Skincapedia.com – SIMPLE, brand perawatan kulit terkemuka asal Inggris, dikenal dengan produk-produknya yang telah teruji secara dermatologis, aman, dan menggunakan bahan-bahan alami. Formulanya bebas dari alkohol, paraben, dan pewangi, serta tidak menggunakan bahan turunan hewan, menjadikannya pilihan yang aman dan halal.
Meskipun berasal dari Inggris, produk-produk SIMPLE mudah ditemukan di pasaran Indonesia, baik di toko fisik seperti Guardian maupun melalui toko online favorit.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam salah satu produk unggulannya, yaitu SIMPLE Skin Soothing Facial Toner. Toner ini diformulasikan dengan kombinasi bahan-bahan seperti Pro-Vitamin B5, Chamomile, Witch Hazel, dan Allantoin yang bekerja efektif untuk menjaga kesegaran dan kelembapan kulit. Produk ini ideal digunakan setelah pembersih wajah dan sebelum pelembap, baik pada pagi maupun malam hari.
|
|
| Simple Soothing Facial Toner. Foto by karinasha FD Member |
Cara Penggunaan:
Tuangkan produk secukupnya pada kapas. Usapkan kapas secara lembut dan merata pada seluruh area wajah tanpa perlu digosok. Produk ini tidak memerlukan bilasan.
Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating 4,3 bintang, dengan 82% dari 673 pengguna merekomendasikannya. Dengan harga sekitar Rp 69.000 untuk kemasan 200ml, toner ini menawarkan nilai yang sangat baik.
Penjelasan Ingredients Simple Skin Soothing Facial Toner
Ingredients:
Aqua, Hydrogenated Starch Hydrolysate, Allantoin, Cetylpyridinium Chloride, Chamomilla Recutita Flower Extract, Citric Acid, Decyl Glucoside, Disodium EDTA, Glycerin, Hamamelis Virginiana Leaf Water, Niacinamide, Panthenol, Pantolactone, Phenoxyethanol, Potassium Sorbate, Propylene Glycol, Sodium Benzoate, Sodium PCA.
Bahan Aktif
Allantoin.
Senyawa ini diekstrak dari tanaman comfrey dan memiliki sifat menenangkan kulit, antiinflamasi, serta membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
Chamomilla Recutita Flower Extract.
Merupakan ekstrak dari bunga German Chamomile yang kaya akan komponen seperti bisabolol dan terpenoids chamazulene dengan efek anti-inflamasi. Selain itu, ekstrak ini juga mengandung antioksidan kuat seperti matricine, apigenin, dan luteolin.
Hamamelis Virginiana Leaf Water.
Terdiri dari 99% air dan 1% ekstrak witch hazel. Bahan ini memiliki sifat astringent, menenangkan (soothing), antioksidan, dan antibakterial.
Niacinamide,
Dikenal sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki banyak manfaat termasuk mencerahkan kulit, meningkatkan produksi ceramide, berfungsi sebagai cell communicator, anti-inflamasi, mengatur produksi sebum, menyamarkan tampilan pori-pori, dan melawan jerawat.
Panthenol.
Merupakan Pro-Vitamin B5 yang berperan sebagai pelembap kulit (skin moisturizer). Bahan ini membantu kulit dalam memproduksi lipid yang penting untuk melindungi diri sendiri. Panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat meminimalkan efek samping dari bahan-bahan lain yang mungkin kurang bersahabat bagi kulit.
Pantolactone.
Bahan ini berfungsi sebagai humektan, membantu kulit dalam mempertahankan tingkat kelembapan optimal. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan memastikan fungsi pelindungnya berjalan dengan baik.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air, pelarut dasar formulasi.
- Hydrogenated Starch Hydrolysate: Berfungsi sebagai film forming/holding agent dan hydrator. Bahan ini membantu menjaga kelembapan kulit dan dapat memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Dapat berasal dari pati jagung alami atau sintetik.
- Cetylpyridinium Chloride (CPC): Berfungsi sebagai antiseptik/antimikroba. Bahan ini juga berperan sebagai pengemulsi dan surfaktan. Umumnya digunakan dalam produk perawatan mulut untuk mencegah plak gigi. Dalam skincare, CPC dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata jika konsentrasinya tinggi, namun aman pada konsentrasi di bawah 1%.
- Citric Acid: Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat asam.
- Decyl Glucoside: Agen surfaktan yang lembut di kulit dan mudah terurai secara hayati (biodegradable). Berasal dari minyak kelapa dan glukosa, bahan ini juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Disodium EDTA: Berfungsi untuk menetralkan ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula produk.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang membantu menarik kelembapan ke kulit.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang umum digunakan dalam produk kosmetik.
- Potassium Sorbate: Pengawet yang membantu mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer (membantu bahan lain meresap lebih baik), dan humektan.
- Sodium Benzoate: Pengawet yang efektif mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.
- Sodium PCA: Merupakan humektan yang sangat baik (super humektan) dan merupakan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF) yang secara alami diproduksi oleh kulit. NMF berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit.
Kesimpulan
Kelebihan:
- Hampir seluruh bahan aktifnya memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit, sangat cocok untuk kulit sensitif, iritasi, dan jerawat meradang.
- Mengandung setidaknya empat bahan hydrator dan pelembap kulit untuk membantu menjaga kelembapan, memperkuat pertahanan kulit, dan mencegah kekeringan.
- Mengandung agen antiseptik/antibakteri yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
- Kemungkinan memiliki pH yang seimbang berkat adanya Citric Acid, yang membantu mengembalikan pH alami kulit setelah mencuci muka.
- Mengandung satu agen surfaktan yang tidak hanya berfungsi sebagai penstabil emulsi, tetapi juga dapat membantu membersihkan sisa kotoran setelah penggunaan pembersih wajah.
- Bebas alkohol.
- Bebas pewangi (fragrance-free).
- Aman untuk fungal acne.
- Bebas paraben, kabar baik bagi yang menghindari bahan ini.
- Potensi cocok untuk semua jenis kulit, mengingat manfaatnya yang baik untuk kulit sensitif.
- Aman digunakan oleh ibu hamil.
Sumber referensi yang digunakan meliputi Incidekoder, Paula’s Choice, Wikipedia, Beautynesia, Journal Sociola, dan Female Daily.
Update Formula
Full Ingredients list (versi terbaru): Aqua, Hydrogenated Starch Hydrolysate, Sodium PCA, Allantoin, Phenoxyethanol, Disodium EDTA, Propylene Glycol, Cetylpyridinium Chloride, Niacinamide, Hamamelis Virginiana Leaf Water, Panthenol, Decyl Glucoside.
Key Ingredients (versi terbaru)
- Sodium PCA,
- Allantoin,
- Niacinamide,
- Hamamelis Virginiana Leaf Water,
- Panthenol,
Dibandingkan dengan formula sebelumnya, key ingredients pada versi terbaru ini sedikit berbeda. Ekstrak Chamomile telah dihilangkan. Namun, Sodium PCA kini menempati urutan ketiga dalam daftar bahan, mengindikasikan konsentrasinya yang lebih tinggi. Sodium PCA yang merupakan skin identical sangat baik untuk hidrasi dan menjaga kesehatan skin barrier.
Bahan pelengkap (versi terbaru)
- Aqua,
- Hydrogenated Starch Hydrolysate,
- Phenoxyethanol,
- Disodium EDTA,
- Propylene Glycol,
- Cetylpyridinium Chloride,
- Decyl Glucoside.
Daftar bahan pelengkap pada versi terbaru menjadi lebih ringkas, hanya terdiri dari 7 bahan, dibandingkan dengan sekitar 11 bahan pada formula sebelumnya. Hal ini menunjukkan penyederhanaan formulasi yang lebih efisien.
Keunggulan formula terbaru:
- Bebas alkohol.
- Bebas pewangi.
- Bebas paraben.
- Bebas sulfat.
- Bebas minyak (oil-free) dan non-komedogenik.
- Aman untuk fungal acne.
- Tidak mengandung bahan yang perlu dihindari oleh ibu hamil dan menyusui.

