Skincapedia.com – Azarine Easy White Herbal Moisturizer Serum hadir sebagai produk baru yang menawarkan harga sangat terjangkau, bahkan jauh di bawah serum sejenis dari merek lain. Dengan kemasan 20ml yang dibanderol sekitar Rp15.000 hingga Rp23.000, serum ini menarik perhatian karena formulasi yang diklaim hanya terdiri dari 14 bahan utama, salah satunya adalah Japanese Sakura.
Produk ini juga diklaim bebas dari komponen yang bersifat komedogenik, alkohol berbahaya, alergen, gluten, sulfat, bahan pemicu jerawat jamur, paraben, silikon, polyethylene (PEG), dan pewangi sintetis. Data dari Cosmily menunjukkan bahwa 12 dari 14 bahan dalam Azarine Easy White Serum lolos uji EWG (Environmental Working Group), menandakan bahwa sebagian besar kandungannya ramah lingkungan.
|
|
| Azarine Easy White Herbal Serum. Foto by Ayamkrispy FD Member |
Skincapedia.com – Mari kita telaah lebih dalam kandungan dari Azarine Easy White Serum ini.
Daftar Bahan (Ingredients):
Aqua, Propanediol, Glycerin, Niacinamide, Prunus Lannesiana Flower Extract, Propolis, Tocopheryl Acetate, Sodium Hyaluronate, Carica Papaya Fruit Extract, DMDM Hydantoin, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Phenoxyethanol, Punica Granatum Fruit Extract, Xanthan Gum.
Penjelasan Masing-masing Bahan Azarine Easy White Serum
Bahan Aktif (Active Ingredients)
Niacinamide: Dikenal sebagai Vitamin B3, merupakan bahan pencerah kulit yang populer dan aman untuk semua jenis kulit, termasuk ibu hamil. Fungsi lainnya adalah sebagai cell-communicator, membantu sintesis ceramide, memperkuat skin barrier, serta memiliki potensi anti-aging dan anti-acne.
Prunus Lannesiana Flower Extract: Ekstrak bunga sakura ini kaya akan manfaat untuk kulit. Mengandung caffeic acid yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari radikal bebas. Selain itu, dapat menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit, mencerahkan wajah, mengecilkan pori-pori, serta mengatasi peradangan kulit dan sunburn.
Propolis: Memiliki kemampuan antibakteri dan antijamur, sehingga efektif dalam mencegah dan mengatasi jerawat, termasuk fungal acne. Propolis juga mampu menenangkan kulit sensitif, iritasi, dan inflamasi, serta menjaga kelembutan, kelembapan, dan mengontrol minyak berlebih pada wajah.
Tocopheryl Acetate: Bentuk lain dari Vitamin E, berfungsi sebagai skin moisturizer dan antioksidan.
Sodium Hyaluronate: Merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin identical) dan memiliki kemampuan water-binding yang sangat baik untuk melembapkan kulit secara efektif.
Carica Papaya Fruit Extract: Ekstrak pepaya mengandung enzim papain yang secara teori dapat membantu eksfoliasi kulit. Namun, bagi individu dengan kulit sensitif atau alergi terhadap pepaya, disarankan untuk berhati-hati dan tidak menggunakan serum ini setiap hari karena potensi skin-sensitizer.
Aloe Barbadensis Leaf Extract: Ekstrak lidah buaya dikenal luas karena kemampuannya dalam menenangkan kulit (skin-soothing), antiinflamasi, dan mempercepat penyembuhan luka.
Punica Granatum Fruit Extract: Ekstrak buah delima mengandung senyawa seperti ellagic acid, anthocyanidins, dan punicalagins yang memiliki aktivitas antioksidan kuat. Senyawa ini membantu memperbaiki kerusakan kulit akibat radikal bebas dan stresor lingkungan seperti hiperpigmentasi dan age-spots. Selain itu, senyawa tersebut meningkatkan sirkulasi mikro untuk regenerasi sel kulit, melindungi kolagen, dan menjaga elastisitas kulit.
Bahan Pelengkap (Supporting Ingredients)
Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut yang membantu penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Propanediol juga memiliki sifat melembapkan dan sering digunakan sebagai alternatif alami pengganti propylene glycol, karena terbuat dari gula jagung yang lebih ramah lingkungan.
Glycerin: Merupakan humectant yang diekstrak dari lemak nabati, berfungsi untuk menarik dan menahan kelembapan di lapisan kulit.
DMDM Hydantoin: Merupakan pengawet yang melepaskan sejumlah kecil formaldehyde. Sesuai dengan Cosmetic Directive Uni Eropa, DMDM Hydantoin aman digunakan sebagai pengawet kosmetik dengan konsentrasi maksimum 0,6%.
Phenoxyethanol: Bahan pengawet yang menghambat pertumbuhan mikroba. Keamanannya telah diatur dalam berbagai regulasi kosmetik.

Xanthan Gum: Bahan pengental yang memberikan tekstur pada serum agar tidak terlalu encer. Xanthan gum terbuat dari fermentasi gula oleh bakteri, menjadikannya bahan alami yang aman dan juga digunakan dalam industri pangan.
Kesimpulan
Azarine Easy White Serum menawarkan formulasi yang tidak kalah menarik dibandingkan produk serum dari merek internasional, meskipun popularitasnya mungkin belum setinggi merek yang gencar beriklan atau disponsori oleh artis.
Sesuai klaimnya, serum ini bebas dari alkohol, pewangi, gluten, PEG, sulfat, alergen, bahan pemicu komedo, dan bahan yang memicu jerawat jamur. Namun, perlu diingat bahwa individu dengan kulit sensitif terhadap pepaya sebaiknya berhati-hati dalam penggunaan rutin.
Dengan kandungan bahan-bahan berkualitas tinggi namun ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, serum lokal ini berpotensi bersaing dengan produk mancanegara. Dukungan konsumen terhadap produk lokal sangat penting untuk mengangkat perekonomian Indonesia di kancah global.
Meskipun kemasan produk mungkin tidak terlihat ‘wah’ atau mewah, hal ini dapat dimaklumi mengingat fokus utama pada kualitas bahan dan harga yang ekonomis.

