Home » Cek Ingredients Marcks’ Moisturizer: Rahasia Kulit Sehat

Cek Ingredients Marcks’ Moisturizer: Rahasia Kulit Sehat

Cek Ingredients Marcks' Moisturizer: Rahasia Kulit Sehat

Skincapedia.com – Banyak yang sudah akrab dengan produk Marcks’ Loose Powder, dan kesetiaan pada bedak ini tak jarang berujung pada kepuasan. Ketika hadir versi Moisturizer-nya, rasa penasaran pun muncul untuk menelisik lebih dalam daftar kandungannya.

Bagi Anda yang juga penasaran, mari kita bedah bersama kandungan dalam Marcks’ Moisturizer ini.

Marcks’ Moisturizer. Foto by Cyntia Regina Soco.review

Penjelasan Ingredients Marcks’ Moisturizer

Ingredient:

Water, Glycerin Titanium dioxide, Glayceryl stearate, Cyclopentasiloxane, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Benzophenone-3, Cetyl Alcohol, Phenoxyethanol, PEG-100 Stearate, Acrylamide/sodium Acryloyldimethyltaurate Copolymer, Tetrasodium EDTA, Carbomer, Chlorphenesin, Triethanolamine, C13-14 Isoparaffin, Laureth-7, Polyacrylate-13, Polyisobutene, Polysorbate 20, Dimethiconol, Isopropyl Myristate, BHT, Simmondsia Chinensis (Jojoba Oil), Chamomilla Recutita (Matricaria Flower Water), PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Decylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Bisabolol, Fragrance.

Bahan Aktif

Simmondsia Chinensis (Jojoba Oil).

Minyak jojoba memiliki struktur yang unik, menyerupai wax-ester, yang membuatnya sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia. Hal ini membuatnya dikategorikan sebagai skin-identical ingredient. Sifatnya yang ringan dan mudah meresap sangat efektif dalam menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa lengket atau berat.

Chamomilla Recutita (Matricaria Flower Water).

Ekstrak bunga chamomile dalam air bunga ini kaya akan antioksidan. Kandungan senyawa seperti bisabolol dan chamazulene memiliki kemampuan untuk menenangkan kulit yang mengalami iritasi dan kemerahan.

Bisabolol

Merupakan senyawa yang diekstrak dari bunga chamomile. Bisabolol dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan skin-soothing yang kuat, efektif meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.

Agen Sunscreen

Titanium Dioxide.

Sebagai agen sunscreen fisik, titanium dioksida menawarkan perlindungan broad spectrum terhadap sinar UVA dan UVB. Ia juga bersifat foto stabil, artinya tidak mudah rusak oleh paparan sinar matahari langsung. Meskipun aman, bahan ini dapat meninggalkan white-cast. Selain itu, titanium dioksida juga berfungsi sebagai oil-absorbent atau agen mattifier.

Ethylhexyl Methoxycinnamate.

Ini adalah agen sunscreen kimiawi yang berfungsi sebagai UVB filter. Bahan ini memiliki tekstur yang ringan dan nyaman di kulit. Namun, ia tidak sepenuhnya foto stabil, di mana nilai SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% setelah terpapar sinar matahari selama 35 menit.

Benzophenone-3.

Bahan ini berfungsi sebagai UVB filter dan memberikan sedikit perlindungan terhadap UVA. Benzophenone-3 sangat foto stabil, namun kekuatannya dalam melindungi kulit tergolong lemah. Bahan ini juga termasuk kontroversial karena strukturnya yang kecil dan bersifat lipofilik (mudah larut dalam minyak) memungkinkannya meresap ke dalam kulit, bahkan ke aliran darah. Ada kekhawatiran bahwa bahan ini dapat mengganggu aktivitas estrogen.

Meskipun demikian, Benzophenone-3 masih dianggap aman dalam produk kosmetik jika konsentrasinya tidak melebihi 10%.

Bahan Pelengkap

  • Water
  • Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, skin-identical, dan humektan.
  • Glayceryl Stearate. Bertindak sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi.
  • Cyclopentasiloxane. Jenis silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan pelumas. Membantu melarutkan agen sunscreen dan cepat menguap dari kulit.
  • Cetyl Alcohol. Merupakan alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi. Ini bukan jenis alkohol yang membuat kulit kering.
  • Phenoxyethanol. Digunakan sebagai pengawet.
  • PEG-100 Stearate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Acrylamide/Sodium Acryloyldimethyltaurate Copolymer. Pengental sintetik yang menambah viskositas formula.
  • Tetrasodium EDTA. Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, menjaga stabilitas dan keawetan formula.
  • Carbomer. Agen pengental sintetik yang berfungsi sebagai gelling agent.
  • Chlorphenesin. Digunakan sebagai pengawet.
  • Triethanolamine. Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
  • C13-14 Isoparaffin. Emolien yang menambah kekentalan formula dan bertindak sebagai pengemulsi.
  • Laureth-7. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Polyacrylate-13. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Polyisobutene. Pengental dan pengemulsi.
  • Polysorbate 20. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Dimethiconol. Emolien dan pelembap yang memberikan tekstur silky smooth dan non-greasy.
  • Isopropyl Myristate. Minyak sintetis yang membantu penyerapan formula (penetration enhancer) dan mengurangi rasa berat serta lengket. Namun, bahan ini memiliki potensi komedogenik tinggi dan tingkat iritasi sedang.
  • BHT. Antioksidan sintetis yang mencegah oksidasi formula.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Trideceth-9. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Decylene Glycol. Agen pelicin (slip agent) dan peningkat penyerapan (penetration enhancer).
  • 1,2-Hexanediol. Pelarut dan peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
  • Fragrance. Pewangi.

Kesimpulan

Marcks’ Moisturizer mengandung tiga bahan aktif utama, meskipun posisinya berada di urutan akhir daftar kandungan. Produk ini tidak diformulasikan dengan agen pencerah atau peningkat kecerahan kulit, sehingga tidak perlu mengharapkan efek mencerahkan dari moisturizer ini.

Keberadaan agen sunscreen broad spectrum seperti titanium dioxide patut diapresiasi, meskipun tingkat SPF dan PA-nya tidak disebutkan. Posisi titanium dioxide yang berada di urutan ketiga menunjukkan konsentrasinya yang cukup signifikan.

Banyak pengguna melaporkan efek tone-up dari Marcks’ Moisturizer. Hal ini wajar mengingat adanya white-cast dari titanium dioxide. Dengan formula yang kaya akan pengemulsi, penstabil emulsi, dan agen pelicin, molekul titanium dioxide dapat terdispersi dengan baik, menghasilkan efek tone-up yang merata.

Kelebihan lainnya adalah produk ini bebas alkohol dan paraben, serta memiliki harga yang sangat terjangkau.

Karena mengandung agen sunscreen, Marcks’ Moisturizer lebih direkomendasikan untuk penggunaan di pagi atau siang hari.

Bagi pemilik kulit yang rentan berjerawat atau komedogenik, disarankan untuk berhati-hati. Produk ini mengandung satu bahan dengan potensi komedogenik tingkat tinggi, yaitu Isopropyl Myristate. Potensi komedogenik ini dapat dikelola dengan rutin melakukan eksfoliasi fisik (scrub) atau kimiawi (AHA/BHA).

Selain itu, produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung lima bahan yang berpotensi memicu fungal acne: Glyseryl stearate, Peg-100 stearate, Polysorbate 20, Isopropyl Myristate, dan Peg-40 Hydrogenated Castor Oil.

Ibu hamil sebaiknya menunda penggunaan produk ini karena mengandung agen sunscreen kimiawi dan Benzophenone-3.

Artikel menarik Lainnya