Skincapedia.com – Akhirnya produk yang dinanti-nantikan telah dicoba. Safi Age Defy Gold Water Essence kini hadir dalam ulasan mendalam. Penulis membeli varian ukuran 30ml yang dibanderol dengan harga terjangkau, cukup untuk sekadar mencoba.
Kemasan produk ini terlihat mewah dan sangat menggoda rasa penasaran siapa pun yang melihatnya. Setelah sebelumnya mengulas kandungan bahan-bahannya, kini saatnya membahas pengalaman penggunaan.
Kemasan
Desain kemasan produk ini memang sangat memukau. Nuansa ‘blink-blink’ emas memberikan kesan mewah. Dibalut dalam botol mika bening, serpihan emas di dalamnya terlihat jelas dari luar, semakin menambah daya tarik visual.
|
|
| Safi Gold Water. Dokpri |
Tekstur
Tekstur Safi Age Defy Gold Water Essence terasa ringan dan tidak lengket. Konsistensinya berada di antara serum dan toner, lebih cair dari serum namun sedikit lebih kental dari toner. Produk ini mudah meresap ke dalam kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak atau lengket. Sekilas, penampakannya tidak memberikan kesan glowing secara instan.
|
|
| Efek safi Gold Water nggak begitu kelihatan memalui kamera |
Setelah penggunaan, kulit terasa lebih terhidrasi dan lembap, serupa dengan efek setelah memakai toner. Perbedaan signifikan mungkin tidak terlihat jelas melalui foto before-after, namun perbedaan tekstur kulit akan terasa saat disentuh.
|
|
| Before-after safi Gold Water |
Cara Pemakaian
Produk ini diaplikasikan dengan cara menuangkan 1-2 tetes ke telapak tangan, lalu diratakan ke seluruh wajah sambil dipijat hingga meresap. Penulis menggunakan Safi Gold Essence ini dua kali sehari.
- Pagi hari: Sebelum menggunakan sunscreen dan day cream.
- Malam hari: Sebelum menggunakan Viva waterdrop sleeping mask. Penulis mengakui bahwa Viva sleeping mask ini sebelumnya kurang cocok, namun ketika dikombinasikan dengan Safi Gold Essence, hasilnya menjadi lebih baik. Kulit wajah di pagi hari terasa jauh lebih lembap dibandingkan penggunaan Viva sleeping mask saja, sehingga produk Viva yang sempat dianggap mubazir kini bisa digunakan kembali.
Ingredients
Kandungan utama Safi Age Defy Gold Water Essence terdiri dari tiga bahan aktif:
- Bio Hyaluronic Acid: Tercatat sebagai sodium Hyaluronate pada kemasan.
- Protein Sutera: Tertera sebagai Carnosine dan Acetyl Heptapeptide-9, yang merupakan golongan asam amino.
- Ekstrak Emas 24 Karat: Dikenal sebagai Colloidal Gold atau koloid emas. Ini adalah emas berukuran nano-partikel yang dilarutkan dalam aquades (air) melalui proses elektrolisis. Menariknya, Colloidal Gold ini tidak berwarna emas, melainkan warnanya ditentukan oleh ukuran dan konsentrasi partikel dalam larutan.
Berikut adalah tampilan warna aslinya:
(sumber: taiwantrade.com)
Jadi, ekstrak emas dalam Safi Gold ini sudah berbentuk cairan, bukan bubuk emas. Adapun serpihan emas yang berkilauan di dalam produk kemungkinan besar berasal dari pewarna kuning sintetis yang tertera pada kemasan dengan kode Cl 19140.
Bagaimana Efeknya?
Setelah pemakaian sekitar dua minggu, meskipun perubahan signifikan tidak terlihat secara kasat mata, efeknya terasa saat kulit diraba. Kulit menjadi lebih terkondisikan, dan riasan seperti sunscreen, day cream, serta bedak tidak mudah luntur. Produk ini juga tidak menambah minyak pada wajah maupun memicu timbulnya jerawat.
Mau Repurchase?
Penulis masih ragu untuk melakukan pembelian ulang sebelum menghabiskan satu botol penuh. Safi Gold Essence ini diperkirakan akan memberikan efek jangka panjang, sejalan dengan tagline “Age Defy” yang berarti menolak tua, efeknya baru akan terasa bertahun-tahun mendatang.
➡️ Beli Di Mana?
Produk ini dapat ditemukan di minimarket seperti Alfamart, supermarket, maupun toko online kesayangan seperti Tokopedia, Blibli, Lazada, dan Shopee. Kemudahan berbelanja dari rumah kini semakin dimanjakan dengan adanya diskon menarik.
Update….
Setelah tiga bulan penggunaan intensif, satu botol Safi Age Defy Gold Water Essence ukuran 30ml akhirnya habis. Penulis menggunakannya mayoritas di malam hari, dengan pemakaian pagi yang jarang.
Mengenai perubahan yang dirasakan, penulis menyatakan tidak ada perubahan yang terlalu signifikan. Hal ini menegaskan bahwa skincare berfungsi untuk merawat dan menjaga, bukan untuk mengubah penampilan secara drastis. Mengubah diri menjadi seperti Song Hye Kyo dengan produk seharga Rp50.000 tentu tidak realistis, bahkan dengan dana Rp50 juta pun belum tentu bisa mencapai hasil tersebut.
Pertanyaan mengenai repurchase dijawab dengan penolakan. Penulis ingin mencoba produk lain sementara kulitnya tidak menunjukkan reaksi sensitif. Ini adalah bagian dari eksplorasi perawatan kulit yang beragam.



