Home » Viva Milk Cleanser Greentea: Penjelasan Lengkap Ingredients

Viva Milk Cleanser Greentea: Penjelasan Lengkap Ingredients

Viva Milk Cleanser Greentea: Penjelasan Lengkap Ingredients

Skincapedia.com – Jauh sebelum istilah double-cleanse populer seperti sekarang, Viva telah memperkenalkan metode pembersihan dua tahap. Perbedaannya, dulu belum ada penamaan khusus untuk ritual ini. Istilah double-cleanse sendiri muncul seiring dengan maraknya penggunaan micellar water, yang dapat diaplikasikan tanpa bilas atau dengan bilas, yang kemudian dikenal sebagai double-cleanse.

Metode double-cleanse ala Viva sedikit berbeda dengan penggunaan micellar water. Meskipun terkesan kurang praktis dibandingkan micellar water, kombinasi Viva Milk Cleanser dan toniknya tetap diminati banyak orang hingga kini. Pihak Viva pun tampaknya tidak merasa perlu melakukan perubahan signifikan pada kemasan atau inovasi produknya, produk ini tetap hadir dengan tampilan klasik yang familiar.

Keunggulan lain dari produk ini adalah ketersediaannya yang sangat luas. Dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari warung kecil, toko kelontong, pasar tradisional, minimarket seperti Alfamart, supermarket, hingga pusat perbelanjaan besar, bahkan juga tersedia di toko daring favorit Anda. Hal ini menunjukkan popularitasnya yang luar biasa.

Di antara berbagai varian Viva cleanser, salah satunya adalah Viva Milk Cleanser Greentea.

Viva Milk Cleanser. Foto by anisasd FD Member

Terkadang, melihat daftar bahan-bahannya sekilas tampak sangat sederhana.

Penjelasan Ingredients Viva Milk Cleanser Green Tea

Ingredients:

Aqua, mineral oil, stearic acid, cetyl alcohol, triethanolamine, methylparaben, perfume, propyl paraben, camellia sinensis extract, teatree oil, BHT. Cl 19140, cl42090.

Bahan Aktif

camellia sinensis extract,

Ekstrak greentea ini dikenal luas akan khasiatnya yang bermanfaat bagi kulit. Kaya akan antioksidan dan vitamin, ekstrak ini memiliki sifat astringent, anti-inflamasi, antibakteri, pelindung UV, dan antikarsinogenik.

teatree oil,

Minyak pohon teh ini sangat populer sebagai bahan anti-jerawat berkat kandungan senyawa aktifnya yang bersifat antibakteri, antijamur, anti-inflamasi, serta kemampuannya dalam mengontrol minyak berlebih pada kulit.

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Berfungsi sebagai pelarut utama dalam formula produk.
  • Mineral oil: Merupakan turunan minyak bumi yang lazim digunakan sebagai agen oklusif untuk mengunci kelembapan kulit, sering ditemukan dalam produk seperti vaselin untuk perawatan kulit kering dan pecah-pecah. Minyak ini juga dapat dimanfaatkan dalam metode Oil Cleansing Method (OCM).
  • Stearic acid: Asam lemak yang berperan sebagai emolien untuk melembutkan kulit, menambah kekentalan formula, serta berfungsi sebagai pengemulsi yang membantu menyatukan minyak dan air.
  • Cetyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai pengemulsi, penambah kekentalan produk, sekaligus surfaktan.
  • Triethanolamine: Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) dan bersifat basa.
  • Methylparaben: Pengawet yang digunakan dalam konsentrasi maksimum 0,4% untuk menjaga stabilitas produk.
  • Perfume: Memberikan aroma pada produk.
  • Propyl paraben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,19%, berfungsi untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
  • BHT: Antioksidan sintetis yang bertindak sebagai pengawet untuk melindungi formula dari oksidasi.
  • Cl 19140: Dikenal sebagai tartrazine, pewarna sintetis berwarna kuning lemon.
  • Cl42090: Pewarna sintetis berwarna biru berlian.

Kesimpulan

✔️ Produk ini menggunakan jenis surfaktan tanpa busa dan tidak mengandung foaming agent.
✔️ Agen pembersih utama dalam formula ini adalah mineral oil, stearic acid, dan cetyl alcohol. Penting untuk dipahami bahwa minyak memiliki kemampuan membersihkan yang baik karena:

  • Kulit kita secara alami mengandung minyak yang mudah menyerap debu dan kotoran.
  • Produk perawatan kulit (skincare) juga seringkali mengandung bahan-bahan yang larut dalam minyak.
  • Riasan, seperti foundation, terkadang mengandung bahan water-resistant.
  • Bahan-bahan tersebut tidak dapat sepenuhnya terangkat hanya dengan air.
  • Oleh karena itu, metode OCM (Oil Cleansing Method) menjadi penting.

✔️ Kandungan bahan-bahannya sederhana.
✔️ Tidak mengandung alkohol.
✔️ Tidak mengandung SLS.
✔️ Aman digunakan oleh kulit remaja.
✔️ Sangat disarankan untuk melanjutkan proses pembersihan dengan toner, micellar water, atau sabun muka untuk memastikan sisa-sisa milk cleanser terangkat sempurna.
❗ Baik Milk cleanser maupun tonernya tidak aman untuk fungal acne.
❗ Metode pembersihan ini cenderung kurang praktis jika dibandingkan dengan alternatif lain.

Artikel menarik Lainnya