Home » Emina Sun Battle SPF 45 PA+++: Cek Ingredients & Keunggulannya

Emina Sun Battle SPF 45 PA+++: Cek Ingredients & Keunggulannya

Emina Sun Battle SPF 45 PA+++: Cek Ingredients & Keunggulannya

Skincapedia.com – Emina kembali menghadirkan inovasi dalam lini produk perawatan kulitnya dengan meluncurkan sunscreen terbaru, Emina Sun Battle SPF 45 PA +++. Produk ini diformulasikan khusus dengan keunggulan SPF yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan tepat untuk perlindungan maksimal dari paparan sinar matahari.

Keistimewaan Emina Sun Battle SPF 45 PA +++ terletak pada kandungan utamanya, yaitu Ekstrak daun anggur. Bahan alami ini dikenal luas memiliki kemampuan sebagai agen anti polusi berkat kandungan antioksidan yang melimpah. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan bisabolol, sebuah senyawa yang efektif meredakan peradangan dan menenangkan kulit yang kemerahan akibat paparan sinar matahari.

Sunscreen ini diklaim menawarkan pengalaman penggunaan yang nyaman. Teksturnya yang ringan membuatnya mudah meresap ke dalam kulit, tanpa meninggalkan rasa lengket atau berat. Emina Sun Battle SPF 45 PA +++ juga diformulasikan agar non-comedogenic dan non-acnegenic, sehingga aman digunakan oleh pemilik kulit rentan berjerawat. Lebih lanjut, produk ini telah melalui uji dermatologi untuk memastikan keamanannya bagi kulit.

Emina Sun Battle SPF 45 PA+++. Foto by Dwitaoktahd FD Member.

Berdasarkan ulasan di Female Daily, Emina Sun Battle SPF 45 PA +++ mendapatkan rating yang memuaskan, yaitu 4,2 bintang. Hal ini tercermin dari rekomendasi positif dari 5 dari 6 pengguna yang telah mencobanya. Produk ini hadir dalam kemasan 30ml dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 49.000.

Penjelasan Ingredients Emina Sun Battle

Ingredients:

aqua, ethylhexyl methoxycinnamate, ethylhexyl salisilate, homosalate, butyl methoxydibenzoylmethane, ethanol, octocrylene, phenoxyethanol, polymethyl methacrylate, butylene glycol, butyloctyl salicylate, bis ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, cyclopentasiloxane, vitis vinifera leaf extract, pongamia glabra, arachidyl alcohol, polyacrylate crosspolymer-6, polyurethane, bisabolol, nylon 12, polyester 7, behenyl alcohol, neopentyl glycol, caprylic/capric triglyseride, arachidyl glucoside, propanediol, polyacrylate-13, disodium edta, polyisobutene, polysorbate-20, fragrance, chlorphenesin.

Bahan Aktif

vitis vinifera leaf extract,

Ekstrak daun anggur kaya akan senyawa antioksidan seperti tannins, phenol, dan anthocyanins. Kandungan ini sangat efektif dalam melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan polusi lingkungan. Selain itu, ekstrak daun anggur juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang bermanfaat untuk kesehatan kulit.

bisabolol.

Senyawa yang berasal dari bunga chamomile ini memiliki khasiat anti-inflamasi dan skin soothing. Bisabolol sangat efektif untuk menenangkan kulit yang sensitif, kemerahan, dan iritasi.

Agen Sunscreen yang dipakai

ethylhexyl methoxycinnamate.

Merupakan UVB absorber dari generasi lama. Meskipun tidak photostable (kapasitasnya berkurang sekitar 10% setelah 35 menit terpapar matahari), bahan ini populer karena memiliki tekstur yang nyaman di kulit dan mudah diaplikasikan.

ethylhexyl salisilate.

Agen sunscreen ini tidak memiliki daya serap UVB yang kuat jika digunakan sendiri. Fungsinya lebih sebagai SPF booster dan membantu melarutkan agen sunscreen lainnya dalam formulasi.

homosalate

Berfungsi sebagai UVB absorber, namun efektivitasnya tidak terlalu tinggi dan tidak photo-stable. Kapasitasnya dapat berkurang hingga 10% dalam waktu 45 menit. Bahan ini juga membantu melarutkan agen sunscreen lain.

butyl methoxydibenzoylmethane,

Dikenal juga sebagai Avobenzone, bahan ini adalah UVA filter yang paling umum digunakan secara global. Sangat efektif melindungi kulit dari paparan UVA I dan UVA II. Namun, Avobenzone memiliki kelemahan yaitu tidak terlalu photo-stable, dapat kehilangan hingga 36% kapasitasnya setelah satu jam terpapar sinar matahari.

octocrylene.

Melindungi kulit dari paparan UVB dan UVA II. Bahan ini cukup photo-stable dengan penurunan kapasitas hanya 10% setelah 95 menit pemakaian. Octocrylene juga berperan menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil, seperti Avobenzone, serta meningkatkan ketahanan formula terhadap air (water-resistant).

bis ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine

Dikenal juga sebagai Tinosorb S, ini adalah agen sunscreen generasi baru dengan spektrum perlindungan luas (broad spectrum) yang mampu menyerap UVA dan UVB. Tinosorb S sangat foto-stabil, tidak terserap ke dalam aliran darah, sehingga dianggap aman dan tidak mengganggu aktivitas hormon. Meskipun demikian, penggunaannya belum disetujui oleh FDA di Amerika Serikat.

Bahan Pelengkap

  • aqua: Air sebagai pelarut utama.
  • ethanol: Dikenal sebagai alkohol, berfungsi sebagai pelarut yang baik, penetration enhancer, membantu menciptakan tekstur ringan dan mudah meresap, memiliki sifat astringent dan oil-control, serta antimikroba.
  • polymethyl methacrylate: Berfungsi mengentalkan produk dan memberikan tekstur yang halus serta velvety.
  • butylene glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • butyloctyl salicylate: Pelarut yang membantu melarutkan dan menstabilkan Avobenzone, serta berfungsi sebagai SPF booster dengan tekstur yang nyaman.
  • cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan pelumas, membantu melarutkan agen sunscreen. Bahan ini cepat menguap dari permukaan kulit.
  • pongamia glabra seed oil: Minyak karanja memiliki sifat antiseptik kuat, membantu mengontrol pertumbuhan bakteri dan jamur, serta mengandung antioksidan. Dapat berfungsi sebagai pengawet alami pada konsentrasi tertentu.
  • arachidyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • polyacrylate crosspolymer-6: Bahan pengental produk.
  • polyurethane: Berfungsi sebagai film former.
  • nylon 12: Menambah kekentalan formula dan memberikan tekstur yang halus serta mudah diratakan.
  • polyester 7: Bahan pengental produk.
  • behenyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • neopentyl glycol: Emollient ester dengan tekstur ringan, membantu penyebaran formula dan melarutkan agen sunscreen. Bahan ini cepat menguap.
  • caprylic/capric triglyseride: Emollient ringan dan non-greasy yang dapat ditoleransi oleh semua jenis kulit.
  • arachidyl glucoside: Pengemulsi.
  • propanediol: Alternatif alami dari propilen glikol, berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan humektan.
  • polyacrylate-13: Bahan pengental dan pengemulsi.
  • disodium edta: Menetralisir ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
  • polyisobutene: Pengemulsi dan pengental.
  • polysorbate-20: Pengemulsi.
  • fragrance: Pewangi.
  • chlorphenesin: Pengawet.
  • phenoxyethanol: Pengawet.

Kesimpulan

✔️ Emina Sun Battle SPF 45 PA +++ mengandung enam agen sunscreen yang didukung oleh SPF booster.

✔️ Tidak mengandung bahan yang berpotensi menyumbat pori-pori (komedogenik).

✔️ Diperkaya dengan banyak emollient yang melembapkan.

✔️ Teksturnya ringan dan ideal untuk semua jenis kulit.

❗ Produk ini masih mengandung ethanol (alkohol). Meskipun alkohol membantu meringankan tekstur dan mempercepat penyerapan, kandungan emollient yang banyak serta adanya bisabolol dapat meminimalkan efek kering yang mungkin ditimbulkan alkohol.

❗ Terdapat satu bahan yang tidak aman untuk fungal acne, yaitu polysorbate-20.

❗ Sebagai chemical sunscreen, produk ini mungkin kurang direkomendasikan untuk ibu hamil karena dikhawatirkan dapat mempengaruhi aktivitas estrogen.

✔️ Dapatkan penawaran harga terbaik di Official store.

Sumber referensi: Incidekoder, Paula’s Choice Cosmetic, dictionary, Wikipedia.

Artikel menarik Lainnya