Home » Skin Game Acne Combat Serum: Wajah Bebas Jerawat? Ini Ingredientsnya!

Skin Game Acne Combat Serum: Wajah Bebas Jerawat? Ini Ingredientsnya!

Skin Game Acne Combat Serum: Wajah Bebas Jerawat? Ini Ingredientsnya!

Skincapedia.com – Brand lokal Skin Game kembali hadir dengan inovasi terbarunya, memperkenalkan Skin Game Acne Combat Serum. Produk ini melengkapi jajaran produk unggulan mereka yang sudah dikenal fokus pada penanganan masalah kulit, seperti Pore Armor Mask dan Acne Warrior.

Skin Game Acne Combat Serum hadir dengan formulasi yang dirancang khusus untuk mengatasi jerawat sekaligus memperkuat skin barrier yang lemah. Serum ini mengunggulkan kombinasi bahan aktif utama seperti niacinamide 5%, Bakuchiol 1%, ceramide, dan cholesterol.

Skin Game Acne Combat Serum. Foto by Honalova FD Member

Dengan banderol harga Rp 129.000 untuk kemasan 30ml, serum ini menawarkan solusi komprehensif bagi mereka yang berjuang melawan jerawat dan masalah skin barrier.

Penjelasan Ingredients Skin Game Acne Combat Serum

Ingredients:

Water, niacinamide, glyserine, sodium acrylates Copolymer, bakuchiol, ceramide NP, Cholesterol, caprylic/capric triglyseride, cetyl-PG hydroxyethyl palmitamide, hydrogenated lecithin, lecithin, tochoperol, ethylhexylglycerin, trisodoum ethylenediamine disuccinate, phenoxyethanol, citric acid.

Bahan Aktif

Niacinamide

Merupakan bentuk Vitamin B3 yang dikenal luas sebagai cell communicator ingredient. Niacinamide memiliki beragam manfaat, termasuk mencerahkan kulit (skin brightening), meningkatkan sintesis ceramide, mengatur produksi sebum, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne. Lebih lanjut, niacinamide dapat melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV dan bluelight. Pada konsentrasi di atas 4%, senyawa ini juga efektif sebagai agen anti-aging.

Bakuchiol

Juga dikategorikan sebagai cell-communicator ingredient, bakuchiol menawarkan alternatif yang aman dari retinol tanpa menimbulkan efek samping yang signifikan. Manfaatnya sangat beragam:

  • Merangsang sintesis kolagen tipe 1, 3, dan 4, sekaligus menghambat enzim perusak jaringan kolagen.
  • Studi in-vivo dan in-vitro pada 17 subjek menunjukkan bahwa penggunaan 0,5% bakuchiol dua kali sehari selama 12 minggu mampu mengurangi kerutan halus, meningkatkan elastisitas, dan memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar UV.
  • Efektif sebagai agen anti-acne melalui penghambatan enzim pengontrol sebum.
  • Memiliki properti anti-inflamasi dan antibakteri.
  • Penggunaan 1% bakuchiol terbukti dapat mengurangi jerawat hingga 57% setelah 6 minggu.
  • Kombinasi dengan salicylic acid 2% dapat meningkatkan efektivitas pengurangan jerawat hingga 67% setelah 6 minggu.
  • Berfungsi sebagai melanin inhibitor, membantu meratakan warna kulit dan mencegah hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH).

Ceramide NP

Merupakan skin identical ingredient, yang berarti kandungannya mirip dengan komponen alami kulit. Kulit manusia sendiri terdiri dari sekitar 50% ceramide. Senyawa ini memegang peranan krusial dalam menjaga kesehatan skin barrier dan memastikan kulit tetap terhidrasi dengan baik.

Cholesterol

Termasuk dalam kategori skin-identical ingredients. Kolesterol, yang merupakan salah satu komponen alami kulit, berperan penting dalam membentuk lapisan pelindung kulit (mantel kulit). Fungsinya meliputi menjaga kelembapan, kesehatan kulit, serta bertindak sebagai emolien dan penstabil emulsi.

Cetyl-PG hydroxyethyl palmitamide

Dikenal juga sebagai pseudo-ceramide. Istilah “pseudo” menunjukkan bahwa senyawa ini adalah turunan sintetis yang dirancang untuk meniru lipid ceramide alami. Tujuannya adalah membentuk lapisan pelindung antara kulit dan lingkungan eksternal.

Tocopherol

Merupakan Vitamin E, yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Selain itu, tocopherol juga berfungsi sebagai pelembap kulit (skin moisturizer) dan memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UV.

Bahan Pelengkap

  • Water: Pelarut utama dalam formula.
  • Glycerine: Berfungsi sebagai pelarut, skin identical ingredient, dan humektan yang menarik kelembapan ke dalam kulit.
  • Sodium Acrylates Copolymer: Pengental sintetis yang berfungsi untuk menambah kekentalan pada formula.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien ringan yang berasal dari gliserin dan minyak kelapa. Teksturnya ringan, tidak lengket, mudah diformulasikan, dan cocok untuk semua jenis kulit.
  • Hydrogenated Lecithin: Berfungsi sebagai emolien.
  • Lecithin: Berasal dari bahan alami, berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien yang memiliki kemampuan mengikat air.
  • Ethylhexylglycerin: Bertindak sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster) dan humektan.
  • Trisodium Ethylenediamine Disuccinate: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, menjaga kestabilan formula.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga produk dari kontaminasi mikroba.
  • Citric Acid: Penyesuai pH (pH adjuster) yang bersifat asam.

Kesimpulan

Skin Game Acne Combat Serum menawarkan pendekatan yang unik dalam perawatan kulit berjerawat. Berbeda dari produk sejenis yang umum menggunakan salicylic acid, tea tree, atau ekstrak tumbuhan, serum ini mengandalkan kombinasi niacinamide 5% dan bakuchiol 1%. Sinergi ini tidak hanya efektif melawan jerawat, tetapi juga memberikan manfaat anti-aging dan mencerahkan kulit.

Konsentrasi niacinamide 5% dianggap optimal untuk efektivitasnya, sementara 1% bakuchiol sudah cukup untuk memberikan efek serupa retinol. Keunggulan lain dari serum ini adalah fokusnya pada perbaikan skin barrier. Kehadiran tiga skin identical ingredients seperti ceramide, pseudo-ceramide, dan cholesterol, ditambah dengan glycerine, secara signifikan mendukung kesehatan lapisan pelindung kulit.

Komponen utama lipid skin-barrier: ceramide, asam lemak, dan cholesterol. Sumber: researchgate.

Komposisi lipid pada lapisan epidermis, yang terdiri dari ceramide, asam lemak, dan cholesterol, sangat penting untuk menjaga integritas skin barrier. Ketika keseimbangan ini terjaga, kulit akan terlindungi dengan optimal, menjadi lebih sehat, tidak rentan terhadap sensitisasi dan iritasi, tidak mudah terinfeksi, terhindar dari dehidrasi, serta mampu memulihkan diri dengan cepat.

Skin-barrier sehat vs. Skin-barrier rusak. Sumber: Paula’s choice

Dengan demikian, efek yang dapat diharapkan dari penggunaan serum ini meliputi kontrol minyak yang lebih baik, penyembuhan jerawat yang lebih cepat tanpa menyebabkan kekeringan, pemeliharaan kesehatan skin barrier, menjaga kelembapan kulit, serta memudarkan bekas jerawat.

Produk ini juga bebas dari alkohol, pewangi, paraben, dan diformulasikan secara non-comedogenic. Teksturnya digambarkan sebagai water cream yang diklaim cepat meresap. Serum ini memiliki PAO (Period After Opening) selama 12 bulan dan aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui karena tidak mengandung bahan yang perlu dihindari.

Menariknya, serum ini tidak hanya direkomendasikan untuk kulit berminyak dan berjerawat, tetapi juga cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit yang menunjukkan tanda-tanda penuaan (aging) dan kulit dewasa (mature).

Satu catatan penting, produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung lecithin.

Artikel menarik Lainnya