Home » La Tulip C-Night Cream: Rahasia Kulit Glowing Terungkap

La Tulip C-Night Cream: Rahasia Kulit Glowing Terungkap

La Tulip C-Night Cream: Rahasia Kulit Glowing Terungkap

Skincapedia.com – La Tulip C-Night Cream hadir sebagai solusi perawatan kulit malam hari yang diformulasikan khusus untuk menjaga kelembapan dan mencerahkan wajah. Krim ini mengandalkan kekuatan antioksidan dari Vitamin C untuk melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari dan lingkungan sepanjang hari, sehingga kulit senantiasa tampak sehat dan bercahaya.

Penggunaan La Tulip C-Night Cream sangat direkomendasikan dilakukan pada malam hari, setelah Anda mengaplikasikan La Tulipe C-Serum. Dengan menggunakan jari yang bersih, ratakan krim ini ke seluruh area wajah untuk mendapatkan manfaat optimal.

La Tulip C-Night Cream. Sumber: shopee

Untuk perlindungan ekstra di siang hari, sangat disarankan untuk selalu menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan. La Tulip C-Night Cream hadir dengan kemasan 25 gram dan dibanderol dengan harga sekitar Rp68.000.

Mengenal Lebih Dekat Komposisi La Tulip C Night Cream

Daftar Lengkap Ingredients:

Purified water, caprylic/capric triglyceride, dimethicone, isododecane, cetyl alcohol, rice (Oryza sativa) brand oil, Propylene Glycol, ascorbyl tetraisopalmitate, glyserine, cetearyl alcohol, behenyl alcohol, polysorbate 80, D-panthenol, polyglyseryl-10 pentastearate, phenoxyethanol, beeswax, ammonium acryloyldimethyl taurate/vp Copolymer, tocopheryl acetate, cetearyl glucoside, sodium lauroyl lactylate, 1,2 octanediol, sorbitan sesquioleate, tetrasodium EDTA, hydroxyethylcellulose, sodium dihydrogen phosphate, sodium hyaluronate, citric acid, glucose.

Bahan Aktif Unggulan

Rice (Oryza Sativa) Brand Oil

Minyak bekatul padi ini dikenal memiliki kemampuan sebagai filter alami UVA dan UVB. Teksturnya yang ringan memungkinkannya meresap dengan baik tanpa menyumbat pori-pori, sekaligus memberikan kelembapan. Kaya akan antioksidan, minyak ini juga memiliki sifat menenangkan kulit, menjadikannya pilihan tepat untuk merawat kulit yang iritasi dan sensitif.

Ascorbyl Tetraisopalmitate

Merupakan turunan Vitamin C yang stabil dan larut dalam minyak, sehingga memiliki kemampuan penetrasi yang superior ke dalam kulit. Berdasarkan uji in-vitro, senyawa ini menunjukkan tiga manfaat utama Vitamin C: sebagai antioksidan kuat, merangsang produksi kolagen, dan mencerahkan kulit dengan menghambat melanogenesis hingga 80%.

D-Panthenol (Vitamin B5)

Dikenal juga sebagai pantothenic acid, D-Panthenol memiliki kemampuan melembapkan kulit yang luar biasa, mencegah hilangnya kelembapan, dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Selain itu, senyawa ini juga berperan dalam penyembuhan luka, membantu regenerasi sel kulit yang rusak, serta memiliki efek anti-inflamasi dan menenangkan kulit.

Tocopheryl Acetate (Vitamin E)

Sebagai antioksidan, Vitamin E bekerja untuk melembapkan kulit dan memberikan perlindungan tambahan terhadap efek berbahaya sinar UVB.

Sodium Hyaluronate

Bentuk garam dari hyaluronic acid ini memiliki ukuran molekul yang besar. Fungsinya adalah membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang mencegah penguapan air dari kulit (TEWL) dan menjaga integritas skin barrier.

Bahan Pelengkap yang Mendukung Formulasi

  • Purified Water: Air murni sebagai basis utama formulasi.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Berasal dari minyak kelapa dan gliserin, berfungsi sebagai emollient dengan tekstur ringan, tidak lengket, dan dapat ditoleransi oleh berbagai jenis kulit.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang bertindak sebagai emollient semi-oklusif, memberikan sensasi kulit halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa berminyak, serta memberikan efek “wrinkle-filler” sementara.
  • Isododecane: Emollient non-berminyak yang bersifat volatil, cepat menguap tanpa terserap kulit, namun membantu formula merata dengan baik.
  • Cetyl Alcohol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Propylene Glycol: Juga berperan sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • Glycerine: Merupakan pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin-identical), dan humektan.
  • Cetearyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Behenyl Alcohol: Serupa dengan cetearyl alcohol, berfungsi sebagai emollient, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Polysorbate 80: Pengemulsi yang membantu mencampurkan bahan-bahan yang tidak larut dalam air.
  • Polyglyceryl-10 Pentastearate: Pengemulsi dan emollient.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
  • Beeswax (Cera Alba): Lilin lebah yang berfungsi sebagai emollient, pengental, penstabil emulsi, serta memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi.
  • Ammonium Acryloyldimethyl Taurate/VP Copolymer: Pengental sintetis yang memberikan tekstur pada produk.
  • Cetearyl Glucoside: Pengemulsi yang juga berfungsi sebagai emollient.
  • Sodium Lauroyl Lactylate: Pengemulsi lainnya yang membantu menyatukan formulasi.
  • 1,2 Octanediol: Pelarut dalam formulasi.
  • Sorbitan Sesquioleate: Pengemulsi dan emollient.
  • Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam dalam formula.
  • Hydroxyethylcellulose: Pengental alami yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
  • Sodium Dihydrogen Phosphate: Berfungsi sebagai pengatur pH (buffering) untuk menjaga tingkat keasaman formula.
  • Citric Acid: Penyesuai pH yang bersifat asam.
  • Glucose: Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.

Kesimpulan Mengenai La Tulip C-Night Cream

✔️ Keunggulan Utama: La Tulip C-Night Cream unggul dengan kombinasi lima bahan aktif yang memberikan manfaat antioksidan, pencerah kulit, pelembap, dan menenangkan. Krim ini menggunakan turunan Vitamin C inovatif, yaitu Ascorbyl Tetraisopalmitate (ATIP).

Sekilas Mengenal ATIP: ATIP merupakan salah satu turunan Vitamin C terbaru, hasil gabungan Ascorbic Acid dan isopalmitic acid. Keunggulannya terletak pada stabilitas yang lebih tinggi dan potensi iritasi yang lebih rendah dibandingkan Vitamin C murni. Daya penetrasi ATIP yang sangat baik, karena sifatnya yang larut dalam minyak, menjadikannya sangat efektif dalam bekerja di kulit. Selain mencerahkan, ATIP juga berkontribusi pada efek anti-penuaan dengan merangsang produksi kolagen.

Potensi Komedogenik ATIP: Perlu dicatat bahwa ATIP tidak disarankan untuk penderita fungal acne karena kandungan palmitic acid di dalamnya.

Perlindungan Sinar UV: Kombinasi rice brand oil, Vitamin C, dan Vitamin E dalam krim ini secara efektif membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Jika digunakan di siang hari, formula ini bahkan berpotensi berfungsi sebagai SPF booster.

Saran Penggunaan: Meskipun memiliki potensi sebagai SPF booster, produk ini secara spesifik diformulasikan sebagai night cream, sehingga sangat dianjurkan untuk digunakan pada malam hari.

Bebas Bahan Berbahaya: Produk ini bebas dari alkohol, pewangi (fragrance), dan paraben.

Kandungan Silikon Minimal: Hanya mengandung satu jenis silikon, yaitu dimethicone.

Perhatian Potensi Komedogenik: Produk ini tidak diformulasikan secara oil-free dan mengandung beberapa bahan yang berpotensi menimbulkan komedo, antara lain:

  • Dimethicone (tingkat potensi 1)
  • Cetyl alcohol (tingkat potensi 3)
  • Cetearyl alcohol (tingkat potensi 2)
  • Beeswax (tingkat potensi 1)

Perhatian Fungal Acne: Produk ini tidak aman untuk penderita fungal acne karena mengandung bahan-bahan berikut:

  • Rice brand oil
  • Ascorbyl tetraisopalmitate
  • Polysorbate 80
  • Polyglyceryl-10 pentastearate
  • Sorbitan sesquioleate

Artikel menarik Lainnya