Skincapedia.com – Jujur saja, banyak orang, termasuk saya, seringkali malas untuk mengaplikasikan ulang (reapply) sunscreen, padahal para ahli menekankan pentingnya hal ini demi menjaga perlindungan kulit tetap maksimal. Paparan sinar matahari secara langsung dalam beberapa jam dapat mengurangi efektivitas SPF sunscreen. Idealnya, sunscreen diaplikasikan ulang setiap dua jam. Namun, bagi Anda yang memiliki kebiasaan serupa untuk melewatkan reapply, Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50+ PA ++++ mungkin bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
|
|
| Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50+ PA ++++ by Wenyridya FD Member |
Sunscreen ini diklaim menawarkan enam manfaat utama:
- Mengandung water capsule yang berfungsi mencegah kulit kering.
- Diperkaya dengan Hyaluronic Acid, Royal Jelly Extract, dan bahan pelembap lainnya.
- Merupakan waterproof type (terbukti melalui uji ketahanan air selama 80 menit), namun tetap mudah dibersihkan dengan sabun.
- Tidak mengandung pewarna tambahan (no-added colorant).
- Memiliki formula Acne Prevention yang telah diuji non-comedogenic.
- Telah melalui uji alergi (Allergy Tested).
*Klaim non-comedogenic dan uji alergi tidak menjamin sepenuhnya. Komedo dan gejala alergi tetap dapat muncul pada sebagian individu.
Selain itu, produk ini juga diklaim memiliki keunggulan berikut:
- Membaur dengan baik pada kulit.
- Dapat digunakan sebagai dasar riasan (base make-up).
- Memberikan hasil kulit yang halus seperti sutra saat dicampur dengan foundation.
Penjelasan Ingredients Biore UV Rich Aqua
Ingredients:
Water, alcohol, ethylhexyl methoxycinnamate, ethylhexyl triazone, isopropyl palmitate, lauryl methacrylate/sodium methacrylate crosspolymer, diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate, hydrogenated polyisobutene, bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, dextrin palmitate, butylene glycol, xylitol, acrylates/c10-30 alkyl acrylate crosspolymer, dimethicone, c12-15 alkyl benzoate, glycerin, propanediol, glyceryl stearate, glyceryl behenate, vinyl dimethicone/methicone silsesquioxane crosspolymer, potassium hydroxide, cetyl alcohol, agar, sorbitan distearate, isoceteth-20, polyvinyl alcohol, dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer, stearyl glutamic acid, arginine, disodium edta, fragrance, BHT, Sodium hydroxide, tocopherol, royal jelly extract, sodium hyaluronate, phenoxyethanol, methylparaben.
4 Bahan Aktif Utama:
- Arginine: Merupakan skin-identical ingredient yang tergolong asam amino. Memiliki kemampuan melembapkan kulit yang baik dan membantu proses pemulihan luka. Kombinasinya dengan AHA dapat menciptakan efek time-release yang mengurangi potensi iritasi.
- Tocopherol: Dikenal sebagai Vitamin E, berfungsi sebagai antioksidan dan skin-protectant. Selain melembapkan kulit, vitamin E juga melindungi formula dari oksidasi.
- Royal Jelly Extract: Memiliki aktivitas antibakteri, anti-inflamasi, dan membantu proses penyembuhan luka.
- Sodium Hyaluronate: Merupakan skin-identical ingredient dengan kemampuan mengikat air hingga 1000 kali lipat dari berat molekulnya. Bahan ini sangat efektif sebagai humektan.
4 Agen Sunscreen:
1). Ethylhexyl Methoxycinnamate
Dikenal juga sebagai Octinoxate. Merupakan agen sunscreen kimiawi generasi lama yang menyerap sinar UVB. Namun, formulanya tidak photo-stable, sehingga nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah 35 menit terpapar sinar matahari.
2). Ethylhexyl Triazone
Dikenal juga sebagai Uvinul T-150. Agen sunscreen kimiawi generasi baru yang sangat photo-stable dalam menyerap UVB. Bahan ini larut dalam minyak.
3). Diethylamino Hydroxy Benzoyl Hexyl Benzoate
Dikenal juga sebagai Uvinul A Plus. Termasuk agen sunscreen kimiawi generasi baru yang mampu menyerap sinar UVA dan memiliki tingkat photo-stability yang tinggi.
4). Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine
Dikenal juga sebagai Tinosorb S. Dianggap sebagai salah satu agen sunscreen kimiawi terbaik saat ini. Memiliki spektrum perlindungan luas (broad spectrum) terhadap UVA dan UVB, serta sangat photo-stable dan larut dalam minyak.
Bahan Pelengkap:
- Water: Pelarut utama dalam formula.
- Alcohol: Pelarut yang sangat baik, berfungsi sebagai penetration enhancer, memberikan sensasi ringan pada formula, memiliki sifat astringent, dan bersifat antimikroba.
- Isopropyl Palmitate: Berfungsi sebagai emollient dan pelumas untuk memudahkan perataan formula.
- Lauryl Methacrylate/Sodium Methacrylate Crosspolymer: Membantu menciptakan formula sunscreen yang tahan lama, ringan, dan tidak lengket.
- Hydrogenated Polyisobutene: Minyak sintetis yang berfungsi sebagai emollient dan agen water-proof dalam formula sunscreen.
- Dextrin Palmitate: Meningkatkan kekentalan formula sekaligus berfungsi sebagai emollient.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan yang berasal dari turunan minyak bumi.
- Xylitol: Termasuk dalam jenis polisakarida dengan sifat humektan.
- Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Berfungsi menambah kekentalan formula dan sebagai penstabil emulsi.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emollient, pelumas, memberikan kesan halus dan licin pada kulit, serta efek filler dan moisture-lock.
- C12-15 Alkyl Benzoate: Emollient ringan yang berfungsi sebagai pelumas untuk memudahkan perataan formula dan membantu melarutkan agen sunscreen.
- Glycerin: Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan.
- Propanediol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer yang terbuat dari gula jagung.
- Glyceryl Stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Glyceryl Behenate: Emollient dan pengemulsi. Konsentrasi yang direkomendasikan adalah 2-5%.
- Vinyl Dimethicone/Methicone Silsesquioxane Crosspolymer: Menambah kekentalan produk.
- Potassium Hydroxide: Penyesuai pH yang bersifat basa.
- Cetyl Alcohol: Emollient, pengemulsi, dan penambah kekentalan formula.
- Agar: Humektan karena sifatnya yang mengikat air, serta menambah kekentalan formula.
- Sorbitan Distearate: Pengemulsi.
- Isoceteth-20: Pengemulsi.
- Polyvinyl Alcohol: Dapat menambah kekentalan formula. Dalam konsentrasi tinggi, dapat menyebabkan kulit kering seperti halnya alkohol.
- Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Menambah kekentalan produk.
- Stearyl Glutamic Acid: Pengemulsi yang terbuat dari asam amino sintetis.
- Disodium EDTA: Menetralisir ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
- Fragrance: Pewangi.
- BHT: Antioksidan sintetis untuk mencegah formula teroksidasi.
- Sodium Hydroxide: Penyesuai pH yang bersifat basa.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Methylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
Kesimpulan
✔️ Produk ini merupakan sunscreen tipe kimiawi yang cukup photo-stable, sehingga tidak perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam jika tidak terkena air, terutama jika hanya digunakan di dalam ruangan.
✔️ Tidak meninggalkan white cast.
✔️ Sangat penting untuk melakukan double-cleansing setelah menggunakan produk ini karena kandungan bahan-bahan yang larut dalam minyak dan agen water-proof.
✔️ Mendapatkan rating tinggi di forum FD, yaitu 4,2 bintang, dengan 84% dari lebih dari 6 ribu pengguna merekomendasikan produk ini.
❗ Produk ini mengandung alkohol di urutan kedua dan polyvinyl alcohol.
Alkohol dapat berkontribusi pada formula yang terasa ringan dan mudah menyerap di kulit (cosmetically elegant). Perlu diketahui, sunscreen dengan SPF tinggi cenderung terasa berat, lengket, dan berminyak, sehingga alkohol seringkali menjadi solusi untuk mengatasi hal ini. Namun, menurut situs Paula’s Choice, efek samping alkohol dapat diminimalisir jika terdapat kandungan emollient, humektan, dan bahan perbaikan kulit (skin-repair).
❗ Meskipun diklaim memiliki formula non-comedogenic, beberapa bahan dalam formulanya berpotensi menyebabkan komedo, antara lain:
- Isopropyl Palmitate (peringkat potensi komedogenik 4)
- Glyceryl Stearate (peringkat 2)
- Cetyl Alcohol (peringkat 3)
- Dimethicone (peringkat 1)
Perlu diingat bahwa label klaim non-comedogenic tidak menjamin sepenuhnya, karena potensi ini juga dipengaruhi oleh kondisi kulit masing-masing individu, seperti produksi sebum dan ukuran pori-pori.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Glyceryl Stearate dan Sorbitan Distearate.
Kisaran harga produk ini adalah Rp 20.000 hingga Rp 60.000, tergantung pada ukuran kemasannya.

