Home » Makanan Favorit Populer Ini Bikin Sulit Turunkan Berat Badan

Makanan Favorit Populer Ini Bikin Sulit Turunkan Berat Badan

Skincapedia.com – Sudah menjalani diet dan rutin berolahraga, tetapi angka timbangan tidak juga bergerak? Bisa jadi masalahnya bukan pada usaha yang kurang, melainkan pada pilihan makanan sehari-hari karena tanpa disadari, beberapa makanan favorit justru menjadi faktor utama yang menghambat penurunan badan.

Dalam banyak kasus, ini bukan tentang seberapa banyak kamu makan, tetapi lebih pada jenis makanan penghambat diet yang dikonsumsi dan bagaimana pengaruhnya terhadap metabolisme tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk mulai lebih cermat mengenali apa saja yang masuk ke dalam pola makanmu. Dilansir dari She Finds, inilah beberapa makanan yang bikin berat badan susah turun. Setelah mengetahuinya, mulailah evaluasi kembali kebiasaan makanmu dari sekarang agar hasil yang diharapkan bisa benar-benar tercapai!

Sereal Sarapan

Makanan penghambat diet seperti sereal sarapan sering dianggap praktis untuk memulai hari. Padahal, banyak produk mengandung gula tambahan yang cukup tinggi, sehingga kurang ideal untuk pola makan sehat. Meski ada varian dengan tambahan protein, kandungan gizinya belum tentu memenuhi kebutuhan tubuh.

Baca juga: Panduan Memilih Parfum yang Tepat untuk Kulit Anda

Sereal sarapan memang praktis dan populer dikonsumsi di pagi hari, tetapi banyak produk di pasaran yang mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi sehingga kurang ideal untuk dikonsumsi sebagai pilihan diet sehat. Meskipun kini tersedia varian yang diklaim lebih baik dan bahkan diperkaya protein, kandungan gizinya tetap belum tentu mencukupi kebutuhan tubuh.

Kathleen Benson, CSSD, CPT, RDN dari VNutrition menjelaskan bahwa tambahan protein memang membantu, terutama jika dikombinasikan dengan susu yang juga tinggi protein. Namun, secara umum, sereal masih belum mampu memberikan asupan protein yang cukup sehingga rasa lapar cenderung datang kembali lebih cepat.

Permen Batangan

Candy bar atau permen batangan memang praktis dan mudah ditemukan sehingga banyak orang menjadikannya camilan favorit. Namun, kandungan gulanya cukup tinggi, bahkan bisa setara dengan beberapa porsi dessert dalam tiap batangnya.

Menurut Benson, permen jenis ini dapat dengan cepat menaikkan gula darah, tetapi tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama karena rendah protein dan serat. Akibatnya, rasa lapar bisa muncul kembali dalam waktu singkat. Oleh karena itu, permen batangan sebaiknya dikonsumsi secukupnya sebagai camilan, idealnya setelah makan atau setelah mengonsumsi camilan dengan gizi yang seimbang, bukan saat perut kosong.

Keripik

Keripik, baik dari kentang, ubi, maupun sayuran, memang bisa terasa mengenyangkan saat dimakan karena teksturnya yang renyah dan volumenya yang mengenyangkan perut. Namun, menurut Benson, rasa kenyang tersebut cenderung bersifat sementara.

Rasa kenyang yang sementara bisa terjadi karena keripik umumnya rendah protein dan serat sehingga tidak cukup efektif menahan rasa lapar. Akibatnya, jika dikonsumsi tanpa diimbangi makanan bergizi seimbang, keripik justru dapat memicu keinginan makan kembali dalam waktu singkat.

Artikel menarik Lainnya