Home » Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Skincapedia.com – Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum hadir sebagai solusi perawatan kulit yang memanfaatkan kekuatan eksfoliasi dari berbagai jenis asam. Diformulasikan dengan kombinasi mandelic acid (AHA 5%), lactic acid (AHA 2%), salicylic acid (BHA 2%), dan lactobionic acid (PHA 2%), serum ini dirancang untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori, serta mencerahkan kulit wajah.

Cara penggunaan Everwhite Peeling Serum cukup sederhana. Teteskan produk ke area wajah yang telah dibersihkan, ratakan, dan diamkan selama 10 menit sebelum membilasnya dengan air bersih. Dianjurkan untuk menggunakan serum ini pada malam hari, maksimal 2-3 kali dalam seminggu. Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 117.000 untuk kemasan 15ml.

Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum. Foto by Ghinatj FD Member

Penjelasan Ingredients Everwhite Peeling Serum

Ingredients:

Aqua, butylene Glycol, mandelic acid, ethyl alcohol, niacinamide, salicylic acid, lactobionic acid, lactic acid, glycerin, glycyrrhiza glabra root extract, peg-40 hydrogenated Castor oil, dipotassiun glycyrrhizate, allantoin, xanthan Gum, parfum.

Bahan Aktif

Mandelic Acid

Merupakan jenis AHA yang memiliki molekul lebih besar dibandingkan glycolic acid. Hal ini membuatnya bekerja lebih lembut dan memiliki risiko iritasi yang lebih rendah, sehingga cocok untuk kulit yang lebih sensitif.

Niacinamide

Dikenal sebagai skin-brightening agent yang efektif. Niacinamide juga berperan dalam memicu sintesis ceramide, komponen penting untuk menjaga skin-barrier dan kelembapan alami kulit. Selain itu, bahan ini memiliki kemampuan sebum regulating, mengatasi jerawat, dan bersifat anti-inflamasi. Konsentrasi 4% atau lebih dapat memberikan manfaat anti-aging.

Salicylic Acid

Sebagai BHA, salicylic acid mampu menembus lapisan epidermis untuk membuka sumbatan pori-pori. Bahan ini efektif dalam menghilangkan komedo, mengangkat kotoran dan minyak berlebih, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri.

Lactobionic Acid

Golongan PHA ini merupakan versi AHA yang sangat lembut. Dengan molekul yang jauh lebih besar dari mandelic acid dan lactic acid, lactobionic acid bekerja secara perlahan, tidak mengiritasi, dan tidak menyebabkan fotosensitivitas. Bahan ini juga bersifat melembapkan dan aman untuk kulit sensitif.

Lactic Acid

Jenis AHA lain dengan molekul yang lebih besar dari glycolic acid. Lactic acid tidak se-agresif glycolic acid, menjadikannya alternatif yang baik bagi pemilik kulit yang tidak nyaman dengan efek samping glycolic acid.

Glycyrrhiza Glabra Root Extract

Ekstrak akar licorice ini berfungsi sebagai agen pencerah kulit karena kemampuannya menghambat enzim tyrosinase. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki potensi anti-inflamasi.

Dipotassium Glycyrrhizate

Senyawa turunan licorice ini memiliki fungsi utama sebagai agen anti-inflamasi dan skin-soothing, membantu menenangkan kulit.

Allantoin

Bahan ini bersifat anti-inflamasi dan skin-soothing, mampu mengurangi efek iritasi yang mungkin ditimbulkan oleh bahan aktif lain. Allantoin juga membantu mempercepat proses pemulihan luka pada kulit.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Ethyl Alcohol (Ethanol): Pelarut yang sangat baik, penetration enhancer, astringen yang efektif untuk mengontrol minyak, serta memiliki sifat antimikroba dan dapat meningkatkan efektivitas pengawet.
  • Glycerin: Berfungsi sebagai pelarut, skin identical ingredient, dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Berperan sebagai pengemulsi.
  • Xanthan Gum: Natural thickener yang berfungsi menambah kekentalan formula produk.
  • Parfum: Memberikan aroma pada produk.

Kesimpulan

Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum menawarkan beberapa keunggulan:

  • Menggunakan jenis AHA (mandelic dan lactic acid) yang lebih lembut dibandingkan glycolic acid, ditambah dengan PHA yang sangat lembut.
  • Mengandung dua agen pencerah utama: Vitamin B3 (Niacinamide) dan Licorice.
  • Dilengkapi dengan dua agen anti-inflamasi dan skin soothing.
  • Karena termasuk produk bilas (digunakan selama 10 menit), bahan yang berpotensi memicu fungal acne seperti peg-40 hydrogenated Castor oil dapat diabaikan.
  • Lebih disarankan untuk digunakan pada sore atau malam hari.
  • Cocok untuk kulit normal, berminyak, dan berjerawat yang tidak memiliki sensitivitas tinggi.

Namun, perlu diperhatikan beberapa hal:

  • Mengandung Alkohol: Alkohol dalam formulasi ini berperan sebagai penetration enhancer, yang dapat meningkatkan efektivitas AHA, BHA, dan PHA. Namun, keberadaan alkohol, terutama di urutan keempat dalam daftar bahan, dapat meningkatkan potensi iritasi. Pemilik kulit sensitif disarankan mencari alternatif peeling serum tanpa kandungan alkohol.
  • Perawatan Pasca-Peeling: Setelah menggunakan serum ini, disarankan untuk menggunakan produk yang kaya akan skin-identical ingredients seperti hyaluronic acid, arginine, ceramide, squalane, jojoba oil, dan panthenol. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kekuatan skin-barrier yang mungkin terganggu oleh kombinasi AHA/BHA dan alkohol.
  • Potensi Ambiguitas Purging vs. Breakout: Serum ini mengandung AHA/BHA dan alkohol. Munculnya jerawat setelah penggunaan dapat menimbulkan kebingungan apakah itu tanda purging (reaksi normal terhadap eksfoliasi) atau breakout (reaksi negatif terhadap bahan tertentu, seperti alkohol). Hal ini membuat sulit membedakan penyebab munculnya jerawat.
  • Tidak Mengandung Pengawet Tambahan: Meskipun alkohol memiliki sifat antimikroba, konsentrasinya mungkin tidak cukup untuk berfungsi sebagai pengawet utama dalam jangka panjang.

Artikel menarik Lainnya