Home » Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum: Cek Ingredients Rahasia Kulit Mulus

Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum: Cek Ingredients Rahasia Kulit Mulus

Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum: Cek Ingredients Rahasia Kulit Mulus

Skincapedia.com – Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum hadir sebagai solusi inovatif untuk perawatan kulit anti-penuaan, diformulasikan secara cermat dengan kombinasi bahan aktif potent yang bekerja sinergis untuk merevitalisasi kulit.

Serum ini diperkaya dengan retinol, vitamin C, peptide, ekstrak delima (pomegranate), dan allantoin. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya untuk mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti garis-garis halus dan kerutan. Selain itu, serum ini juga efektif dalam menyamarkan garis-garis halus yang sudah terbentuk, sehingga kulit tampak lebih muda dan segar.

Lebih jauh lagi, Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum berperan penting dalam meningkatkan proses regenerasi kulit. Proses ini membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk, menghasilkan kulit yang lebih cerah, halus, dan sehat. Masalah tampilan pori-pori besar juga dapat diatasi berkat kandungan dalam serum ini, yang membantu menyamarkan ukurannya. Kulit yang terasa kendur juga akan kembali kenyal berkat stimulasi produksi kolagen dan elastin, dua protein krusial yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.

Produk ini dikemas dalam ukuran 15ml dan dibanderol dengan harga sekitar Rp75.000.

Scarlett Skin Smoothing Retinol serum. Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Scarlett Skin Smoothing Retinol serum

Ingredients:

Aqua, glyserine, butylene Glycol, polyacrylate crosspolymer 6, pentylene Glycol, DMDM Hydantoin, BHT, Disodium EDTA, allantoin, ascorbyl glucoside, hydroxyethyl Cellulose, sodium hydroxide, aminomethyl propanol, retinol, punica granatum fruit extract, t-butyl alcohol, titanium dioxide, cetearyl alcohol, sodium benzoate, polysorbate 60, polysorbate 20, oleth-10, aluminum hydroxide, phenoxyethanol, Triethoxycaprylylsilane, methyl methacrylate crosspolymer, acetyl hexapeptide 8, BHA, Ethylhexylglycerin, 2-amino butanol, simethicone..

Bahan aktif

allantoin.

Senyawa natural yang diperoleh dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan luar biasa dalam menenangkan kulit. Allantoin efektif meminimalisir efek iritasi, mengurangi kemerahan yang mengganggu, sekaligus mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.

ascorbyl glucoside.

Merupakan salah satu turunan vitamin C yang dikenal lebih stabil dan mudah diintegrasikan dalam formulasi produk perawatan kulit. Ascorbyl glucoside memiliki kemampuan mencerahkan kulit (skin-lightening) dan berperan sebagai antioksidan. Setelah dikonversi menjadi vitamin C murni di dalam kulit, ia juga berfungsi sebagai peningkat kolagen (collagen booster).

retinol.

Dijuluki sebagai “ratunya anti-aging”, retinol juga memiliki manfaat signifikan dalam mengatasi jerawat. Manfaat utamanya meliputi pencegahan penuaan, normalisasi proses keratinisasi (pergantian sel kulit), yang membuat kulit tampak lebih halus, bersih, dan kencang. Dengan menormalkan pergantian sel, retinol juga membantu mengatasi masalah jerawat dan mengurangi produksi sebum berlebih. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan retinol dapat memicu reaksi purging, seperti munculnya calon jerawat atau pengelupasan sel kulit mati. Efek samping lain yang mungkin timbul meliputi iritasi, kekeringan, dan rasa perih. Oleh karena itu, penggunaan retinol harus dilakukan dengan hati-hati dan bertahap.

punica granatum fruit extract.

Ekstrak buah delima ini kaya akan vitamin, terutama vitamin C, serta mineral dan senyawa bioaktif seperti cathechin, quercetin, dan kaempherol. Kandungan ini berperan sebagai pelindung terhadap efek buruk sinar UVB (foto-protektif), menetralisir radikal bebas, mencegah penuaan dini, dan membantu meratakan warna kulit. Ekstrak delima juga memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi.

acetyl hexapeptide 8.

Dikenal juga sebagai argireline, peptide ini memiliki efek yang mirip dengan botox. Manfaatnya meliputi peningkatan kadar kelembapan kulit, pengencangan kulit, dan pengurangan kerutan.

Bahan pelengkap

  • Aqua
  • Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan humektan untuk menarik kelembapan.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Polyacrylate Crosspolymer 6: Pengental sintetis yang membantu menstabilkan emulsi dalam formula.
  • Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
  • DMDM Hydantoin: Pengawet yang dapat melepaskan formalin dalam jumlah kecil.
  • BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi pada formula.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam, menjaga kestabilan formula.
  • Hydroxyethyl Cellulose: Pengental alami yang berasal dari selulosa.
  • Sodium Hydroxide: Pengatur pH bersifat basa untuk menyesuaikan keasaman formula.
  • Aminomethyl Propanol: Pengatur pH bersifat basa.
  • T-butyl Alcohol: Pelarut.
  • Titanium Dioxide: Agen sunscreen fisik yang membantu memantulkan sinar UVA dan UVB, penting untuk menstabilkan bahan aktif seperti retinol dari degradasi cahaya.
  • Cetearyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Polysorbate 60: Pengemulsi.
  • Polysorbate 20: Pengemulsi.
  • Oleth-10: Pengemulsi.
  • Aluminum Hydroxide: Agen pengopak (opacifying agent) yang memberikan warna putih pada produk, agen mattifier untuk hasil akhir matte, dan membantu menstabilkan titanium dioxide.
  • Phenoxyethanol: Pengawet.
  • Triethoxycaprylylsilane: Silikon yang berfungsi sebagai pelapis pigmen/mineral sunscreen (mineral/pigment coating) untuk meningkatkan kemudahan aplikasi, perataan, dan mencegah penggumpalan.
  • Methyl Methacrylate Crosspolymer: Butiran mikro berpori (porous spherical microbeads) yang memberikan efek halus dan mewah pada tekstur, membantu memantulkan cahaya untuk tampilan kulit lebih rata, serta menyerap minyak untuk hasil akhir matte.
  • BHA: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi pada formula.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • 2-amino Butanol: Pengatur pH bersifat basa.
  • Simethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien, membantu melapisi partikel titanium dioxide agar lebih mudah diratakan dan diformulasikan.

Kesimpulan

✔️Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum diperkaya dengan lima bahan aktif utama yang sangat efektif dalam mengurangi tanda-tanda penuaan, memperbaiki tekstur kulit, serta menjaga kekenyalan dan elastisitasnya.

✔️Kombinasi retinol dan vitamin C bekerja ganda untuk mencerahkan kulit (skin brightening).

✔️Retinol juga merupakan pilihan yang sangat baik bagi pemilik kulit yang rentan berjerawat (acne-prone).

✔️Berdasarkan daftar bahan pelengkapnya, khususnya adanya cetearyl alcohol yang merupakan biocompatible lipid, indikasi penggunaan teknologi enkapsulasi untuk retinol cukup kuat. Teknologi ini berfungsi sebagai ‘pembungkus’ bahan aktif retinol, menjadikannya lebih stabil, mudah diserap, dan lebih mudah ditoleransi oleh kulit.

✔️Meskipun mengandung titanium dioxide sebagai agen sunscreen, serum ini tidak dimaksudkan untuk digunakan sebagai pengganti sunscreen utama di pagi hari. Titanium dioxide di sini lebih berfungsi untuk melindungi retinol agar tidak cepat terdegradasi oleh paparan cahaya.

✔️Serum ini sangat direkomendasikan untuk digunakan pada rutinitas malam hari (PM Routine).

✔️Dapat mulai digunakan oleh individu berusia 18 tahun ke atas.

✔️Bebas alkohol (no alcohol) dan pewangi (no fragrance).

✔️Bebas minyak (oil-free) dengan potensi komedogenik yang tergolong rendah, meskipun terdapat beberapa bahan seperti:

  • Butylene Glycol (1)
  • Cetearyl Alcohol (2)
  • Simethicone (1)

❗Perlu dicatat bahwa produk ini tidak aman untuk fungal acne (tidak Fungal acne safe) karena mengandung polysorbate 60 dan polysorbate 20.

❗Produk ini juga tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui (tidak bumil busui friendly).

✔️ Rekomendasi Frekuensi pemakaian:

  • Bagi pemula, disarankan untuk menggunakan Skin Smoothing Retinol Serum sebanyak tiga kali seminggu agar kulit dapat beradaptasi secara bertahap.
  • Setelah kulit terbiasa, frekuensi penggunaan dapat ditingkatkan menjadi setiap hari.
  • Sangat disarankan untuk mengaplikasikan pelembap setelah penggunaan serum retinol.
  • Penggunaan sunscreen di pagi hari adalah suatu keharusan.
✔️ Pastikan membeli produk ORI di Official store

Artikel menarik Lainnya