Home » Sheetmask Saffron Telang: DIY Praktis untuk Kulit Cerah

Sheetmask Saffron Telang: DIY Praktis untuk Kulit Cerah

Sheetmask Saffron Telang: DIY Praktis untuk Kulit Cerah

Skincapedia.com – Mendapatkan saffron gratisan tentu menjadi kabar gembira yang luar biasa. Saffron, yang dikenal memiliki nilai setara dengan emas, memang memiliki harga yang fantastis. Untuk kualitas premium, 1 gram saffron bisa dibanderol hingga ratusan ribu rupiah.

#La rak bahagia piye? 1 gram saffron setara dengan 1 gram emas loh. Mbhayangke Arep tuku wae rak tau. Hahahaa
Yep. Untuk kualitas premium 1 gram saffron dibandrol dengan harga 400-an MasyaAlloh..ckckckck

DiY sheet mask saffron-telang

Mengapa Saffron Lebih Mahal dari Emas?

Pertama. Proses penanaman hingga pemanenan saffron sepenuhnya dilakukan secara manual, tanpa bantuan mesin. Ini membutuhkan sentuhan dan tenaga manusia yang intensif.

Kedua. Pemanenan saffron harus dilakukan dalam satu waktu yang spesifik, yaitu di pagi hari, untuk mendapatkan kualitas terbaik. Seluruh bunga saffron dari lahan yang luas harus dipetik dalam tempo sesingkat mungkin. Jika ditunda hingga keesokan paginya, bunga akan keburu layu.

Ketiga. Setiap bunga hanya menghasilkan tiga helai putik bunga (saffron). Saffron sendiri merupakan tangkai putik dari bunga crocus sativus. Akibatnya, dibutuhkan sekitar 1 ton bunga crocus sativus untuk menghasilkan hanya 1 kg saffron. Perbandingannya sungguh luar biasa, 1 banding 1000.

(Sumber: reenesgarden.com)

Keempat. Pemisahan putik bunga (saffron) dari kelopak bunga juga dilakukan secara manual menggunakan pinset. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang tinggi.

Kelima. Bunga crocus sativus hanya tumbuh optimal di iklim dan kondisi tanah tertentu. Saffron dengan kualitas premium umumnya berasal dari daerah seperti Kashmir, yang memiliki kondisi ideal untuk pertumbuhan bunga ini.

Keenam. Bunga saffron hanya mekar selama musim gugur, yaitu sekitar enam minggu sekali, biasanya pada bulan Oktober hingga awal Desember.

Berdasarkan pantauan di platform e-commerce, harga saffron asli dari Kashmir memang sangat fantastis per gramnya.

Apakah Khasiatnya Setara dengan Harganya?

Manfaat saffron sangatlah beragam, mulai dari penggunaannya sebagai rempah bumbu, pewarna makanan alami, hingga khasiatnya bagi kesehatan tubuh, pengobatan penyakit, dan perawatan kulit. Saffron dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.

Selain itu, saffron juga memiliki sifat anti-karsinogenik, anti-mutagen, anti-stress, anti-bakteri, anti-radang, anti-aging, anti-batuk, hingga anti-gemuk. Sifatnya yang serbaguna ini menjadikannya sebagai bahan yang sangat berharga.

Sifat-sifat yang Dimiliki Saffron

Saffron memiliki rasa yang sedikit pahit dan getir, dengan aroma yang kuat. Aromanya bisa digambarkan menyerupai jamu yang bercampur obat.

Saffron bersifat basa. Sifat ini dapat diketahui dengan mudah melalui pengujian menggunakan bunga telang. Bunga telang berfungsi sebagai indikator pH alami.

(sumber: bhoomplay.wordpress.com)


Warna asli bunga telang adalah biru. Ketika dicampur dengan zat asam, warnanya akan berubah menjadi ungu. Sementara itu, jika dicampur dengan zat basa, warnanya akan menjadi hijau. Penulis pernah membahas lebih lanjut mengenai bunga telang di sini. Pengujian dengan telang dan saffron menghasilkan warna hijau, yang mengindikasikan bahwa saffron bersifat basa atau alkali. Sifat basa ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, membantu mencegah serangan penyakit, dan membuat tubuh menjadi kurang nyaman bagi perkembangan penyakit.

Keterangan gambar: Biru (Telang saja) Hijau (Telang+Saffron) Ungu (Telang+Cuka apel)

Bagaimana Mengkonsumsi Saffron?

Mengonsumsi saffron sebaiknya dilakukan dengan cara yang anggun. Cukup ambil 4-5 helai saffron dan seduh dengan air panas. Hindari menyeduh seluruh 1 gram saffron sekaligus, karena membayangkan mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah hanya untuk sekali teguk tentu terasa kurang bijak dan tidak anggun.

Warnanya yang cantik membuat rasanya sayang untuk segera diminum.

[DIY] Sheet-mask Saffron-Telang

Untuk memanfaatkan saffron dan telang, Anda bisa membuatnya menjadi sheet mask DIY. Caranya sangat mudah:

  1. Seduh 5 kuntum bunga telang kering dan sejumput (sekitar 4-5 helai) saffron dengan 1/4 gelas air panas.
  2. Tunggu hingga larutan mendingin dan berubah warna menjadi hijau.
  3. Simpan larutan di dalam kulkas.
  4. Siapkan 3-4 potong kapas. Setiap kapas bisa dibagi dua agar menjadi lebih tipis.
  5. Celupkan kapas ke dalam larutan telang-saffron.
  6. Tempelkan kapas pada wajah yang sudah dibersihkan. Diamkan selama 15 menit atau hingga terasa kering. Tidak perlu dibilas.
  7. Lakukan perawatan ini pada sore atau malam hari.

Penulis melakukan perawatan ini di malam hari dengan harapan sheet mask saffron-telang dapat menetralisir, menenangkan, dan menyejukkan kulit yang seharian terpapar radiasi matahari, polusi, serta bahan kimia dari produk perawatan kulit. Tujuannya adalah agar kulit kembali segar bugar di pagi hari.

Untuk merawat kulit berjerawat, saffron sangat baik digunakan. Selain antioksidannya yang kuat, saffron juga memiliki sifat anti-bakteri (mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat), anti-inflamasi/peradangan (menenangkan kulit yang bengkak, kemerahan, dan gatal), serta astringent (mengecilkan pori-pori dan mengontrol produksi minyak). Sementara itu, bunga telang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat untuk menetralisir radikal bebas, polusi, dan pengaruh buruk sinar UV.

Efeknya: terasa sejuuuk…dingiiin… di kulit. Sangat nyaman. Tidak perih di mata, tidak ada rasa perih, panas, atau cekitan di kulit. Penulis kembali merasa gembira.

Selain unik dan menyehatkan, bahan-bahan ini juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kulit DIY. Sangat disyukuri. Jika membeli produk jadi pun, hasilnya tentu tidak akan mengecewakan.

Artikel menarik Lainnya