Skincapedia.com – Urusan sabun muka bisa sangat krusial dalam rutinitas perawatan kulit, terutama bagi pemilik kulit sensitif yang rentan terhadap zat kimia. Pemilihan pembersih wajah yang tepat menjadi kunci, karena percuma menggunakan produk perawatan mahal jika kulit tidak dibersihkan secara maksimal.
Siapa sangka, superfood yang lezat disantap ini ternyata juga bermanfaat untuk diaplikasikan pada wajah.
Cara Penggunaan
Caranya sangat mudah:
- Pertama, pastikan tangan dalam keadaan bersih.
- Ambil oatmeal secukupnya.
- Basahi oatmeal sambil diremas-remas hingga teksturnya sedikit lembek.
- Ratakan ke seluruh wajah, pijat dengan lembut. Menggosok lembut juga diperbolehkan, terutama pada area yang berkomedo, karena oatmeal memiliki tekstur yang sangat lembut.
- Bilas wajah hingga bersih.

Sebelumnya, saya sering berganti-ganti sabun muka. Namun, dari berbagai merek yang telah dicoba, tidak ada yang benar-benar cocok. Kulit saya yang tipis sejak lahir memang selalu rewel terhadap sabun wajah. Kulit terasa kering, kusam, dan jika menggunakan bedak, akan muncul dry patches meskipun sudah memakai pelembap. Namun, sejak saya mengetahui oatmeal dapat digunakan sebagai pengganti sabun muka, saya tidak pernah beralih. Oatmeal kini menjadi pembersih andalan saya.
Apakah Ribet?
Tidak sama sekali. Tipsnya adalah:
- Pilih jenis instant oatmeal. Saya biasa menggunakan Quaker kemasan merah. Kemasan biru membutuhkan proses perebusan terlebih dahulu.
- Ambil sedikit oatmeal untuk ditaruh di dalam wadah. Saya biasanya menggunakan wadah bekas bumbu, sehingga lebih praktis dibawa bepergian. Sisanya disimpan dalam toples tanpa membuang bungkusnya.

Apakah Efektif?
Ya, sangat efektif, bahkan melebihi ekspektasi saya.
- Kulit menjadi bersih dan tidak kering.
- Komedo berkurang secara signifikan.
- Kulit terasa lebih sehat.
- Tidak ada lagi dry patches.
- Saat menggunakan BB cream, tampilan kulit tidak crack.
Apa yang Membuatnya Begitu Efektif?
Ternyata, kandungan dalam oatmeal inilah yang membuat kulit menjadi sehat:
- Saponin: Dikenal sebagai natural cleansing agent, sehingga dapat berfungsi sebagai pembersih pengganti sabun. Saponin mampu mengangkat minyak, kotoran, dan sel kulit mati dengan baik. Zat ini umum ditambahkan dalam pembuatan sabun atau sampo.
- Beta-glucan: Kaya akan antioksidan. Umum digunakan dalam skincare anti-aging untuk kulit sensitif karena kemampuannya menghidrasi, menenangkan (soothing), mengencangkan (firming), serta memberikan efek plumping. Beta-glucan juga berperan dalam mempercepat penyembuhan luka, serta memiliki efek anti-iritasi dan anti-inflamasi.
- Aventhramide: Salah satu jenis antioksidan yang berfungsi meningkatkan produksi asam nitrat. Asam nitrat ini dapat mengurangi peradangan dan rasa gatal.
- Zinc: Berperan sebagai agen anti-inflamasi, antibakteri, serta mampu menyerap minyak berlebih pada kulit.
- Vitamin E: Mencegah penuaan dini (premature aging). Sangat baik dalam menangkal pengaruh buruk sinar UV.
- Vitamin B1, B5: Mampu menjaga elastisitas kulit.
- Ferulic acid: Merupakan antioksidan yang bermanfaat untuk mengurangi gejala sunburn. Umum ditemukan dalam krim anti-aging karena kemampuannya menetralisir radikal bebas.
- Kaya akan protein dan lipid: Kandungan ini membuat oatmeal sangat potensial dalam mengembalikan kelembaban kulit.
Perlu diingat, oatmeal mengandung gluten. Oleh karena itu, tidak direkomendasikan bagi individu yang memiliki alergi gluten.
Perlu dicatat, ini adalah sebagian besar kandungan dalam oatmeal yang bermanfaat bagi kulit. Masih banyak lagi nutrisi lain yang terkandung di dalamnya.
Kesimpulan
Kelebihan:
- Alami tanpa bahan kimia berbahaya.
- Membersihkan sekaligus menyehatkan kulit.
- Murah meriah dan mudah didapat.
- Aman untuk kulit sensitif.
- Sangat baik untuk merawat kulit bermasalah.
Kekurangan:
- Serpihan oatmeal terkadang menempel pada rambut.
- Tidak direkomendasikan untuk yang alergi gluten.
Sekian ulasan kali ini. Terima kasih.
Sumber:
https://food.ndtv.com
https://theklog.co
www.verywellhealth.com

