Skincapedia.com – Nutrishe merupakan salah satu merek produk lokal yang patut diperhitungkan. Salah satu produk unggulannya adalah Nutrishe Intensive Bright & Glow Serum. Meskipun mungkin belum sefamiliar merek lain, serum ini banyak direkomendasikan karena kualitasnya yang dianggap sepadan dengan harganya, membuat banyak orang penasaran untuk mengulasnya lebih dalam, terutama dari segi kandungan bahan-bahannya.
|
|
| Nutrishe Intensive Bright & Glow Serum. Foto by alissasavitri FD Member |
Penjelasan Ingredients Nutrishe Intensive Bright & Glow Serum
Ingredients:
AQUA, CYCLOPENTASILOXANE, ALPHA ARBUTIN, CYSTOSEIRA TAMARISCIFOLIA EXTRACT, ASCORBYL TETRAISOPALMITATE, JANIA RUBENS EXTRACT, LACTOBACILLUS FERMENT EXTRACT, CENTELLA ASIATICA EXTRACT, LICORICE ROOT EXTRACT, DIPOTASSIUM GLYZIRRHINATE, BUTYLENE GLYCOL, GLYCERIN, SODIUM PCA, SODIUM HYALURONATE, POLYCRYLAMIDE, PHENOXYETHANOL, ALLANTOIN, C13-14, ISOPARAFFIN, LAURETH-7, FRAGRANCE, TETRASODIUM RDTA.
Bahan aktif
Alpha arbutin.
Depigmenting agent. Cara kerja: menghambat produksi melanin. Merupakan komponen alami yang berasal dari tanaman seperti bearberry dan cranberry, berfungsi sebagai alternatif alami dari hydroquinone. Meskipun terkadang disebut sebagai “turunan” hydroquinone, alpha arbutin memiliki keunikan di mana ia dapat berubah menjadi hydroquinone dalam kondisi basa. Efektif dan aman untuk penggunaan harian, alpha arbutin tidak memerlukan konsentrasi tinggi, dengan 1% sudah cukup memberikan hasil yang signifikan.
Cystoseira tamariscifolia extract.
Termasuk dalam kategori alga, ekstrak alga secara umum dikenal memiliki kemampuan antioksidan, melembapkan, anti-aging, dan sebagai pelindung dari sinar UV. Namun, ekstrak Cystoseira Tamariscifolia, yang dikenal dengan nama dagang CyWhite, secara spesifik diformulasikan untuk mencerahkan kulit dan bahkan dijuluki sebagai ‘melano-breaker‘. Mekanisme kerjanya adalah menghambat melanogenesis, yaitu proses pembentukan melanin, dengan menargetkan melanosom.
|
|
| Penampakan cystoseira tamariscifolia. Source: www.discoverlive.org |
Pada konsentrasi 1%, CyWhite efektif meratakan warna kulit, mencerahkan kompleksitas kulit, dan mengurangi pigmentasi. Dengan konsentrasi 1,5%, kemampuannya dalam mengurangi pigmentasi secara keseluruhan terkonfirmasi oleh 87% partisipan dalam uji in-vivo, menunjukkan hasil yang signifikan hanya dalam satu minggu penggunaan.
Ascorbyl tetraisopalmitate
(ATIP) adalah turunan vitamin C yang stabil dan larut dalam minyak, sehingga memiliki kemampuan penetrasi yang lebih baik ke dalam kulit. Berdasarkan uji in-vitro, ATIP menunjukkan tiga manfaat utama vitamin C: sebagai antioksidan, merangsang sintesis kolagen, dan mencerahkan kulit dengan mengurangi melanogenesis hingga 80%.
Jania rubens extract
Ini adalah sejenis alga merah yang berasal dari perairan Eropa. Kaya akan mineral dan elemen jejak, kandungannya bisa mencapai 20.000 hingga 40.000 kali lipat dari air laut. Manfaat utamanya adalah melembapkan, menutrisi, dan melindungi kulit.
|
|
Lactobacillus ferment extract.
Merupakan ekstrak hasil fermentasi bakteri lactobacillus, yang termasuk dalam kategori probiotik. Ekstrak ini mengandung enzim yang membantu memperbaiki kerusakan DNA akibat paparan lingkungan. Selain itu, ia memiliki sifat anti-acne, anti-inflamasi, dan menenangkan kulit (skin-soothing). Bahkan, pada konsentrasi 1%, ia mampu mengurangi sensitivitas kulit.
Centella Asiatica extract
Dikenal sebagai ekstrak cica, kandungan utamanya meliputi madecassoside yang membantu proses penyembuhan luka dan sintesis kolagen; asiaticoside yang memiliki sifat anti-acne, anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba, serta menstimulasi kolagen; dan madecassic acid yang menstimulasi Natural Moisturizing Factor (NMF) dan hyaluronic acid, sehingga meningkatkan kelembapan kulit.
Licorice root extract
Bermanfaat sebagai pencerah kulit (skin-brightening). Mengandung senyawa glabridin yang menghambat produksi melanin dan melindungi kulit dari paparan UVB, serta senyawa Glycyrrhizin yang bersifat anti-inflamasi.
Dipotassiun glycyrrhizate.
Merupakan bentuk garam dari senyawa yang diekstrak dari tanaman Licorice. Senyawa ini dikenal sebagai agen anti-inflamasi yang efektif, membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi, eksim, dan psoriasis.
Sodium pca.
Identik dengan kulit (skin identical) dan termasuk dalam kategori NMF (natural moisturizing faktor), berfungsi sebagai agen pelembap kulit (skin hydrator).
Sodium hyaluronate.
Identik dengan kulit (skin identical) dan merupakan agen pelembap yang sangat baik. Dengan kapasitas mengikat air hingga 1000 kali lipat dari beratnya, ia efektif menjaga kadar air di lapisan kulit, mencegah kekeringan dan dehidrasi.
Allantoin.
Senyawa yang diekstrak dari tanaman, memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan membantu proses pemulihan luka.
Bahan pelengkap
Aqua,- Cyclopentasiloxane. Merupakan silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient, pelarut, dan pelumas.
- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan penetration enhancer, serta humektan.
- Glycerin. Pelarut, skin identical, dan humektan.
- Polyacrylamide. Pengental sintetis yang berfungsi menambah kekentalan formula.
- Phenoxyethanol. Pengawet.
- C13-14 isoparaffin. Berfungsi sebagai pengemulsi, emollient, dan penambah kekentalan formula.
- Laureth-7. Pengemulsi dan penambah kekentalan formula.
- Fragrance
- Tetrasodium edta. Berfungsi menetralisir ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
Kesimpulan
✔️ Serum ini memiliki kandungan bahan aktif yang cukup banyak dan beragam.
✔️ Mengandung empat bahan utama yang berfungsi sebagai pencerah kulit (skin-brightening).
✔️ Terdapat empat bahan yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing).
✔️ Diperkaya dengan agen pelembap (hydrator) dan pelembap (moisturizer).
✔️ Formula ini oil-free.
✔️ Bebas alkohol.
✔️ Bebas paraben.
❗ Tidak aman untuk fungal acne karena mengandung Ascorbyl tetraisopalmitate.
❗ Mengandung ekstrak alga merah (red algae). Terdapat sedikit kejanggalan karena kemasan tertulis brown algae, namun hasil penelusuran menunjukkan adanya rainbow algae (cystoseira tamariscifolia) dan red algae (Jania Rubens). Perlu dicatat bahwa jenis alga sangat beragam, dan hampir semua jenis alga memberikan manfaat hidrasi, nutrisi, antioksidan, dan anti-aging karena kandungan mineral, protein, dan asam amino yang tinggi.
Namun, ekstrak alga termasuk dalam bahan yang kontroversial. Beberapa sumber menyebutkan bahwa alga dapat bersifat komedogenik, memicu jerawat, bahkan iritasi kulit karena kemampuannya menembus kulit lebih dalam dan kandungan iodin yang terkadang dapat mengiritasi kulit sensitif.

Hal ini berlaku tidak hanya untuk alga merah, tetapi juga alga secara umum. Meskipun artikel-artikel tersebut tidak secara spesifik menyebutkan Jania rubens, disarankan bagi pemilik kulit sensitif, acne-prone, dan alergi untuk melakukan tes tempel terlebih dahulu.

Kontroversi seputar alga menunjukkan bahwa bahan ini memiliki dua sisi: di satu sisi menawarkan banyak manfaat, namun di sisi lain berpotensi membawa efek samping.
Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap, Anda dapat mencari “Review Nutrishe Intensive & Glow Serum” di Google untuk menemukan pengalaman jujur dari para pengguna serum lokal ini. Penting untuk diingat bahwa reaksi kulit bersifat individual, tergantung pada kondisi dan tipe kulit masing-masing, serta formulasi keseluruhan dari bahan-bahan yang digunakan.
Upgrade formula
Serum Nutrishe telah mengalami reformulasi dengan judul dan kemasan yang masih sama, namun dengan peningkatan signifikan pada daftar bahan. Berikut adalah ulasan bahan-bahan dalam formula terbarunya:
Nutrishe Intensive Bright & Glow Serum
BPOM NA1822190211
Ingredients:
Aqua, Cyclopentasitoxane, Alpha Arbutin, Butylene Glycol, Licorice (Glycyrrhiza glabra) root extract, Galactomyces ferment filtrate, Centella asiatica extract, Portulaca oleracea
extract, Glycerin, Ethyl Ascorbic Acid, Brown seaweed (Algae Oligosaccharides), Dimethylmethoxy Cromanyl PaImitate, Sodium Hyaluronate, Lactobacillus ferment
filtrate, Phenoxyethanol, Polyacrylamidei C13-14 Isoparaffin, Laureth-7, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Sodium Benzoate, Dipotassiurn Glycyrrhizinate, Allantoin, DMDM Hydantoin, Sodium PCA, Parfume, Tetrasodium EDTA,
Propanediol, 1,2 Hexanediol, lodopropvnyl Butylcarbamate, Avena sativa kernel extract, Potassium sorbate
Key Ingredients
Alpha Arbutin,
Merupakan alternatif alami dari hydroquinone yang bekerja dengan melepaskan hydroquinone secara bertahap untuk menghambat enzim tyrosinase, sehingga mencegah pembentukan pigmentasi. Berbeda dengan hydroquinone yang merusak sel melanosit, alpha arbutin tidak sampai merusak sel penghasil pigmen. Konsentrasi penggunaan berkisar antara 0,2% – 2%.
Licorice (Glycyrrhiza glabra) root extract,
Ekstrak akar manis yang populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya adalah glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).
Galactomyces ferment filtrate,
Hasil fermentasi dari yeast genus galactomyces, kaya akan vitamin, asam amino, mineral, antioksidan, dan asam organik. Berfungsi melindungi kulit dari kerusakan, meningkatkan produksi hyaluronic acid untuk kelembapan dan elastisitas kulit, serta menstimulasi produksi NMF untuk kesehatan skin barrier.
Centella asiatica extract,
Ekstrak cica mampu memicu produksi kelembapan alami kulit seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Membantu penyembuhan luka, meningkatkan aktivitas antioksidan, dan memiliki kemampuan anti-inflamasi yang baik.
Portulaca oleracea extract,
Ekstrak krokot kaya akan vitamin, mineral, asam amino, dan antioksidan, termasuk glutathione. Berfungsi menutrisi kulit, serta bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing).
Ethyl Ascorbic Acid,
Merupakan turunan Vitamin C yang efektif sebagai antioksidan, pencerah kulit (skin brightening), dan peningkat kolagen (collagen booster). Stabil pada pH 4-5,5 (mendekati pH kulit) sehingga tidak mengiritasi. Dapat larut dalam air maupun minyak, memungkinkan penetrasi lebih dalam. Studi menunjukkan ethyl ascorbic acid dapat dikonversi menjadi Vitamin C murni hingga 80%, lebih tinggi dari turunan Vitamin C lainnya.
Brown seaweed (Algae Oligosaccharides),
Polisakarida yang diekstrak dari brown seaweed. Memiliki kemampuan mengikat air (water binding) sebagai humektan yang sangat baik, bermanfaat untuk menghidrasi kulit dan meningkatkan elastisitasnya.
Dimethylmethoxy Cromanyl PaIm



