Skincapedia.com – La Tulip Exfoliating Serum hadir sebagai solusi inovatif untuk perawatan kulit wajah, menawarkan formulasi yang dirancang khusus untuk mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit. Serum ini mengombinasikan kekuatan AHA (Alpha Hydroxy Acid) dengan teknologi Lamellar Water Gel, yang diklaim mampu mengontrol penyerapan bahan aktif agar lebih efektif namun tetap lembut di kulit. Ditambah dengan kandungan PHA (Polyhydroxy Acid), serum ini bertujuan untuk membersihkan pori-pori tersumbat, menjadikan kulit tampak lebih cerah, halus, dan bebas dari kekusaman.
La Tulip Exfoliating Serum diformulasikan dengan teknologi Lamellar Water Gel yang memiliki keunggulan dalam mengontrol pelepasan dan penyerapan AHA. Teknologi ini memungkinkan penggunaan AHA dalam konsentrasi yang lebih rendah namun tetap memberikan hasil yang optimal, serupa dengan perawatan AHA konvensional, tanpa menimbulkan efek terbakar atau iritasi pada kulit. Klaim ini didukung oleh referensi yang menunjukkan bahwa teknologi LWG dapat memaksimalkan kinerja AHA, menghasilkan performa yang lembut di kulit namun tetap efektif.
|
|
| La Tulip Exfolliating Serum. Sumber: shopee |
Cara penggunaan serum ini disarankan pada wajah yang sudah dibersihkan, dengan menghindari area sekitar mata dan mulut. Penggunaan pada malam hari sangat direkomendasikan untuk memaksimalkan proses regenerasi kulit saat tidur. Bagi pengguna baru, disarankan untuk mengaplikasikan produk 2-3 kali seminggu. Namun, jika kulit sudah cukup toleran, penggunaan setiap malam dapat dilakukan. Sangat penting untuk selalu menggunakan tabir surya broad-spectrum dengan SPF minimal 30 di pagi hari setelah menggunakan serum ini, guna melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat memperburuk kondisi kulit.
Dengan kisaran harga antara Rp 45.000 hingga Rp 60.000 untuk kemasan 30ml, La Tulip Exfoliating Serum menawarkan nilai yang kompetitif di pasaran produk perawatan kulit.
Penjelasan Bahan-bahan dalam La Tulip Exfoliating Serum
Daftar Lengkap Ingredients:
Purified Water, butylene Glycol, glyserine, Propylene Glycol, D-glucono-1,5 lactone, sodium hydrogen phosphate, phenoxyethanol, Centella Asiatica leaf extract, hydroxyethyl Cellulose, glycolic acid, caprylyl Glycol, portulaca oleracea extract, sodium hyaluronate, lactic acid, sodium magnesium Silicate, citric acid, xanthan gum.
Bahan Aktif Utama:
D-glucono-1,5 lactone (Gluconolactone)
Bahan ini merupakan golongan PHA (Polyhydroxy Acid), yang dikenal sebagai versi AHA yang jauh lebih lembut. Gluconolactone berfungsi untuk memperbaiki tekstur kulit, memberikan hidrasi, dan memiliki sifat antioksidan. Kelembutannya membuatnya cocok untuk penggunaan sehari-hari dan dapat bekerja baik bila dikombinasikan dengan bahan aktif lain seperti Vitamin C, retinol, AHA, dan BHA, terutama dalam rutinitas anti-aging.
Centella Asiatica Leaf Extract
Ekstrak daun Centella Asiatica kaya akan senyawa aktif seperti madecasoside, asiaticoside, asiatic acid, dan madecassic acid. Bahan ini sangat efektif untuk menenangkan kulit yang mengalami iritasi, sensitif, atau berjerawat. Selain itu, ekstrak ini juga mampu melembapkan, menutrisi kulit, dan memiliki khasiat penyembuhan luka.
Glycolic Acid
Merupakan salah satu jenis AHA yang paling banyak diteliti dan terbukti khasiatnya. Glycolic acid termasuk jenis AHA yang paling kuat di antara AHA lainnya, efektif dalam mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru.
Portulaca Oleracea Extract (Ekstrak Krokot)
Ekstrak krokot kaya akan Vitamin A, C, dan E, mineral, asam amino, serta antioksidan kuat seperti glutathione. Kandungan ini tidak hanya menutrisi kulit, tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit.
Sodium Hyaluronate
Sebagai bentuk garam dari Hyaluronic Acid dengan molekul berukuran besar (high molecular weight), sodium hyaluronate berfungsi sebagai humektan yang sangat baik. Bahan ini membantu mencegah hilangnya kelembapan dari kulit (Transepidermal Water Loss/TEWL) dan menjaga fungsi skin barrier tetap optimal.
Lactic Acid
Lactic acid sering disebut sebagai “adik” dari glycolic acid. Merupakan jenis AHA terkuat nomor dua setelah glycolic acid. Dihasilkan dari fermentasi susu, asam ini memiliki kemampuan eksfoliasi yang mirip dengan glycolic acid, namun cenderung lebih lembut karena ukuran molekulnya yang lebih besar.
Bahan Pelengkap:
- Purified Water: Air murni sebagai pelarut utama.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerine: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang menjaga kelembapan kulit.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Sodium Hydrogen Phosphate: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga kestabilan produk.
- Hydroxyethyl Cellulose: Pengental alami yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Caprylyl Glycol: Bertindak sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservative booster) dan emolien.
- Sodium Magnesium Silicate: Pengental berbasis mineral yang menambah kekentalan formula, menstabilkan emulsi, dan memiliki sifat absorben.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Xanthan Gum: Pengental alami yang umum digunakan dalam formulasi kosmetik.
Kesimpulan Mengenai La Tulip Exfoliating Serum
La Tulip Exfoliating Serum menonjol dengan kandungan enam bahan aktif yang fokus pada eksfoliasi. Kehadiran Centella Asiatica, Portulaca Oleracea extract, dan Sodium Hyaluronate melengkapi formulasi dengan fungsi menenangkan kulit (soothing) dan mendukung integritas skin barrier.
Agen eksfoliasi utama dalam serum ini adalah kombinasi PHA (Gluconolactone) dan AHA (Glycolic Acid, Lactic Acid, Citric Acid). Klaim penggunaan teknologi Lamellar Water Gel diklaim mampu mengontrol penyerapan AHA, sehingga memaksimalkan kinerjanya pada konsentrasi rendah tanpa menimbulkan inflamasi. Teknologi ini memungkinkan performa AHA yang efektif namun tetap lembut di kulit, sebuah klaim yang didukung oleh referensi dari produsen teknologi tersebut.
Dengan formulasi yang gentel, serum ini dinilai ideal untuk pengguna pemula maupun pemilik kulit sensitif. Keunggulan lainnya termasuk komposisi bahan yang simpel, bebas dari alkohol, pewangi (fragrance), paraben, silikon, serta formula yang oil-free dan non-comedogenic, menjadikannya pilihan yang aman dan cocok untuk kulit rentan berjerawat (fungal acne safe).
Untuk pemula, penggunaan serum ini disarankan 2-3 kali seminggu. Namun, seiring adaptasi kulit, frekuensi penggunaan dapat ditingkatkan menjadi setiap malam tanpa perlu dibilas. Produk ini merupakan solusi praktis untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah dan halus.
Sumber referensi:
https://www.codif-tn.com/en/principesactifs/skinperf-lwg/
*https://protecingredia.com/products/codif/skinperf_lwg.html

