Skincapedia.com – Setelah membahas day cream, mari kita beralih ke krim malamnya, yaitu Wardah White Secret Night Cream.
|
|
| Wardah White Secret Night Cream. Foto by sofimaulidya FD Member |
| Penulis artikel ini sudah cukup lama tidak menggunakan krim malam, sejak beralih ke aloe vera gel. Kesannya, produk bertekstur gel terasa lebih ringan dibandingkan krim. Namun, membahas krim malam kembali membuatnya tertarik untuk mencoba kembali. |
Krim malam Wardah White Secret ini memiliki bahan aktif yang serupa dengan day cream-nya. Mengusung teknologi Crystal White Active, Advanced White Specific System TM, dan Derma Peptide Technology.
Mari kita bedah lebih dalam.
Penjelasan Wardah White Secret Night Cream
Ingredients:
Aqua, caprylic/capric triglyceride, dimethicone, niacinamide, biosaccharide gum-1, glyseryl stearate, glyserine, cetyl alcohol, caprylyl methicone, butylene glycol, pentylene glycol, stearic acid, myristyl myristate, nylon-12, peg-100 stearate, phenoxyethanol, benzophenone-3, phenylethyl resorcinol, polyacrylate crospolymer -11, polyacrilamide, hydrogenated lechitin, BHT, titanium dioxide, tocopheryl Acetate, disodium edta, ethylhexyl glyserine, c-13-14 isoparafin, fragrance, sodium hyaluronate, saccarum officinarum (sugar cane) ekstrak, laureth-7, citrus aurantium dulcis (orange) fruit ekstrak, citrus limonum (lemon) ekstrak, ubiquinone, cholesterol, acer saccharum (sugar maple) extrak, dextran, palmitoyl tripeptide.
Bahan Aktif
Niacinamide
Kandungan Vitamin B3 ini juga terdapat pada day cream, namun dengan urutan yang berbeda. Pada krim malam, niacinamide berada di urutan teratas, sedangkan pada day cream berada di tengah.
Biosaccharide Gum-1
Bahan ini berfungsi sebagai pelembap dan skin-soothing yang dapat membantu meredakan iritasi yang disebabkan oleh AHA. Terdapat pula dalam formula day cream.
Phenylethyl Resorcinol
Berperan sebagai antioksidan dan skin-brightening. Senyawa ini diekstrak dari pohon pinus. Berdasarkan uji klinis, 0,5% phenylethyl resorcinol lebih efektif dibandingkan 1% kojic acid. Namun, beberapa penelitian menunjukkan efek pencerahannya tidak signifikan jika digunakan tanpa kombinasi bahan pencerah lainnya. Bahan ini tidak ditemukan pada day cream.
Tocopheryl Acetate
Merupakan Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan skin-moisturizer. Terdapat juga dalam day cream.
Sodium Hyaluronate
Bentuk garam dari hyaluronic acid dengan molekul yang lebih kecil, memungkinkan penetrasi lebih dalam ke kulit. Bahan ini mampu menahan air hingga 1000 kali lipat dari berat molekulnya sendiri. Tidak terdapat pada day cream.
Saccarum Officinarum (Sugar Cane) Extract
Ekstrak tebu ini mengandung Glycolic Acid, yang dikenal sebagai AHA. Fungsinya sudah umum diketahui dalam perawatan kulit.
Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Extract
Mengandung antioksidan, Vitamin C, dan natural AHA/citric acid yang berfungsi sebagai agen pencerah. Tidak terdapat pada day cream.
Citrus Limonum (Lemon) Extract
Memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan ekstrak jeruk, yaitu sebagai bahan pencerah. Juga tidak ditemukan pada day cream.
Ubiquinone
Antioksidan yang melindungi kulit dari stres oksidatif dan memberikan efek “energizing” pada kulit. Terdapat juga dalam day cream.
Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract
Mengandung Malic dan Tartaric acid, yang juga merupakan jenis AHA. Bahan ini sering dikombinasikan dengan ekstrak tumbuhan lain yang mengandung AHA.
Palmitoyl Tripeptide
Berfungsi sebagai skin-restore dan soothing, baik untuk kulit sensitif. Terdapat juga dalam day cream.
Bahan Pelengkap
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien ringan yang mudah meresap dan dapat ditoleransi oleh semua jenis kulit.
- Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif, memberikan efek filler sementara, pelumas, dan mengunci kelembapan.
- Glyseryl Stearate: Agen pengemulsi.
- Glycerine: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit, dan humektan yang baik untuk kulit kering.
- Cetyl Alcohol: Pengemulsi sekaligus emolien yang tidak mengiritasi.
- Caprylyl Methicone: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan pelumas, cepat menguap dan tidak meresap ke kulit.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, membantu penyerapan formula, dan humektan.
- Pentylene Glycol: Saudara dari butylene glycol.
- Stearic Acid: Emolien dan agen pengental.
- Myristyl Myristate: Emolien seperti lilin yang agak berat, dengan tingkat komedogenik tinggi (level 5), berpotensi menyumbat pori. Kurang cocok untuk kulit berminyak.
- Nylon-12: Menambah kekentalan formula.
- PEG-100 Stearate: Agen pengemulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2% untuk keamanan.
- Benzophenone-3: Agen tabir surya yang lemah, namun berfungsi sebagai photo-stabilizer untuk melindungi formula dari paparan cahaya.
- Polyacrylate Crosspolymer-11: Agen pengental yang memberikan tekstur formula yang kaya dan lembut.
- Polyacrylamide: Agen pengental.
- Hydrogenated Lechitin: Agen pengental.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah oksidasi formula.
- Titanium Dioxide: Kemungkinan berfungsi sebagai agen opacifying dan penyerap minyak/mattifier, bukan sebagai agen tabir surya.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam, mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur formula.
- Ethylhexylglycerine: Preservative booster.
- C13-14 Isoparaffin: Agen pengental.
- Fragrance: Pewangi.
- Laureth-7: Agen pengental.
- Cholesterol: Bahan yang identik dengan kulit, emolien, dan penstabil emulsi.
- Dextran: Agen pengental. Banyaknya agen pengental wajar untuk produk bertekstur krim.
Kesimpulan
- Mengandung 2 bahan pencerah.
- Mengandung 4 kombinasi ekstrak tumbuhan yang memiliki AHA alami, diharapkan dapat mengatasi kulit kusam.
- Terdapat 7 antioksidan.
- Mengandung 4 bahan yang identik dengan kulit.
- Mengandung 2 skin-communicator.
- Ekstrak jeruk dan lemon berpotensi menyebabkan sensitivitas pada sebagian orang. Namun, jika sudah terbiasa menggunakan masker jeruk tanpa masalah, efek sensitif ini bisa diabaikan.
Bahan yang Berpotensi Komedogenik
- Dimethicone (1)
- Glyseryl Stearate (2)
- Cetyl Alcohol (3)
- Butylene Glycol (1)
- Stearic Acid (2)
- Myristyl Myristate (5)
- PEG-100 Stearate (2)
Level 1: Kemungkinan kecil menyumbat pori.
Level 2: Kemungkinan menyumbat pori.
Level 3: Cenderung menyumbat pori.
Level 5: Jelas menyumbat pori.
Bagi pemilik kulit yang rentan komedo, produk ini mungkin kurang bersahabat, meskipun bahan aktifnya sangat baik. Hal ini menjelaskan mengapa Wardah White Secret Night Cream lebih cocok untuk usia 25 tahun ke atas dan mungkin kurang sesuai untuk remaja karena formulanya yang “kaya” (rich).
Bahan yang Tidak Aman untuk Fungal Acne
- Glyseryl Stearate
- Myristyl Myristate
- PEG-100 Stearate
Akhir Kata…
Analisis ini didasarkan pada daftar bahan. Kenyataan di lapangan dapat dilihat melalui ulasan di forum seperti Female Daily atau SO.CO.
Mohon maaf jika masih terdapat kekurangan dalam ulasan ini.
Sumber: Incidekoder, Paula’s Choice, dan Mbah Google.

