biji safflower kaya akan antioksidan dan bersifat melembapkan kulit, baik untuk merawat kulit kering.

Acetyl Hexapeptide-8: Merupakan peptida yang terdiri dari beberapa asam amino. Bahan ini termasuk dalam kategori cell-communicator ingredients yang dapat mengirimkan sinyal ke sel kulit. Peptida ini membantu mengencangkan kulit dan menyamarkan garis-garis halus.

Agen Sunscreen

Ethylhexyl Methoxycinnamate: Agen sunscreen kimiawi yang berfungsi sebagai penyerap sinar UVB. Bahan ini tidak terlalu stabil terhadap paparan sinar UV secara langsung namun mudah diformulasikan.

Titanium Dioxide: Agen sunscreen fisik/mineral yang memberikan perlindungan spektrum luas (broad spectrum). Bahan ini stabil terhadap sinar UV, aman karena tidak terserap ke dalam kulit, namun terkadang dapat menimbulkan efek white cast. Selain sebagai sunscreen, Titanium Dioxide juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent) dan agen pembuat kulit tampak matte (mattifier).

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
  • Pentane-1,2-diol: Pelarut, penstabil emulsi, dan peningkat kinerja pengawet.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient (pelembap), pengental, dan penstabil emulsi.
  • C13-15 Alkane: Pelarut dan emollient.
  • Diglyserine: Glycerin dengan molekul lebih besar, berfungsi sebagai humektan.
  • Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air.
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang membentuk lapisan di permukaan kulit, memberikan rasa halus, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, dan memberikan efek menyamarkan garis halus sementara.
  • Ceteareth-33: Pengemulsi.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.
  • C12-15 Alkyl Benzoate: Emollient ringan yang membantu melarutkan agen sunscreen dan pengawet.
  • PEG-8: Pelarut dan pengemulsi.
  • PEG-75 Stearate: Pengemulsi.
  • Polyacrylate Crosspolymer-6: Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula.
  • Glycerin: Pelarut, humektan, dan identik dengan kulit.
  • Steareth-20: Pengemulsi.
  • Acacia Senegal Gum: Pengental alami yang menambah kekentalan formula.
  • Dipropylene Glycol Dibenzoate: Emollient, humektan, dan membantu melarutkan agen sunscreen.
  • DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan formaldehida dalam jumlah kecil.
  • Aminomethyl Propanol: Pengatur pH bersifat basa.
  • Caesalpinia Spinosa Gum: Pengental alami yang menambah kekentalan formula.
  • Hydrolyzed Wheat Flour: Bahan alami yang berfungsi sebagai humektan dan kondisioner kulit.
  • Ceteth-20: Pengemulsi.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat kinerja pengawet dan humektan.
  • PPG-15 Stearyl Ether Benzoate: Emollient cair yang tidak lengket, membantu melarutkan agen sunscreen.
  • 1,2-Hexanediol: Pelarut, humektan, dan peningkat kinerja pengawet.
  • Sodium Citrate: Pengatur pH bersifat asam, merupakan garam dari asam sitrat.
  • T-Butyl Alcohol: Sejenis alkohol yang lebih ringan iritasinya dibandingkan etanol.
  • Oleth-10: Pengemulsi.
  • Polysorbate-60: Pengemulsi.
  • Isostearamidopropyl Ethyldimonium Ethosulfate: Pengemulsi.
  • Sodium Lauroyl Lactylate: Pengemulsi dan penstabil emulsi.
  • Aluminum Hydroxide: Agen pembuat buram, penyerap minyak, dan humektan. Membantu memaksimalkan kinerja titanium dioxide.
  • Phenylpropanol: Bahan alami yang berfungsi sebagai penyamar bau (masking agent) dan memiliki sifat antimikroba serta peningkat kinerja pengawet.
  • Sodium Dehydroacetate: Pengawet yang telah disetujui oleh Ecocert.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Triethoxycaprylylsilane: Membantu agen sunscreen mineral (titanium dioxide) agar tercampur merata dalam formula, mudah diaplikasikan, dan tidak menggumpal.
  • Methyl Methacrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula, berfungsi sebagai penyerap minyak (oil absorbent) dan agen pembuat kulit tampak matte, serta memberikan tekstur lembut dan powdery feel.
  • Citric Acid: Pengatur pH bersifat asam.
  • 2-Aminobutanol: Pengatur pH bersifat basa.
  • Sodium Hydroxide: Pengatur pH bersifat basa.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Simethicone: Jenis silikon yang membantu titanium dioxide agar mudah tercampur dan diaplikasikan.
  • Cholesterol: Identik dengan kulit dan berfungsi sebagai humektan.
  • Xanthan Gum: Pengental alami yang menambah kekentalan formula.
  • Carbomer: Pengental sintetis yang menambah kekentalan formula.

Kesimpulan

✔️ Scarlett Anti Acne Day Cream mengandung total 11 bahan aktif yang sangat lengkap, mencakup antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, oil control, astringen, pelembap kulit, dan baik untuk kesehatan skin barrier.

✔️ Komposisi bahan aktifnya mirip dengan produk night cream Scarlett, hanya ada beberapa perbedaan.

✔️ Produk ini sudah dilengkapi dengan dua jenis agen sunscreen (kimiawi dan fisik). Namun, karena SPF dan PA tidak disebutkan secara spesifik, disarankan untuk tetap menggunakan sunscreen tambahan demi perlindungan maksimal.

✔️ Scarlett Anti Acne Day Cream tidak mengandung pewangi (fragrance) tambahan. Aromanya berasal dari essential oil yang mengandung komponen pewangi alami.

✔️ Produk ini bebas paraben.

❗ Produk ini tidak oil-free.

❗ Terdapat potensi komedogenik dari beberapa bahan seperti Squalane, Cetearyl Alcohol, Cetyl Alcohol, Dimethicone, Butylene Glycol, Olive Oil, Steareth-20, Oleth-10, dan Simethicone.

❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Glyceryl Stearate, Polysorbate 60, dan Olive Oil.

❗ Mengandung essential oil yang berpotensi menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.

✔️ Banyak ulasan positif dari pengguna yang merasa cocok dengan produk ini, menunjukkan popularitas dan daya tariknya.

Penjelasan mengenai ingredients ini bersifat umum. Efektivitas produk dapat bervariasi pada setiap individu karena dipengaruhi oleh formulasi keseluruhan dan kondisi kulit masing-masing. Sumber referensi utama dalam analisis ini adalah Incidecoder dan Paula’s Choice Cosmetic Dictionary.

✔️ Beli produk ORI di Official store

Artikel menarik Lainnya