Skincapedia.com – Somethinc Level 1% Encapsulated Retinol merupakan serum inovatif yang dirancang untuk mengatasi berbagai masalah penuaan kulit, mulai dari menyamarkan kerutan halus hingga mengencangkan kulit dan menjaga kekenyalan alaminya. Dengan mengusung Retinol sebagai standar emas dalam perawatan anti-aging, produk ini hadir dengan teknologi enkapsulasi canggih. Teknologi ini tidak hanya membuat Retinol lebih stabil, tetapi juga meningkatkan efikasinya hingga dua kali lipat dibandingkan retinol konvensional, sembari tetap menjaga formulanya tetap lembut di kulit.
Salah satu keunggulan utama dari serum ini adalah kandungan 4-t-Butylcyclohexanol, sebuah bahan yang telah teruji secara klinis mampu meredakan gejala iritasi seperti sensasi terbakar dan perih pada kulit secara cepat. Untuk mendapatkan manfaat optimal dan meminimalkan risiko iritasi, serum ini direkomendasikan untuk digunakan pada malam hari, dan wajib diikuti dengan penggunaan tabir surya di pagi hari.
|
|
| Somethinc 1% Encapsulated Retinol versi lama dan versi baru. Foto by amisasmita FD Member. |
Harga produk ini bervariasi tergantung ukurannya: untuk kemasan 5 ml dibanderol seharga Rp 45.000, sementara untuk kemasan 20 ml seharga Rp 155.000.
Penjelasan Ingredients Somethinc 1% Encapsulated Retinol Serum
Ingredients:
Water, Glycerin, Butylene Glycol, Squalane, Neopentyl Glycol Diheptanoate, Pentylene Glycol, Dipentaerythrityl Hexa C5-9 Acid Esters, Betaine, Polyglycerin-3, Ethylhexyl Methoxycinnamate, 1,2-Hexanediol, Cetyl Ethylhexanoate, Hydrogenated Olive Oil Unsaponifiables, 4-t-Butylcyclohexanol, Allantoin, Poloxamer 235, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Hydrogenated Lecithin, Xanthan Gum, Retinol, Sodium Hyaluronate, Sodium Dilauramidoglutamide Lysine, Polysorbate 20, Sodium Ascorbate, Sodium Phytate, Ethylhexylglycerin, Epigallocatechin Gallate, BHT, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, BHA, Tocopherol
Bahan Aktif
Squalane.
Bahan ini memiliki properti emolliency (pelembap), surface occlusion (membentuk lapisan pelindung), dan pencegahan TEWL (Transepidermal Water Loss) dengan sentuhan yang sangat elegan di kulit. Squalane adalah pelembap super karena sifatnya yang skin identical, mampu mengunci kelembapan kulit tanpa rasa lengket, dan kompatibel untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Betaine
Berasal dari gula bit, Betaine memiliki kemampuan melembapkan dan melindungi kulit. Tugas utamanya adalah menjaga keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.
4-t-Butylcyclohexanol.
Dikenal juga sebagai SymSitive™, bahan ini merupakan Cell communicator Ingredient. Bahan ini diklaim mampu mengurangi sensasi perih (stinging) dan terbakar (burning) secara instan dan efektif. Cara kerjanya adalah dengan “mencegat” sinyal iritasi pada tingkat seluler sebelum diterima oleh neuro-receptor. Hasilnya, toleransi kulit meningkat dan sensasi iritasi berkurang secara signifikan. Menurut uji klinis dari produsennya, SymSitive dapat mengurangi sensasi sting hingga 78% dan burning hingga 80% hanya dalam waktu 3 menit setelah aplikasi.
Allantoin.
Senyawa alami ini memiliki sifat menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
Retinol.
Dijuluki sebagai ratu anti-aging, Retinol adalah bentuk murni dari Vitamin A. Namun, Retinol sendiri belum aktif dan memerlukan konversi di dalam kulit untuk bekerja. Proses konversi ini terjadi melalui beberapa tahap: retinol menjadi retinaldehyde, lalu menjadi retinoic acid yang merupakan bentuk aktifnya. Tugasnya adalah memicu sintesis kolagen, menghaluskan tekstur kulit, dan meratakan warna kulit. Namun, Retinol terkadang memiliki efek samping seperti kulit kering, perih, mengelupas, dan dapat meningkatkan fotosensitivitas. Kekuatan Retinol adalah 20 kali lebih poten dari retinyl palmitate, namun 10-20 kali kurang poten dibandingkan Retinoic Acid. Konsentrasi Retinol tertinggi yang umum ditemukan adalah 1%, sementara dosis terendah yang direkomendasikan adalah 0,01%.
Sodium Hyaluronate.
Merupakan bahan skin identical yang mampu mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri. Bahan ini sangat efektif dalam membantu kulit mempertahankan kelembapan dan elastisitas, serta baik untuk kesehatan skin barrier.
Sodium Ascorbate.
Bentuk garam dari ascorbic acid (asam askorbat) yang telah dinetralisir. Hal ini membuatnya memiliki keasaman yang lebih rendah, lebih lembut, dan lebih stabil dibandingkan ascorbic acid murni. Sodium Ascorbate lebih mudah diformulasikan dan cocok untuk kulit sensitif. Namun, untuk dapat bekerja pada kulit, ia perlu dikonversi terlebih dahulu menjadi Vitamin C murni, sehingga potensinya sedikit lebih rendah dibandingkan Vitamin C murni.
Epigallocatechin Gallate.
Dikenal juga sebagai EGCG, ini adalah komponen utama dalam teh hijau. EGCG memiliki sifat antioksidan yang luar biasa, anti-inflamasi, dan antikarsinogenik. Kehadirannya dalam daftar bahan menjadi kabar baik bagi pengguna.
Tocopherol.
Merupakan Vitamin E murni yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Tocopherol juga berperan melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UVB.
Bahan Pelengkap
- Water: Pelarut utama.
- Glycerin: Pelarut dan humektan (menarik kelembapan).
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Neopentyl Glycol Diheptanoate: Sejenis ester yang berfungsi sebagai emollient (pelembap) dan membantu formula mudah diratakan, berfungsi sebagai alternatif silikon.
- Pentylene Glycol: Pelarut dan peningkat efektivitas pengawet.
- Dipentaerythrityl Hexa C5-9 Acid Esters: Gabungan asam lemak yang berfungsi sebagai emollient, pengental, dan pengemulsi.
- Polyglycerin-3: Turunan gliserin dengan tiga molekul yang terikat. Berfungsi sebagai pelembap, namun dengan molekul yang lebih besar, memberikan kelembapan yang meresap lebih lambat namun tahan lama.
- Ethylhexyl Methoxycinnamate: Filter UVB yang berfungsi melindungi formula dari degradasi akibat paparan cahaya.
- 1,2-Hexanediol: Pelarut, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet.
- Cetyl Ethylhexanoate: Berfungsi sebagai pelumas (lubricant).
- Hydrogenated Olive Oil Unsaponifiable: Skin conditioner, emollient, pengental, dan pengemulsi.
- Poloxamer 235: Pengemulsi.
- Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis.
- Hydrogenated Lecithin: Emollient sekaligus humektan. Digunakan untuk menciptakan liposom yang melapisi dan menstabilkan bahan aktif, atau dalam serum ini membantu menciptakan efek enkapsulasi retinol.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Sodium Dilauramidoglutamide Lysine: Berbahan dasar peptida/asam amino yang strukturnya menyerupai ceramide. Berfungsi sebagai pengemulsi/surfaktan dan memiliki properti melembapkan kulit.
- Polysorbate 20: Pengawet.
- Sodium Phytate: Agen pengkelat alami untuk menetralkan ion logam.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam agar formula tetap stabil.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- BHA: Pengawet dan antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- Tocopherol: Vitamin E murni yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu mencegah oksidasi formula.
Kesimpulan
✔️Somethinc 1% Encapsulated Retinol Serum versi baru kini hadir dengan 9 bahan aktif dan bahan pelengkap yang lebih kompleks, menjadikannya sebuah peningkatan dari versi lama. Teknologi enkapsulasi berfungsi sebagai ‘pembawa’ yang mengantarkan retinol lebih dalam ke lapisan kulit sebelum diaktivasi. Teknologi ini juga dikenal sebagai time release karena memperpanjang jeda antara saat retinol bersentuhan dengan kulit dan saat ia mulai bekerja aktif. Selain itu, enkapsulasi juga melindungi retinol dari oksidasi, menjaga stabilitasnya.
|
|
| Teknologi retinol Encapsulasi |
Perbedaan utama antara retinol terenkapsulasi dan retinol reguler adalah, retinol terenkapsulasi cenderung menyebabkan lebih sedikit kekeringan, iritasi, dan pengelupasan kulit, sehingga produk ini menjadi lebih mudah ditoleransi.
Jika diukur dengan skala 1-10, Somethinc Retinol Encapsulated mendapatkan nilai 7, sementara pure retinol mendapatkan nilai 10. Semakin tinggi nilainya, semakin efektif namun juga semakin tinggi potensi efek sampingnya.
Serum ini juga diperkaya dengan agen penenang seperti 4-t-Butylcyclohexanol yang diklaim efektif dan potensial. Ditambah lagi dengan kombinasi squalane, betaine, allantoin, dan sodium hyaluronate yang bekerja sama untuk menjaga kenyamanan kulit.
Untuk awal penggunaan, disarankan 1-2 kali seminggu. Setelah kulit terbiasa, frekuensi pemakaian bisa ditingkatkan menjadi setiap malam.
Kelebihan produk ini meliputi:
- No alcohol
- No fragrance
- No Paraben
- Oil-free, non-comedogenic
- pH mendekati kulit (4,5-5,5)
- Diklaim aman untuk usia 17 tahun ke atas.
Namun, perlu diperhatikan:
- Tidak fungal acne safe karena mengandung polysorbate 20.
- Hanya untuk rutinitas malam hari (PM Routine).
- Retinol tidak hanya bermanfaat untuk anti-aging, tetapi juga baik untuk kulit berminyak, rentan berjerawat, pori-pori tersumbat, tekstur kulit tidak rata, dan masalah warna kulit tidak merata (pigmentasi, dll).
- Tidak direkomendasikan untuk pemula. Pengguna baru disarankan memulai dengan konsentrasi yang lebih rendah atau produk lain seperti Somethinc Granactive Snow.
- Kurang sesuai untuk ibu hamil dan menyusui.
✔️ Beli di Official Store


