Home » Viva Waterdrop Sleeping Mask: Review Bahan Lengkap

Viva Waterdrop Sleeping Mask: Review Bahan Lengkap

Viva Waterdrop Sleeping Mask: Review Bahan Lengkap

Skincapedia.com – Viva Waterdrop Sleeping Mask telah lama hadir di pasaran, namun baru kali ini penulis berkesempatan untuk mengulasnya secara mendalam. Meskipun memiliki preferensi pada masker DIY, mencoba produk sleeping mask komersial seperti ini tetap menarik.

Viva, sebagai salah satu merek lokal yang terus eksis, telah membuktikan kemampuannya dalam mempertahankan kualitas produknya di tengah persaingan pasar.

Viva Waterdrop sleeping mask dokpri

Keputusan untuk membeli Viva Waterdrop Sleeping Mask ini didasari oleh beberapa faktor menarik. Pertama, kandungan ekstrak Spirulina dan collagen menjadi daya tarik utama. Kedua, kemasan produk yang dinilai “unyu” juga turut memengaruhi keputusan pembelian. Ketiga, banyaknya ulasan positif yang beredar mengenai sleeping mask Viva ini menambah keyakinan.

Selanjutnya, harga yang sangat terjangkau menjadi poin penting, terutama bagi kalangan pelajar, meskipun penulis sendiri sudah tidak lagi berstatus pelajar. Keempat, teksturnya yang unik, awalnya kental seperti lotion namun berubah menjadi seperti “mencair” saat diaplikasikan ke kulit, sesuai dengan namanya “water drop” yang berarti tetesan air.

Tekstur Viva water drop yang unik

Mengenai efeknya, penulis merasakan sedikit kesulitan dalam meresapkan produk jika digunakan dalam jumlah banyak. Setelah meresap, kulit terasa lembap namun sedikit berminyak atau “greasy”. Anehnya, efek “greasy” dan kelembapan tersebut seolah menghilang setelah wajah dibasuh di pagi hari, memberikan kesan seperti minyak berlebih terangkat. Penulis menduga ini seperti “membasuh” minyak berlebih pada wajah.

Meskipun begitu, penulis menemukan bahwa sleeping mask ini bekerja lebih baik ketika dikombinasikan dengan aloe vera gel. Jika digunakan sendiri, produk ini terasa kurang cocok untuk kulit penulis. Solusinya adalah dengan mengaplikasikan serum atau aloe vera gel terlebih dahulu, baru kemudian dilayer tipis-tipis dengan Viva Waterdrop Sleeping Mask. Hasilnya, di pagi hari kulit terasa lembap dan dalam kondisi baik.

Ingredients Viva Waterdrop Sleeping Mask

Aqua: Air, bahan dasar utama dalam formulasi kosmetik.

Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang cepat menguap, berfungsi sebagai pelindung kulit dan memberikan efek licin serta halus.

Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, anti-gumpal, dan anti-beku. Meskipun dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif seperti kering, perih, ruam, dan alergi, FDA menganggap penggunaannya dalam kosmetik masih tergolong aman.

Isopropyl Palmitate: Membantu penyerapan produk ke dalam kulit, namun berpotensi menyumbat pori-pori dengan skor komedogenik 4-5.

Dimethicone: Bahan berbasis silikon yang bertindak sebagai emolien (pelembap) dan agen penghalus. Sangat baik untuk kulit kering, kasar, bersisik, gatal, dan iritasi.

Betaine: Humektan yang menjaga kelembapan produk dan kulit, serta memperbaiki struktur lapisan kulit. Aman untuk kulit sensitif.

Glyserine: Humektan dan emolien yang membantu melembapkan kulit kering dan menjaga kekenyalannya.

Aloe Barbadensis gel: Memberikan efek melembapkan, menyejukkan, dan menenangkan kulit.

Sodium Chloride: Garam dapur yang berfungsi meningkatkan kekentalan tekstur produk kosmetik. Memiliki potensi komedogenik 4-5.

Cetyl PEG/PPG -10/1 Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai agen pengkondisi kulit (skin-conditioning agent).

Decamethylcyclopentasiloxane: Emolien berbasis silikon yang digunakan sebagai pelarut dalam kosmetik.

Cetearyl Dimethicone Crospolymer: Bahan pengental dan agen penghalus.

Hydrolized Collagen: Bahan aktif yang berfungsi melembapkan kulit.

MethylParaben dan Propylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum tidak lebih dari 0,8%.

Perfume: Memberikan aroma wangi pada produk. Namun, parfum atau pewangi umumnya tidak ideal untuk kulit sensitif.

Glycirrhiza Glabra Rhizome/root extract: Dikenal sebagai Licorice atau akar manis, berfungsi mencerahkan kulit alami dan mengatasi hiperpigmentasi.

Spirulina Maxima ekstrak: Kaya protein dan mineral, memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan menutrisi kulit.

Potassium benzoate: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Potassium Sorbate: Pengawet.

Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%, berfungsi mencegah perkembangbiakan bakteri pada kosmetik.

Citric Acid: Pengatur pH.

Kesimpulan

Kombinasi kandungan emolien, humektan, dan silikon dalam Viva Waterdrop Sleeping Mask menjelaskan klaim produk sebagai “Moisture Lock” yang dapat mengunci kelembapan kulit dan memberikan sedikit efek “greasy”.

Produk ini mengandung bahan yang berpotensi komedogenik seperti isopropyl palmitate dan sodium chloride, sehingga perlu dipertimbangkan oleh pemilik kulit berminyak. Jika tetap ingin mencoba, disarankan untuk menggunakannya 2-3 kali seminggu dengan aplikasi tipis-tipis agar tidak terlalu “greasy”.

Pada akhirnya, reaksi kulit terhadap suatu produk bersifat individual. Mencoba sendiri adalah cara terbaik untuk mengetahui kecocokan produk dengan tipe dan kondisi kulit masing-masing. Mengingat harganya yang sangat terjangkau, mencoba Viva Waterdrop Sleeping Mask ini tidak akan merugikan, apalagi jika ternyata cocok.

✔️Cek promo di Official store

Baca juga:

  • Ingredients Azarine C-White Lightening serum
  • Ingredients Hadalabo Gokujyun Ultimate Lotion
  • Kojie san bikin kering? Kenali Ingredients nya!
  • Cek Ingredients Hadalabo Tamagohada Face Wash
  • Ingredients Azarine AHA BHA Serum

Sumber: incidekoder. mbah gugel

Artikel menarik Lainnya